Articles
HASIL DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD
Lalu, Lalu Hasgar Simaguna;
Kristayulita, Kristayulita;
Kurniawati, Kiki Riska Ayu
Jurnal Tadris Matematika Vol 3, No 1 (2020): in Press
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21274/jtm.2020.3.1.67-76
This research aims to determine the impact of the Student Teams Achievement Division (STAD) learning model on learning outcomes and students? motivation for learning. This type of experimental research with quasi design methods, i.e. using design research nonequivalent control group design. The subject in this research was students from class VII at MTs Islam Selaparang Putra by sampling the VII A class as an experimental class and class VII B as the control class. The research instruments are test and questionnaires. The results of the research showed that there was an impact of the STAD type learning model towards learning outcomes and students? motivation. The average scores of learning outcomes on students using the STAD model are higher than students taught with conventional models and the students? motivation for learning with the STAD model is higher than those with conventional models. Implications for teachers with learning STAD model learning are more organized, so that teachers can be more optimal in the learning process. Students become more active and confident because of the help of the group members and the provision of reward at the end of learning to support motivation for students in learning.
IMPLEMENTASI INTERPOLASI NEWTON GREGORY PADA MODEL MATEMATIKA PENYEBARAN VIRUS CORONA DI INDONESIA
Aulia , Rahmawati;
Sazlin, Ririn Atika;
Ismayani , Liana;
Sukiman , Maman;
Perwira Negara, Habib Ratu;
Ayu Kurniawati, Kiki Riska
Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Matematika (JP3M) Vol 3 No 1 (2020): Edisi Mei
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Reka Karya Amerta (REKARTA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (532.803 KB)
|
DOI: 10.36765/jp3m.v3i1.214
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa perkembangan pandemik di seluruh Wilayah Indonesia. Metode yang digunakan adalah Metode interpolasi Newthon Rapshon, untuk menentukkan persentase perkembangan penyebaran virus corona di Indonesia. Metode penelitan ini menggunakan metode kualitatif dengan menganalisis dan deskripsi data yang telah disimulasikan. Hasil yang diperoleh adalah prediksi dari kasus covid-19 yang terjadi pada bulai mei, juni, juli sampai dengan bulan agustus yaitu pada bulan-bulan tersebut akan terjadi peningkatan dari semua kasus yang terjadi tentang pandemik ini yaitu pasien positif, sembuh dan meninggal akan terus meningkat dengan kesimpulan akhir positif> sembuh = meninggal dan diperoleh nilai pn(x) =2 untuk pasien sembuh, pn(x) =0 untuk pasien sembuh dan meninggal, dalam penelitiaan ini ditemukan pn(x) =0 karena vaksin untuk pandemik ini belum ditemukan sehingga kemungkinan sembuh dan meninggal belum diperoleh nilai MAPE nya namun peningkatan kasus sembuh diprediksi akan terus terjadi begitu pula dengan kasus meninggal. Abstract: The purpose of this study is to analyze the development of pandemics in all regions of Indonesia. the method used is the Newthon Rapshon interpolation method, to determine the percentage of the development of the corona virus spread in Indonesia and the method using a qualitative method by analyzing and describing data that has been simulated. The results obtained are predictions of covid-19 cases that occur in May, June, July until August, ie in those months there will be an increase in all cases that occur about this pandemic namely positive patients, recovered and died will continue to increase with a positive final conclusion> cured = died and obtained pn (x) = 2 for patients cured, pn(x) = 0 for cured and dead patients, in this study found pn(x) = 0 because the vaccine for this pandemic has not been found so the possibility of recovery and death has not been obtained its MAPE value, but an increase in cases of recovery is predicted to continue to occur as well as cases of death.
