Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pembuatan Bahan Ajar Digital Berbasis Android Bagi Guru Kimia Se-Kota Bengkulu Dewi Handayani; Muzanip Alperi; Nurhamidah Nurhamidah; Emilia Candrawati
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i2.5489

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam merancang bahan ajar digital berbasis android menggunakan Microsoft Office PowerPoint (PPT) dengan bantuan iSpring Suite 10 dan Website 2 Apk Builder. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah workshop dan pelatihan yang diikuti oleh 20 orang guru kimia perwakilan dari SMA Negeri dan SMA Swasta di Kota Bengkulu. Pada pelaksanaan, peserta diberikan materi tentang pembuatan media berbasis android, praktik dan pembimbingan secara langsung. Pembuatan media ini sangat menarik dan mudah dibuat sehingga guru sangat antusias dalam membuat produk media pembelajaran yang akan mereka rancang. Dari 20 peserta yang mengikuti kegiatan, 80% peserta yaitu 16 orang telah berhasil membuat bahan ajar berbasis android. Dari angket respon yang disebarkan 100% peserta sangat tertarik untuk membuat bahan ajar, pemahaman tentang pembuatan media sebanyak 85%, kemampuan dalam mengembangkan materi ajar yang dibuat sebesar 85% serta keinginan untuk menerapkan bahan ajar yang dibuat sebanyak 90%. Pemahaman peserta terhadap bahan ajar digital menjadi meningkat dan peserta termotivasi untuk mengimplementasikan bahan ajar yang dibuat di kelas sehingga mendukung era industri 4.0.
POTENSI EEDP SEBAGAI PENURUN PANAS TUBUH PADA M. MUSCULUS YANG DIINDUKSI VAKSIN DPT-HB Heriwati Heriwati; Rendy Wirakrama; Nurhamidah Nurhamidah; Aceng Ruyani
HUMAN CARE JOURNAL Vol 8, No 2 (2023): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v8i2.2475

Abstract

Sungkai (Peronema canescens) merupakan tanaman obat yang digunakan dalam pengobatan tradisional. Daun P. canescens memiliki khasiat sebagai penurun panas karena memiliki kandungan senyawa kimia, salah satunya Flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penurunan panas tubuh dari ekstrak etanol daun P. canescens (EEDP) terhadap mencit (Mus musculus) jantan yang diinduksi vaksin Difteri, Pertusis, Tetanus-Hepatitis B (DPT-HB). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAL) dengan menggunakan 25 ekor M. musculus, yang dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok kontrol negatif diberi DPT-HB dan aquades (P0), kelompok kontrol positif diberi DPT-HB dan paracetamol (P1), dan tiga kelompok perlakuan diberi DPT-HB kemudian diberi EEDP dengan dosis 8,25 mg/kgbb (P2), 12,5 mg/kgbb (P3) dan 27,0 mg/kgbb (P4). Pada awal tubuh masing-masing mencit diukur kemudian diinduksi vaksin DPT-HB, setelah 5 jam diberikan zat uji tersebut, kemudian suhu tubuh mencit diukur kembali setiap 30 menit selama 120 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang diberi EEDP dengan dosis 8,25 mg/kgbb (P2) mengalami penurunan yang suhu lebih besar dibandingkan dengan kelompok yang diberi dosis 12,5 mg/kgbb (P3) dan 27,0 mg/kgbb (P4). Penelitian ini menunjukkan bahwa EEDP mempunyai efek menurunkan panas tubuh pada mencit jantan namun efeknya lebih rendah dibandingkan kontrol positif yang diberi paracetamol. Kata Kunci: Suhu tubuh, Daun Sungkai (Peronema canescens), Mencit (Mus musculus)
Edukasi Zat Kimia Berbahaya dalam Makanan dan Gaya Hidup Sehat di SDN 91 Rejang Lebong Febrian Solikhin; Nurhamidah Nurhamidah; Elvinawati Elvinawati
Andromeda: Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia Vol. 1 No. 1 (2021): ANDROMEDA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/andromeda.v1i1.19092

Abstract

Hidup sehat merupakan aset kehidupan. Banyak hal yang harus kita lakukan dalam menjaga kesehatan, baik jasmani maupun rohani. Salah satunya adalah makan makanan yang bergizi. Makanan yang beredar di masyarakat tidak semuanya sehat. Terdapat makanan yang mengandung zat yang berbahaya, misalnya terdapat kandungan boraks, formalin dan zat berbahaya yang lainnya. Kandungan berbahaya ini juga terkandung dalam jajanan anak SD yang menarik karena berwarna warni. Dari permasalahan tersebut, maka tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengedukasi peserta didik SD Negeri 91 Rejang Lebong mengenai gaya hidup sehat dan kandungan berbahaya dalam jajanan sehari-hari. Metode pelaksanaannya adalah menjelaskan dengan membawa jajanan yang didapatkan dari warung sekitar dan doorprise. Hasil yang didapatkan peserta didik menambah pengetahuan mengenai gaya hidup sehat dan dapat memilih makanan yang sehat juga ketika jajan di warung. Peserta didik dan guru merasa puas dengan pengabdian edukasi ini. Mereka berharap agar kegiatan seperti ini berjalan secara kontinyu.
SOSIALISASI PENGENALAN TENTANG BAHAN ADITIF TAMBAHAN PADA MAKANAN DAN MINUMAN Hermansyah Amir; Nadia Amida; Nurhamidah Nurhamidah
Andromeda: Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia Vol. 1 No. 1 (2021): ANDROMEDA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/andromeda.v1i1.19112

