Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengaruh Pengaruh Umur Publikasi, Time Budget Pressure, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia): Pendauluan Lia Dama Yanti; Aditya Dwipa
eCo-Fin Vol. 6 No. 3 (2024): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v6i3.1702

Abstract

Studi ini dimaksudkan untuk menganalisis pengaruh tiga faktor, yaitu Umur Publikasi, Time Budget Pressure, dan Ukuran Perusahaan, pada Kualitas Audit pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang tercatatdi Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2023. Sampel berjumlah 18 perusahaan yang dipilih dengan metode purposive sampling dari populasi awal yang terdiri dari 96 perusahaan. Data yang dikumpulkan selama lima tahun (2019-2023) menghasilkan total 90 data, yang dianalisis menggunakan uji regresi logistik melalui SPSS versi 27. Dari hasil analisis, ditemukan bahwa Umur Publikasi tidak berdampak signifikan pada Kualitas Audit, dengan nilai signifikansi sebesar 0,755 > 0,05. Sebaliknya, Time Budget Pressure dan Ukuran Perusahaan terbukti berdampak signifikan pada Kualitas Audit, dengan masing-masing nilai signifikansi 0,003 dan 0,045, keduanya lebih kecil dari 0,05. Ketiga variabel ini secara bersama-sama juga berdampak signifikan pada Kualitas Audit dengan nilai signifikansi 0,005. Kesimpulannya, Time Budget Pressure dan Ukuran Perusahaan merupakan faktor penting yang memengaruhi kualitas audit, sedangkan Umur Publikasi tidak memberikan dampak signifikan.
Ukuran Perusahaan, Rasio Keuangan, dan Penilaian Going Concern oleh Auditor: Model Prediktif Agnes Kusmara Hadi; Lia Dama Yanti
eCo-Buss Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v7i3.2230

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk membuktikan pengaruh profitabilitas, solvabilitas, likuiditas dan ukuran perusahaan pada opini audit going concern. Adanya kecurangan dalam memanipulasi laporan keuangan dan menimbulkan kesulitan keuangan bagi perusahaan sehingga menimbulkan keraguan atas keberlangsungan usaha tersebut. Pengungkapan opini audit going concern ini merupakan sesuatu yang tidak diinginkan oleh perusahaan dan berfungsi sebagai peringatan dini bagi pengguna laporan keuangan untuk menghindari kesalahan dalam pengambilan keputusan.  Faktor-faktor yang diuji adalah profitabilitas, solvabilitas, likuiditas dan ukuran perusahaan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Data diolah dengan software SPSS versi 25. Metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling yaitu pengambilan sampling dari 10 perusahaan sektor healtcare yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023 yang diplih berdasarkan kriteria sampel tertentu. Teknik analisis data dengan  analisis regresi binary logisctic. Uji parsial menunjukan bahwa profitabilitas dan solvabilitas berdampak signifikan pada opini audit going concern sedangkan likuiditas dan ukuran perusahaan  tidak berdampak signifikan pada opini audit going concern. Untuk hasil uji simultan didapatkan bahwa  profitabilitas, solvabilitas, likuiditas dan ukuran perusahaan secara bersama-sama berdampak signifikan pada opini audit going concern.  
Analisis Karakteristik Keuangan Perusahaan terhadap Tingkat Agresivitas Pajak: Studi Empiris pada Sektor Makanan dan Minuman di Indonesia Honney Nathania Leony Priscilla; Lia Dama Yanti
eCo-Fin Vol. 7 No. 2 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i2.2346

Abstract

Studi ini ditujukan untuk menguji hubungan antara likuiditas, profitabilitas, solvabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap agresivitas pajak. Metode yang dipergunakan bersifat kuantitatif dengan pendekatan berbasis data sekunder yang diambil dari laporan keuangan tahunan perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019 hingga 2023. Sampel dipilih mempergunakan teknik purposive sampling dengan total 150 data observasi. Hasil analisis parsial menunjukkan bahwa hanya profitabilitas yang memiliki keterkaitan signifikan pada agresivitas pajak, ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,033. Sementara itu, likuiditas, solvabilitas, dan ukuran perusahaan menunjukkan nilai signifikansi berturut-turut sebesar 0,254; 0,185; dan 0,945, yang mengindikasikan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan secara individu. Namun, berdasarkan uji simultan, keempat variabel secara bersama-sama menunjukkan hubungan yang signifikan pada agresivitas pajak, dengan nilai signifikansi sebesar 0,031. Temuan ini memberikan gambaran bahwa karakteristik keuangan perusahaan, bila dianalisis secara kolektif, dapat mencerminkan kecenderungan perusahaan dalam menyusun strategi efisiensi pajak.
Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Leverage, dan Ukuran Perusahaan pada Penghindaran Pajak Perusahaan Heng Dani; Lia Dama Yanti
eCo-Fin Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i3.3141

