Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISIS KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN TERHADAP LAYANAN COUNTER AZIZ PONSEL KRUENG GEUKUEH MENGGUNAKAN METODE CUSTOMER SATIFICATIO INDEX DAN IMPORTANT PERFORMANCE ANALYSIS Amri Amri; Sri Meutia; Aklima Ulva
Industrial Engineering Journal Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iej.v10i2.707

Abstract

Counter Aziz Ponsel   salah satu pusat service Hp terbesar yang berada di   Krueng Geukueh,   memenuhi kebutuhan dalam  bidang pembelian barang maupun jasa khusus untuk Handphone. Memberikan pelayanan sehingga terpenuhi keinginan dari konsemen merupakan tujuan pelayanan yang ingin diberikan oleh Counter Aziz ponsel sehingga terbentuknya loyalitas. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis tentang kepentingan atau harapan dari kosumen  menggunakan metode Customer Satification Index (CSI)   didapatkan hasil sebesar 17,46% artinya bahwa secara keseluruhan konsumen belum merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Dengan  analisis lanjutan menggunakan  metode Important Performance Analysis (IPA) untuk mengetahui atribut mana yang harus diperbaiki dan dipertahakan. Dari 22 atribut pertanyaan yang diberikan kepada konsumen , terdapat 11 atribut yang membutuhkan perbaikan. Urutan atribut prioritas perbaikan yaitu; tersedia beragam merek Handphone (X1), kebersihan dan kerapian berpakaian petugas (X3), kenyamanan ruang tunggu Counter (X5), fasilitas tempat parkir di Counter Handphone (X6), tersedia kartu yang lengkap (X8), penyelesaian service Hp yang tepat waktu (X10),   petugas memberikan informasi dan penjelasan dengan jelas (X11), kecepatan dan ketanggapan petugas dalam pelayanan proses administrasi (X12), petugas merespon permintaan konsumen secara cepat dan tepat (X14),  kerapian yang dimiliki petugas dalam menanggani keinginan konsumen (X19), melayani pengaduan apapun dengan ramah dan sopan(X20). Untuk tingkat   loyalitas belum terbentuk, karena nilai yang diperoleh tidak membentuk membentuk segitiga terbalik akan tetapi membentuk segitiga tak beraturan,  dengan nilai Commited Buyer 70%, Liking the Brand12.5 %, Satisfied Buyer77.5 %, Habitualbuyer47.5 % dan Switcher Buyer 7.5 %. Hasil uji rank spearman antara hubungan kepuasan dan loyalitas sebesar 0.24 yang berada pada daerah 0.2 ≤|rs |0.4 yang berarti kedua variabel dikategorikan berkorelasi lemah.
PENJADWALAN DISTRIBUSI DENGAN METODE DISTRIBUTION REQUIREMENT PLANNING (DRP) DI PT. BINA USAHA BERSAMA SEHATI LHOKSEUMAWE Sri Meutia; Khairul Anshar
Journal of Industrial Engineering and Operation Management Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v3i2.3660

Abstract

PT. Bina Usaha Bersama Sehati merupakan perusahaan yang bergerak dibidang distributor ice cream walls. Produknya terdiri dari beragam macam rasa dan varian. Dalam hal ini Perusahaan telah mendapat kepercayaan untuk mendistribusikan produknya langsung ke outlet yang ada di kota Lhokseumawe dan kota bireuen. Distribusi yang dilakukan perusahaan didasarkan atas penjualan distributor sebagai warehouse sebanyak rata-rata 9300 box (perbulan), sedangkan perusahaan menerima 11.000 box dari medan. Hal tersebut terlihat bahwa penjualan untuk semua jenis produk kurang terkontrol. Perusahaan belum memiliki suatu perencanaan yang terjadwal pada aktivitas distribusi produk, sehingga mengakibatkan terjadinya penumpukan persediaan produk yang terdapat di gudang perusahaan. data penjualan dilakukan dengan hasil perhitungan peramalan permintaan produk oleh perusahaan untuk kota Lhokseumawe 79005 box dan bireun 83659 box, dilanjutkan dengan perhitungan distribusi produk dengan menggunakan metode Distribution Requirement Planning( DRP). Perencanaan penjadwalan distribusi produk ice wall’s dengan kapasitas penjualan merupakan hasil penelitian yang dilakukan, dimana dengan metode DRP diperoleh total biaya sebesar Rp. 6.064.193 terlihat adanya penurunan sebesar 5% dari perhitungan yang dilakukan perusahaan sebelumnya sebesar Rp. 12.060.000,-. Perencanaan penjadwalan distribusi disesuaikan berdasarkan hasil dari penjualan quantity, reorder point dan safety stcok dan setiap distribution centre yaitu distribution centre Lhokseumawe dan distribution centre Bireuen.
PERBAIKAN METODE KERJA PADA BAGIAN PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN MAN AND MACHINE CHART Maryana Maryana; Sri Meutia
Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Vol 2, No 2 (2015): Teknovasi Oktober 2015
Publisher : LPPM Politeknik LP3I Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55445/teknovasi.v2i2.57

