Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGEMBANGAN PENGEMASAN PRODUK SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN MIE AYAM BAKAR 99 SEMOLOWARU, SURABAYA Stephanie Ayu; Citra Anggraini Tresyanto; Vincentia Devina Setyawati; Christina Gabriela Sungkono
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Panrita Abdi - April 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i2.23645

Abstract

The community service program was structured to help Pak Widodo overcome the problems he faced, so that sales targets could be met and able to support the wheels of the economy of the residents after the covid-19 pandemic. In this service program, the UKDC community service team will provide assistance and education to partners on the importance of carrying out the product branding process. The product branding process can use packaging methods or attractive product packaging and the use of a logo that gives consumers an idea of the product being sold. The service method is carried out on a scheduled basis with the first stage conducting social analysis to find information on problems that are the main focus of the community service work program carried out by Lecturers at the Faculty of Economics, Darma Cendika Catholic University. The next stage is to provide coordination and together with partners to provide solutions related to the problems encountered. Based on the search, information was obtained that the obstacles encountered came from a marketing strategy that had not been implemented optimally. Marketing Management is the main key to meeting sales targets. Through this UKDC community service program, partners know and understand information about the importance of developing a marketing strategy to increase the number of product sales and increase the number of consumers to increase income and become well-known to consumers.  ---  Program pengabdian masyarakat disusun untuk membantu Pak Widodo mengatasi permasalahan yang dihadapi, sehingga target penjualan dapat terpenuhi dan mampu mendukung perputaran roda perekonomian warga pasca pandemic covid-19. Dalam program pengabdian ini kelompok tim pengabdian masyarakat UKDC akan memberikan pendampingan dan edukasi kepada mitra pentingnya melakukan proses branding produk. Proses branding produk bisa menggunakan metode packing atau kemasan produk yang menarik dan penggunaan logo yang memberikan gambaran bagi para konsumen tentang produk yang dijual. Metode pengabdian dilakukan secara terjadwal dengan tahapan pertama melakukan analisis social untuk mencari informasi permasalahan yang menjadi focus utama dalam program kerja pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Darma Cendika. Tahap selanjutnya adalam memberikan berkoordinasi dan bersama-sama dengan mitra memberikan solusi  terkait pemasalahan yang dihadapi. Berdasarkan penelusuran diperoleh informasi bahwa kendala yang dihadapi berasal dari strategi pemasaran yang belum diimplementasikan secara maksimal. Manajemen Pemasaran merupakan kunci utama dalam memenuhi target penjualan. Melalui program pengabdian masyarakat UKDC ini, maka mitra mengetahui dan memahami informasi tentang pentingnya menyusun strategi pemasaran untuk meningkatkan jumlah penjualan produk serta jumlah konsumen yang bertambah sehingga menambah pendapatan
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN BISNIS DENGAN IMPLEMENTASI STRATEGI BISNIS MODEL CANVAS PADA CLOTHING DISTRO PAUL – SURABAYA Citra Anggraini Tresyanto; Stephanie Astrid Ayu; V. Devina Setyawati; Maria Angelina Susilo
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i1.978

Abstract

Currently, the world of fashion sells a lot via e-commerce. The main cause of this condition is the fashion world's target consumers who focus on the productive age group, namely 15 - 64 years old. However, for young people's fashion, many people aged 15 - 40 are looking at it. This condition then led to the growth of very tight fashion competition. Therefore, fashion businesses need to design a systematic business strategy to ensure the sustainability of their business. One of the business ventures that is facing the current competitive situation with fashion is Paul Distro Clothing. Focusing on men's clothing products, namely t-shirts with character motifs, are the main products. Paul Distro Clothing is one of the business actors who is facing competition in the fashion business, such as the emergence of new competitors with the same products, thrift products which are being loved by young people. This assistance is also needed so that business continuity continues well. The output target of this community service activity is to increase knowledge of partners' business strategies as a business sustainability effort.
Strategi Pemasaran 7P Pada Penciptaan Kepuasan Pengunjung Wisata Romokalisari Surabaya Stephanie Astrid Ayu; Citra Anggraini Tresyanto; Paola Sharon Susila
POINT: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol 6 No 1 (2024): POINT JURNAL
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/point.v6i1.2179