Meningkatkan Motivasi Dan Prestasi Belajar Matematika Siswa Melalui Kegitan Bimbingan Belajar
Ahmad, Ahmad;
Habib Ratu Perwira Negara;
Kiki Riska Ayu Kurniawati;
Farah Heniati Santosa
JPMB : Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Berkarakter Vol 2 No 2 (2019): Agustus-Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Rekarta Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36765/jpmb.v2i2.14
Abstrak: Adapun tujuan dari bimbingan belajar ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa dalam proses pembelajaran matematika. Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam bimbingan pembelajaran ini adalah pertama Melakukan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan dengan melibatkan siswa secara langsung, kedua Memberikan materi dasar bangun ruang secara bertahap dan man faatnya dalam kehidupan sehari-hari kepada siswa, ketiga Melakukan bimbingan kepada siswa terhadap materi yang kurang dipahami, keempat Memberkan kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi dan bertanya, kelima Memberikan latihan soal kepada siswa untuk didiskusikan dan keenam Menganalisa Permasalahan yang dihadapi siswa dalam mempelajari Matematika. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat di lihat bahwa setelah dilakukan bimbingan belajar siswa terlihat termotivasi dalam mempelajari matematika hal ini terlihat dari antusiasnya siswa dalam berdiskusi dan bertanya. Abstarct: The purpose of this tutoring is to increase student motivation and understanding in the process of learning mathematics. The steps taken in this tutoring are firstly Doing active and fun learning by involving students directly, secondly Providing basic material to build space gradually and using it in daily life to students, thirdly Conducting guidance to students of the material the less understood, the fourth Gives the opportunity to students to discuss and ask questions, the fifth Provides exercises for students to discuss and the sixth Analyzes Problems faced by students in learning Mathematics. Based on the results and discussion, it can be seen that after the student's tutoring is done, it seems that students are motivated to learn mathematics, it can be seen from the students' enthusiasm in discussing and asking questions.
Peningkatan Mutu Penulisan Tes Hasil Belajar pada Guru Madrasah Ibtidaiah Se-KKM MIN 1 Mataram
Ayu Kurniawati, Kiki Riska;
Etmy, Desventri;
Abdulrahim, Abdulrahim
JPMB : Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Berkarakter Vol 1 No 1 (2018): Agustus-Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Rekarta Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Tujuan dari kegiatan ini adalah agar guru dapat menyusun tes hasil belajar yang memiliki kualitas yang baik. Strategi pertama guna memberikan pemahaman mengenai tes hasil belajar, yaitu melalui workshop Strategi kedua, kegiatan focus group discussion, Strategi ketiga, kegiatan terakhir yang dimaksudkan untuk menguatkan kegiatan sebelumnya dalam bentuk praktik validasi soal dan menganalisis butir soal yang telah dibuat. Proses pelaksanaan kegiatan didasarkan pada 30% kegiatan berupa informasi umum mengenai konsep tes hasil belajar dan 70% untuk kegiatan praktik. Adapun hasil yang dapat dilihat dari kegiatan yang dilaksanakan antara lain (1) Para guru memiliki kemampuan pengetahuan dan praktik tentang penyunan tes. (2) Para guru dapat menyusun tes hasil belajar. (3) Para guru memiliki kemampuan dasar dalam melakukan validasi tes. Abstract: The purpose of this activity is so that the teacher can make a test of learning outcomes that are of good quality. The first strategy was to provide an understanding of the learning outcomes test, namely through the second Strategy workshop, focus group discussion activities, the third strategy, the last activity which was intended to strengthen previous activities in the form of questions validation practices and analyze items that had been made. The process of implementing activities is based on 30% of activities in the form of general information about the concept of learning outcomes tests and 70% for practical activities. The results that can be seen from the activities carried out include (1) Teachers have the ability to have knowledge and practice about test preparation. (2) Teachers can arrange learning outcomes tests. (3) Teachers have basic skills in conducting test validation.
