Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI MELALUI PROGRAM SEKOLAH LAPANG PENGENDALIAN HAMA TERPADU DI KECAMATAN PEBAYURAN KABUPATEN BEKASI Muhammad Bayu Adjie; Haura Atthahara; Dadan Kurniansyah
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 8 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i8.2022.2767-2774

Abstract

Kecamatan Pebayuran memiliki luas lahan pertanian terbesar di Kabupaten Bekasi, banyaknya lahan maka banyak pula hama yang menyerang. Banyaknya lahan pertanian menjadi faktor banyaknya kelompok tani yang ada, namun 70% dari anggota kelompok tani merupakan petani penggarap yang dimana mereka memiliki kemampuan yang terbatas. Hal ini yang membuat Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi memberikan program Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) dengan tujuan untuk memberdayakan kelompok tani dalam menghadapi serang hama. Pada penelitian ini penulis mengunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini mencoba melihat ketujuh tahapan-tahapan pemberdayaan dari program SLPHT, yaitu tahap persiapan, tahap pengkajian, tahap perencanaan program atau kegiatan, tahap formulasi rencana aksi, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan, tahap terminasi. Hasil dari penelitian ini peneliti mendapat kesimpulan bahwa pemberdayaan pada kelompok tani melalui program SLPHT ini sudah berjalan dengan cukup baik dan memberikan manfaat pada kelompok tani di kecamatan Pebayuran. Namun ada beberapa faktor penghambat, yaitu jumlah petugas penyuluh yang terbatas dan bencana alam seperti banjir.
MENJAGA KETAHANAN UMKM KARAWANG DI ERA PANDEMI COVID-19 MELALUI DIGITAL MARKETING Trisna Ariakusuma; Haura Atthahara; Gun gun Gumilar
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 6, No 2 (2022): Agustus, 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v6i2.2022.628-635

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah merupakan salah satu sektor yang berpengaruh dalam mendorong perekonomian daerah. UMKM memiliki fungsi dan peran yang masif bagi perekonomian sebuah negara, khususnya di Indonesia. Namun, Industri UMKM mengalami tantangan saat pandemi Covid-19. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan pemerintah untuk mengurangi persebaran Covid-19 telah mempersempit ruang gerak sektor UMKM untuk beroperasi. Jenis penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun tujuan dari pendektatan deskriptif dalam penelitian kualitatif adalah untuk membuat penggambaran secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta dan sifat populasi atau daerah tertentu. Melalui tahap penelitian tersebut bahwa langkah perencanaan strategi prioritas dalam penanganan khusus demi menyelamatkan para pelaku UMKM memelurkan strategi yang dapat mengidentifikasikan peluang dan tantangan yang akan dihadapi. Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang juga bekerjasama dengan Komunitas Sahabat UMKM.
Implentasi Kebijakan Dalam Menanggulangi Illegal Fishing Atau Iuu Fishing di Indonesia dan Malaysia Sri Wulan Febriani; Haura Atthahara
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 22 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.951 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7349793

Abstract

Indonesia is one of the archipelagic countries whose entire territory is waters. The issue of sovereignty began to emerge when countries in the world agreed on international maritime law (United Nations Convention on the Law of the Sea, UNCLOS) in 1982 and has been in force since 1994. A problem that is more often polemic is the existence of large and sophisticated fishing vessels. technology originating from outside the two countries is illegally catching fish in the seas of Indonesia and Malaysia. Internationally, illegal fishing is known as Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing. This study aims to examine maritime policy between Indonesia and Malaysia. To understand the policy that will be taken, the next part of this research is to describe cooperative maritime policy as an analytical framework to assess between Indonesia and Malaysia as a coastal country in handling IUU fishing. This study uses a literature study research method with a qualitative descriptive research approach. The results of the research are the Indonesian government's policy in tackling Illegal Fishing or also IUU Fishing as said by the Ministry of Maritime Affairs and Fisheries by taking one policy, namely by acting decisively for cases of illegal fishing or illegal fishing by sinking foreign ships that stole the fish. Likewise, Malaysia's response to illegal fishing or IUU fishing using Malaysia's MCS operations is planned and funded in a way that maximizes the ability to deal with IUU fishing through cooperation among all maritime enforcement agencies.
Analisis kinerja pegawai pada kebijakan work from home Tetty Alpianti; Haura Atthahara; Gungun Gumilar
FORUM EKONOMI Vol 23, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v23i4.10089