Abstract

Pasca pandemic Covid-19, saat ini destinasi wisata telah mulai menunjukkan aktivitas kembali. Banyak destinasi wisata baru juga dikelola untuk memberikan hiburan bagi masyarakat. Beberapa destinasi wisata juga menjadi sumber penghasilan bagi warga disekitar lokasi destinasi wisata tersebut. Salah satu destinasi wisata yang baru di Kota Surabaya adalah Romokalisari Adventure Land (RAL). Destinasi wisata ini berlokasi di daerah paling ujung dari Surabaya barat, berbatasan dengan dermaga ujung, dan berada di satu lokasi dengan Rusunawa Romokalisari. Program pemerintah kota Surabaya, selain mengelola destinasi wisata RAL untuk hiburan bagi warga kota Surabaya, Pemerintah kota Surabaya juga berharap dengan jumlah pengunjung destinasi wisata yang meningkat, maka akan memberikan dampak positif bagi perekonomian warga sekitar lokasi RAL. Berdasarkan data survei lapangan yang dilakukan, di Rusunawa Romokalisari terdapat 100 penghuni yang masuk dalam kategori Masyarakat Berpenghasilan Renda (MBR). Harapan dari pemerintah kota Surabaya untuk menciptakan sarana warga kategori MBR difasilitasi dengan destinasi wisata baru tersebut. Pengelola wahana dan UKM yang ada di RAL sepenuhnya dikelola oleh warga Rusunawa Romokalisari. Penelitian dilakukan dengan melakukan pengambilan data, pengamatan, wawancara dan tinjauan lokasi RAL guna mengamati lebih jauh strategi pemasaran 7P untuk menciptakan kepuasan pengunjung destinasi wisata RAL. Strategi 7P membahas tentang product, place, price, promotion, people, phisycal evidence, process. Dari hasil penelitian diketahui bahwa phisycal evidence dan process adalah hal yang lebih diperhitungkan oleh para pengunjung destinasi wisata RAL. Maka dari itu, pemerintah kota Surabaya perlu menciptakan physical evidence dan process yang sesuai dengan harapan dari masyarakat pengunjung destinasi wisata RAL, sehingga mampu meningkatkan jumlah pengunjung.
Marketing Communication Strategy To Attract Prospective Customer Investment PT IBF Surabaya Branch Laurita, Maria Vanessa; Tresyanto, Citra Anggraini
Journal Of Islamic Ekonomic and Business Vol 1 No 2 (2022): IEB: Journal of Islamic Economics and Business
Publisher : Prodi Magister Ekonomi Syariah FEBI UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ieb.v1i2.13387

Abstract

This study aims to determine the marketing communication strategy of PT IBF Surabaya Branch in attracting investment interest in prospective customers and the problems in implementing marketing communication strategy. This research was conducted with as qualitative descriptive with data collection techniques using interviews and observation. The result showed that the most superior marketing communication strategy by PT IBF was the marketing mix (7p) combined with the marketing process and can maximize personal selling before compiling messages to be conveyed to customers regarding products, transaction processes using the Meta Trader 4 application and basic methods. Advertising methods are in accordance with the current situation which use social media a lot with company information and testimonials become easier to attract the attetion of customers
ANALISIS SWOT STRATEGI PEMASARAN DESTINASI WISATA KABUPATEN LUMAJANG Stephanie Astrid Ayu; Citra Anggraini Tresyanto; Maria Kharisma Anggun Putri Larasati
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6457

Abstract

Kabupaten Lumajang merupakan salah satu Kabupaten di provinsi Jawa Timur, Indonesia yang merupakan bagian dari wilayah Tapal Kuda Jawa Timur dan memiliki beberapa destinasi wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi. Situasi terkini dari Kabupaten Lumajang dianggap masih belum mampu memikat wisatawan lokal maupun internasional untuk mengunjungi destinasi wisata yang ada di kabupaten Lumajang. Biro Pemasaran Pariwisata menjadi bagian penting dalam memberikan informasi kepada khalayak umum bahwa terdapat destinasi wisata yang masih belum banyak terjamah keberadaannya karena kurangnya informasi terkait lokasi wisata tersebut. Menjadi sebuah tantangan bagi pemerintah dan juga warga sekitar untuk bisa mempromosikan destinasi wisata yang dimiliki dengan memberikan informasi lengkap dan menarik untuk mengundang wisatawan lokal maupun mancanegara berkunjung dan menikmati keindahan alam yang dimiliki Kabupaten Lumajang. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kualitatif. Melalui penelitian diperoleh informasi pentingnya setiap daerah di Indonesia, khususnya di Jawa Timur untuk memiliki Tourism Information Centre (TIC). TIC nantinya akan mampu menjadi sumber informasi dan sarana promosi.. Pengambilan kesimpulan berdasarkan pada semua informasi penting yang diperoleh selama proses penelitian berlangsung. Hasil dari penelitian ini berupa rekomendasi kebijakan strategi promosi pemerintah daerah kabupaten Lumajang untuk menarik minat wisatawan lokal dan mancanegara berkunjung ke destinasi wisata yang dimiliki kabupaten Lumajang.
MENINGKATKAN REVISIT INTENTION PADA WISATA MUSEUM KOTA SURABAYA MELALUI STRATEGI PEMASARAN Citra Anggraini Tresyanto; Stephanie Astrid Ayu; Alessandro Franciscus Pangalila
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6466

Abstract

Museum merupakan obyek wisata yang seringkali terabaikan dari daftar obyek wisata para wisatawan, baik lokal maupun asing. Sedikit program pariwisata yang memberikan waktu kunjungan khusus ke museum. Keberadaan deretan museum yang ada di Kota Surabaya, harusnya cukup dapat menarik kunjungan wisatawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membentuk suatu strategi yang tepat untuk dapat menarik pengunjung. Tidak hanya sekedar menciptakan kepuasan namun juga menciptakan minat untuk mengunjungi kembali obyek museum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengolahan 100 data pengunjung melalui sistem PLS. Hasil analisis terbukti adanya pengaruh signifikan secara langsung dan memediasi antara experiential marketing terhadap tourist satisfaction dan revisit intention. Sedangkan service innovation tidak memberikan pengaruh terhadap penciptaan tourist satisfaction dan revisit intention. Hasil ini dapat memberikan suatu gambaran yang penting bagi pengelola museum untuk dapat menghadirkan museum experience bagi para pengunjung melalui layanan dan program kunjungan.
Pengaruh Harga, Kuliatas Produk, dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Produk Skintific Andy Putri, Fransisca Wahyu Mei; Tresyanto, Citra Anggraini
BIP's JURNAL BISNIS PERSPEKTIF Vol. 17 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/bip.v17i2.656

Abstract

Changes in people's behavior can occur due to awareness of their daily needs. One of today's public awareness is the importance of maintaining healthy facial skin as a form of skin health investment. This condition creates a lifestyle of caring for facial skin with the help of various care products. Therefore, this phenomenon has given rise to a series of new brands of skincare products, one of which is the Skintific brand. The Skintific brand has a diverse target market, one of which is students. This study will discuss the Skintific brand with a focus on the dependent variable of purchasing decisions (Y) in students in East Surabaya. This study also aims to analyze and prove the influence of price (X1), product quality (X2), brand image (X3) on purchasing decisions. In processing the data, this study used a quantitative method with the SPSS 26 application. The sampling technique used was the probability sampling technique with a total of 100 East Surabaya students as respondents. The adjusted R square value was 53.3%, which means that the independent variable contributed moderately to the dependent variable. The t-test results showed that price (X1), product quality (X2), brand image (X3) had a positive and significant effect on purchasing decisions (Y).
Pengaplikasian Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Akuntansi (SiAPik) Pada UMKM Mama Mili Surabaya Setyawati, Vincentia Devina; Tresyanto, Citra Anggraini; Halan, Yohanes Fabiyola
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v2i1.30184

Abstract

In the food and beverage sales sector, these challenges become increasingly complex due to the high dynamics of transactions, such as purchasing raw materials, recording daily income, and managing profits. Based on previous research, many food and beverage SME's still rely on manual record-keeping or do not record their transactions at all. The lack of understanding and skills in using modern financial recording systems is one of the main factors. In today's digital era, the use of information technology, such as simple and user-friendly financial recording applications, can be a solution. However, adopting such technology requires education and guidance for SME's practitioners to enable them to utilize it optimally. The method applied in this community service was implemented at one of the SME's in Surabaya, namely Mama Mili SME's, which sells food and beverages offline. Training on the application of the system was conducted through the SiAPik application. Mama Mili SME's greatly benefited from recording its sales transactions, with the simplest advantage being the calculation of profits from product sales.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN BISNIS DENGAN IMPLEMENTASI STRATEGI BISNIS MODEL CANVAS PADA CLOTHING DISTRO PAUL – SURABAYA Citra Anggraini Tresyanto; Stephanie Astrid Ayu; Vincentia Setyawati; Maria Angelina Susilo
Indonesian Community Service Journal of Computer Science Vol. 1 No. 2 (2024): Periode Juli 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/indocoms.v1i2.3295

Abstract

Saat ini dunia fashion banyak dilakukan dengan penjualan secara e-commerce. Penyebab utama kondisi ini adalah target konsumen dunia fashion yang berfokus pada usia produktif yaitu 15th – 64th. Namun untuk fashion anak muda, banyak dilirik oleh mulai usia 15th – 40th. Kondisi inilah kemudian yang menjadi pertumbuhan persaingan fashion yang sangat ketat. Karenanya bisnis fashion perlu merancang sebuah strategi bisnis yang tersistematis untuk menjamin keberlanjutan bisnisnya. Salah satu usaha bisnis yang sedang menghadapi situasi persaingan maraknya fashion saat ini adalah Paul Distro Clothing. Berfokus pada produk pakaian laki-laki yaitu kaos dengan motif berkarakter menjadi produk utamanya. Paul Distro Clothing menjadi salah satu pelaku usaha yang sedang menghadapi persaingan bisnis fashion seperti munculnya pesaing baru dengan produk yang sama, produk thrift yang tengah digandrungi anak-anak muda. Pendampingan ini juga dibutuhkan agar keberlanjutan bisnis tetap berlanjut dengan baik. Target luaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan strategi bisnis mitra sebagai upaya keberlanjutan bisnis.
Pengaruh Variasi Produk, Harga, dan Store Atmosphere Terhadap Kepuasan Pelanggan Tomoro Coffee Deltasari Bintang Er Atmosphere Wowor; Citra Anggraini Tresyanto
BIP's JURNAL BISNIS PERSPEKTIF Vol. 18 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/bip.v18i2.928

Abstract

Pesatnya pertumbuhan industri coffee shop di Indonesia yang didorong oleh modernisasi gaya hidup dan pergeseran pola konsumsi masyarakat menuntut pelaku usaha untuk mampu menciptakan strategi yang tepat guna mempertahankan kepuasan pelanggan di tengah persaingan yang kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Variasi Produk (X1), Harga (X2), dan Store Atmosphere (X3) terhadap Kepuasan Pelanggan (Y) pada Tomoro Coffee Cabang Deltasari, Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner secara offline menggunakan Google Form kepada 100 responden. Instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel berdasarkan hasil uji statistik, serta memenuhi seluruh kriteria uji asumsi klasik. Analisis regresi linear berganda menghasilkan persamaan Y = 9,983 + 0,182X1 + 0,423X2 + 0,256X3. Nilai adjusted R Square sebesar 28.9% yang artinya variabel independen berkontribusi rendah terhadap variabel dependen. Hasil Uji t menunjukkan bahwa hanya Harga (X2) yang berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan Variasi Produk (X1) dan Store Atmosphere (X3) tidak berpengaruh signifikan.