Abstract

Penghindaran pajak menjadi perhatian penting dalam pengelolaan fiskal perusahaan, khususnya pada sektor teknologi yang berkembang pesat. Tujuan dari kajian ini adalah menguji pengaruh profitabilitas, likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaan pada penghindaran pajak pada perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024. Metode yang dipergunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda berdasarkan data sekunder dari laporan keuangan tahunan. Hasil analisis menunjukkan bahwa profitabilitas (t = –1,771; sig = 0,088), likuiditas (t = 0,254; sig = 0,802), dan leverage (t = –1,595; sig = 0,122) tidak berkontribusi signifikan pada penghindaran pajak. Sebaliknya, ukuran perusahaan (t = –2,996; sig = 0,006) berkontribusi negatif dan signifikan. Nilai F hitung sebesar 6,084 dengan signifikansi 0,001 (< 0,05), yang mengindikasikan bahwa seluruh variabel secara bersama-sama berkontribusi signifikan pada penghindaran pajak. Nilai adjusted R² sebesar 0,396 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 39,6% variasi penghindaran pajak. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya ukuran perusahaan dalam mendorong kepatuhan fiskal dan menunjukkan perlunya pendekatan multi-faktor untuk memahami strategi penghindaran pajak di sektor teknologi.
Pengaruh Pertumbuhan Perusahaan, Profitabilitas, Solvabilitas dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan Kelvin Wijaya; Lia Dama Yanti
eCo-Fin Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i3.3142

Abstract

Kajian ini bertujuan menjelaskan keterkaitan antara pertumbuhan perusahaan, profitabilitas, solvabilitas, dan kebijakan dividen dengan nilai perusahaan pada sektor properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan analisis regresi linear berganda untuk menilai hubungan antarvariabel. Data bersumber dari laporan keuangan tahunan yang diambil melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia, dengan 18 perusahaan terpilih sebagai sampel dan total 72 observasi setelah penyaringan outlier. Hasil analisis memperlihatkan bahwa pertumbuhan perusahaan dan solvabilitas memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan nilai perusahaan, sedangkan profitabilitas dan kebijakan dividen tidak memiliki keterkaitan yang berarti. Secara keseluruhan, keempat variabel bebas mampu menjelaskan 30,2% variasi nilai perusahaan, sementara sisanya dipengaruhi oleh aspek lain seperti kondisi ekonomi makro, kebijakan pemerintah, serta strategi pengelolaan internal. Temuan ini menegaskan bahwa pertumbuhan yang tidak terkontrol dan struktur pendanaan yang berisiko dapat menurunkan persepsi pasar, sehingga diperlukan keseimbangan antara ekspansi, efisiensi operasional, serta pengelolaan modal yang hati-hati untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan keyakinan investor dalam sektor properti.
Pelatihan Literasi Keuangan di SMKN 1 Kota Tangerang Rina Aprilyanti; Sutandi Sutandi; Peng Wie; Lia Dama Yanti; Yopie Chandra
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v4i2.2363

Abstract

  Literasi keuangan dalah pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan yang mempengaruhi sikap dan perilaku untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan untuk mencapai kesejahteraan keuangan masyarakat. Pelaksanaan edukasi keuangan dalam rangka meningkatkan literasi keuangan masyarakat sangat diperlukan karena dapat memberikan pemahaman mengenai risiko, biaya, manfaat, karakteristik sektor keuangan, cara mengaakses, pengelolaan keuangan , perpajakan terkait produk dan/layanan dan masih banyak lagi. Adapun tujuan jangka panjang bagi setiap golongan masyarakat dapat mengelola dan menjaga kondisi keuangan agar tetap terjaga dan stabil, meningkatkan jumlah pengguna produk dan layanan jasa keuangan. Sehingga masyarakat dapat menghindari dari hal investasi keuangan yang tidak jelas yang sedang marak belakangan ini, mampu melakukan perencanaan keuangan dengan baik, memilik dan memanfaatkan produk dan layan jasa keuangan yang sesuai kebutuhan sehingga dapat mengambil keputusan keuangan yang baik. Lembaga keuangan dan masyarakat saling membutuhkan satu sama lain sehingga tingkat litertasi keuangan masyarakat maka semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan.
Literasi, Digitalisasi, Sosialisasi, dan Motivasi Perpajakan dalam Kaitannya dengan Kepatuhan WPOP pada Mahasiswa Akuntansi Universitas Buddhi Dharma Lia Dama Yanti; Putri Devi Yuliana Suhalim
eCo-Buss Vol. 8 No. 3 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i3.3732

