Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Problem Solving Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Tema 8 Peristiwa Dalam Kehidupan Kelas V SD GMIT Oetefu Besar Kecamatan Semau Selatan Kabupaten Kupang Ramadiansyah; Ummu Aiman; Marthen Tabun
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 2 No. 2 (2024): Mimbar PGSD Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v2i2.1772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem solving terhadap hasil belajar peserta didik tema 8 peristiwa dalam kehidupan kelas V SD Gmit Oetefu Besar Kecamatan Semau Selatan Kabupaten Kupang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pra-ekperimen dengan bentuk one group pretest dan posttest. Sampel penelitian ini adalah murid kelas V SD Gmit Oetefu Besar yang berjumlah 20 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Hasil penelitian rata-rata untuk kelas pretest adalah 62,00, dan kelas posttest dengan rata-rata 72,50. Dengan berdasarkan hasil uji analisis statistik diperoleh bahwa kedua data berdistribusi normal dan homogen, sehingga pengujian hipotesis dapat dilakukan dengan menggunakan uji independen sampel t-test. Hasil perhitungan uji-t pretest-posttest pada taraf signifikansi 0.05 dengan df 38 di peroleh nilai sig. 0.000<0.05 sehingga dapat dikatakan bahwa H0 ditolak dan H1 di terima. Maka dapat disimpulkan bahwa setelah perlakuan ada pengaruh terhadap hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran problem solving dengan hasil belajar yang tidak menggunakan model pembelajaran problem solving.
Penerapan Metode Team Quiz Berbantuan Media Teka Teki Silang Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Di UPTD SD Negeri Naikoten I Pada Mata Pelajaran Adat Istiadat Daerahku Orni E. Alunat; Ummu Aiman; Marthen Tabun
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 2 No. 2 (2024): Mimbar PGSD Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v2i2.1778

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan metode Team Quiz Berbantuan Media Teka Teki Silang Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IV Topik A Norma Dalam Adat Istiadat Daerahku tahun ajaran 2023/2024. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Pada siklus I sebanyak 9(31,1%) peserta didik yang tuntas, 20 (68,9%) peserta didik yamg tidak tuntas. Jumlah dan prestansi tersebut meningkat pada siklus ii menjadi 27(93,1%)peserta didik yang tuntas. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa model team quiz berbantuan media teka teki silang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV topik A Norma Dalam Adat Istiadat Daerahku di UPTD SD Negeri Naikoten I.
Implementasi Pembelajaran Abad 21 terhadap Hasil Belajar IPA Peserta Didik dengan Pengendalian Motivasi Belajar Dian Meilani; Ummu Aiman
Indonesian Journal of Primary Education Vol 4, No 1 (2020): Indonesian Journal of Primary Education: June 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v4i1.24419