Abstract

Industri makanan dan minuman yang ada pada umumnya selalu menggunakan bahan aditif saat pemrosesan dan pasca produksi. Zat aditif merupakan zat atau campuran zat yang  ditambahkan pada makanan dan minuman  baik pada waktu pembuatan, penyimpanan dan pengepakan. Penambahan zat aditif dalam makanan dan minuman ini diperbolehkan selama zat-zat tersebut tidak membahayakan dan tidak merugikan. Zat aditif ini terbagi menjadi zat aditif yang berasal dari alam dan yang bersifat sintetik. Dampak negatif dari kesalahan pemilihan dan penggunaan zat aditif yang umum terjadi pada produsen makanan dan minuman dapat membahayakan bagi kesehatan konsumen atau masyarakat, khususnya pada makanan dan minuman olahan sehari hari. Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk memberikan arahan dan penjelasan akan maksud dan tujuan penggunaan , serta dampak dari penggunaan berbagai zat aditif pada makanan dan minuman khususnya pada  makanan olahan sehari hari , kepada para warga ibu ibu di lingkungan RT 013/RW 05 Kompleks Diknas Kelurahan surabaya kota Bengkulu melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan  Kegiatan  dilaksanakan  bertempat  di  Jalan Tut Wuri I No 36 RT 013 RW 05 Kelurahan Surabaya Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu  dan  dihadiri  sebanyak  15  orang warga  peserta  dari  RT013 RW05  kompleks  Diknas Surabaya Kota Bengkulu .Metode Pelaksanaan kegiatan yang diterapkan adalah berupa pemberian penyuluhan dan informasi dengan materi mengenai hal zat aditif, zat aditif pada makanan dan minuman olahan sehari hari , zat aditif yang diperbolehkan dan yang dilarang, dan dampak serta akibat konsumsi dari zat aditif terlarang.
Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco-Enzyme pada Level Rumah Tangga menuju Konsep Eco-Community Nurhamidah Nurhamidah; Nadia Amida; Salastri Rohiat; Elvinawati Elvinawati
Andromeda: Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia Vol. 1 No. 2 (2021): ANDROMEDA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/andromeda.v1i2.19241

Abstract

Penerapan 3R atau reuse, reduce dan recycle sampah merupakan salah satu program terbaik dalam rangka pelestarian lingkungan hidup karena mengedepankan penanganan sampah dari sumbernya. Akan tetapi ternyata pengolahan sampah dengan sistem pemilahan sampah belum terlaksana secara terpadu. Sampah yang sudah dipilah sejak level rumah tangga belum tentu akan ditangani secara terpisah ketika telah sampai di tempat pembuangan akhir (TPA). Inilah yang terjadi pada kebanyakan TPA di Indonesia. Pemotongan alur distribusi sampah menuju TPA adalah cara yang efektif dan mempercepat pemrosesan sampah menjadi produk yang lebih bermanfaat. Cara efektif tersebut dapat direalisasikan melalui pembuatan eco-enzyme yang dapat diterapkan pada level rumah tangga. Dengan adanya pembuatan eco-enzyme maka akan mewujudkan eco-enzyme yang merupakan kelompok masyarakat yang sadar lingkungan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui 2 (dua) kegiatan utama: 1) Pelatihan pengolahan sampah melalui pembuatan eco-enzyme, 2) Focus Group Discussion pembentukan eco-community guru-guru Kimia Kota Bengkulu. Kegiatan dilakukan di SMAN 5 Kota Bengkulu yang diikuti oleh 23 Orang Guru Kimia yang tergabunga dalam MGMP Kimia Kota Bengkulu. Para peserta kegiatan sangat antusias dengan kegiatan yang dilakukan, karena sampah organic yang selama ini dibiarkan begitu saja. Namun dengan adanya kegiatan pengabdian ini, guru-guru kimia terutama Ibu-Ibu dapat memanfaatkan limbah tersebut dan menjadikannya eco-enzym. Manfaat yang bisa diperoleh dengan adanya eco enzyme yakni untuk mencuci pakaian, pembersih kamar mandi, hand sanitizer, pembersih lantai serta pembersih pestisida pada buah dan sayur.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Memanfaatkan Limbah Kulit Bawang Merah Sebagai Bioenergi Pertanian Nurhamidah Nurhamidah; Rina Elvia; I Nyoman Candra; Wiwit Wiwit
Andromeda: Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia Vol. 2 No. 1 (2022): ANDROMEDA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/andromeda.v2i1.21512

