Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ecolab

PEMANTAUAN KUALITAS AIR LAUT AKIBAT TUMPAHAN PASIR NIKEL DI PERAIRAN TELUK BULI, HALMAHERA Asiah Asiah; Arum Prajanti
Jurnal Ecolab Vol 8, No 2 (2014): Jurnal Ecolab
Publisher : Pusat Standardisasi Instrumen Kualitas Lingkungan Hidup Laboratorium Lingkungan (P3KLL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jklh.2014.8.2.69-77

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil nikel terbesar di dunia sehingga pengelolaan hasil tambang nikel termasuk transportasi atau pengangkutan nikel dari dalam ke luar wilayah Indonesia perlu diperhatikan agar tidak menyebabkan kerugian baik materi, sosial maupun lingkungan. Pemantauan ini bertujuan untuk melihat kualitas air laut di wilayah Teluk Buli, Halmahera sebagai akibat dari tumpahan pasir nikel yang diangkut oleh kapal yang mengalami pembebanan lebih sehingga menyebabkan kapal tenggelam di perairan tersebut. Metode yang digunakan dalam pemantauan ini adalah metode survei dan pengambilan sampel secara langsung. Lokasi dan titik pemantauan berdasarkan dugaan pencemaran tumpahan pasir nikel yang menyebar sesuai  pola sirkulasi arus laut,  yaitu di lokasi tumpahan, beberapa meter dari sumber tumpahan dan titik kontrol. Sampel dianalisis di laboratorium Pusarpedal dengan parameter : pH, Oksigen Terlaurt (DO), Total Padatan Tersuspensi (TSS), Tembaga (Cu), Kadmium (Cd), Nikel (Ni) dan Timbal (Pb). Hasil pemantauan air laut dibandingkan dengan nilai baku mutu perundang-undangan lingkungan hidup Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 51 : 2004 tentang Baku Mutu Air Laut, lampiran III (untuk Biota Laut). Hasil pemantauan menunjukkan bahwa pada semua lokasi pemantauan nilai parameter pH,  DO, TSS, Cu, Cd, Ni dan Pb masih dibawah baku mutu yang dipersyaratkan. Sedangkan kadar Zn pada semua lokasi pemantauan,  termasuk titik kontrol menunjukkan nilai diatas baku mutu, yaitu pada kisaran 0,062 – 0,069 mg/L. Kadar merkuri ditemukan diatas baku mutu  pada tiga lokasi yang relative dekat dengan tumpahan pasir nikel tersebut  dengan kisaran 0,0019 – 0,0081 mg/L. Sedangkan pada titik kontrol konsentrasi Hg < 0,0005 mg/L 
PENENTUAN BATAS LINEARITAS METODE PENGUJIAN AIR RAKSA DALAM AIR SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM UAP DINGIN SESUAI SNI 6989.78 : 2011 Anwar Hadi; Asiah Asiah
Jurnal Ecolab Vol 9, No 1 (2015): Jurnal Ecolab
Publisher : Pusat Standardisasi Instrumen Kualitas Lingkungan Hidup Laboratorium Lingkungan (P3KLL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jklh.2015.9.1.36-45

Abstract

Rentang kerja optimal instrumen kimia untuk mengukur kadar analit yang terkandung dalam suatu contoh uji berada diantara level of quantitation (LoQ) dan level of linearity (LoL). Umumnya, laboratorium lebih mengutamakan penetapan LoQ daripada LoL karena pelaporan hasil pengujian mensyaratkan batasan LoQ yang mampu dicapai oleh laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan LoL metode pengujian air raksa (Mercury, Hg) dalam air dan air limbah secara spektrofotometri serapan atom sesuai SNI 6989.78: 2011 dengan kisaran kadar 1 μg Hg/L sampai dengan 20 μg Hg/L. Secara prinsip, Hg2+ direduksi oleh Sn2+ menjadi Hg0 dan selanjutnya atom tersebut dianalisis secara kuantitatif dengan SSA - uap dingin pada panjang gelombang 253,7 nm. Penentuan LoL dilakukan dengan membuat kurva kalibrasi dari larutan standar kerja sebagai uji linearitas kurva dan dilanjutkan dengan mengukur larutan kerja 1 μg Hg/L dan 20 μg Hg/L sebanyak 10 kali untuk mendapatkan nilai simpangan bakunya. Data tersebut kemudian dianalisis secara statistik menggunakan analysis of varian (anova). Uji linearitas kurva kalibrasi pada penelitian ini menghasilkan nilai multiple R = 0,999. Pada tingkat kepercayaan 99%, diperoleh Ftabel = F(0,01; 9; 9) = 5,351 sehingga Fhitung < Ftabel, maka dapat disimpulkan bahwa 1 μg Hg/L – 20 μg Hg/L merupakan regresi linear dan 20 μg Hg/L merupakan level of linearity (LoL) dari pengukuran Hg menggunakan SSA uap dingin sesuai dengan SNI 6989.78:2011.