Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

TEACHER FEEDBACK ON STUDENTS’ DESCRIPTIVE TEXT AT MTS ALKHAIRAAT SANDANA Inda Indrawati; Indah ariyanti hanapi
Jurnal Madako Education Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to find out how a teacher provides feedback to students on descriptive text learning and to determine student responses to teacher feedback. The design in this study used descriptive qualitative research. The subjects in this study were one English teacher and twenty-seven students. The research instrument uses a questionnaire, interviews and documentation. Data analysis in this study is a qualitative analysis with three stages, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing/verification. The results of the study based on interviews and questionnaires as supporting the results of the study showed that the English teacher gave direct feedback, namely the teacher gave explanations and questions during the learning process and indirect feedback, namely the teacher gave assignments from the conclusions at the end of learning to students in descriptive text learning. Student responses to teacher feedback in descriptive text learning are quite good by asking, answering and doing the tasks given by the teacher.
PENINGKATAN LITERASI BAHASA INGGRIS MELALUI PROGRAM LES BAGI SISWA SDN 1 SALUMBIA Alvia Alvia; Inda Indrawati
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i2.1395

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dasar Bahasa Inggris siswa kelas VI di SDN 1 Salumbia melalui program les terstruktur. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi rendahnya penguasaan kosakata Bahasa Inggris, kurangnya keberanian siswa dalam berbicara, serta keterbatasan alokasi dan intensitas pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam lima kali pertemuan pembelajaran dan satu kali evaluasi akhir. Materi yang diberikan meliputi Self Introduction, Animals, Fruits, dan Parts of the Body. Metode pembelajaran yang diterapkan adalah pengulangan kosakata (drilling), latihan menulis di buku, serta evaluasi melalui tes lisan dan tulisan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam mengingat kosakata, melafalkan kata dengan benar, serta memahami makna kata dalam konteks sederhana. Berdasarkan hasil evaluasi akhir, diperoleh persentase capaian belajar siswa dengan kategori sangat baik sebesar 17,65%, kategori baik 41,18%, kategori cukup 29,41%, dan kategori kurang 11,76%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa program les Bahasa Inggris yang dilaksanakan efektif dalam meningkatkan kemampuan dasar Bahasa Inggris siswa sekolah dasar dan dapat menjadi alternatif solusi pembelajaran pendamping di lingkungan sekolah dasar.
How Young Learners Learn English: Developmental Differences in Experience, Interaction, and Engagement Inda Indrawati; Andi Mohammad Abrar; Diyenti Rusdin; Hidayati; Sri Sudaryati; Marzuki
Jurnal Pendidikan Terapan Vol 4, No 3 July (2026)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jupiter.v4i3.1555

Abstract

Purpose: This study examined observable patterns of English learning in two primary school classrooms by investigating learners' cognitive behaviours, classroom involvement, interactions, and task responses across two grade levels. Methods: A qualitative multiple-case study was conducted in two Indonesian public elementary schools involving 50 learners (27 Grade 1 and 23 Grade 4 students). Data were collected through structured non-participant classroom observations supported by video recordings and field notes. The data were analysed in two stages. First, each classroom was analysed independently to identify patterns of learners' observable cognitive behaviours, classroom involvement, interactions, and task responses. Second, a cross-case thematic analysis was conducted to identify recurring patterns of observable English learning across the two classrooms. Findings: The classroom observations identified differences in learners' cognitive behaviours and classroom involvement across the two grade-level classrooms. In the observed Grade 1 classroom, learners relied more frequently on teacher modelling, concrete experiences, repetition, and structured guidance, whereas learners in the Grade 4 classroom more often drew on prior knowledge, collaborated with peers, and responded to classroom tasks with greater independence. Across both classrooms, three recurring patterns of observable English learning activities were identified: learning through experience, learning through interaction, and learning through engagement. Research Implications: The findings suggest that instructional practices responsive to learners' observable cognitive behaviours, classroom involvement, and interaction patterns may better support English learning in primary school classrooms. Originality: This study contributes context-specific evidence on observable classroom behaviours associated with English learning, extending understanding of how learners participated in English lessons across two primary school classrooms.
PENINGKATAN KECERDASAN ANAK SD MELALUI PROGRAM CALISTUNG DAN BAHASA INGGRIS DI DESA STADONG, KECAMATAN DAMPAL UTARA AnasTasia Go'o; Ismail Yunus; Inda Indrawati; Rahma Sagita; Fitriani Fitriani
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i2.1358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat Peningkatan Kecerdasan Anak Sd Melalui Program Calistung Dan Bahasa Inggris Di Desa stadong, Kecamatan dampal Utara. Pengabdian ini menggunakan desain tindakan partisipatif dengan pendekatan kualitatif. Desain ini dipilih karena bertujuan untuk membantu masyarakat, khususnya para anak SD di stadong  dalam meningkatkan kecerdasan. Subjek dalam kegiatan pendampingan ini adalah anak-anak sd yang berada di desa stadong kecamatan dampal utara. Pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat di Desa stadong  berhasil dilaksanakan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kecerdasan anak SD. Integrasi program les calistung dan bahasa Inggris dalam kegiatan ini telah membantu anak-anak dalam meningkatkan keterampilan dasar membaca, menulis, berhitung, serta memahami kosakata dan cara memperkenalkan diri dalam bahasa Inggris. Partisipasi aktif masyarakat, khususnya orang tua dan guru, juga turut mendukung keberhasilan program ini. Selain itu, penggunaan metode pembelajaran yang interaktif dan inovatif, seperti permainan edukatif serta media pembelajaran yang menarik, membuat proses belajar lebih efektif dan menyenangkan bagi anak-anak.