Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Daun Golka (Ageratum conyziodes) Sebagai Tumbuhan Obat Tradisional Masyarakat Bima Irma Rubianti; Nikman Azmin; Muh Nasir
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 2 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.727 KB) | DOI: 10.55784/juster.v1i2.67

Abstract

Daun Golka (Ageratum conyziodes) adalah tanaman khas Daerah Bima yang telah dipergunakan secara turun temurun oleh masyarakat Bima (Suku Mbojo), tanaman golka biasanya digunakan sebagai obat seperti dioleskan kebagian tubuh atau kulit yang luka, adanya nyeri dengan memberikan sensasi gatal sebagai penanda bahwa obat tersebut bekerja sesuai dengan kepercayaan masyarakat, yang mampu menghilangkan rasa nyeri pada area yang dioleskan setelah diberikan daun tanaman golka.Kandungan kimia yang terdapat dalam tumbuhan mengambil peran dalam memberi aktifitas farmakologi yang berbeda, sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan pemanfaatan daun tanaman golka sebagai obat herbal selain antinyeri dengan melakukan analisis skrining fitokimia. Skrining fitokimia bertujuan memberikan gambaran umum tentang golongan senyawa yang terkandung dalam tanaman daun gatal meliputi pemeriksaan alkaloid, glikosida, steroid atau triterpenoid, saponin, flavonoid, polifenol, dan tanin. Sampel diambil dari masyarakat lokal Bima. Ekstrak dibuat dengan mengekstraksi simplisia daun golka dengan pelarut etanol dan melakukan pengujian. Hasil uji skrining menunjukkan bahwa daun gatal golka mengandung senyawa golongan alkaloid, glikosida, steroid atau triterpenoid dan negatif untuk uji saponin, flavanoid, polifenol, dan tannin.
Incidence of dengue fever, climate and vector density in Denpasar Irma Rubianti; Dewa Nyoman Wirawan; Anak Agung Sagung Sawitri2
Public Health and Preventive Medicine Archive Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53638/phpma.2018.v6.i2.p07

Abstract

Background and purpose: Until 2009, Denpasar consistently had the highest rates of dengue fever in Bali. However, from 2010 onwards, dengue rates in Denpasar have declined and in 2017 ranked 7th for incidences of dengue fever in Bali. This study aims to determine the trend and the difference of dengue fever incidence rates, vector density and climate for the period 2007-2017. Methods: This study employed a secondary analysis of dengue fever incidence rates, climate data and vector density from 2007 to 2017. Data on dengue fever incidence, vector density and the number of field workers (known as juru pemantau jentik or jumantik) were obtained from the Denpasar City Health Office. Climate data for 2007-2017 were obtained from the Bali Province Meteorological, Climatological and Geophysical Agency. The data were analyzed by comparing the dengue fever incidence rates, climate data, and vector-density data of the period 2007-2012 and 2013-2017. Results: Incidences of dengue fever in Denpasar have declined since 2013. Climate-related variables found to differ significantly were air temperature, humidity, wind speed and sunlight duration. Air temperature (p=0.03) and wind speed (p<0.01) were significantly higher in 2013-2017 compared to the period of 2007-2012. Humidity and sunlight duration were significantly lower (p<0.01) in 2013-2107 compared to the period of 2007-2012. Rainfall was lower in 2013-2017 compared to the period of 2007-2012, however, the difference was not significant (p=0.57). The proportion of larva-free households was significantly higher (p<0.01) in 2013-2017 (96.9%) compared to the period of 2009-2012 (95.3%). The data of house index (HI), container index (CI) and Breteau index (BI) cannot be compared between these two periods because they are only available for 2013-2017. Conclusion: There has been a decrease in the incidence of dengue fever in Denpasar from 2013-2017 compared to 2007-2012. This is likely to be related to the performance of jumantik in the implementation of vector control programme (VCP) in Denpasar.
Pemanfaatan Pupuk Kandang dan Kompos Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung (Ipomea retans) Dengan Menggunakan Aquaponik Erni Suryani; Irma Rubianti
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 2 No. 1 (2023): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sempitnya lahan pertanian dapat diselesaikan dengan sistem teknologi yang tepat agar kebutuhan pangan masyarakat tetap tercukupi. Keterbatasan lahan pertanian menjadi kendala dalam produksi bahan pangan. Sehingga sistem pertanian menggunakan vertikultur merupakan salah satu solusi terbaik dalam peningkatan produksi hasil pertanian. Akuaponik adalah salah satu konsep pengembangan sistem pertanian, yaitu suatu rangkaian teknologi yang memadukan antara teknik pengembangan perikanan dan teknik pertanian. Data pertumbuhan tanaman kangkung (Ipomea reptans) meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun dan panjang akar. Data kualitas air antara lain, Biochemical Oxsygen Demand (BOD). Aplikasi pupuk organik dalam bentuk pupuk kandang dan kompos mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun dan berat basa. Pupuk kandang dengan takaran 600 g/5000 dapat memberikan hasil pertumbuhan yang terbaik
Evaluasi Surveilans Kasus Penyebaran Demam Berdarah Dengue Di Kota Bima Irma Rubianti
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 2 No 1 (2023): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bima kecenderungan kasusnya hampir setiap tahun mengalami peningkatan pada tahun 2020 ditemukan sebanyak 15 kasus, pada tahun 2021 sebanyak 57 kasus dengan 4 jiwa yang meninggal, pada tahun 2023 sebanyak 50 kasus, pada tahun 2022 sebanyak 56 kasus, dan pada tahun 2023 sebanyak 144 kasus dengan 5 jiwa yang meninggal, hal dikarenakan Program Pengendalian DBD di Kota Bima belum berajalan secara maksimal diantaranya belum terbentuknya kader jumantik dan sistem kewaspadaan dini rumah sakit yang belum berjalan. Penelitian ini bertujuan untuk evaluasi sistem surveilans DBD di Kota Bima berdasarkan penilaian input dan proses surveilans. Penelitian ini menggunakan rancangan evaluasi pada input dan proses dengan populasi puskesmas di  dua Kecamatan yaitu Kecamatan Mpunda dan Kecamatan Dara. Sampel adalah seluruh populasi, dengan responden petugas surveilans. Data primer hasil wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder melalui dokumentasi dan laporan surveilans. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil dari komponen input sistem surveilans seperti tenaga, sarana dan dana belum sesuai standar. Komponen proses seperti data surveilans masih ada yang belum dianalisis. Penyebaran informasi melalui website dinas kesehatan juga belum dilakukan. Evaluasi surveilans berdasarkan atribut juga belum optimal dilakukan.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Peningkatan Literasi Sains Siswa Kelas X MAN 1 Kota Bima Tahun Pelajaran 2022/2023 Fahruddin Fahruddin; Nurwahidah Nurwahidah; Irma Rubianti
Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia Vol 2 No 2 (2023): JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupenji.Vol2.Iss2.241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap peningkatan literasi sains siswa kelas X MAN 1 Kota Bima. Jenis penelitian adalah Tru-Eksperimental posttest control group design. Populasi adalah seluruh siswa kelas X MAN 1 Kota Bima yang berjumlah 300 siswa. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas XA MAN 1 Kota Bima yang berjumlah 40 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XB yang berjumlah 40 orang sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan simple random sampling. Tehnik pengumpulan data terdiri menggunakan tes. Analisis data menggunakan uji uji-t. Hasil pengujian menunjukan bahwa  (20,867)>  (2,021) maka Ho ditolak  dengan demikian Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap peningkatan literasi sains siswa kelas X MAN 1 Kota Bima tahun pelajaran 2022/2023.