Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PELATIHAN PEMASANGAN LAMPU LISTRIK BERSAKLAR DI RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN KONSEP EWB (ELECTRONICS WORKBENCH) BAGI SISWA SMKN I BATU KLIANG UTARA DESA AIK BERIQ KECAMATAN BATU KLIANG UTARA KABUPATEN LOMBOK TENGAH TAHUN 2017 Islahudin Islahudin; Johri Sabaryati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 1, No 2 (2018): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.487 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v1i2.455

Abstract

Pengetahuan tentang listrik merupakan salah satu sarana untuk mengerti tentang perkembanganteknologi yang terjadi saat ini. Oleh karena itu, peranan guru dalam mengajarkan siswa tentangrangkaian listrik sangat penting. Guru terutama guru sains fisika harus mampu mengerti tentangrangkaian listrik baik secara teoritis maupun praktik. Salah satu cara agar guru dan siswa mengertidan menguasai tentang rangkaian listrik adalah dengan mengadakan pelatihan pemasangan lampulistrik di rumah tangga menggunakan media EWB (Electronics Workbench) sehingga dapatdigunakan dalam memahami rangkaian listrik di dalam rumah tangga. Tujuan diadakan kegiatanpelatihan ini adalah untuk memberikan pelatihan pemasangan lampu bersaklar listrik menggunakanmedia EWB yang dapat membantu siswa maupun guru dalam membuat rangkaian listrik dan untukmeningkatkan kemampuan guru dan siswa dalam mengikuti perkembangan software simulasi yangada saat ini. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMKN 1 Batu Kliang Utara Desa Aiq Beriq,Kecamatan Batu Kliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh 19 orang pesertayang merupakan siswa/i SMKN 1 Batu Kliang Utara Desa Aiq Beriq. Kegiatan pelatihan iniberlangsung selama dua hari dan berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan dengan antusiasmepeserta untuk mengikuti pelatihan ini yang sangat besar terlihat dari kehadiran yang lengkap mulaidari acara pembukaan sampai penutupan pelatihan.
PELATIHAN SPREADSHEET UNTUK MEDIA PEMBELAJARAN KREATIF DAN SOLUTIF BAGI SISWA SMA/MA DI KECAMATAN NARMADA Johri Sabaryati; M. Isnaini; Ni Wayan Sri Darmayanti; Linda Sekar Utami; Ahyati Kurniamala Niswariyana; Nursina Sari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 2, No 2 (2019): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.8 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v2i2.883

Abstract

Keterbatasan sarana dan prasarana laboratorium menjadi faktor penghambat untuk melakukan praktikum fisika. Padahal praktikum dapat membantu siswa dalam memahami konsep fisika. Sehingga untuk mengatasi kesulitan dalam mempelajari konsep fisika adalah dengan menggunakan media bantu pengajaran. Salah satunya menggunakan spreadsheet, program spreadsheet yang familiar untuk pengolahan data yaitu Microsoft excel karena menyajikan fasilitas secara sederhana, mudah dan tidak memerlukan instalasi secara khusus. Sehingga siswa dengan mudah dapat menggunakan fasilitas tersebut untuk memvisualkan berbagai model matematika. Tujuan dari pelatihan ini adalah (1) memberikan pelatihan aplikasi spreadsheet sebagi media pembelajaran kreatif dan solutif untuk lebih memahami konsep fisika karena terbatasan alat peraga, (2) meningkatkan kemampuan siswa dalam mengikuti perkembangan software simulasi yang ada saat ini. Pelaksanaan pelatihan secara teknis berjalan cukup lancar tanpa ada hambatan yang cukup berarti. Namun ada beberapa permasalahan yang timbul yakni masih ada peserta yang masih kurang mampu dalam menjalankan program spreadsheet. Sebagian peserta mengalami kesulitan dalam code penjalanan program selain ada beberapa tombol yang tidak mereka temukan dilayar MS.Excel.
PELATIHAN MERANGKAI KOMPONEN RANGKAIAN LISTRIK DENGAN METODE “DEBU” (DEMONSTRASI, BAHAS, DAN UNJUK KERJA) BAGI GURU FISIKA DI DESA AIK DAREQ, KECAMATAN BATUKLIANG, LOMBOK TENGAH TAHUN 2019 Islahudin Islahudin; Johri Sabaryati; Zulkarnain Zulkarnain; Siti Khaerani; Haerul Pathoni; Kemal Idris
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 2, No 2 (2019): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.683 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v2i2.884