Abstract

Kegiatan pengabdian penerapan IPTEKS ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan motivasi kepada masyarakat Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang tentang bagaimana pembuatan pupuk organik secara sederhana dengan memamfaatkan limbah yang banyak terdapat di lingkungan sekitar. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pembekalan/penjelasan secara singkat, praktek langsung dan selanjutnya monitoring. Pada tahap pembekalan, masyarakat diberikan penjelasan tentang bagaimana memamfaatkan limbah kulit bawang merah yang setiap hari dibuang oleh hampir semua keluarga dan juga limbah yang banyak terdapat di pasar-pasar tradisional menjadi pupuk organik, sehingga bisa bernilai ekonomis dan secara otomatis dapat meningkatkan penghasilan keluarga. Setelah tahap pembekalan dilanjutkan dengan tahap berikutnya yaitu praktek langsung yang dilaksanakan di samping kantor Desa Tebat Monok. Pada tahap ini warga mempraktekkan langsung pembuatan pupuk organik dengan bimbingan tim pengabdian dari bahan yang telah disediakan oleh tim pengabdian. Tahap terakhir monitoring dan evaluasi. Pada kegiatan ini Peserta memperoleh pengetahuan (knowledge) tentang pembuatan pupuk organik sederhana dari limbah kulit bawang merah yang cukup melimpah yang belum termanfaatkan, sehingga dapat bernilai ekonomis.
Pembiasaan Prilaku 5M sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 bagi Siswa SDN 166 Bengkulu Utara Wiwit Alwi; Nurhamidah Nurhamidah; Salastri Rohiat
Andromeda: Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia Vol. 2 No. 2 (2022): ANDROMEDA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/andromeda.v2i2.25113

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai pembiasaan prilaku 5M yaitu (1) memakai masker; (2) menjaga jarak; (3) mencuci tangan; (4) menghindari kerumunan; dan (5) mengurangi mobilitas, sebagai upaya pencegahan Coronavirus diseases yang muncul pada tahun 2019 (Covid-19). Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM ini adalah pendekatan, penyuluhan dan pembiasaan prilaku 5M dalam upaya pencegahan Covid-19 kepada para siswa Sekolah Dasar Negeri 166 Bengkulu Utara. Manfaat kegiatan ini bagi peserta, diharapkan dapat mengenal dan membiasakan prilaku 5M sebagai upaya pencegahan Covid-19.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Permainan Android untuk Menambah Literasi Digital Guru SMAN 5 Bengkulu Selatan Nurhamidah; Febrian Solikhin; Rina Elvia
Andromeda: Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia Vol. 3 No. 1 (2023): ANDROMEDA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/andromeda.v3i1.26150

Abstract

Perkembangan teknologi membuat guru harus berinovasi dalam membuat media pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang dibutuhkan dalam pembelajaran kimia adalah media pembelajaran berbasis permainan android. Untuk itu dilakukan pengabdian kepada guru SMAN 5 Bengkulu Selatan mengenai pembuatan media ini. Pengabdian ini bertujuan untuk melatih guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis permainan. Kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan terdiri dari penyampaian materi dan praktik secara mandiri oleh peserta. Evaluasi kegiatan menggunakan angket kepuasan peserta yang terdiri dari 5 butir pernyataan tertutup dan 1 butir pernyataan terbuka. Hasil dari kegiatan ini adalah kegiatan ini berlangsung dengan baik dan lancar, serta peserta mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Hasil penilaian kepuasan secara keseluruhan oleh peserta, kegiatan ini mendapatkan skor rata-rata 3,39 atau berada pada kategori sangat puas.
PELATIHAN PEMBUATAN DIAGNOSTIC TEST KEPADA GURU MAN REJANG LEBONG Nurhamidah; Febrian Solikhin; Resmareta; Ekwan Sukardi
Andromeda: Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia Vol. 3 No. 2 (2023): ANDROMEDA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/andromeda.v3i2.31073

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk melatih guru dalam mengembangkan instrumen tes diagnosa berbasis four tier diagnostic test secara terampil dan memberikan pemahaman terhadap pentingnya mendiagnosa pemahaman konsep peserta didik. Adapun metode yang digunakan yaitu : (1) Penyampaian materi, (2) Diskusi dan tanya jawab, (3) Pelatihan pembuatan instrumen, (4) Evaluasi hasil pembuatan. Dengan dilakukannya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat diharapkan dapat memberikan inovasi kepada guru untuk melakukan test diagnostic kepada siswa untuk mengukur pemahaman siswa terhadap suatu materi. Kegiatan ini diselenggarakan di MAN Rejang Lebong. Peserta dalam kegiatan ini sebanyak 19 guru dari berbagai bidang. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah lembar kepuasan dan evaluasi kegiatan berjumlah 7 butir. Hasil yang didapatkan adalah sebesar 87,71% untuk tingkat kepuasan, dan 89,47% untuk tingkat pemahaman. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat mendapatkan respon dan hasil yang positif untuk guru MAN Rejang Lebong.