Pengelolaan Kolaborasi Kepariwisataan Alam di Kabupaten Dompu
Citriadin, Yudin;
Marliana, Yunita;
Ayu Kurniawati, Kiki Riska
JPMB : Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Berkarakter Vol 3 No 1 (2020): Januari-Juli
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Rekarta Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36765/jpmb.v3i1.219
Abstrak: Pengelolaan pariwisata memerlukan dukungan dan kerjasama dari semua pihak, dengan fungsi dan perannya masing-masing. Pemerintah, masyarakat dan pihak swasta adalah kekuatan utama yang akan menguatkan pengembangan pariwisata. Pengelolaan kepariwisataan alam harus lebih mengedepankan segi kualitas dibandingkan kuantitas. Obyek dan daya tarik wisata yang berkualitas dapat dikembangkan dan dipasarkan sesuai dengan segmen wisatawan yang cocok, maka berbagai kelemahan yang selama ini dirasakan dalam kepariwisataan dapat dipecahkan. Tujuan pengabdian ini adalah menjelaskan pengelolaan kolaboratif kepariwisataan alam di Kabupaten Dompu. Metode pelaksanaan kegiatan adalah dengan cara melakukan penyuluhan dan edukasi terhadap pelaku jasa pariwisata. Hasil yang diperoleh adalah meningkatnya pemahaman pengelola jasa pariwisata dan memperkenalkan pariwisata alam yang ada di Kabupaten dompu secara meluas (nasional dan Internasional). Abstract: Supported tourism management and cooperation from all parties, with their respective functions and roles. The government, the community and the private sector are the main forces that will strengthen tourism. Management of nature tourism must prioritize quality in terms of quantity. Quality tourist objects and attractions can be developed and marketed according to the suitable tourist segment, so various weaknesses that have been felt in tourism can be solved. The purpose of this service is to explain the collaborative management of nature tourism in Dompu Regency. The method of implementing the activity is by conducting education and education for tourism service providers. The results obtained are increasing understanding of tourism service managers and introducing existing natural tourism in Dompu Regency widely (nationally and internationally).
Sosialisasi Hidup Sehat di Tengah Wabah Virus Corona
Ayu Kurniawati, Kiki Riska;
Santosa, Farah Heniati;
Bahri, Samsul
JPMB : Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Berkarakter Vol 3 No 1 (2020): Januari-Juli
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Rekarta Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36765/jpmb.v3i1.225
Abstrak: Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan dalam mengantisipasi penyebaran covid-19. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi hidup bersih untuk mengantisipasi pencegahan penyebaran virus, menyediakan tempat cuci tangan dan cara melakukan penyemprotan. Adapun jumlah peserta adalah warga BTN Grand Muslim Cluster Istanbul Desa Terongtawah Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat yang berjumlah 40 KK. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah warga BTN Grand Muslim Cluster Istanbul Desa Terongtawah Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 serta lebih waspada dan tenang dalam menghadapi pandemi yang sedang berlangsung.Abstract : The purpose of this community service activity is to provide knowledge and abilities in anticipating the spread of co-19. The method used in community service activities is the promotion of clean living to anticipate preventing the spread of the virus, providing a place to wash hands and how to spray. The number of participants is the citizens of BTN Grand Muslim Cluster Istanbul Terongtawah Village, Labuapi District, West Lombok Regency, amounting to 40 families. As a result of the community service activities, residents of BTN Grand Muslim Cluster Istanbul, Terongtawah Village, Labuapi District, West Lombok Regency have the knowledge and ability to anticipate the spread of covid-19 and are more alert and calm in the face of the ongoing pandemic
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAN NUMBERED HEADS TOGETHER DITINJAU DARI KECERDASAN INTERPERSONAL SISWA PADA POKOK BAHASAN BANGUN RUANG SISI DATAR
Kiki Riska Ayu Kurniawati;
Budiyono Budiyono;
Dewi Retno Sari Saputro
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22342/jpm.11.1.3948.15-28