Abstract

Metode kerja merupakan teknik tata cara kerja untuk memperbaiki sistem kerja bagi perusahaan khususnya perusahaan manufaktur. Berbagai metode kerja diperoleh dari penelitian secara primer terhadap operator langsung yang terpilih dengan kriteria tertentu di pabrik. PT Ima Montaz sejahtera yang merupakan salah satu perusahaan air minum dalam kemasan yang berlokasi di Lhokseumawe dimana perusahaan dalam berproduksi selalu berusaha untuk memenuhi permintaan konsumen, dengan daerah pemasaran yang terbilang sudah besar yaitu Lhokseumawe dan sekitarnya hingga ke beberapa daerah tetangga yaitu banda aceh maupun hingga medan, perusahaan memiliki kendala yang cukup berat yaitu tidak terpenuhinya permintaan konsumen akan produk dari perusahaan tersebut, dimana perusahaan hanya mampu berproduksi secara efektif sebanyak 420 kardus dengan jam kerja efektif 6 jam 42 menit (6,7 jam). Untuk produk unggulan aqua cup 220 ml, sehingga konsumen pun beralih untuk membeli produk dari perusahaan lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbaikan dapat dilakukan dengan melakukan perbaikan metode kerja dengan menggunakan man and machine chart dimana jumlah total produksi total mengalami peningkatan yaitu menjadi 215,16 unit/hari, perbaikan juga dapat dilakukan dengan memperbaiki waktu kerja efektif dari 402 menit menjadi 435 menit per hari sehingga peningkatan total produksi menjadi 230,55 unit/hari.Selain itu perbaikan juga dapat dilakukan dengan memperbaiki tata cara kerja pekerja sehingga dapat meminimasi waktu kerja pada setiap proses operasi. Yang terakhir yang dapat dilakukan adalah dengan memperbaiki SOP (standard operating procedure) di perusahaan yang selama ini belum ada.
OPTIMASI PERENCANAAN PRODUKSI ROTI KACANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE GOAL PROGRAMMING DI UD. UMEGA HJ ELIYA LUBIS KOTA TEBING TINGGI Evi Illah Wahyuni; Sri Meutia; Defi Irwansyah
Industrial Engineering Journal Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iej.v11i2.950

Abstract

Perencanaan produksi merupakan perencanaan tentang produk apa saja dan berapa jumlah yang akan diproduksi oleh perusahaan dalam waktu satu periode yang akan datang. UD. Umega Hj. Eliya Lubis saat ini belum menerapkan perencanaan produksi yang baik untuk pelaksanaan produksi, pengusaha roti kacang melakukan perencanaan produksi hanya berdasarkan jumlah permintaan sebelumnya. Usaha ini sering dihadapkan suatu keadaan dimana adanya suatu ketidak pastian produk dengan banyaknya permintaan, karena banyaknya permintaan bersifat fluktuasi maka pengusaha roti kacang perlu memperhatikan kesesuaian banyak produk dengan permintaan konsumen agar tidak terjadi kerugian akibat produk yang berlebih dan terlalu sedikit. Berdasarkan permasalahan yang ada, diperlukan suatu perencanaan produksi menggunakan metode Goal Programming untuk pengoptimalan produksi roti kacang dengan bantuan software LINDO 1.6, metodeGoal Programming ditujukan untuk mengatasi masalah dengan lebih dari satu tujuan. Tujuan yang ingin dicapai perusahaana dalah memenuhi permintaan pasar, memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan biaya produksi. Hasil peramalan yang didapatkan berdasarkan metode eksponensial smoothing bulan juli 2022–juni 2023  Roti kacang; rasa kacang hijau yaitu 6.451 kotak, 6.451 kotak, 5701 kotak, 5.090 kotak, 4.020 kotak, 3.760 kotak, 4.606 kotak, 3.200 kotak, 4.800 kotak, 4.440 kotak, 6.853 kotak, 5.328 kotak. Roti kacang rasa kacanghitamyaitu 5.830 kotak, 5.830 kotak, 4.965 kotak, 4.082 kotak, 2.991 kotak, 2.929 kotak, 3.092 kotak, 3.896 kotak, 2.948 kotak, 3.034 kotak, 2.962 kotak, 4.131 kotak. Dengan penerapan metode Goal Programming didapatkan hasil optimal yaitu biaya produksi yang tidak melebihi batasan target yaitu sebesar Rp 2.086.399.500 dan juga target keuntungan tercapai yaitu Rp 16.582.405.000 dan diperoleh dari ketiga tujuan tersebut mendapatkan nilai deviasinol terhadap target yang ingindicapai.
Seorang Wanita Usia 63 Tahun Dengan Penurunan Kesadaran, Struma Nodusa Hipertiroidisme, CHF NYHA IV, Dan Pneumonia Sri Meutia; Khairunnisa Syahril
Jurnal Anestesi Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : Jurnal Anestesi
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/anestesi.v1i3.424

