Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Siswa SMAN 2 Woha Tahun Pelajaran 2021/2022 Nehru Nehru; Olahairullah Olahairullah
Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia Vol 1 No 1 (2022): JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.481 KB) | DOI: 10.55784/jupenji.Vol1.Iss1.83

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui apakah Model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMAN 2 Woha Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Desain yang digunakan adalah model PTK Kemmis dan McTaggart. Setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan, evaluasi serta refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa SMAN 2 Woha Tahun Pelajaran 2021/2022 sebanyak 30 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes dan lembar observasi. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka disimpulkan bahwa: Model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil tes belajar siswa dari siklus ke siklus II yang mengalami peningkatan. Pada siklus I persentase ketuntasan 46,67% dengan nilai rata-rata 61,67. Pada siklus II mengalami peningkatan dengan persentase ketuntasan 76,67%, nilai rata-rata 67,85.
Pengaruh Pemberian Pakan Alami Terhadap Pertumbuhan Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Olahairullah
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 1 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.726 KB) | DOI: 10.55784/juster.Vol1.Iss1.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan alami terhadap pertumbuhan ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK),menggunakan 4 perlakuan. Masing-masing perlakuan mendapat 3 kali ulangan, apabila ada pengaruh yang berbeda nyata, maka dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan taraf signifikasi 5% dengan menganalisis data hasil penelitian pertumbuhan ikan lele pada umur 10 hari, 20 hari dan 30 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh pemberian pakan alami terhadap pertumbuhan ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus). Panjang tubuh Ikan lele setelah diberikan pakan alami umur 10 hari rata-rata 9,75. Berat badan ikan lele setelah diberikan pakan alami pada umur 20 hari dengan rata-rata 12,00. Lebar tubuh lele pada umur 30 hari dengan rata-rata 14,01
Pengaruh Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) di Desa Cenggu Kecamatan Belo Kabupaten Bima Olahairullah Olahairullah
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 2 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.901 KB) | DOI: 10.55784/juster.v1i2.110

