Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Budaya Digital Da’i Milenial: Representasi Diri Habib Ja’far Sebagai Tokoh Lintas Agama Di Podcast “Close The Door – Login” Restiawan Permana; Yusmawati Yusmawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 1 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i1.3600

Abstract

Pada penelitian ini penulis memilih video podcast Close the Door – Login. Kanal tersebut menguatkan konsep penerimaan beragama yang merupakan salah satu hal penting yang harus dimiliki seorang pendakwah agar dapat menyampaikan risalah keagamaan dengan hikmah tentang fiqh dan keimanan yang dapat diterima, tanpa kekerasan dan sesuai dengan budaya di tempat dimana generasi muda masa kini. Ini menjadi suatu kajian yang hal unik untuk diteliti, di tengah meningkatknya rasa keingintahuan seseorang, yakni kaum muda khsusunya dalam belajar dan mengamalkan ilmu dan pengetahuan agama. Berdasarkan rumusan masalah tersebut, pertanyaan penelitian ini adalah: bagaimana Habib Ja'far direpresentasikan dalam podcast Close the Door edisi Login? Sementara itu, tujuan penulisan artikel ilmiah ini adalah untuk menganalisis representasi diri Habib Ja’far di podcast tersebut. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes. Dengan menggunakan metode tersebut, terdapat tiga makna pada pesan visual dalam podcast milik Deddy Corbuzier, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos.
Persepsi Konsumen Terhadap Konten Review Skincare The Originote Oleh @dokterdetektif Pada Media Sosial TikTok Eileen Eliyani; Yusmawati Yusmawati; Muherni Asri Utami
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15393

Abstract

Perkembangan komunikasi digital dan meluasnya penggunaan media sosial seperti TikTok telah mengubah cara konsumen memperoleh dan memaknai informasi, termasuk melalui konten review skincare. Konten yang disampaikan oleh kreator dengan latar belakang profesional, seperti tenaga medis, dianggap lebih kredibel dan memengaruhi cara pandang konsumen terhadap suatu produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi konsumen terhadap konten review skincare The Originote oleh kreator @dokterdetektif di TikTok. Menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, Observasi dan dokumentasi terhadap 10 informan perempuan berusia 16–23 tahun yang mengenakan produk tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembentukan persepsi konsumen berlangsung melalui tiga tahap: eksposur terhadap konten, perhatian karena kredibilitas penyampai pesan, serta interpretasi berdasarkan pengalaman pribadi. Konten dipersepsi sebagai edukatif dan berbasis sains karena menyertakan uji laboratorium serta disampaikan oleh kreator dengan latar belakang medis. Gaya penyampaian yang informatif dan visual yang menarik turut memperkuat persepsi positif dan minat beli, meskipun sebagian informan tetap menyaring informasi secara kritis. Penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi konsumen dibentuk oleh interaksi antara kredibilitas komunikator, relevansi pesan, dan karakteristik media sosial. Implikasinya penting bagi industri skincare, pembuat konten, dan konsumen dalam membangun komunikasi yang informatif dan bertanggung jawab.
Strategi Marketing Public Relations dalam Meningkatkan Loyalitas Pelanggan pada Klub Bogor Raya Ananda Awaliyah; Yusmawati Yusmawati
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15418

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya persaingan dalam industri golf yang menuntut setiap perusahaan untuk menerapkan strategi komunikasi pemasaran yang efektif, salah satunya melalui Marketing Public Relations (MPR) guna membangun loyalitas pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis strategi Marketing Public Relations yang diterapkan oleh Klub Golf Bogor Raya dalam upaya meningkatkan loyalitas pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap informan kunci, yaitu manajer marketing/PR dan staf promosi, serta informan pendukung yang terdiri dari pelanggan loyal dan pengelola komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi push dijalankan melalui penyebaran informasi menggunakan media promosi seperti brosur, poster, papan pengumuman, WhatsApp Business, dan promosi langsung kepada pelanggan. Strategi pull diterapkan melalui penyelenggaraan event turnamen internal, pemanfaatan media sosial (Instagram, YouTube, dan Facebook), serta pelayanan pelanggan yang ramah dan responsif. Adapun strategi pass dilakukan dengan menjalin kerja sama bersama komunitas golf, kegiatan sosial, dan hubungan dengan media. Ketiga strategi tersebut terbukti mampu membangun citra positif dan meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap Klub Golf Bogor Raya. Dengan demikian, penerapan strategi Marketing Public Relations yang konsisten dan terintegrasi berkontribusi dalam memperkuat hubungan jangka panjang antara perusahaan dan pelanggan.
Pelatihan Pembuatan Poster Edukasi Dan Koleksi Museum Bagi Anggota Ikatan Pemandu Museum Indonesia (IPMI) Yusmawati Yusmawati; Nina Kusumawati; Sultan Himawan; Sri Wulandari
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 2 No. 1 (2022): Juni
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdikom.v2i1.1367