Abstract

Hypertiroidism that continues into a thyroid storm is one of the rarest complication to be found in Indonesia. The pathogenesis of thyroid storm hasn’t been identified, but this condition is suspected as a result of the free thyroid hormones that escalates after a thyroidectomy or I-131 therapy, infection, acute stress, non-tiroid surgery, parturition, and overmanipulated thyroid glands. Thyroid storm is an emergency condition that can happened to a hyperthyroidism patients that needs a specific and fast management. If this condition is being treated correctly, the mortality rate of patient could be decreased, therefore a case of a 63 years old woman with the loss of consciousness with hyperthyroidism goiter node as the trigger factor that leads into a thyroid storm, happens with a congestive heart failure and pneumonia. The assessment with Burch-Wartofsky obtained a score of 55, then treated with the right diagnostic assessment and treatment. After the treatment, that patient’s condition was getting better day by day, but the patient’s family later decided to bring the patient home in the third day of treatment.
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK CACAT SABUN CREAM DENGAN METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL DI PT. JAMPALAN BARU Sri Meutia; Sukma Sinar Bulan Nasution
Industrial Engineering Journal Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iej.v12i1.1086

Abstract

Saat ini persaingan antar pasar industri semakin kompetitif. Hal ini terbukti dengan banyaknya jenis kosmetika produksi dalam negeri dan produksi luar negeri yang beredar di pasar. Sabun merupakan produk yang digunakan sebagai pembersih dengan campuran media air, secara umum sabun berbentuk padatan atau juga cair. Masing-masing bentuk tentunya mempunyai keuntungan dan kekurangan sendiri di berbagai sarana publik. PT. Jampalan Baru adalah perusahaan yang memproduksi sabun. Produk sabun yang dihasilkan juga beraneka ragam mulai dari sabun cream, sabun batang, dan sabun mandi. PT. Jampalan Baru ini maju cukup pesat khusunya untuk produk sabun cream. Hal ini ditunjukkan dengan terus bertambahnya permintaan sabun cream dari pasar. Dalam proses produksi sabun cream mengalami banyak masalah seperti halnya cacat produksi yang berdampak pada mutu produk yang dihasilkan. Akibat dari masalah-masalah itu menyebabkan kurang tepatnya sistem produksi yang dijalankan oleh perusahaan. Akibat dari masalah dalam proses produksi ini maka akan timbul kerugian bagi perusahaan diakibatkan banyaknya cacat produksi yang terjadi. Untuk itu maka penulis melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui berapa tingkat kecacatan produk sabun cream, mengetahui bagaimana pengendalian kualitas produk sabun cream di PT. Jampalan Baru, dan untuk membantu perusahaan dalam menemukan upaya perbaikan yang dapat dilakukan untuk menghindari penyebab kecacatan produk sabun cream. Metode yang digunakan yaitu Statistical Process Control (SPC) dengan sasaran utama mengadakan pengurangan terhadap variasi atau kesalahan-kesalahan proses. Jenis kecacatan pada sabun cream PKS di PT. Jampalan Baru adalah kemasan rusak, dan berat yang tidak sesuai. Diantara jenis kecacatan tersebut yang paling dominan mulai dari berat tidak sesuai dengan total persentase kegagalan dalam sebulan adalah 51,1%, kemudian kemasan rusak dengan persentase 48,9%.
Identification of MSMEs' Decision in Using Digital Payment as Part of the Smart City Concept Implementation in Lhokseumawe City Sri Meutia; Diana Khairani Sofyan; Tresnawan Maulana
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik VOLUME 9 NUMBER 2 SEPTEMBER 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Andi Djemma University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51557/pt_jiit.v9i2.2898

