Arta Kusumaningrum
Universitas Muhammadiyah Purworejo

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pemberdayaan Perempuan Melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Banyuasin Separe Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo Hermawan Hermawan; Didik Widiyantono; Arta Kusumaningrum
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Untuk Mengetahui pemberdayaan perempuan melalui kelompok wanita tani (KWT) di Desa Banyuasin Separe Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo, 2) Apakah faktor pendukung dan penghambat dalam pemberdayaan perempuan melalui kelompok wanita tani (KWT) di Desa Banyuasin Separe Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo. Penelitian di laksanakan di Desa Banyuasin Separe Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian adalah pengurus, petugas PPL dan anggota KWT Desa Banyuasin Separe. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrumen utama dalam melakukan penelitian yang dibantu dengan pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, display data, dan pengambilan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan teknik trianggulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan yang sudah dilakukan KWT antara lain pertemuan rutin bulanan yang di antaranya membahas tentang kegiatan-kegiatan KWT kedepan, kemajuan KWT, sosialisasi dari PPL yang berisi mengenai pengembangan program pertanian. Pengembangan program pertanian bersama PPL telah berhasil membuat KWT bisa membuat sebuah perencanaan secara tepat agar tujuan yang diharapkan bisa tercapai dengan maksimal. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa faktor pendukung kegiatan KWT yaitu umur produktif, keaktifan anggota, tersedianya fasilitas yang cukup mendukung di Desa Banyuasi Separe, adanya kerjasama yang baik dari berbagi instansi terkait khususnya dibidang pertanian, dan dukungan dari masyarakat sekitar cukup baik. Faktor pengambat dalam pelaksanaan kegiatan KWT adalah sedikitnya perhatian pemerintah terkait pada pemberian bantuan yang terbatas, selain itu SDM wanita tani belum dikembangkan secara maksimal. Kata Kunci: pemberdayaan perempuan, kelompok wanita tani (KWT)
Persepsi Petani dalam Budidaya Tanaman Kapulaga di Desa Watuduwur Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo Ika Susanti; Arta Kusumaningrum; Didik Widiyantono
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) karakteristik petani kapulaga di esa Watuduwur Kkecamatan Bruno kabupaten Purworejo; (2) persepsi petani dalam budidaya kapulaga di desa Watuduwur kecamatan Bruno kabupaten Purworejo; dan (3) faktor-faktor yang berpengaruh terhadap persepsi petani dalam melakukan budidaya kapulaga. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Pengambilan sampel daerah penelitian dilakukan secara sengaja atau purposive sampling dengan pertimbangan penghasil kapulaga tertinggi di kabupaten Purworejo. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala likert. Jumlah responden yang dijadikan sampel dalam penelitian adalah 63 petani dari seluruh jumlah total petani di desa Watuduwur sebanyak 169 petani. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa (1) karakteristik petani tanaman kapulaga sebagian besar berumur produktif antara 41-50 tahun (46%), tingkat pendidikan formal hanya sampai tingkat Sekolah Dasar dan tergolong rendah tingkat. Pendidikan formal SD-SMP, pengalaman usahatani kapulaga sedang diantara 6 - 15 tahun, serta panennya 1 bulan panen 1 kali. (2) persepsi petani kapulaga terhadap budidaya tanaman kapulaga di Desa Watuduwur Kecamatan Bruno baik. (3) faktor-faktor yang berpengaruh siqnifikan terhadap persepsi petani dalam budidaya tanaman kapulaga desa Watuduwur adalah kemudahan budidaya, dan jumlah produksi kapulaga. Kata Kunci: budidaya tanaman kapulaga, persepsi
Peran Kelompok Tani dalam Meningkatkan Produktivitas Petani Padi di Desa Jatipurus Kecamatan Poncowarno Kabupaten Kebumen Muhamad Khoirul Umam; Didik Widiyantono; Arta Kusumaningrum