Abstract

Pemerintah Indonesia mengambil suatu kebijakan akibat ditetapkannya Covid 19 sebagai pandemi, salah satu kebijakan Pemerintah yaitu dengan diberlakukannya Bekerja dari Rumah atau Work From Home (WFH). Menindaklanjuti sesuai dengan instruksi dari Presiden Indonesia yang berkaitan dengan bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan ibadah di rumah. Hal tersebut upaya untuk memutus mata rantai Covid 19. Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan Surat Edaran Wali Kota Bekasi Nomor 800/2072/BKKPD Tahun 2020. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bekasi salah satu instansi yang diwajibkan untuk bekerja di rumah, namun tidak semuanya untuk bekerja di rumah ada sebagian yang masih bekerja di kantor. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja pegawai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bekasi terhadap kebijakan bekerja dari rumah. Dalam mengkaji permasalahan tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian dari artikel ini bahwa secara keseluruhan kinerja pegawai pada kebijakan work from home di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bekasi sudah cukup baik.
Strategi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Motivator Ketahanan Keluarga (Motekar) Dalam Masa Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Karawang Poetry Ardeavany Rahma; Gili Argenti; Haura Atthahara
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.277 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7681586

Abstract

Motekar is a program created by the West Java provincial government in 2014 by following Regional Regulation (Perda) No. 9 of 2014 concerning the Implementation of Family Resilience Development to help empower people who experience family vulnerabilities. This study describes the community empowerment strategy through the Family Resilience Motivator (MOTEKAR) program in Karawang Regency during the COVID-19 pandemic in dealing with family vulnerabilities that occurred in Karawang Regency. This research is qualitative research using descriptive methods and the theory used in this research is the theory of community empowerment strategy by Parsons et.al in (Suharto, 2014) which divides 3 levels or levels of strategy, its the micro-level, mezzo level, and macro level. The micro-level strategy empowers clients individually, the mezzo level strategy empowers using a group as an intervention medium, and the macro-level strategy empowers people who are considered can overcome their problems. The purpose of this study was to determine the extent to which level strategies were fulfilled in the process of implementing empowerment through the Motekar program in Karawang Regency during the COVID-19 pandemic. The results of this study indicate that in the implementation of empowerment there are still 2 strategies that have not been fulfilled.
SOSIALISASI BAHAYA POLITIK UANG DI DESA KEDUNGJAYA, KECAMATAN CIBUAYA, KABUPATEN KARAWANG Haura Atthahara; Mochamad Faizal Rizki; Luluatu Nayiroh; Nurcahyo Widyodaru Saputro; Yuni Kartika; Abdul Jabbar Wafi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i4.1380-1384

Abstract

olitik uang dengan pemilihan umum merupakan fenomena yang sulit untuk dipisahkan. Padahal politik uang merupakan akar dari praktek koruptif dari pemimpin yang terjadi akibat adanya patron-klien antara kandidat dan pemilihnya. Pentingnya meningkatkan literasi masyarakat tentang pendidikan politik dan bahaya politik uang membawa tim dosen Universitas Singaperbangsa Karawang untuk melakukan kegiatan pengabdian dengan judul Sosialisasi Bahaya Politik Uang Di Desa Kedungjaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kepada masyarakat terhadap bahaya politik uang yang selalu mewarnai pesta demokrasi, baik itu dalam pemilihan umum di tingkat desa hingga tingkat nasional. Metode pengabdian dilakukan dengan pemberian materi serta pengisian pre-test dan post-test untuk mengetahui seberapa besar peningkatan pengetahuan peserta terhadap materi yang disajikan. Peserta terdiri dari 33 orang warga Desa Kedungjaya yang mewakili tiap dusun. Hasil pengabdian menunjukan peningkatan sebesar rata-rata 67,32% di post-test dilakukan diakhir kegiatan.
PELAKSANAAN PROGRAM RASKIN DALAM MENGUPAYAKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MISKIN DI KECAMATAN CIKARANG UTARA KABUPATEN BEKASI Velia Ulfah; Haura Atthahara; Rachmat Ramdani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 3 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i3.2023.1345-1348