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh masing-masing kategori model pembelajaran, kecerdasan interpersonal siswa dan interaksinya terhadap prestasi belajar matematika siswa pada pokok bahasan bangun ruang sisi datar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 3×3. Uji hipotesis menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama dengan taraf signifikansi 0,05.Berdasarkan pengujian hipotesis, diperoleh kesimpulan bahwa: (1) model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw memberikan prestasi belajar matematika lebih baik dibandingkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan model pembelajaran langsung, serta model pembelajaran kooperatif tipe NHT memberikan prestasi belajar matematika lebih baik dibandingkan model pembelajaran langsung; (2) prestasi belajar matematika siswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi sama baiknya dengan prestasi belajar matematika siswa dengan kecerdasan interpersonal sedang, prestasi belajar matematika siswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi lebih baik dibandingkan prestasi belajar matematika siswa dengan kecerdasan interpersonal rendah dan prestasi belajar matematika siswa dengan kecerdasan interpersonal sedang sama dengan prestasi belajar matematika siswa dengan kecerdasan interpersonal rendah; (3) pada model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, NHT dan langsung, prestasi belajar matematika siswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi sama baiknya dengan prestasi belajar matematika siswa dengan kecerdasan interpersonal sedang, prestasi belajar matematika siswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi lebih baik dibandingkan prestasi belajar matematika siswa dengan kecerdasan interpersonal rendah dan prestasi belajar matematika siswa dengan kecerdasan interpersonal sedang sama baiknya dengan prestasi belajar matematika siswa dengan kecerdasan interpersonal rendah; serta (4) pada siswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi, sedang dan rendah, model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw memberikan prestasi belajar matematika lebih baik dibandingkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan model pembelajaran langsung, serta model pembelajaran kooperatif tipe NHT memberikan prestasi belajar matematika lebihbaik dibandingkan model pembelajaran langsung. DOI:http://dx.doi.org/10.22342/jpm.11.1.3948.15-28
PENDAMPINGAN GERAKAN HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI ERA NEW NORMA
Kiki Riska Ayu Kurniawati;
Habib Ratu Perwira Negara;
Ahmad Ahmad;
Farah Heniati Santosa;
Samsul Bahri;
Parihin Parihin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 4, No 6 (2020): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (571.314 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v4i6.3122
Abstrak: Tujuan pengabdian ini, memberikan pemahaman pada masyarakat DesaDoridungga untuk melakukan gerakan hidup bersih di era new normal sebagai langkah strategis untuk menekan penyebaran virus Covid-19. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan mengenai virus Covid-19, pembuatan hands sanitizer, pembagian masker dan pemasangan poster-poster ditempat-tempat umum untuk mengingatkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Hasil yang diperoleh, masyarakat memiliki pengetahuan mengenai virus Covid-19 lebih baik lagi dan dimana 85% warga Desa Doridungga telah menggunakan masker serta masyarakat dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer yang telah dibuat ataupun dengan sabun yang telah disediakan ditempat-tempat umum dilingkungan Desa Doridungga.Abstract: The purpose of this service, to give understanding to the people of Doridungga Village to carry out the movement of clean life in the new normal era as a step to suppress the spread of the Covid-19 virus. The methods used in this service are counseling on the Covid-19 virus, the manufacture of hands sanitizer, the distribution of masks and the installation of posters in public places to remind the public in implementing health protocols. As a result, the public has better knowledge of the Covid-19 virus and people can carry out all activities while paying attention to health protocols and the public can implement a clean and healthy lifestyle
The Effect of the Realistic Mathematic Education (RME) Learning Model On Students’ Mathematical Problem Solving Abilities : A Meta-Analysis
Habib Ratu Perwira Negara;
Malik Ibrahim;
Kiki Riska Ayu Kurniawati;
Anisa Firdaus;
Risma Maulidina;
Muhammad Saifudin
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 4, No 1 (2021): Mei
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/justek.v4i1.4517