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat tani diperlukan dalam pembangunan pertanian. Salah satu cara untuk mewujudkanya dengan membentuk kelompok tani di pedesaan. Fungsi kelompok tani sebagai (1) Wahana Belajar (2) Wahana Kerjasama (3) Unit Produksi berperan penting dalam pembangunan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas petani padi dan mengetahui hubungan antara peran kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas petani padi di Desa Jatipurus Kecamatan Poncowarno Kabupaten Kebumen. Metode penelitian yang di gunakana adalah survey terhadap anggota kelompok tani di Desa Jatipurus Kecamatan Poncowarno Kabupaten Kebumen dengan teknik pengambilan sampel Random Purposive Sampling dengan total sampel 35 responden dari 94 populasi petani. Analisis yang di gunakan untuk mengetahui hubungan antara peran kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas petani di gunakan uji korelasi Rank Spearman dengan tingkat hubungan yang kuat signifikan dan Hasil interval kelas yaitu skor keseluruhan 1.350 dengan rata rata keseluruhan 64,2 penelitian menunjukan bahwa peran kelompok tani memiliki kategori sangat berperan dan memiliki hubungan yang sangat kuat. Kata Kunci: peran, kelompok tani, wahana belajar, wahana kerjasama, unit produksi
Peran Kelompok Tani dalam meningkatkan Produktivitas Tanaman Ubi Kayu (Manihot Esculenta) di Desa Sokogelap Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo Rifky Muhammad Fadhil; Didik Widiyantono; Arta Kusumaningrum
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) mengetahui karakteristik kelompok tani ubi kayu di desa Sokogelap kecamatan Kemiri kabupaten Purworejo. 2) mengetahui peran kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas petani ubi kayu di desa Wanurojo kecamatan Kemiri kabupaten Purworejo. 3) mengetahui hubungan peran kelompok tani dengan produktivitas Tanaman ubi kayu di Desa Sokogelap Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode survey. Populasi penelitian semua petani ubi kayu yang tergabung dalam kelompok tani di desa Sokogelap kecamatan Kemiri kabupaten Purworejo berjumlah 102 petani. Sampel responden yang diteliti berjumlah 50 petani ubi kayu yang ditentukan menggunakan metode Proportional Random Sampling. Instrument pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis data menggunakan Microsoft Excel dan Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik petani ubi kayu yang dipilih didasarkan atas beberapa identitas yaitu umur petani sebesar 42% petani termasuk kategori umur produktif, luas lahan petani 0,05 – 0,15 ha 64% dikategorikan petani skala sedang. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan skala likert, bahwa peran keseluruhan kelompok tani terhadap produktifitas ubi kayu diperoleh 6% yang berarti masuk kategori rendah. Hasil analisis dengan korelasi rank spearman, diketahui bahwa hubungan antara peran kelompok tani dengan produktivitas tanaman ubi kayu di desa Sokogelap kecamatan Kemiri kabupaten Purworejo sangat lemah. Kata Kunci : peran, kelompok tani, produktivitas, ubi kayu
Strategi Pengembangan Usaha Pembibitan Durian Musang King di CV. Mitra Kebun Buah Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang Fani Suryawan; Istiko Agus Wicaksono; Arta Kusumaningrum
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui faktor internal yang mempengaruhi pengembangan produksi bibit durian musang king di CV. Mitra Kebun Buah kecamatan Salaman kabupaten Magelang. 2) Mengetahui faktor eksternal yang mempengaruhi pengembangan produksi bibit durian musang king di CV. Mitra Kebun Buah kecamatan Salaman kabupaten Magelang. 3) Mengetahui strategi yang dapat diterapkan dalam mengembangkan produksi bibit durian musang king di CV. Mitra Kebun Buah kecamatan Salaman kabupaten Magelang. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian yang bersifat kualitatif, yaitu untuk memahami kondisi suatu konteks dengan pendiskripsian secara rinci mengenai apa yang terjadi di lapangan. Pengambilan sampel penelitian ditentukan secara purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah CV. Mitra kebun buah kecamatan Salaman kabupaten Magelang. Responden yang diambil adalah 5 informan kunci 6 informan pendukung. Hasil perumusan prioritas strategi yang bisa diterapkan dalam CV. Mitra kebun buah adalah 1. Memperbanyak jumlah produksi dan distribusi bibit, 2) Membeli bahan baku seadling yang sudah siap okulasi dalam jumlah banyak, 3) Menjalin kerjasama investasi dan relasi. Kata Kunci: bibit durian musang king, SWOT
