Self-esteem penting dalam pendidikan karena berkaitan dengan prestasi akademik, motivasi belajar, dan kemampuan bersosialisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah matematika ditinjau dari self-esteem siswa di SMP Negeri 2 Labuapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Subjek penelitian terdiri atas siswa dengan kategori self-esteem tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui angket self-esteem, tes pemecahan masalah matematika, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan proses pemecahan masalah pada setiap kategori self-esteem. Siswa dengan self-esteem tinggi mampu memahami masalah, menentukan dan melaksanakan strategi, serta memeriksa kembali jawaban secara sistematis dan mandiri. Siswa dengan self-esteem sedang mampu menyelesaikan masalah dengan cukup baik, tetapi masih menunjukkan keraguan dalam menentukan strategi. Sementara itu, siswa dengan self-esteem rendah mengalami kesulitan dalam memahami masalah, menentukan strategi, melaksanakan penyelesaian, dan memeriksa kembali jawaban. Faktor yang memengaruhi self-esteem meliputi keyakinan terhadap kemampuan diri, penguasaan materi, pengalaman menyelesaikan masalah, kemampuan menentukan strategi, serta dukungan guru dan lingkungan belajar.