Abstract

Abstract Less optimal learning of science results in low learning outcomes of science. In overcoming this, it is necessary to apply variative learning in accordance with the demands of the current century, namely 21st century learning. The study aims to determine the effect of the implementation of 21st century learning on science learning outcomes in learners by controlling learning motivation. This research is experimental study. The study population was students of class V of SD Muhammadiyah 2 Kupang totaling 92 people and the sample used was 62 people, with a random sampling technique. Data were analyzed using one-way ANAVA test, ANAKOVA test, and product moment test. The instrument used in the form of science learning outcomes tests and questionnaires. The results showed that: 1) there was an effect of the implementation of 21st century learning on science learning outcomes with = 34.984  (0.05; 1:60) = 4.00. 2) There is an effect of the implementation of 21st century learning on science learning outcomes, after learning motivation is controlled by FA * = 36.106   (0.05; 1:59) = 4.00. 3) There is a significant contribution of learning motivation to the learning outcomes of science, by 66%. The implications of this study include: 1) educators play a more active and creative role in shaping 21st century learning in students by not only mastering science as a product, but especially as a process. 2) The implementation of 21st century learning requires patience, determination, creativity, innovation in designing learning so that students actually participate in learning so that the required skills are formed in accordance with the 21st century. 3) Adequate learning facilities to support learning so as to improve learning outcomes in a manner optimal. Abstrak Pembelajaran IPA yang kurang optimal mengakibatkan rendahnya hasil belajar IPA. Dalam mengatasi hal tersebut perlunya menerapkan pembelajaran variatif yang sesuai dengan tuntutan abad saat ini yaitu pembelajaran abad 21.  Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi pembelajaran abad 21 terhadap hasil belajar IPA pada peserta didik dengan pengendalian motivasi belajar. Penelitaian ini merupakan penelitiankuantitatif berupa  eksperimen. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas V SD Muhammadiyah 2 Kupang berjumlah 92 orang dan sampel yang digunakan sebanyak 62 orang, dengan teknik pengambilan sampel random sampling. Data dianalisis menggunakan uji ANAVA satu jalur, uji ANAKOVA, dan Uji product moment. Instrument yang digunakan berupa tes hasil belajar IPA dan kuisioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) terdapat pengaruh implementasi pembelajaran abad 21 terhadap hasil belajar IPA dengan   = 34,984  (0,05; 1:60) = 4,00. 2) Terdapat pengaruh implementasi pembelajaran abad 21 terhadap hasil belajar IPA, setelah motivasi belajar dikendalikan dengan = 36.106  (0,05; 1:59) = 4,00. 3) Terdapat kontribusi signifikan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA, sebesar 66%. Implikasi penelitian ini diantaranya: 1) pendidik berperan lebih aktif dan kreatif membentuk pembelajaran abad 21 pada peserta didik dengan tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan sebagi produk, tetapi terutama sebagai proses. 2) Implementasi pembelajaran abad 21 memerlukan kesabaran, tekad, kreatifitas, inovasi dalam merancang pembelajaran sehingga peserta didik benar-benar mengikuti pembelajaran sehingga terbentuk keterampilan yang dibutuhkan sesuai dengan abad 21. 3) Fasilitas belajar yang memadai guna menunjang pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar secara optimal.
Validating The Problem-Based Learning Module Based on Local Wisdom Material to Improve Elementary School Students' Critical Thinking Skills in Natural and Social Science Education (IPAS) Uslan; Ummu Aiman; Minsih
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 8 (2025): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i8.12340

Abstract

The current research aims to validate a problem-based module based on local wisdom material to influence elementary school students' critical thinking skills. A mixed-method research design with quantitative descriptive analysis was used to explore the experts' validation, and observation was conducted to prove the influence of the module for students' critical thinking skills. The participants were two experts who were purposely selected to measure the module's appropriateness and ten students who were conveniently selected to prove the influence of the module on students critical thinking skill. The experts' validation considered several aspects, such as the accordance of the module to the syllabus, the overall appropriateness of the module, and the media acceptance of the module. Based on the module's accordance with the syllabus, the overall expert rating was 4.71, the pedagogical aspect of the module acceptance was 4.66, and the media characteristic of the module was 4.50, indicating the agreement of the experts on the appropriateness of the module. In terms of the impact of the module on students' critical thinking skills, observation was conducted measuring the students' ability in critical thinking throughout the learning process with the module. It was found most of the students were able to conceptualize a question, analyze arguments, clarify and answer questions, do observation and do evaluation based on the observation, make deductions and draw conclusions and evaluate the outcomes, and formulate inductions and evaluate them.
PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER MAHASISWA MELALUI EKSTRAKURIKULER PRAMUKA Ummu Aiman; Julhidayat Muhsam; Maria Irene Manek; Hasri Ramadan Nggubhu; Sri Aulia Safitri; Muin Saban; Nurlailah
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Flobamorata Mengabdi
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v1i1.995

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penanaman nilai-nilai karakter mahasiswa melalui ekstrakurikuler pramuka di Prodi PGSD Universitas Muhammadiyah Kupang. Melalui pendidikan karakter, diharapkan mahasiswa mampu secara mandiri meningkatkan dan menggunakan pengetahuannya, mengkaji dan menginternalisasi serta mempersonalisasi nilai-nilai karakter dan akhlak mulia sehingga terwujud dalam perilaku sehari-hari. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Sekolah Alam Manusak Kabupaten Kupang dengan peserta adalah mahasiswa ekstrakurikuler pramuka Prodi PGSD Universitas Muhammadiyah Kupang berjumlah 60 orang. Materi dalam kegiatan ini tentang cakupan karakter bangsa yang wajib ditanamakan terhadap mahasiswa, yang meliputi 18 karakter. Adapun seluruh karakter tersebut adalah: religius, jujur, toleransi, displin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/ komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Kegiatan ini memiliki banyak manfaat untuk mahasiswa yaitu membentuk karakter mahasiswa, membuat mahasiswa menjadi lebih menghargai sesama, melatih mental dan juga moral dari mahasiswa.
Bina Desa untuk Pendidikan Dasar: Magang Berdampak Mahasiswa PGSD Dalam KKN Tematik di Kecamatan Lamaknen Nusa Tenggara Timur Emanuel Thomas Ama Prada; Agustinus Seran; Jefrianus Sanlain; Nikson M. Kase; Juita Lendi Luan; Viktoria Soi; Maria M. B. Rika; Beatrix Seuk; Zaqinah Ahmad; Ummu Aiman; Arifin
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v3i1.2273