Strategi Pengembangan Industri Rumah Tangga Gula Kelapa di Desa Dadirejo Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo Imroatul Ngizah; Istiko Agus Wicaksono; Arta Kusumaningrum
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengetahui faktor internal yang menjadi kekuatan, kelemahan dan faktor-faktor eksternal yang menjadi peluang, ancaman dalam pengembangan produksi gula kelapa di desa Dadirejo, kecamatan Bagelen, kabupaten Purworejo. 2. Mengetahui alternatif strategi yang dapat diterapkan untuk pengembangan produksi gula kelapa di desa Dadirejo, kecamatan Bagelen, kabupaten Purworejo. 3. Mengetahui prioritas strategi yang digunakan untuk pengembangan produksi gula kelapa di desa Dadirejo, kecamatan Bagelen, kabupaten Purworejo. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yang bersifat kualitatif. Penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini memusatkan diri secara intensif pada satu objek tertentu yang mempelajarinya sebagai suatu kasus. Penentuan pengambilan sampel penelitian dilakukan secara sengaja atau purposive sampling dengan jumlah responden 25 orang. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor internal yang menjadi kekuatan meliputi: status industri milik sendiri, kualitas gula kelapa baik, harga gula kelapa terjangkau/ murah, produsen gula kelapa berpengalaman, bahan baku masih sekitar Desa Dadirejo dan faktor internal yang menjadi kelemahan antara lain: tingkat pendidikan produsen gula kelapa masih rendah, peralatan produksi sederhana, belum ada label pada kemasan, peralatan produksi kurang bersih, proses produksi lama. Sedangkan faktor ekternal yang menjadi peluang antara lain: inovasi produk gula kelapa, pinjaman modal usaha, pangsa pasar meningkat, pengembangan teknologi peralatan produksi, peran pemerintah dan faktor eksternal yang menjadi ancaman antara lain: cuaca tidak menentu, alih fungsi lahan, hama tanaman kelapa, alih profesi pekerjaan, daya saing produk. Alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan industri gula kelapa di Desa Dadirejo yaitu: a). Inovasi produk gula kelapa dari segi bentuk dan kemasan b) Pengembangan teknologi peralatan produksi c) Standarisasi peralatan produksi d) Meningkatkan produksi dan kualitas produk. Kata Kunci: Gula Kelapa, Pengembangan, Industri Rumah Tangga
Analisis Kelayakan Usahatani Padi Oleh Petani Penyakap (Studi Kasus di Desa Pogungjurutengah Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo) Reki Aris Nurahman; Uswatun Hasanah; Arta Kusumaningrum
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui total biaya, produksi, penerimaan, pendapatan, serta keuntungan yang terkait dengan usahatani padi oleh petani penyakap di desa Pogungjurutengah, kecamatan Bayan, kabupaten Purworejo, dan 2) mengetahui kelayakan usahatani padi oleh petani penyakap di Pogungjurutengah kecamatan Bayan kabupaten Purworejo. Metode penelitian ini menggunakan metodologi studi kasus. Analisis data menggunakan metode penelitian analisis deskriptif yaitu menggunakan tabulasi dan menghitung nilai rata-rata pengeluaran, produksi, penerimaan, pendapatan, keuntungan, serta kelayakan usahatani padi oleh petani penyakap. Pengambilan sampel dilaksanakan dengan secara sampel sensus, yakni populasi digunakan sebagai sampel. Survei ini mengambil sampel 53 orang dari populasi 53 orang petani penyakap yang terlibat usahatani padi. Hasil analisis didapati bahwa: total rata-rata biaya produksi sejumlah Rp 2.407.698,76, penerimaan Rp 2.670.415,09, pendapatan Rp 71.7017,29, serta total rata-rata keuntungan Rp 262.716,32 per musim tanam. Berlandaskan analisis usahatani menunjukkan bahwa: nilai R/C Ratio 1,08 % menandakan usahatani padi oleh petani penyakap layak dijalankan tetapi keuntungannya sedikit, nilai π/C Ratio 0,08 % melebihi suku bunga yang ada sehingga layak untuk dijalankan tetapi keuntungan yang didapat sangat kecil, nilai produktivitas tenaga kerja sebesar Rp 247.588,10 melebihi upah tenaga kerja yang ada sehingga layak dijalankan. Kata Kunci: petani penyakap, padi, usahatani, kelayakan