Bernandus
Universitas Nusa Cendana

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Identifikasi Potensi Sebaran Mangan Bawah Permukaan di Daerah Oenesu Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang Maria M.T. Olla; Hadi Imam Sutaji; Jonshon Tarigan; Bernandus; Ali Warsito
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 6 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpif.v6i1.43935

Abstract

Research utilizing the geomagnetic method was conducted to identify the potential distribution of subsurface manganese in the Oenesu area, West Kupang District, Kupang Regency. Data comprising total magnetic field and diurnal variation measurements were acquired using a G-856AX Proton Precession Magnetometer via the looping method across 119 measurement points spaced at 35 meter intervals. The data underwent diurnal and IGRF corrections, upward continuation, 2D modeling and interpretation. The interpretation of magnetic anomalies revealed high anomaly values ​​40 nT to 240 nT, moderate anomalies -60 nT to 40 nT, and low anomalies -160 nT to -60 nT. Modeling results indicate a subsurface lithology composed of limestone susceptibility 0.001200 SI to 0.080327 SI, claystone susceptibility 0.000380 SI to 0.008349 SI, and sandstone susceptibility 0.000001 SI to 0.000999 SI. Correlating these indications with the magnetic anomalies and the typical geological associations of manganese suggests that the manganese deposits are likely associated with the limestone and claystone units. Integrating the modeling results from three cross-sections with the magnetic anomaly values ​​indicates that the potential manganese distribution is predominantly located in the southern, southeastern, and northern parts of the study area, at depths ranging from 9.55 m to 107.28 m.
Pemetaan Daerah Rawan Longsor Menggunakan Data Citra Landsat 9 di Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao Jehunias Tanesib; Hari Kornelius Adu; Frederika Rambu Ngana; Bernandus
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 1 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i1.484

Abstract

Telah dilakukan pemetaan potensi daerah rawan longsor menggunakan data citra landsat 9 di Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur menggunakan teknologi penginderaan jauh. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi kerawanan longsor di Kecamatan Rote Tengah akibat cuaca ekstrem. Data yang digunakan untuk pemetaan potensi kerawanan longsor mencakup citra Landsat 9, citra Digital Elevation Model (DEM) dan data curah hujan. Metode penelitian meliputi pembuatan peta kemiringan lereng, peta curah hujan, dan peta tutupan lahan. Ketiga parameter tersebut kemudian dioverlay untuk menghasilkan peta kerawanan longsor yang diklasifikasikan ke dalam tiga kelas: tidak rawan, rawan, dan sangat rawan. Validasi dilakukan menggunakan titik lokasi longsor yang diperoleh dengan GPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah rawan longsor di Kecamatan Rote Tengah mencakup area seluas 13670,36 hektar dengan persentase 78,73%, sementara daerah sangat rawan longsor mencakup area seluas 3692,61 hektar dengan persentase 21,27%.
Karakterisasi Potensi dan Kerentanan Banjir Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kota Maumere Kabupaten Sikka Provinsi NTT Wihelmus Stefanus Soy; Hadi Imam Sutaji; Bernandus; Abdul Wahid
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 2 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i2.558

Abstract

Telah dilakukan penelitian karakterisasi potensi dan kerentanan banjir berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat kerawanan dan kerentanan banjir berdasarkan beberapa parameter fisik seperti curah hujan, kemiringan lereng, tutupan lahan, jenis geologi, dan jarak terhadap sungai (buffer). Selain itu, kerentanan sosial, fisik, ekonomi, dan lingkungan juga dianalisis untuk menganalisis dampak dari bencana banjir. Metode yang digunakan adalah overlay peta dengan sistem skoring dan pembobotan terhadap masing-masing parameter. Metode Overlay dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan teknik untuk menggabungkan dua atau lebih lapisan data spasial (peta) untuk menghasilkan peta baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas kerawanan Daerah dengan tingkat kerawanan tinggi mencakup luas 2.758,55 Ha (45,52%), kerawanan sedang 2.232,83 Ha (36,84%) dan kerawanan rendah 1.068,73 Ha (17,64%).