Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Water Content, Solubility, and Optical Properties of Whey-Gelatin Multilayer Films Enriched with Green Tea Powder Fahrullah Fahrullah; Bulkaini Bulkaini; Djoko Kisworo; Wahid Yiulianto; Baiq Rani Dewi Wulandani; Haryanto Haryanto
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 4 (2023): October - December
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i4.5664

Abstract

This biodegradable packaging is designed to reduce the negative impact on the environment caused by plastic pollution, while still maintaining the shelf life, quality and safety of the packaged food products. The objective of this study was to analyse the moisture content, solubility and optical properties of whey-gelatin multilayer film enriched with green tea powder. This study was conducted experimentally, using a completely randomised design with four treatments and five replicates. The treatments consisted of P1: gelatin/whey-gelatin (G/WG); P2: gelatin/5% green tea powder/whey-gelatin (G/5% GTP/WG); P3: gelatin/10% green tea powder/ whey-gelatin (G/10% GTP/WG) and P4: gelatin/15% green tea powder/whey-gelatin (G/15% GTP/WG). The moisture content and solubility values of whey-gelatin multilayer films showed significant differences (P<0.01). Moisture content was 33.0204-35.3653%; solubility was 40.19-49.96%. The film enriched with 5% green tea powder (P2) produced the best values of moisture content of 34.3536%, solubility of 47.97% and optical (L*= 61.00; a*= -0.36 and b*= 22.58).
Viabilitas Bakteri Asam Laktat dan Aktivitas Antioksidan Yoghurt Susu Kambing dengan Penambahan Ekstrak Kacang Lebui (Cajanus sp.) Baiq Rani Dewi Wulandani; I Nyoman Tirta Ariana; Djoko Kisworo; Wahid Yulianto; Fahrullah Fatrullah; Haryanto KA
Jurnal Veteriner Vol. 26 No. 4 (2025)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19087/

Abstract

Kacang lebui (Cajanus sp.) merupakan jenis kacang-kacangan yang mengandung  antioksidan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh ekstrak kacang lebui atau Lebui nuts extract (LNE) pada yoghurt dalam hal viabilitas bakteri asam laktat (BAL) dan aktivitas antioksidan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan dua faktor berbeda. Faktor pertama adalah yoghurt dengan LNE dan yoghurt tanpa LNE.  Faktor kedua adalah lama penyimpanan dalam lemari es 4ºC, yakni 1; 7; 14; 21 dan 28 hari. Setiap unit penelitian diulang tiga kali. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji sidik ragam dan jika ada perbedaan antar perlakuan  dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Parameter yang diukur adalah total BAL, tingkat keasaman (pH), aktivitas antioksidan, Total Titratable Acid (TTA), dan Total Phenolic Content (TPC) pada yoghurt susu kambing yang disimpan pada suhu 4oC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan LNE 10% tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap viabilitas BAL. Viabilitas BAL yoghurt yang ditambahi LNE pada awal penyimpanan sebesar 98,06%, dibandingkan dengan yoghurt tanpa LNE (plain) sebesar 99,43%. Penambahan LNE berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pH dan TTA yoghurt. pH yoghurt yang ditambahi LNE mengalami penurunan hingga hari ke-21 dan mengalami kenaikan pH pada hari ke-28. Hal ini menyebabkan total asam pada yoghurt dengan LNE meningkat hingga penyimpanan hari ke-21 dan menurun pada hari ke-28.  Aktivitas antioksidan yoghurt plain (P0) dan yoghurt dengan LNE (P1) berbeda secara signifikan (P<0,05) hingga hari ke-28. Aktivitas antioksidan yoghurt dengan LNE (P1) lebih tinggi daripada yoghurt plain (P0) dengan hasil pada awal penyimpanan berturut-turut (P1) 76,29 ± 1,85 dan (P0) 60,81 ± 1,90. Hasil skreening kandungan total fenol menunjukkan bahwa fenol yoghurt dengan LNE lebih tinggi dibandingkan dengan yoghurt plain.  Dapat disimpulkan bahwa aktivitas antioksidan yoghurt susu kambing dengan LNE yang disimpan pada lemari es tetap lebih tinggi dan bertahan hingga satu bulan.