Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kebermaknaan Fisika Kuantum Sebagai Solusi Membangun Karakter Peserta Didik Syahrial A; M. Sarjan; Joni Rokhmat; Kurniawan Arizona; Ramdhani Sucilestari; Khaerus Syahidi; Syamsuddin Syamsuddin; I Gde Mertha
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.555

Abstract

Fisika kuantum adalah ilmu tentang perilaku/karakteristik/sifat materi dan energi pada molekul, atom, sub-atomik bahkan yang lebih kecil lagi dari sub atomik. Artikel ini bertujuan menemukan kebermaknaan fisika kuantum yang dapat menjadi salah satu solusi dalam membangun karakter peserta didik. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang berpedoman pada Al-Quran. Hasil kajian mendapatkan Pendidikan tidak bisa dilepaskan dari proses multidimensional yang di mana setiap proses pendidikan dalam hal ini, pembelajaran akan lebih baik tetap mengandung unsur-unsur multidimensional. Unsur multidimensional yang ditekankan dalam artikel ini adalah Religion, Moral, Attitude and Character (RMAC). Membangun aspek-aspek multidimensional tersebut dapat dilakukan dengan menyisipkan pemaknaan konsep fisika kuantum di setiap proses pembelajaran sebagai contoh untuk menumbuhkan Religion, Moral, Attitude and Character (RMAC).  
Using The Refugia Plant as an Alternative Habitat for Predatory Insects On Potato Plants M. Sarjan; Hery Haryanto; Bambang Supeno; Amrul Jihadi
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i2.4426

Abstract

One of the technological innovations that is very relevant for the implementation of IPM is habitat manipulation using refugia plants to conserve predatory insect. The aim of this study was to determine the effect of different species of Refugia plants on the diversity and species richness of predator on potato plants and their production yields. The research method used was a field experimental method with a randomized block design with 5 treatments of Refugia plant species repeated 3 times. The data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) and are further tested by Honest Significant Difference (BNJ) analysis at a significance level of 5 percent. The results showed that nine predatory species were found in refugia and potato plants, namely Crytoleamus montrouzieri, Cocinella transversalis, Coleophora inaequalis, Monocielus sexmaculatus, Axion plagiatum, Coleophora reniplagiata, Illeis koebelei, Mantidae and Formicidae. The insect diversity index (H') of the predators found was rated as moderate for all treatments, ranging from 1.2 to 1.9.
Analisis Strategi Pengelolaan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Kawasan Hutan Kemasyarakatan (HKm) Wilayah Indonesia Nurul Jihan; M. Sarjan
Journal of Environmental Economics and Sustainability Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jees.v3i1.947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengelolaan HHBK serta merumuskan strategi pengelolaan berkelanjutan berbasis masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang didukung oleh analisis SWOT yang diperoleh dari berbagai sumber akademik, dokumen kebijakan, dan laporan kelembagaan terkait HKm dan HHBK di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pengelolaan HHBK sangat dipengaruhi oleh kapasitas kelembagaan, keterampilan teknis, dukungan kebijakan, dan peluang pasar untuk produk ramah lingkungan. Namun, masih terdapat sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan akses pasar, teknologi pengolahan yang belum memadai, dan hambatan birokrasi. Strategi pengelolaan yang direkomendasikan mencakup penguatan kapasitas kelembagaan melalui pelatihan, peningkatan teknologi pascapanen, perluasan akses pasar dan kemitraan, serta penguatan kerangka kebijakan yang mendukung. Kesimpulannya, pengembangan HHBK dalam skema HKm tidak hanya meningkatkan nilai produk dan pendapatan masyarakat, tetapi juga mendorong konservasi hutan secara berkelanjutan. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk menilai efektivitas strategi tersebut dan inovasi teknologi pengolahan sesuai dengan kondisi lokal serta adaptasi terhadap perubahan kebijakan dan lingkungan.