Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Warta Pengabdian

Perbaikan Teknik Budidaya dan Pengolahan Jamur Tiram untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember Ayu Puspita Arum; Setiyono Setiyono; Gatot Subroto
Warta Pengabdian Vol 14 No 2 (2020): Warta Pengabdian
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/wrtp.v14i2.14260

Abstract

Kelompok Pengusaha Jamur Tiram yang berada di Desa KarangPring, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember mulai mengadakan kegiatan budidaya Jamur Tiramnya pada tahun 2016 yang dibimbing oleh salah satu dosen Fakultas Pertanian UNEJ. Selanjutnya pada tahun berikutnya 2017 kelompok masyarakat di daerah tersebut sudah mengembangkan secara mandiri di daerahnya dengan budidaya jamur tiram yang lebih intensif beserta olahan jamur tiramnya. Kelompok pengusaha jamur tiram di desa tersebut berkeinginan untuk meningkatkan produktivitas dari usaha jamur tiramnya baik itu dari budidaya maupun produk olahannya. Akan tetapi, ada beberapa masalah yang dihadapi oleh pengusaha jamur tiram tersebut yaitu banyak jamur tiram yang terkontaminasi, diversifikasi produk jamur tiram hanya jamur krispi. Produk olahan jamur tiram yaitu jamur krispi masih berkualitas rendah yaitu berminyak dan mudah tengik. Oleh karena itu, perlu adanya solusi untuk pemecahan masalah-masalah tersebut diantaranya yaitu pemberian dan penyuluhan tehnik budidaya jamur tiram yang tepat, penyuluhan tehnik pembuatan nugget jamur tiram dan jamur krispi, pemberian dan penyuluhan mesin pemisah minyak yang digunakan untuk menghilangkan minyak yang menempel pada jamur krispi sehingga jamur krispi tidak berminyak, tetap renyah dan tidak berbau tengik dalam jangka waktu yang lama. Secara umum metode yang tepat untuk mentransfer solusi tersebut adalah dengan pelatihan dan demonstrasi. Dari kegiatan pengabdian ini, masyarakat desa berhasil membudidayakan jamur tiram putih tanpa ada kontaminan jamur lain dan dapat memberikan keuntungan. Selain itu, masyarakat berhasil membuat jamur krispi tidak berminyak, tetap krispi dan lebih awet serta berhasil membuat nugget jamur tiram.
Empowerment of Oyster Mushroom Farmers in Karangpring Village, Jember through Training on Making Oyster Mushroom Seeds F0, F1, and F2 Ayu Puspita Arum; Setiyono Setiyono; Gatot Subroto
Warta Pengabdian Vol 15 No 2 (2021): Warta Pengabdian
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/wrtp.v15i2.23214

Abstract

Oyster mushroom farmers in KarangPring Village, Sukorambi District, Jember Regency have implemented the appropriate oyster mushroom cultivation technique. However, the profit of fresh oyster mushroom sales is still low because the production cost is very high due to F1 oyster mushroom seeds from the supplier being costly. Therefore, it is required a piece of knowledge about the production of F0, F1, and F2 oyster mushroom seeds. So that oyster mushroom farmers can produce oyster mushroom seeds independently. It will have an impact on the reduction of oyster mushroom's production costs. So, the profit of fresh oyster mushroom sales can also be increased; farmers can be F0, F1, and F2 oyster mushroom seed suppliers for others. The method of sharing F0, F1, and F2 oyster mushrooms production was training. The activity result was that the oyster mushroom farmers in Karangpring Village were capable of independently producing F0, F1, and F2 oyster mushroom seeds. These activities can be expected to reduce F0, F1, and F2 oyster mushrooms supply production costs. So the oyster mushroom farmers in KarangPring Village, Sukorambi District, Jember Regency can increase their profit from fresh oyster mushroom sales.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Panti dan Suci Melalui Kegiatan Budidaya dan Agribisnis Jamur Tiram Dengan Pola Kemitraan Untuk Memanfaatkan Waktu Luang Distiana Wulanjari; Setiyono Setiyono; Sigit Prastowo
Warta Pengabdian Vol 14 No 1 (2020): Warta Pengabdian
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/wrtp.v14i1.14171

Abstract

Lokasi Kecamatan Panti yang terletak pada ketinggian antara 180-700 mdpl sangat potensial untuk ditanami tanaman perkebunan seperti kopi. Hal ini berdampak pada mata pencaharian warga sekitar yang bekerja paruh waktu di perkebunan, selain bertani di lahan keluarga. Waktu luang yang cukup leluasa dapat digunakan untuk memberdayakan masyarakat mendapatkan penghasilan tambahan melalui kegiatan budidaya dan agribisnis jamur tiram (mengingat lokasi di kedua desa sangat berpotensi untuk mengembangkan budidaya jamur tiram). Di Desa Panti dan Desa Suci terdapat kelompok jamur tiram yang kurang produktif, sehingga dapat dijadikan mitra untuk membudidayakan jamur tiram di sela-sela waktu luang. Harapannya mitra dapat mandiri membudidayakan jamur tiram sehingga dapat meningkatkan perekonomiannya. Oleh karena itu beberapa bentuk kegiatan dilakukan mulai dari teknik pembuatan baglog jamur, teknik budidaya jamur tiram, pemasaran dan analisis kelayakan usaha budidaya jamur tiram. Metode yang digunakan adalah demonstrasi, pelatihan, dan penyuluhan sehingga masyarakat sasaran dapat memahami, melihat dan mempraktikkan kegiatan yang disosialisasikan. Untuk meningkatkan nilai tambah produk jamur tiram maka dilakukan pula sosialisasi mengenai produk olahan berbasis jamur tiram dengan sasaran ibu-ibu dan pemudi di kedua desa. Produk yang paling diminati warga untuk dikembangkan adalah nugget jamur tiram. Keseluruhan kegiatan tersebut dilakukan pendampingan hingga mitra dapat mandiri. Hasil pengabdian ini mampu menciptakan 10 titik wirausaha yang terdiri dari 4 titik mitra budidaya jamur tiram dan 1 titik mitra olahan jamur tiram di Desa Panti, serta 3 titik mitra budidaya jamur tiram dan 2 titik mitra olahan jamur tiram.