Abstract

Pada era saat ini yang sudah serba digital banyak masyarakat yang menggunakan berbagai produk digital payment, Digital payment memudahkan masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dalam melakukan transaksi yang lebih cepat, aman, dan efisien. Hal ini menjadi sangat relevan dalam upaya pengembangan konsep smart city yang mengedepankan penggunaan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di perkotaan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis digital payment yang paling diminati dan faktor apa saja yang mempengaruhi keputusan UMKM di kota Lhokseumawe dalam menggunakan digital payment sebagai media transaksi non tunai. Penelitian ini menggunakan quisioner dalam pengambilan data. Sampel penelitian ini adalah UMKM di kota lhokseumawe yang menggunakan digital payment sebagai metode pemabayaran sebanyak 100 sampel dapat diolah dengan menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian ini yaitu dari 100 UMKM yang menjadi responden yang menggunakan digital payment di kota lhokseumawe, jenis digital payment yang paling diminati adalah BSI Mobile (44%), QRIS (38%), DANA (14%) dan Shopepay (4%). Faktor yang mempengaruhi keputusan UMKM dalam menggunakan digital payment dikota lhokseumawe diantaranya persepsi pengaruh sosial, persepsi kemudahan dan persepsi resiko.
Model Pengendalian Persediaan Obat Pada Apotek Menggunakan Metode CRS (Continuous Review System Sofyan, Diana Khairani; Meutia, Sri; Akmal, Syarifah
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 2: Agustus 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i2.1318

Abstract

Inventory is the number of products available in the warehouse. In this case, Dien Farma Pharmacy has not made plans for drug supplies at its pharmacies. The purchase of medicines is still based on routines, regardless of the supplies amount that are still available. This causes the pharmacy to experience excess inventory. The total inventory of the drug in the dispensary has increased, thereby affecting the total cost of storing the drug, so inventory control calculations are carried out by determining which drug policy must be ordered in advance to reduce the occurrence of difficulties. Drug orders are made when the amount of drug inventory in the warehouse is low or almost finished. Drug control calculations use the Continuous Review System (CSR) method, where the calculation results in a total inventory amount of 1,275,731/unit and a total inventory cost of Rp. 7,397,083. Besides that, the Dien Farma pharmacy can estimate orders or drugs in the warehouse for the following month by using the CRS method to minimize the cost of spending on drug supplies for the next period.Keywords: Inventory; Continuous review system method; Product ordering method AbstrakPersediaan merupakan jumlah produk yang tersedia di gudang. Dalam hal ini Apotek Dien Farma belum melakukan perencanaan bagi persediaan obat pada apotiknya. Pengadaan obat-obatan masih berdasarkan rutinitas tanpa melihat jumlah persediaan yang masih tersedia. Hal berdampak pada terjadinya persediaan yang berlebih. Total persediaan obat di apotik menjadi meningkat, sehingga berpengaruh terhadap total biaya penyimpanan obat, maka dilakukan perhitungan pengendalian persediaan dengan menentukan kebijakan obat mana yang harus dipesan terlebih dahulu untuk mengurangi terjadinya penumpukan. Pemesanan obat dilakukan apabila jumlah persediaan obat di gudang sudah sedikit atau hampir habis. Perhitungan pengendalian persediaan obat menggunakan Metode Continuous Review System (CSR), dimana hasil perhitungan dengan total jumlah persediaan sebesar 1,275,731/unit dan total biaya persediaan yaitu Rp.7,397,083 selain itu apotik Dien farma dapat memperkirakan pemesanan ataupun persediaan obat di gudang untuk bulan berikutnya dengan menggunakan metode CRS guna meminimalisir biaya pengeluaran persediaan obat untuk periode selanjutnya.Kata kunci: Persediaan; Metode continuous review system; Metode pemesanan produk