Abstract

Pengabdian ini tentang pelatihan merangkai komponen rangkaian listrik dengan metode “DEBU” (Demonstrasi, Bahas, dan Unjuk Kerja) bagi guru fisika di Desa Aik Dareq, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah Tahun 2019. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah 1) meningkatkan kemampuan guru fisika merangkai sumber tegangan listrik berupa power supply untuk mengoperasikan rangkaian listrik yang sudah jadi maupun untuk memeriksa komponen listrik, 2) meningkatkan kemampuan guru fisika dalam melakukan pengukuran menggunakan alat-alat ukur listrik khususnya menggunakan multimeter baik pada listrik searah (DC) dan listrik bolak balik (AC). Pelatihan ini dilaksanakan di Laboratorium IPA Madrasah Aliyah Darussalimin NW Desa Sengkol, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah. Sasaran kegiatan ini antara lain 1) guru fisika Madrasah Aliyah di Desa Aik Dareq, Kecamatan Batukliang, 2) guru fisika Madrasah Tsanawiyah di Desa Aik Dareq, Kecamatan Batukliang. Adapun metode yang digunakan adalah DEBU (Demonstrasi, Bahas, dan Unjuk Kerja). Berdasarkan pelatihan ini maka kesimpulan yang diperoleh antara lain 1) pelatihan ini mampu meningkatkan kemampuan guru fisika merangkai sumber tegangan listrik berupa power supply untuk mengoperasikan rangkaian listrik yang sudah jadi maupun untuk memeriksa komponen listrik, 2) pelatihan ini mampu meningkatkan kemampuan guru fisika dalam melakukan pengukuran menggunakan alat-alat ukur listrik khususnya menggunakan multimeter baik pada listrik searah (DC) dan listrik bolak balik (AC).
PEMBINAAN SISWA-SISWA SMP DI LUAR JAM SEKOLAH DI DESA LEMBUAK UNTUK MEMBUAT ALAT-ALAT PRAKTIKUM FISIKA DENGAN MEMANFAATKAN BARANG-BARANG BEKAS DI LINGKUNGAN SEKITAR Ni Wayan Sri Darmayanti; Johri Sabaryati; M. Isnaini; Nursina Sari
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 3, No 1 (2019): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.346 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v3i1.1249

Abstract

ABSTRAKPeningkatan sarana dan prasarana dalam mendukung pembelajaran IPA pada penerapan kurikulum 2013 harus sangat diperhatikan. Hakikat pembelajaran IPA yang membawa pada kegiatan pembelajaran langsung melalui kegiatan praktikum sehingga mengajak siswa berpikir menemukan konsep. Hal ini membutuhakan alat penunjang untuk mencapainya. Akan tetapi jika terdapat keterbatasan alat praktikum dan kurang kreatifitasnya pendidik memanfaatkan benda benda dilingkungan sekitar. Menjadi pendorong untuk mengadakan pelatihan kepada siswa –siswa SMP di luar jam sekolah untuk membuat alat-alat praktikum Fisika yang sederhana dengan memanfaatkan barang-barang bekas di Lingkungan sekitar. Kata kunci: Alat praktikum siswa, barang barang bekas, luar jam sekolah. ABSTRACT The improvement of facilities supporting science learning in the application of the 2013 curriculum must be highly considered. The nature of science learning that leads to direct learning activities through practicum activities so that students invite thinking to find concepts. This requires supporting tools to achieve it. However, if there are limited practical tools and lack of creativity educators utilize objects in the surrounding. Being a motivator to conduct training for junior high school students outside school hours to make simple physics practicum tools by utilizing used items in the neighborhood environment. Keywords: Student practicum tools, used goods, outside school hours.
Studi Fenomenologi: Pengalaman Guru dalam Membangun Resiliensi Siswa untuk Meningkatkan Literasi Sains: Penelitian Johri Sabaryati; Pulungan, Delyanti Azzumarito
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengalaman autentik guru dalam membentuk literasi sains siswa melalui pendekatan pembelajaran yang memupuk resiliensi belajar. Menggunakan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini melibatkan enam guru sains dari jenjang SMP dan SMA yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui angket terbuka yang diikuti oleh wawancara mendalam untuk mengkonfirmasi/verifikasi respon guru. Data dianalisis secara kualitatif deskriptif dengan tahapan: reduksi, klasifikasi, dan simpulan. Hasil penelitian mengungkap tiga tema utama: (1) Guru sebagai pendukung emosional dan motivator akademik, (2) Pembelajaran kontekstual sebagai pemicu literasi sains, (3) Eksplorasi dan kegagalan sebagai sarana membentuk resiliensi belajar. Guru tidak hanya menyampaikan konsep, tetapi menjadi fasilitator pembelajaran yang mendorong siswa untuk mengeksplorasi, mencoba, gagal, dan bangkit kembali. Pembelajaran kontekstual yang mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari terbukti meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi sains dan resiliensi belajar bukan hanya hasil dari penguasaan materi, tetapi merupakan proses yang dibentuk melalui hubungan sosial, dukungan emosional, dan pembelajaran reflektif. Guru menjadi agen transformasi yang menjembatani siswa dengan realitas ilmiah dan menguatkan mereka dalam menghadapi tantangan akademik. Penelitian ini berimplikasi pada penguatan peran guru sains di sekolah dalam mendukung resiliensi sains sehingga dapat meningkatkan literasi sains siswa.