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dengan tajuk BINA DESA untuk Pendidikan Dasar: Magang Berdampak Mahasiswa PGSD bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat desa terhadap pengembangan produktivitas berbasis kearifan lokal, penguatan usaha kecil menengah (UKM), serta mendampingi lembaga pendidikan dasar dalam mewujudkan ekonomi kreatif desa. Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang tahun 2024 di Desa Leowalu, Kecamatan Lamaknen, Nusa Tenggara Timur, selama 65 hari. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif, kolaboratif, dan edukatif yang melibatkan masyarakat secara aktif. Adapun kegiatan utama meliputi: (a) pembersihan saluran air bersih, (b) membantu masyarakat menanam bawang, (c) penanaman bumbu dapur di lingkungan kantor desa, (d) pelaksanaan bakti lingkungan, dan (e) pembangunan pagar di sekitar kantor desa, posyandu, dan bak penampung air. Hasil dari program menunjukkan partisipasi masyarakat yang cukup tinggi, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya kemandirian pangan dan kebersihan lingkungan. Meski demikian, terdapat kendala dalam mobilisasi masyarakat akibat padatnya aktivitas pertanian, sehingga keterlibatan dalam beberapa kegiatan bersifat fluktuatif. Secara umum, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan masyarakat dan penguatan nilai-nilai edukatif di desa.
Pendokumentasian Tari Bidu Tais Mutin di Desa Weoe, Kabupaten Malaka Felitciani Dwi Junitha Sanga Tolan; Zaqinah Ahmad; Ummu Aiman; Rizqy Amelia Ramadhaniyah Ahmad; Dian Meilani; Arifin Arifin; Kenedi Kenedi; Ahmad Ishom Pratama Wahab
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v3i2.3066

