Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN KEPATUHAN MENCUCI TANGAN DI RUMAH SAKIT XYZ Vina Nursinta; Millya Helen; Milla Evelianti Saputri
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/scientica.v2i3.1143

Abstract

Latar Belakang : Kepatuhan mencuci tangan merupakan program yang dilakukan oleh WHO untuk mengatasi Healthcare Associated Infections / HAIs. Pelaksanaan program ini dipengaruhi oleh berbagai hal seperti pengetahuan dan motivasi dari perawat. Pada Rumah Sakit Pluit kepatuhan mencuci tangan perawat sudah sebagian tercapai tetapi masih ada penurunan pada bulan Februari 83 %, Mei 80 %, Juni 80 %, November 82% pada penurunan bulan ini salah satu upaya yang ingin dilakukan adalah kesadaran perawat terhadap kepatuhan mencuci tangan. Tujuan : Untuk mengetahui Hubungan pengetahuan dan motivasi perawat dengan kepatuhan mencuci tangan di Rumah Sakit Pluit. Metodologi: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional menggunakan kuesioner dengan uji chi-square. Hasil Penelitian : Hasil uji chi-square didapatkan hubungan antara pengetahuan dengan p-value 0,000 dan motivasi p-value 0,000 dengan Odds ratio 53,750 pengetahuan dan motivasi 23,917. Simpulan: Ada hubungan pengetahuan yang baik dan motivasi yang tinggi terhadap kepatuhan mencuci tangan. Saran: Diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dengan mengedukasi / memberikan pelatihan secara rutin untuk meningkatkan pengetahuan dan motivasi  perawat dengan kepatuhan mencuci tangan agar bisa meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit. Kata Kunci: Pengetahuan, Motivasi, Kepatuhan Mencuci Tangan. Kepustakaan : 40 pustaka (2009 -2022)
Pengaruh Pemberian Labu Siam Dan Mentimum Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Puskesmas Cimanggu Kabupaten Pandeglang Banten: The Effect of Giving Siamese Pumpkin and Cucumber on Lowering Blood Pressure in Hypertension Patients in Cimanggu Health Center, Pandeglang Regency in Banten Puji Lestari, Sri Pertiwi; Saputri, Milla Evelianti
Indonesian Scholar Journal of Nursing and Midwifery Science Vol. 2 No. 12 (2023): Vol. 2 No. 12 (2023): Vol. 2 No. 12 (2023): Indonesian Scholar Journal of Nurs
Publisher : Dohara POAJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54402/isjnms.v2i12.382

Abstract

Introduction: Hypertension continues to increase every year, Pandglang Regency is the district with the highest presentation of hypertension with a total of 622,060 cases. The incidence of hypertension at the Cimanggu Health Center has increased every year. One way of a good diet is to reduce salt intake and increase potassium intake. Giving chayote juice and cucumber juice has high potassium which can lower blood pressure. Methods: Quasi-experimental design with pretest-posttest design with control group design. There were 56 samples in this study with 28 respondents in each group using the purposive sampling technique. Data analysis used paired sample t-test and Independent T-Test which were previously tested for normality and homogeneity. Results: The difference in the average value of blood pressure given by chayote was at systole 26,43 mmHg and 27,79 mmHg at giving chayote is more effective in reducing blood pressure in hypertensive patients than cucumber with a posttest systolic p-value of 0,007 and 0,000 diastolic. Discussion: Giving chayote is more effective in reducing blood pressure in hypertensive patients than cucumber. It is expected that people with hypertension besides using medicines from doctors can also use chayote juice or cucumber juice.