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh upaya pemerintah dalam mewujudkan perlindungan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan warga miskin. Maka dari itu penelitian ini bertujuan dalam menganalisa dan menjelaskan gambaran pelaksanaan program beras rumah tangga miskin atau raskin di Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi. Raskin atau beras untuk rumah tangga miskin merupakan program bantuan beras bersubsidi dari pemerintah untuk masyarakat berpenghasilan rendah atau rumah tangga sasaran. Berdasarkan pengamatan dalam penelitian menggunakan metode kualitatif menyebutkan bahwa masih banyak ditemui hambatan yang mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan Program Raskin tersebut. Diantaranya yaitu karena program ini tidak tepat sasaran, kualitas beras raskin tidak layak untuk dikonsumsi, tidak meratanya dalam pembagian Raskin, kurangnya sosialisasi, kurangnya pengawasan dari pihak instansi Pemerintah dan ataupun para pelaksana yang terkait di lapangan.
Perbandingan Upaya Penanggulangan Terorisme Antara Indonesia dan Filipina Helmi Arig Musyafa; Haura Atthahara; Lukmanul Hakim
JLEB: Journal of Law, Education and Business Vol 1, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v1i2.1193

Abstract

Meskipun terorisme bukan hal yang baru, tetapi perang melawan terorisme masih menjadi tantangan besar baik di Indonesia, Filipina maupun di negara lainnya. Terlebih di era globalisasi yang semakin maju membuat banyak sekali kelompok terorisme yang berinovasi dengan teknologi saat ini untuk melancarkan serangan terornya. Tulisan ini dibuat bertujuan untuk menganalisis upaya-upaya apa saja yang dilakukan pemerintah Indonesia dan pemerintah Filipina dalam menanggulangi dan mencegah tindak pidana terorisme yang notabennya kedua negara ini memiliki berbagai macam kesamaan baik dari kondisi geografis maupun kelompok-kelompok yang melakukan teror di kedua negara ini. Dalam artikel ini, penulis menggunakan metode penelitian studi kepustakaan dengan data primer dan sekunder yang berkaitan dengan  upaya penanggulangan terorisme di Indonesia dan Filipina. Selain upaya secara tegas yang dilakukan melalui upaya represif seperti pertempuran, penggerebekan, dan penghancuran kelompok teroris, penting juga upaya pendekatan secara preventif  dan preemtif
Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Di Sdn 01 Sindangsari Kecamatam Kutawaluya Kabupaten Karawang Haura Atthahara; Mochamad Faizal Rizki; Dewi Noor Azijah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i2.4431

Abstract

Kekerasan seksual merupakan sebuah kejahatan kriminal yang bisa menimpa kepada siapapun termasuk kepada anak. Meskipun di SDN 01 Sindangsari belum pernah terjadi tindak kekerasan seksual pada anak, namun kegiatan ini bertujuan untuk memberikan Edukasi serta pencegahan kekerasan seksual pada anak di SDN 01 Sindangsari, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang. Kegiatan ini diinisiasi oleh tim Dosen serta tim Mahasiswa KKN Desa Sindangsari Universitas Singaperbangsa Karawang. Metode kegiatan ini adalah berbentuk ceramah dengan diselingi games untuk mencairkan suasana. serta Peserta dari kegiatan ini diantaranya siswa kelas 5 dan 6 sejumlah 60 siswa. Lewat kegiatan ini maasiswa dikenalkan beberapa tantangan dalam pergaulan di tengah siswa diantaranya bullying, pornografi dan kekerasan seksual. Siswa dibekali dengan beberapa cara untuk menghindari menjadi korban ataupun pelaku dari aktivitas buruk tersebut khususnya kekerasan seksual pada anak. Hasil pelaksanaan kegiatan yaitu siswa mampu mengetahui apa itu kekerasan seksual, batasan tubuh mana yang boleh dipegang atau diperlihatkan kepada orang lain serta siswa mengetahui apabila mereka mendapati perlakuan kekerasan sesksual tindakan apa yang harus mereka lakukan.