Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Ruang

Identifikasi Pola Morfologi Perkampungan Adat Nagari Koto Hilalang Sumatera Barat Berdasarkan Kearifan Lokal Siti Aisyah Adelina Putri; Nurini Nurini
Ruang Vol 5, No 1 (2019): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1256.792 KB) | DOI: 10.14710/ruang.5.1.1-10

Abstract

 Nagari Koto Hilalang is one of the indigenous villages that located in Gunung Talang district, Solok Regency. This village has been known as one of tourism center in Solok regency referred to the citizen’s activity. The existency of the local wisdom affects the society’s activity due to the pattern of the area’s morphology. The presence of the local wisdom certainly form a morphological pattern and make it unique and different from the other regions. This research questioned the morphology of Nagari Koto Hilalang based on the local wisdom’s morphology. To answer the question of the research, this scientist used the qualitative and quantitative techniques. The analysis result obtained that the morphology pattern of Nagari Koto Hilalang is arranged based on the local wisdom of Minangkabau’s culture, such as taratak, dusun, koto, dan nagari. The rules of society that cause its morphology region belongs to form Organic Pattern where Nagari Koto Hilalang formed naturally/spontaneously because of the growing needs of society that is bound to the custom rule which has been hereditary from ancestors of the minangkabau people. In this study also provided recommendations of referrals for indigenous leaders, government, and community in sustaining indigenous villages (Nagari) morphology of Koto Hilalang.  
Arahan Perancangan Taman Kota Sebagai Pemenuhan Kebutuhan Ruang Publik di Kecamatan Kota Juang Ovi Nurbalqis; Nurini Nurini
Ruang Vol 2, No 3 (2016): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.759 KB) | DOI: 10.14710/ruang.2.3.207-215

Abstract

Ruang publik merupakan salah satu aspek penting dalam perencanaan sebuah kota, ruang publik juga digunakan sebagai wadah untuk masyarakat melakukan interaksi dan sebagai pusat aktivitas bagi masyarakat..Luas Kecamatan Kota juang sebesar 1.690,19 Ha dirasa tidak cukup jika ruang publik berupa ruang terbuka hijau yang tersedia hanya dua tempat alternatif saja. Tujuan penelitian dan perancangan ini adalah menghasilkan arahan desain berupa taman kota yang lebih representatif. Perancangan taman kota yang akan dirancang memperhatikan aspek lingkungan, kebutuhan masyarakat serta kemampuan daerah dalam penyediaan sarana ruang publik berupa taman kota. Metode penelitian yang digunakan yakni mix method dan pengolahan data secara deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan telaah dokumen, kuesioner, observasi serta wawancara dengan masyarakat serta stakeholder terkait. Dari hasil survei serta analisis yang telah dilakukan maka  menghasilkan arahan desain taman kota di Kecamatan Kota Juang yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta aktivitas pengunjung yakni “Islamic Family Park”. Tema dan konsep tersebut juga mempertimbangkan karakteristik wilayah Kecamatan Kota Juang yang kental akan syariah Islam. Taman kota yang ada nantinya akan menciptakan taman kota yang memiliki nilai responsif, demokrasi, dan bermakna sehingga dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat di Kecamatan Kota Juang.
Pengaruh Perkembangan Komersial terhadap Perubahan Morfologi Kampung Sekayu, Kota Semarang Shadrina, Dhia; Nurini, Nurini
Ruang Vol 11, No 1 (2025): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.11.1.1-10

Abstract

Kota Semarang yang merupakan ibu kota Jawa Tengah mengalami perkembangan pesat akibat meningkatnya aktivitas komersialisasi yang berdampak pada perubahan keruangan atau morfologi. Kampung Sekayu, sebagai salah satu kampung kota bersejarah yang terletak di segitiga emas dan diarahkan sebagai pusat bisnis dalam RTRW, menjadi rentan terhadap dampak komersialisasi. Penelitin ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perkembangan komersial terhadap perubahan morfologi Kampung Sekayu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif spasial dan kuantitatif, mencakup analisis morfologi fisik dan desain urban, serta aspek nonfisik seperti sosial, budaya, dan ekonomi, didukung dengan identifikasi aktivitas komersial dan analisis korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas komersial berpengaruh signifikan dan searah terhadap perubahan morfologi Kampung Sekayu, baik fisik maupun nonfisik. Perubahan ini turut mengancam eksistensi elemen tradisional Kampung Sekayu sehingga diperlukan pengawasan terhadap aktivitas komersial dan upaya pelestarian kawasan cagar budaya untuk menjaga keberlanjutan Kampung Sekayu.