Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prabha Vidya

Upacara Mesangih Perorangan Sesuai Otonan Di Desa Adat Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabuapten Buleleng I Kadek Ardi Pratama; I Putu Suarnaya; Ni Nyoman Suastini
Prabha Vidya Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Prabha Vidya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.367 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui prosesi atau tahap-tahap upacara mesangih perorangan sesuai otonan di Desa Tigawasa, untuk mengetahui bentuk, fungsi, makna dari upakara atau banten mesangih perorangan sesuai otonan di Desa Tigawasa. untuk membedah pelaksanaan dari upacara mesangih perorangan sesuai otonan di Desa Tigawasa, landasan teori yang digunakan ialah teori strukturalisme, teori simbol, teori sistem religi, teori sistem ritual, teori komunikasi budaya hindu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode penentuan informan dengan teknik purpusive sampling dan snowball sampling. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Milles dan Huberman. Dari kajian diatas maka dapat dinyatakan mengenai prosesi pelaksanaan upacara mesangih perorangan sesuai otonan di Desa Tigawasa yaitu Nanceb Asagan, Mepiuning, Negteg Baas, Penyajaan, Penapean, Penampahan, Metanding, Mesangih, Ngelebar. dimana bentuk bebantenan yang digunakan memiliki fungsi sebagai sarana persembahan dan makna untuk memohon ijin dan keselamatan dalam pelaksanaan upacara. pelaksanaan upacara mesangih perorangan sesuai otonan di Desa Tigawasa dikaji dengan komunikasi budaya hindu Laswell yang menjadi sumber informasi ialah keluarga inti, Jero Balian, Jero Sangging, Jero Dalang. Isi pesan adalah kegiatan upacara mesangih dengan menggunakan media pesaha atau mantra yang ditujukan kepada leluhur dengan dampak tumbuhnya keyakinan pelaksanaan upacara secara berkelanjutan.
Peran Media Sosial dalam Menyebarluaskan Nilai-Nilai Sosial Budaya Hindu pada Generasi Muda Banjar Paketan, Buleleng, Bali Putra Yasa, Putu Novantara; Suarnaya, I Putu; Suastini, Ni Nyoman
Prabha Vidya Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Prabha Vidya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “Peran Media Sosial dalam Menyebarluaskan Nilai-Nilai Sosial Budaya Hindu merupakan penelitian yang menggunakan rancangan penelitian korelasional. Dalam Penelitian ini variabel yang diteliti sebagai Objek penelitian adalah media sosial dan nilai nilai sosial budaya Hindu. Subyek penelitian ini adalah Generasi Muda dalam hal ini adalah Siswa atau Siswi SMA/SMK negeri ataupun swasta yang beragama Hindu dan berdomisili di Banjar Paketan. Dalam menentukan populasi, peneliti menggunakan teknik sampling jenuh dimana seluruh populasi diberikan kesempatan menjadi responden dalam penelitian ini, dimana jumlah respondenya berjumlah 30 orang Generasi Muda Hindu yang berstatus sebagai pelajar atau siswa atau siswi SMA/SMK negeri atau swasta. Kuisioner merupakan instrument yang dipergunakan dalam pegumpulan data penelitian. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kusioner dan analisis data menggunan korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa variabel peran media sosial (X) dengan variabel penyebarluasan nilai nilai sosial budaya Hindu (Y) nilai signifikansinya adalah 0.001 < dari 0.05, yang artinya ada hubungan signifikan antara peran media sosial dengan nilai-nilai sosial budaya Hindu. Nilai koefisien korelatifnya sebesar 0.635.
Penerapan Komunikasi Organisasi antar Perangkat Desa dalam Optimalisasi Pengelolaan Program Pelayanan Administrasi Kependudukan Berbasis Nilai-Nilai Hindu : (Studi Kasus di Desa Penglatan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng) Wayan Agus Nadiana; Suarnaya, I Putu; Wijaya, Desak Gede Karlina Satwiva
Prabha Vidya Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Prabha Vidya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan komunikasi organisasi antar perangkat desa dalam pengelolaan pelayanan administrasi kependudukan berbasis nilai-nilai Hindu di Desa Penglatan, Kabupaten Buleleng, dengan tujuan untuk mengetahui sistem komunikasi organisasi, menganalisis penerapannya dalam pelayanan administrasi, dan mengeksplorasi peran nilai-nilai Hindu seperti Tri Hita Karana. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus melalui wawancara mendalam dengan perangkat desa (Perbekel, Sekretaris Desa, Kasi Pemerintahan, dan Kasi Pelayanan), observasi partisipatif, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi berjalan efektif melalui integrasi komunikasi formal (rapat bulanan, surat edaran) dan informal (WhatsApp Group), dengan koordinasi intensif yang mempercepat pelayanan administrasi seperti pengurusan KTP-el dan Kartu Keluarga. Nilai-nilai Hindu, termasuk Tri Hita Karana (harmoni manusia-Tuhan-sesama-lingkungan), Tat Twam Asi (kesetaraan), dan Seva (pelayanan tulus), menjadi landasan integritas dan transparansi dalam pelayanan, meskipun kendala seperti sinyal internet tidak stabil masih menghambat komunikasi digital. Kesimpulannya, kombinasi komunikasi formal-informal dan internalisasi nilai-nilai Hindu menciptakan pelayanan yang efisien, humanis, dan berintegritas. Implikasi penelitian menekankan pentingnya peningkatan infrastruktur teknologi, pelatihan kapasitas perangkat desa, dan integrasi nilai-nilai lokal ke dalam SOP pelayanan, dengan saran untuk optimalisasi media komunikasi digital, penguatan kolaborasi berbasis Seva, serta sosialisasi nilai-nilai Hindu guna memperkuat good governance di tingkat desa.