Abstract

Abstrak: Pelaksanaan Kegiatan Pengkajian Warisan Budaya Takbenda seni tari Bidu Tais Mutin di Desa Weoe dilakukan dengan maksud menulis dan mendokumentasikan keseluruhan proses pembuatan dari perspektif budaya sehingga dapat dijadikan sebagai materi pembelajaran bagi pelajar, masyarakat ataupun pemerhati budaya, dan juga sebagai salah satu bahan referensi penelitian mahasiswa. Sebagai upaya perlindungan, pelestarian, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan kebudayaan daerah, kegiatan ini penting dilaksanakan karena bagian dari proses untuk penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Adanya laporan kegiatan ini kiranya dapat menjadi bahan evaluasi bagi Bidang Kebudayaan untuk membuat perencanaan, merancang kebijakan guna mewujudkan kemajuan pemajuan kebudayaan daerah Nusa Tenggara Timur yang konstruktif. Tari Bidu Tais mutin mrupakan bentuk luapan kegembiraan masyarakat Desa Weoe dalam meredahkan amarah dari para penjajah Jepang. Penulisan pelaporan kegiatan pendokumentasian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnokoreologi. Metode penulisan secara kualitatif ini bertujuan untuk mendapatkan data sebanyak-banyaknya, kemudian dianalisis dan dideskripsikan, sehingga dapat memberikan gambaran dan pemaparan mengenai sejarah dan bentuk tari Bidu tais Mutin di desa upacara Weoe. Teknik pengumpalan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi pustaka. Analisis bentuk tari Bidu Tais mutinmenggunakan konsep Soedarsono tentang bentuk yang saling berkaitan seperti penari, gerak, pola lantai, busana, iringan, waktu dan tempat pertunjukan. Hasil menujukkan bahwa tari Bidu Tais Mutin merupakan bentuk penghormatan kepada para leluhur pada zaman penjajah Jepang dan sebagai suatu pengenang akan sejarah masyarakat Weoe pada waktu itu yang dapat dilihat dari gerak, nyanyian, busana penuh pemaknaan sebagai identitas dari masyarakat Weoe. Abstract: The implementation of the Intangible Cultural Heritage Study Activity for the Bidu Tais Mutin dance in Weoe Village was carried out with the aim of writing and documenting the entire process of creation from a cultural perspective so that it can be used as learning material for students, the community or cultural observers, and also as a reference material for student research. As an effort to protect, preserve, develop, utilize, and foster regional culture, this activity is important to carry out because it is part of the process of determining Indonesia's Intangible Cultural Heritage. The existence of this activity report can hopefully be used as evaluation material for the Cultural Sector to make plans and design policies to realize constructive progress in advancing the culture of the East Nusa Tenggara region. The Bidu Tais Mutin dance represents a joyful outpouring of joy by the people of Weoe Village to defuse the anger of the Japanese invaders. This report on the documentation of this activity uses qualitative research methods with an ethnochoreological approach. This qualitative writing method aims to obtain as much data as possible, then analyze and describe it, so that it can provide an overview and explanation of the history and form of the Bidu Tais Mutin dance in the Weoe ceremonial village. The data collection techniques used were observation, interviews, and literature review. The analysis of the Bidu Tais Mutin dance form uses Soedarsono's concept of interrelated forms such as dancers, movements, floor patterns, costumes, accompaniment, time, and performance venue. The results show that the Bidu Tais Mutin dance is a form of respect for the ancestors during the Japanese colonial era and as a reminder of the history of the Weoe people at that time which can be seen from the movements, songs, and clothing full of meaning as the identity of the Weoe people.
Integrasi Etnopedagogik dalam Model Role Playing Berbasis LKS untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar Uslan; Ummu Aiman; Indo Upik
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i1.14944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi etnopedagogik dalam model pembelajaran role playing berbasis Lembar Kerja Siswa (LKS) terhadap hasil belajar IPA siswa sekolah dasar pada materi suhu dan kalor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen (one-group pretest–posttest design). Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Inpres Rumang yang berjumlah 18 orang. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji normalitas, homogenitas, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 56,56 pada pretest menjadi 79,33 pada posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, integrasi etnopedagogik dalam model role playing berbasis LKS efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar.
The Effectiveness of Flash Card Media-Oriented Group Investigation Learning Models on Learning Outcomes of Elementary Students Ummu Aiman; Dian Meilani; Uslan
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.5111

Abstract

The purpose of this study was to determine the effectiveness of the flash card media-oriented group investigation (GI) learning model on the learning outcomes of elementary students. The approach used in this study is a quantitative approach with pre-experimental methods and the type of One Group Pretest-Posttest design. With the overall population of SD Inpres Oeba 2 class V students 22 people. Sampling using nonprobability sampling saturated sampling where all members of the population are sampled. The data collection technique was obtained from a multiple choice written test. The data analysis technique used descriptive analysis and inferential statistics with the help of the SPSS version 22 application. The results showed that independent t-test data processing obtained a sig value of 0.000 <0.05, then Ha was accepted and H0 was rejected or in other words there was a significant difference between pretest and posttest classes in improving student learning outcomes in the material for the digestive tract of food in humans. Thus, the Flash Card Oriented Group Investigation (GI) learning model can improve the Learning Outcomes of Class V Students of SD Inpres Oeba 2 Kupang City.
Pendampingan Transformasi Digital UMKM Melalui Optimalisasi Marketplace dan Literasi Keuangan Digital Eko Cahyo Mayndarto; Abdul Wahab; Ummu Aiman; Munawar; Agung Nurmansyah
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.386

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui pendampingan transformasi digital dengan fokus pada optimalisasi marketplace dan literasi keuangan digital. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya transformasi digital sebagai strategi peningkatan daya saing usaha. Peserta juga mengalami peningkatan kemampuan dalam mengelola marketplace, menyusun konten pemasaran digital, serta membangun komunikasi yang lebih responsif dengan konsumen. Selain itu, program ini turut meningkatkan literasi keuangan digital peserta, khususnya dalam pencatatan transaksi usaha, penggunaan aplikasi keuangan digital, dan pemanfaatan sistem pembayaran non-tunai seperti QRIS dan dompet digital. Meskipun demikian, pelaksanaan kegiatan masih menghadapi kendala berupa perbedaan kemampuan digital peserta dan keterbatasan sarana pendukung, Namun melalui pendekatan pendampingan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, mampu membantu peserta beradaptasi dengan proses digitalisasi usaha. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha yang lebih modern, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital.