Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : JURNAL LENTERA BISNIS

HUBUNGAN ANTARA JIWA WIRAUSAHA MAHASISWA DENGAN MOTIVASI, LINGKUNGAN KELUARGA DAN PENDIDIKAN PADA POLITEKNIK LP3I JAKARTA KAMPUS BEKASI Darmawan Darmawan; Jajang Setiawan
JURNAL LENTERA BISNIS Vol. 6 No. 2 (2017): JURNAL LENTERA BISNIS
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v6i2.189

Abstract

ABSTRACT Today, the growth of economic level begins to rise again that is generated by the increase of   different kind of product and different kind of businesses that are offered by both individual businesses that are done easly independently. To deal with all of business trends, the education institution has to prepare the students to be able to set up a business idenpendedntly through the subject of entrepeuneurship.  As it is regulated in Vision and Mision of study program and is also regulated in the curriculum of lectures. This research is aimed at to find out the correlation between the spirit of entrepeunership and motivation , Family background, and education level. Based on the research result, the finding showed that the spirit of entrepeneurship correlated with the motivation and family background. Based on the finding, it was also found that education level did not correlate with that the spirit of entrepeneurship. In regard with the findings, it is important to develop more the motivation of students to touch up the sperit of entrepenuership.  Key words: Entrepenuer, Students, Entrepeuneurship.
ANALISA FAKTOR YANG MENENTUKAN KEPUTUSAN MAHASISWA KULIAH DI POLTEKNIK LP3I JAKARTA KAMPUS BLOK M BERDASARKAN 5 P (PRODUCT, PRICE, PLACE, PROMOTION DAN PEOPLE) Darmawan Darmawan; Rahmat Tullah; Ria Estiana
JURNAL LENTERA BISNIS Vol 1, No 2 (2012): JURNAL LENTERA BISNIS
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v1i2.132

Abstract

Analisa yang menentukan keputusan dalam menentukan kuliah di Politeknik LP3I Jakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang menentukan keputusan mahasiswa dalam memilih Politeknik LP3I Jakarta Kampus Blok M untuk melanjutkan pendidikan.  Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Politeknik LP3I Jakarta kampus Blok M sebanyak 200 orang dan penelitian ini mengambil kuota sebanyak 80 orang sampel. Metode yang digunakan adalah Reliabilitas, Uji Cochran dan Deskriptif. Berdasarkan hasil data output spss tentang faktor yang menentukan keputusan mahasiswa memilih Politeknik LP3I Jakarta kampus Blok M sebagai tempat kuliah berdasarkan 5P (product, price, place, promotion dan people) dengan menggunakan uji cochran yang dilakukan pada masing- masing indikator maka dapat diambil kesimpulan, setelah melalui 8 tahap Proses cochran dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan 80 responden dan nilai signifikan 0,098 lebih besar dari 0,05. maka diketahui faktor yang menentukan keputusan mahasiswa dalam memilih kampus Politeknik LP3I Jakarta kampus Blok M untuk melanjutkan pendidikan adalah Kenyamanan, Sistem pembayaran dapat diangsur, Iklan, dan Pameran. Faktor yang paling dominan dalam menentukan keputusan dalam memilih UIEU sebagai tempat kuliah adalah Pameran, karena memiliki nilai ”YA” yang terbanyak yaitu sebesar 78. Kata Kunci : Marketing Mix
ANALISIS KULTUR ORGANISASI DALAM MENENTUKAN GAYA KEPEMIMPINAN EFEKTIF Darmawan Darmawan
JURNAL LENTERA BISNIS Vol 1, No 1 (2012): JURNAL LENTERA BISNIS
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v1i1.138

Abstract

The contemporary definition of organizational culture (OC) includes what is valued, the dominant leadership style, the language and symbols, the procedures and routines, and the definitions of success that characterizes an organization. OC represents the values, underlying assumptions, expectations, collective memories, and definitions present in an organizationCameron and Quinn (2002) have developed an organizational culture framework built upon a theoretical model called the "Competing Values Framework." This framework refers to whether an organization has a predominant internal or external focus and whether it strives for flexibility and individuality or stability and control. The framework is also based on six organizational culture dimensions and four dominant culture types (i.e., clan, adhocracy, market, and hierarchy) and generated an "Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI)" which is used to identify the organizational culture profile based on the core values, assumptions, interpretations, and approaches that characterize organizations (Cameron & Quinn, 2002).The competing values framework can be used in constructing an organizational culture profile. Through the use of the OCAI, an organizational culture profile can be drawn by establishing the organization's dominant culture type characteristics.
PROSES PELAKSANAAN MANAGEMENT TRAINEE (MT) PADA PT. TRAKINDO UTAMA JAKARTA Darmawan Darmawan; Rizka Mauliddia
JURNAL LENTERA BISNIS Vol 2, No 1 (2013): JURNAL LENTERA BISNIS
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v2i1.118

Abstract

Demi tercapainya tujuan perusahaan untuk mendapatkan sumber daya manusia yang berpotensi dan berkualitas maka sebuah perusahaan akan melakukan kegiatan yang bernama program pengembangan untuk karyawan fresh graduate berpotensi yang banyak dikenal dengan nama management trainee (MT).Kegiatan ini merupakan langkah awal yang harus dilakukan oleh sebuah perusahaan untuk bisa mendapatkan sumber daya manusia yang sesuai oleh keinginan perusahaan.Program management trainee (MT) bertujuan untuk melatih karyawan-karyawan baru agar sepenuhnya mengerti mengenai pekerjaan yang akan mereka lakukan dibidang mereka masing-masing sehingga dapat membantu perusahaan dalam mencapai tujuan.  Dalam kegiatan management trainee (MT) ini dilaksanakan untuk para karyawan baru yang memang sudah terpilih dikarenakan agar mempunyai kecakapan dan keterampilan dasar yang dibutuhkan perusahaan, para peserta juga belajar untuk menyesuaikan dengan organisasi didalam perusahaan, kebijakan-kebijakan perusahaan dan prosedur-prosedur perusahaan, sehingga kegiatan ini memang benar-benar dibutuhkan. Keyword : Sumber Daya Manusia, Management Trainee, Pengembangan dan Karyawan
KETERLIBATAN KARYAWAN TERHADAP KINERJA UNTUK PENINGKATAN PELAYANAN PADA POLITEKNIK LP3I JAKRTA KAMPUS BEKASI Darmawan Darmawan; Rahmi Rosita
JURNAL LENTERA BISNIS Vol 5, No 2 (2016): JURNAL LENTERA BISNIS
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v5i2.32

Abstract

Keterlibatan karyawan dalam memberikan pelayanan yang terbaik untuk organisasi berhubungan erat dengan kinerja yang dihasilkan. Semua tentang kemauan dan kemampuan karyawan untuk memberikan upaya peningkatan berkelanjutan sangat membantu organisasi berhasil. Kinerja untuk peningkatan pelayanan dapat disimpulkan seberapa positif karyawan dalam dimensi-dimensi : Kebijakan Perusahaan dan Administrasi, Supervise, Tempat Berkerja, sebagai proaktif karyawan dalam hubungan mencapai tujuan Organisasi dalam rangka peningkatan pelayanan untuk Pelanggan, Kolega dan Stake Holder Lainnya.Dalam hal ini “Keterlibatan”(dalam arti positif) Karyawan disadur dalam bahasa Inggris aka nada sedikit perbedaan persepsi yang dapat diartikan sebagai status “Engagement” terhadap lingkungan kerja atau perusahaan tempatnya bekerja dengan istilah “Employee Engagement” yang diperkenalakan oleh Gallup. Kondisi keterikatan tersebut adalah kondisi dimana seorang Karyawan merasa mempunyai ikatan yang sangat special dengan lingkungan kerjanya, dan oleh karena itu karyawan tersebut akan dengan suka rela akan melakukan apapun untuk kemajuan perusahaanya dengan terus berkontribusi secara optimal. Sumber daya manusia adalah harta atau aset yang paling penting dimiliki oleh suatu organisasi atau perusahaan, karena keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh unsur manusia. Manusia berperan sebagai perencanaan, pelaksanaan, dan sekaligus pengendalikan terwujudnya tujuan organisasi atau perusanaan.Kata Kunci : Keterlibatan, Engagement Employee , Sumber Daya Manusia, dan Pelayanan.
Analisis Promosi Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Online Travel Agent (Traveloka, Tiket.Com, Agoda, Dan Pegi-Pegi) Yunita Indriany; Nika Sintesa; Darmawan Darmawan
JURNAL LENTERA BISNIS Vol 12, No 2 (2023): JURNAL LENTERA BISNIS, MEI 2023
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v12i2.659

Abstract

This study aims to determine and analyze the effect of Promotion and Service Quality on Consumer Satisfaction, either partially or simultaneously on the Online Travel Agent (Case Study of Traveloka, Tiket.com, Agoda, Pegi-pegi Customers). The type of research used is a quantitative approach. The sampling technique used was purposive sampling method, namely the data was selected based on certain criteria.. The data analysis method used was multiple linear regression analysis (SPSS). The results of this study indicate that: (1) Promotion (X1) partially has a positive and significant effect on consumer satisfaction as evidenced by the results of a significance t of 0.116; (2) Service Quality (X2) partially does not have a Positive and Significant effect on Consumer Satisfaction, this is evidenced by the results of a significance t of 0.000; Simultaneous promotion, and service quality have a significant effect on consumer satisfaction as evidenced by the results of a significance F of 0.000 which is smaller than 0.05.Keywords: Consumer Satisfaction, Promotion, Service Quality