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan literasi perpajakan, digitalisasi perpajakan, sosialisasi perpajakan, dan motivasi perpajakan dengan kepatuhan wajib pajak orang pribadi pada mahasiswa akuntansi Universitas Buddhi Dharma angkatan 2022. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 103 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta pengujian hipotesis dengan bantuan SPSS. Hasil uji parsial (uji t) memperlihatkan bahwa literasi perpajakan (t = 1,245; sig = 0,216) dan digitalisasi perpajakan (t = -0,446; sig = 0,657) tidak memiliki keterkaitan dengan kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Sementara itu, sosialisasi perpajakan (t = 2,782; sig = 0,006) dan motivasi perpajakan (t = 5,725; sig = 0,000) memiliki keterkaitan dengan kepatuhan wajib pajak. Secara simultan, hasil uji F memperoleh nilai F sebesar 23,691 dengan signifikansi 0,000, sehingga seluruh variabel memiliki keterkaitan secara bersama-sama. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,472 mengindikasikan bahwa 47,2% variasi kepatuhan wajib pajak dapat dijelaskan oleh keempat variabel tersebut.
The Role of Tax Knowledge, Tax Understanding, Tax Digitalization, and Motivation in Enhancing MSME Taxpayer Compliance Paska Lumban Gaol; Lia Dama Yanti
eCo-Fin Vol. 8 No. 2 (2026): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v8i2.3818

Abstract

         Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in Indonesia's economy by promoting economic growth and creating employment opportunities. Despite their substantial contribution, tax compliance among MSME taxpayers remains a persistent challenge. This study investigates the effects of tax knowledge, tax understanding, tax digitalization, and motivation on taxpayer compliance among MSME owners in Legok Village. A quantitative research design was employed using primary data collected through an online questionnaire distributed via Google Forms. The study involved all 85 active MSMEs in Legok Village using a census sampling approach. The collected data were analyzed using SPSS version 27 through validity, reliability, normality, multicollinearity, multiple linear regression, coefficient of determination, t-test, and F-test analyses. The findings reveal that tax knowledge has no significant effect on taxpayer compliance (t = 1.140, p = 0.258), while tax understanding has a positive and significant effect (t = 6.421, p < 0.001). Tax digitalization exhibits a significant negative effect on taxpayer compliance (t = -6.629, p < 0.001), whereas motivation does not significantly influence taxpayer compliance (t = –0.280, p = 0.780). Furthermore, the simultaneous test demonstrates that tax knowledge, tax understanding, tax digitalization, and motivation collectively have a significant effect on MSME taxpayer compliance (F = 22.012, p < 0.001). These findings suggest that improving taxpayer compliance requires not only adequate tax knowledge but, more importantly, a deeper understanding of tax regulations and greater readiness to adopt digital taxation systems.
Social Capital as the Foundation for Strengthening Community Economy through the Sustainability of Traditional Dance in Cultural Tourism Lia Dama Yanti; Pujiarti Pujiarti; Andy Andy
JURISMA : Jurnal Riset Bisnis & Manajemen Vol. 15 No. 2: Oktober 2025
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jurisma.v15i2.17532

Abstract

This study examines the role of social capital in strengthening local community economy and its impact on the sustainability of traditional dance in the context of cultural tourism. The research problem is rooted in the declining interest in traditional arts and the need for community-based strategies to ensure their continuity. The objective of this study is to analyse how social networks, social trust, and collective norms influence the local community economy, which in turn supports the sustainability of traditional dance. Using a quantitative approach with SEM-PLS analysis, data were collected from 150 respondents selected based on the rule of thumb method. The findings reveal that local community economy has a significant positive effect on the sustainability of traditional dance, while social networks and social trust significantly strengthen the community economy. However, direct effects of social capital on dance sustainability were not significant, indicating the mediating role of local economy. This study contributes to the literature by offering a new perspective that integrates social capital and cultural preservation within community-based economic empowerment. Practically, the results highlight the need for policies and programs that strengthen community economy as a strategy for preserving cultural heritage. Keywords: Social capital; community economy; cultural tourism; traditional dance sustainability; SEM-PLS