Abstract

Museums are one of the tourist destinations, especially educational and cultural tourism for the community. All resources in the museum including museum guides have an important role. In addition to being a guide, museum guide, and providing services for visitors, museum guides must also have other skills in communicating material or all things in the museum, including communicating in the form of posters that can be published. For two years, the world has been hit by the COVID-19 pandemic, and Indonesia is no exception. This pandemic has had a wide impact on all sectors of people's lives, including education and tourism. In 2022, the Ministry of Tourism and Creative Economy begins to launch a program to revive the slumped tourism industry. The Indonesian Museum Guides Association (IPMI) as a unifying forum and communication between museum guides in Indonesia welcomed this. One of them is by synergizing with Bina Sarana Informatika University in community service activities. In this activity, the lecturers who are members of the community service group help partners to provide training on making educational posters and museum collections for museum guides. This method of implementing Community Service activities is carried out online, through the zoom meeting application, due to the current pandemic situation in PPKM Level 3 status, so mass gathering in large numbers is not possible. The outputs of this activity include press releases and questionnaire results from both partners and participants.
Pelatihan Pemanfaatan Whatsapp Business Untuk Meningkatkan Interaktifitas Komunikasi Dengan Pelanggan Bagi Anggota Hend'z Florist Aglonema Yusmawati Yusmawati; Sultan Himawan; Teguh Tri Susanto
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdikom.v3i1.1768

Abstract

Ornamental plants are plants that all parts are beautiful and attractive to look at, add to the beauty of the home page, office and can be placed indoors and have benefits for life. This makes people interested in cultivating ornamental plants. Ornamental plant cultivation is one of the business fields because many people have a hobby of maintaining ornamental plants. In recent years the trend of maintaining ornamental plants has mushroomed, especially since the Covid-19 pandemic because many activities outside the home are limited, making people bored and bored, giving rise to new hobbies, one of which is maintaining ornamental plants. The rise of the hobby of maintaining ornamental plants has made the ornamental plant business increasingly risen, it can be seen from the data on the number of requests that it provides a business opportunity for Indonesian ornamental plant entrepreneurs and farmers, especially the Depok area, West Java. One of them is Hend'z Floris Aglonema, which is a type of aglonema ornamental plant cultivation business. Based on the team's survey results regarding the problems faced by partners, partners are still not optimal in carrying out marketing communication activities, especially in optimizing the use of WhatsApp Business as a marketing communication medium. The team of advertising lecturers at the Faculty of Communication and Language, Bina Sarana Informatics University Jakarta seeks to provide a solution through community service activities in the form of WhatsApp Business Utilization Training to Increase Communication Interactivity with Customers for Members of Hend'z Florist Aglonema. This activity method is carried out face-to-face at Hend'z Florist Aglonema, the tutor team provides materials and training by demonstrating how to activate and use WhatsApp Business and participants will be directly involved in activating WhatsApp Business. The output form of this activity is a press release and the results of questionnaires from both partners and participants. Tanaman hias merupakan tanaman yang semua bagiannya bagus dan menarik untuk dilihat, menambah keindahan halaman rumah, kantor dan dapat ditempatkan dalam ruangan serta memiliki manfaat bagi kehidupan. Hal ini membuat masyarakat tertarik melakukan budidaya tanaman hias. Budidaya tanaman hias menjadi salah satu ladang bisnis karena banyaknya masyarakat yang memiliki hobi memelihara tanaman hias. Beberapa tahun ini tren memelihara tanaman hias menjamur, terutama semenjak pandemi covid-19 karena banyak aktifitas luar rumah dibatasi membuat masyarakat jenuh dan bosan sehingga memunculkan hobi baru yakni salah satunya adalah memelihara tanaman hias. Marakanya hobi memelihara tanaman hias menjadikan bisnis tanaman hias semakin bangkit, dapat dilihat dari data banyaknya permintaan sehingga memberikan sebuah peluang bisnis bagi para pengusaha dan petani tanaman hias Indonesia khsusunya daerah Depok Jawa Barat. Salah satunya adalah Hend’z Floris Aglonema, merupakan jenis usaha budidaya tanaman hias aglonema. Berdasarkan hasil survey tim mengenai permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah mitra masih belum optimal dalam melakukan kegiatan komunikasi pemasaran khususnya dalam mengoptimalkan pemanfaatan WhatsApp Business sebagai media komunikasi pemasaran. Tim dosen periklanan pada Fakultas Komunikasi dan Bahasa, Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta berupaya memberi solusi melalui kegiatan pengabdian masyarakat berupa Pelatihan Pemanfaatan WhatsApp Business Untuk Meningkatkan Interaktifitas Komunikasi Dengan Pelanggan Bagi Anggota Hend’z Florist Aglonema. Metode kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka di Hend’z Florist Aglonema, tim tutor memberikan materi dan pelatihan dengan mendemonstrasikan mengenai cara mengaktifkan dan menggunakan WhatsApp Business dan peserta akan terlibat langsung mengaktifkan WhatsApp Business. Bentuk luaran kegiatan ini adalah press release dan hasil kuesioner baik dari mitra maupun peserta.