Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Ambiguity Between The Placement Of Zakat Collecting Objects And The Tax Payable (Literature Study) Mira Mira; Faidul Adziem
Jurnal Riset Perpajakan: Amnesty Vol 6 No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrp.v6i1.10811

Abstract

This study aims to determine the clarity of the ambiguity of the placement of objects to collect zakat and tax payable through the concept of zakat as a direct tax deduction, the opinion of scholars about zakat and taxes, the opinion of previous researchers about zakat as a direct tax deduction, the opinion of the Qur'an, hadith and regulations. the law on zakat and taxes, as well as the difference between zakat as a deduction from taxable income and zakat as a direct tax deduction. . This research was conducted by literature study method, namely the researcher used data collection techniques in the form of library research and literature review. The results of this study that zakat as a direct deduction of taxes or taxes payable (tax credit), is an effective way compared to zakat as a deduction of taxable income because there will be an increase in the tax ratio, namely the number of taxpayers will be more and more. Muslim taxpayers will be more eager to pay zakat and taxes, because there are no more double payments. 
Pengelolaan Keuangan Klinik Menggunakan Aplikasi dan Manual: Sebuah Studi Komparatif pada Klinik Kesehatan di Kabupaten Jeneponto Rizqi Lathifa Tamrin; Mira Mira; Muhammad Khaedar Shahib
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pengelolaan keuangan klinik secara manual dan berbasis aplikasi pada klinik kesehatan di Kabupaten Jeneponto. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 32 responden yang terlibat langsung dalam pengelolaan keuangan klinik, yang terbagi ke dalam dua kelompok yaitu 16 responden dari klinik yang menggunakan sistem aplikasi dan 16 responden dari klinik yang menggunakan sistem manual. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji hipotesis dengan Independent Sample t-Test melalui program SPSS versi 25. Sebelum pengujian hipotesis, dilakukan uji prasyarat berupa uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov dan uji homogenitas varians menggunakan Levene's Test. Hasil uji normalitas menunjukkan kedua variabel berdistribusi normal (Sig. manual = 0,200; Sig. aplikasi = 0,108). Hasil uji homogenitas menunjukkan varians homogen (Sig. = 0,932). Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar -0,660 lebih kecil dari t tabel 2,042, serta nilai signifikansi Sig. (2-tailed) sebesar 0,514 lebih besar dari 0,05. Dengan demikian H0 diterima, sehingga disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pengelolaan keuangan secara manual dan berbasis aplikasi. Namun secara deskriptif, sistem berbasis aplikasi memperoleh nilai rata-rata lebih tinggi (4,30) dibandingkan sistem manual (4,21), yang mengindikasikan keunggulan praktis dalam efisiensi, akurasi, dan kemudahan pemantauan data secara real-time.
Pengaruh Digital Payment dan Kualitas Pelayanan terhadap Peningkatan Omset pada UMKM Fashion di Kecamatan Panakkukang Firdayanti Firdayanti; Mira Mira; Andi Arifwangsa Adiningrat
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital payment dan kualitas pelayanan terhadap peningkatan omset pada UMKM fashion di Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Pesatnya perkembangan teknologi keuangan digital, termasuk penggunaan QRIS, e-wallet, dan mobile banking, telah mengubah pola transaksi masyarakat dan mendorong pelaku UMKM untuk beradaptasi. Di sisi lain, kualitas pelayanan yang tercermin melalui keandalan dan responsivitas juga menjadi faktor penting yang memengaruhi kepuasan konsumen dan pertumbuhan pendapatan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner berskala Likert kepada 130 responden pelaku UMKM fashion yang dipilih menggunakan rumus Slovin dari populasi sebanyak 192 unit usaha. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas), analisis regresi linear berganda, uji t parsial, dan uji koefisien determinasi (R²) dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel digital payment (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan omset dengan nilai t-hitung 4,089 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Variabel kualitas pelayanan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan omset dengan nilai t-hitung 5,052 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai R² sebesar 0,691 menunjukkan bahwa kedua variabel secara simultan mampu menjelaskan 69,1% variasi peningkatan omset UMKM fashion di Kecamatan Panakkukang.
PERAN COST CONTROL DAN VARIANCE ANALYSIS TERHADAP KINERJA SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN GOWA Syamsuriani; Mira; Masrullah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48753