Abstract: Realistic Mathematics Education (RME) learning is a learning approach that uses contextual issues and student-focused learning. This study aims to find out the huge influence of the Realistic Mathematics education learning model on students' mathematical problem-solving skills. The research method used is a meta-analysis with the help of JASP software by collecting data from the results of research indexed indexer databases such as Google Scholar, SINTA, and Garuda Portal. The data were taken in accordance with the criteria of inclusion and exclusion of this study to then be determined by the value of effect size (ES) and standard error (SE). The results of the data analysis using JASP software showed that realistic mathematics education (RME) learning model on mathematical problem-solving skills of students as a whole has a positive influence which is obtained by estimation (ES) of 0.71 or 71% based on RE Models with high category, as well as the p-value (egger's test) of 0.121 which means no publication is indicated bias, as well as the results of moderator variable analysis on classification per education level. This means that realistic Mathematics Education (RME) learning model for students' mathematical problem-solving skills can be said to be appropriate if used for students, especially in junior high and elementary school level.Abstrak: Pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) ini merupakan pendekatan pembelajaran yang menggunakan masalah kontekstual, dan pembelajaran terfokus pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh model pembelajaran Realistic Mathematic education terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah meta-analisis dengan bantuan software JASP yaitu dengan cara mengumpulkan data dari hasil-hasil penelitian yang terindeks database pengindeks seperti Google Scholar, SINTA, dan Portal Garuda. Data yang diambil sesuai kriteria inklusi dan ekslusi penelitian ini untuk kemudian ditentukan nilai effect size (ES) dan standard error (SE). Hasil analisis data menggunakan software JASP menunjukkan bahwa model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) terhadap Kemampun Pemecahan Masalah Matematis Siswa secara keseluruhan pengaruhnya positif yang dimana di dapatan nilai Estimasi (ES) sebesar 0.71 atau 71% berdasarkan RE Models dengan kategori tinggi, serta nilai p-value (egger’s test) sebesar 0.121 yang berarti tidak terindikasi publication bias,begitu juga dengan hasil analisis variabel moderator pada klasifikasi per jenjang pendidikan. Ini berarti model pembelajaran Realistic Mahematics Education (RME) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah matematis Siswa bisa dikatakan sudah tepat jika digunakan untuk Peserta didik terutama pada jenjang SMP dan SD.
Efektivitas Model Pembelajaran Artikulasi dan Model Pembelajaran Talking Stick Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau Dari Motivasi Belajar
Kiki Riska Ayu Kurniawati;
Habib Ratu Perwira Negara
JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Vol 1, No 1 (2017): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (715.21 KB)
|
DOI: 10.31764/jtam.v1i1.2
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas masing-masing kategori model pembelajaran, motivasi belajar siswa dan interaksinya terhadap prestasi belajar matematika siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 5 Madiun yang terdiri dari 4 kelas. Penentuan sampel menggunakan cluster random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dan metode angket. Uji hipotesis penelitian ini menggunakan anava dua jalan sel tak sama dengan taraf signifikansi 0,05. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah (1) prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Artikulasi lebih baik dari model pembelajaran Talking Stick, (2) jika ditinjau dari masing-masing tingkatan motivasi belajar, siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi prestasi belajarnya jauh lebih baik dibandingkan dengan siswa yang memiliki motivasi belajar sedang maupun rendah dan (3) model pembelajaran Artikulasi lebih efektif dari model pembelajaran Talking Stick untuk meningkatkan prestasi belajar siswa, untuk setiap tingkat motivasi belajar siswa.Abstract: The aims of this research were to find out the effectivennes of each categories of learning model, motivation to study and their interaction towards student mathematics learning achievement. The population was all students of grade VIII Five Junior High School of Madiun City consisted of four class. Sampling was done by cluster random sampling technique. The hypothesis test used unbalanced two ways analysis of variance at the significance level of 0.05. The conclution of this research that (1) the model of Articulation learning gives a better mathematics achievement than model of Talking Stick learning, (2) students with the high motivation to study had better achievement than students with the medium and low motivation to study, and (3) the model of Articulation learning was more effective than the model of Talking Stick learning to enhance students mathematics learning achievement for each level of students motivation to study.