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuan pengaruh jarak tanam terhadap produktivitas bawang merah (Allium ascalonicum L.) di Desa Cenggu Kecamatan Belo Kabupaten Bima. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Rancangan penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 macam perlakuan, dengan satu perlakuan sebagai pengontrol. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa: (1) Perlakuan pemberian jarak tanam memberikan pengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan, jumlah daun dan panjang daun, dan dari keempat perlakuan pemberian jarak tanam 10 x 20 cm (PII) memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan, jumlah daun umur 15 dan 30 HST yaitu dengan rata-rata 5,75 lembar, dan 5,2 lembar dan panjang daun umur 15 dan 30 HST yaitu dengan rata-rata 9 cm dan 11,625 cm. (2) Setelah dilakukan analisis data dengan menggunakan analisis of variance (ANOVA) menunjukkan bahwa Fhitung > Ftabel, hal ini dapat terlihat pada jumlah daun umur 15 dan 30 HST yaitu Fhitung = 4,875 > Ftabel = 3,86 dan Fhitung 4,528 > Ftabel = 3,86 dan panjang daun umur 15 dan 30 HST yaitu Fhitung = 7,825 > Ftabel = 3,86 dan Fhitung = 3,983 > Ftabel = 3,86.
Penerapan Pendekatan Keterampilan Proses Sains dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa SMP Negeri 4 Wera: Application of Science Process Skills Approach in Improving Science Learning Outcomes of Students of SMP Negeri 4 Wera Yunita Mawardah; Olahairullah Olahairullah; Ariyansyah Ariyansyah
Edu-Sains: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 10 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efforts to improve the quality of education carried out by the government are improving the quality of teachers. Teachers must be able to direct the learning process by creating appropriate learning experiences, encouraging students to be active and critical, and providing easy learning for students in order to develop their potential optimally. This study aims to improve science learning outcomes for SMP Negeri 4 Wera students by applying a science process skills approach. The research design used was Kemmis and Taggart class action research. The results showed that the mastery of learning outcomes and classical completeness in the first cycle were in a complete category. The learning outcomes of the first cycle were 73.67%, and the classical completeness of the first cycle was 85.71%. In cycle II, the mastery of learning outcomes and classical completeness were also in the complete category. The cycle II learning outcomes were 95.23%, and classical completeness was 77.85%. Based on the analysis and testing results, it can be concluded that there was an increase in student learning outcomes using the science process skills approach in Class VIIA of SMP Negeri 4 Wera.
Pendampingan Belajar Bahasa Inggris (Basic English) Pada Anak Usia Sekolah Dasar Anita Rahmawati; Ferawati Ferawati; Nehru Nehru; Olahairullah Olahairullah
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan pada tahap sekolah dasar sangat penting mengingat pada tahap ini menjadi dasar-dasar pemberian informasi sebagai landasan bagi anak untuk mengikuti pendidikan pada tingkat yang lebih tinggi. Pendidikan diusia ini juga sangat penting untuk menfasilitasi anak dengan kualitas belajar yang baik. Namun, proses belajarnya tidak hanya dilakukan di sekolah namun bias dilakukan di rumah dengan meberikan pendampingan belajar. Pendampingan belajar ini bertujuan untuk mengontrol waktu bermain serta meningkatkan hasil dan motivasi belajar siswa. Metode belajar dalam pendampingan belajar ini adalah bermain sambil belajar, dengan teknik pelaksanaan dalam bentuk permainan dengan menggunakan kartu bermain, lagu anak dan animasi pembelajaran bahasa inggris. Pendampingan belajar ini dilaksanakan selama 3 hari dalam seminggu jam 15-30 sampai selesai. Penerapan metode bermain sambil belajar dilakukan diawal maupun ahir pertemuan, disesuaikan dengan semangat belajar siswa. Berdasarkan hasil evaluasi melalui tes dan observasi, terjadi peningkatan hasil belajar serta motivasi siswa dalam mempelajari materi bahasa inggris.
Lokakarya Pengembangan perangkat Pembelajaran dan Penyusunan Proposal PTK Bagi Guru SMP dan SMA/MA Se-Kota Bima Muh. Nasir; Nehru Nehru; Erni Suryani; Olahairullah Olahairullah; Sitaman Sitaman
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman guru tentang berbagai model pembelajaran, memotivasi guru untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan PTK, memberikan keterampilan langsung untuk melakukan PTK yang praktis, memberikan pemahaman pada guru akan kebermanfaatan PTK untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, melatih para guru agar dapat membuat proposal PTK. Metode kegiatan ini dijalankan menggunakan  Pendekatan kontekstual dengan metode off the job training, dan menekankan pada keikutsertaan penuh dari peserta dalam proses kegiatan lokakarya. Peserta lokakarya akan dikenalkan pada konsep, diberikan contoh aplikasinya, berlatih menggunakan konsep, dan mendiskusikan proses serta hasil latihan. Peserta yang mengikuti kegiatan lokakarya ini adalah para guru SMP dan SMU/MA yang ada di Kota Bima. Lokakarya terdiri dari teori dan praktek dengan komposisi 40% untuk teori dan 60% untuk praktek. Berdasarkan hasil pelaksanaankegiatan lokakarya yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut: kegiatan lokakarya ini dapat menginisiasi dan sekaligus membantu guru dalam penelitian, khususnya Penelitian Tindakan Kelas, yang hasilnya dapat menjadi perbaikan dalam pembelajaran baik yang dilakukan oleh guru tersebut maupun guru-guru lain yang mengajarkan topik tersebu, guru merasa senang dengan adanya kegiatan lokakakrya, namun dirasakan waktu yang disediakan untuk merencanakan proposal penelitiannya masih kurang, guru sudah mampu membuat perangkat pembelajaran dan draf proposal PTK.
Penerapan Model Pembelajaran Instructional Games Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XA SMA Negeri 3 Kota Bima Nehru Nehru; Olahairullah Olahairullah
Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia Vol 2 No 2 (2023): JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupenji.Vol2.Iss2.779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penguasaan materi Pelajaran biologi melalui penerapan strategi pembelajaran induktif pada Siswa SMP Negeri 3 Bolo Tahun Pelajaran 2019/2020. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VIIIb SMP Negeri 3 Bolo yang berjumlah 40 orang. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dirancang dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes dan lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa: Pembelajaran dengan Strategi Induktif  dapat Meningkatkan penguasaan materi Mata Pelajaran biologi siswa SMP Negeri 3 Bolo Kabupaten Bima Tahun Pelajaran 2019/2020 dilihat dari 72% atau 23 siswa dengan skor rata-rata 75 (pada Siklus I) menjadi 100 % atau 32 siswa, dengan skor rata-rata diperoleh 85 (pada Siklus II).
Pengaruh Model Pembelajaran Talking Stick Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X MAN 1 Kota Bima Tahun Pelajaran 2022/2023 Olahairullah Olahairullah; Amelia Turrahman; Erni Suryani
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2023): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol2.Iss3.769

Abstract

Hasil belajar siswa yang masih rendah dan masih banyak yang tidak memenuhi KKM/tidak tuntas tersebut diakibatkan oleh kurangnya minat belajar serta keaktifan siswa dalam ruangan, Hal tersebut diakibatkan model pembelajaran yang kurang menarik yang diterapkan guru. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Talking Stick terhadap hasilbelajar siswa kelas X MAN 1 Kota Bima tahun pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasy eksperimen dengan bentuk pretest-postest, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif,sehinga data yang diperoleh adalah data yang berupa hasil tes. Bedasarkan hasil penelitian dan pembahasan,yang dapat dikemukakan kesimpulan bahwa: penggunaan model pembelajaran Talking Stick terhadap hasil belajar siswa kelas X Man 1 Kota Bima tahun pelajaran 2022/2023 pada materi ekosistem ketuntasan dapat dilihat dari nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 32,4 lebih tinggi dari nilai rata-rata kelas kontrol 26,5 pada nilai pretest. Sedanglan nilai rata-rata pada posttest kelas eksperimen sebesar 79,7 lebih tinggi dari nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 65,5. Berarti ketuntasan keberhasilan belajar telah  tercapai.