Abstract

This study aims to analyze the influence of Cost Control and Variance Analysis on the Performance of the Secretariat of the Regional House of Representatives (DPRD) of Gowa Regency. This research employed a quantitative approach using explanatory research design. Primary data were collected through questionnaires distributed to employees of the DPRD Secretariat of Gowa Regency. The research sample consisted of 31 respondents selected using the saturated sampling technique. Data analysis methods included descriptive statistical analysis, validity and reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, and hypothesis testing using SPSS for Windows 24.0. The results indicate that the Cost Control variable does not have a significant effect on organizational performance, with a regression coefficient of -0.164 and a significance value of 0.348 (> 0.05). This finding suggests that the implementation of cost control has not been able to provide a meaningful impact on improving organizational performance, as budget management is still more oriented toward administrative compliance than toward performance effectiveness. Meanwhile, the Variance Analysis variable has a positive and significant effect on performance, with a regression coefficient of 0.498 and a significance value of 0.016 (< 0.05). This finding indicates that the better the variance analysis process, the better the organizational performance. The coefficient of determination (Adjusted R²) of 0.140 indicates that 14% of the variation in performance can be explained by the two independent variables. This study implies that public sector organizations need to optimize variance analysis as a strategic decision-making tool in budget evaluation to improve organizational performance effectiveness.
Pengaruh Efektivitas Program Pelatihan Kerja Terhadap Peningkatan Pendapatan Peserta Pelatihan Di Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Barru Meisya Putri Maulidya; Mira Mira; Amelia Rezki Septiani Amin
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efektivitas program pelatihan kerja terhadap peningkatan pendapatan peserta pelatihan di Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Barru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta pelatihan kerja pada periode 2022–2024, dengan sampel sebanyak 60 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan uji instrumen penelitian, uji asumsi klasik, analisis regresi linier sederhana, uji t, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan peserta pelatihan. Hal ini dibuktikan dari hasil uji t yang menunjukkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Selain itu, hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel program pelatihan kerja mampu menjelaskan variasi peningkatan pendapatan peserta pelatihan. Dengan demikian, semakin efektif pelaksanaan program pelatihan kerja, maka semakin besar peningkatan pendapatan peserta pelatihan di Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Barru. Hal ini sejalan dengan Teori Human Capital yang menyatakan bahwa pelatihan merupakan investasi pada sumber daya manusia yang dapat meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan pendapatan individu.
Slippery Slope Theory Dalam Konteks Indonesia: Mengkaji Ulang Peran Trust Dan Power Terhadap Kepatuhan Pajak (Studi Kasus KPP Pratama Makassar Selatan) Desiyana Salsabillah; Mira Mira; Muhammad Khaedar Sahib
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh trust (kepercayaan) dan power (kekuatan otoritas pajak) terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pada KPP Pratama Makassar Selatan dalam perspektif Slippery Slope Theory. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian explanatory research. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di KPP Pratama Makassar Selatan. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta uji hipotesis dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan wajib pajak terhadap otoritas pajak, maka semakin tinggi pula tingkat kepatuhan pajak. Selain itu, variabel power juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, yang mengindikasikan bahwa kekuatan otoritas pajak melalui pengawasan, pemeriksaan, dan penegakan sanksi mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Secara simultan, variabel trust dan power berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Penelitian ini mendukung Slippery Slope Theory yang menyatakan bahwa kepatuhan pajak dapat dibentuk melalui kombinasi antara kepercayaan wajib pajak terhadap otoritas pajak dan kekuatan otoritas dalam menegakkan aturan perpajakan.
EDUKASI EKONOMI PAJAK: MENGURAI MISPERSEPSI SEBAGAI PARADOKS MASYARAKAT TERHADAP PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA MAKASSAR Mira Mira; Khairil Asnan Haedar; Andi Nirma Baya Batara
Barani: Journal of Community Service Learning Vol 1 No 1 (2025): Barani: Journal of Community Service Learning
Publisher : STKIP Darud Da'wah wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/barani.v1i1.442

Abstract

Pajak merupakan kewajiban finansial yang harus dipenuhi oleh individu maupun badan usaha kepada negara sebagai bentuk kontribusi dalam pembiayaan pelayanan publik dan menjaga keseimbangan ekonomi nasional. Salah satu jenis pajak yang signifikan di tingkat daerah adalah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Meski demikian, masih banyak masyarakat yang mengalami mispersepsi sebagai paradoks masyarakat terhadap pajak kendaraan bermotor di Kota Makassar, di mana persepsi yang keliru menyebabkan ketidaksesuaian antara kesadaran membayar pajak dan kenyataan pemenuhan kewajiban. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengkaji bagaimana mispersepsi terhadap pajak kendaraan bermotor memengaruhi proses pengambilan keputusan dalam kepatuhan pajak kendaraan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan; dan 2) Menganalisis bagaimana kesalahan persepsi terhadap regulasi PKB berdampak pada sikap dan perilaku wajib pajak dalam menentukan keputusan kepatuhan terhadap pajak kendaraan bermotor di wilayah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif survey dengan menggunakan instrumen penelitian lembar wawancara dan lembar observasi. Hasil wawancara dengan pihak SAMSAT Kabupaten Gowa menunjukkan bahwa meskipun masyarakat secara umum tidak mengalami mispersepsi terkait PKB, potensi mispersepsi masih terdapat pada kelompok usia 21–27 tahun dan perempuan dengan pengalaman terbatas dalam pembayaran pajak. Sementara itu, hasil wawancara dengan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar mengindikasikan bahwa mispersepsi mencakup seluruh aspek, mulai dari misinformation hingga faktor demografis seperti usia, jenis kelamin, dan pekerjaan.