Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH SENIORITAS DAN LOYALITAS TERHADAP PROMOSI JABATAN (Suatu Studi pada Pegawai BCA Multifainance Cabang Ciamis) Iis Risnawati; Elin Herlina; mujaddid Faruk
Business Management and Entrepreneurship Journal Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada Pengaruh Senioritas dan Loyalitas Terhadap Promosi Jabatan pada Pegawai BCA Multifinance Cabang Ciamis. Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini meliputi : 1] Bagaimana pengaruh senioritas terhadap promosi jabatan pegawai pada BCA Mutifinance Cabang Ciamis?; 2] Bagaimana pengaruh loyalitas terhadap promosi jabatan pegawai pada BCA Mutifinance Cabang Ciamis?; 3] Bagaimana pengaruh senioritas dan loyalitas terhadap promosi jabatan pegawai pada BCA Multifainance Cabang Ciamis?. Adapun tujuan penelitian ini adalah: 1] Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh senioritas terhadap promosi jabatan pegawai pada BCA Mutifinance Cabang Ciamis; 2] Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh loyalitas terhadap promosi jabatan pegawai pada BCA Mutifinance Cabang Ciamis; 3] Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh senioritas dan loyalitas terhadap promosi jabatan pegawai pada BCA Multifainance Cabang Ciamis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah deskriptif dengan pendekatan f kuantitatif. Sedangkan untuk menganalisis data yang diperoleh digunakanan analisis regresi sederhana, koefisien korelasi, determinasi dan uji Hipotesis menggunakan Uji signifikansi (Uji t) dan Uji F. Hasil dari penelitian dan pengolahan data menunjukan bahwa Senioritas berpengaruh terhadap promosi jabatan; Loyalitas berpengaruh terhadap promosi jabatan; Senioritas dan loyalitas berpengaruh terhadap promosi jabatan pada BCA Multifinance Cabang Ciamis.  Sebaiknya perusahaan dapat mempertahankan dan lebih meningkatkan promosi jabatan dengan maningkatkan disiplin dan kerja sama antar karyawan.
Membangun Kesadaran dan Keamanan Penggunaan Fintech di Masyarakat Desa Timbang Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan Tri Septiar Syamfithriani; Elin Herlina; Nita Mirantika
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v3i2.77

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanaka di Desa Timbang Kabupaten Kuningan, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Timbang tentang penggunaan fintech yang aman dan terpercaya, serta meningkatkan literasi keuangan masyarakat dalam penggunaan fintech agar terhindar dari berbagai ancaman keamanan seperti kebocoran data dan penipuan. Kegiatan ini dilakukan secara luring bertemu dengan masyarkat pelaku UMKM Desa Timbang, dengan pendekatan sosialiasi dan pelatihan. Sesi sosialiasasi di paparkan pengetahuan mengenai fintech (pengertian, peran dan jenis fintech, manfaat dan resiko), dilanjut dengan memberikan pengetahuan mengenai kesadaran dan literasi keuangan, terakhir di lanjut dengan pelatihan praktik penggunaan fintceh (demonstrasi transaksi dan panduan keamanan) diakhiri dengan tanya jawab. Hasil menunjukan 80% dari mereka mengalami peningkatan tingkat pemahaman dari rendah menjadi tingkat sedang atau tinggi.
Peningkatan Kemampuan Pola Pikir Growth Mindset pada Anak Sekolah Elin Herlina; Tri Septiar Syamfithriani; Azhar Natsir Ahdiyat
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v3i2.78

Abstract

Education at MA Miftahuttholibin Timbang faces challenges in providing a stimulating learning environment, especially related to limited facilities, access to training for teachers, and the lack of information technology infrastructure. Apart from that, students also face learning motivation problems and a lack of understanding about growth mindset. This research aims to implement strategies to increase understanding and application of growth mindset among students. Socialization activities are carried out to educate students about the importance of a growth mindset. The focus is to synthesize students' understanding of this growth mindset and provide relevant practice. This material leads to monitoring personal goals and increasing understanding through the use of technology as an educational tool. Mentoring programs and changing the assessment paradigm from final results to the learning process are also implemented. The results show an increase in students' understanding and acceptance of the growth mindset. Students are more active in planning personal goals and evaluating their progress. The use of technology helps deepen students' understanding of this concept. Suggestions for strengthening technological infrastructure, holding training programs for teachers, and continuing mentoring programs are given to support the implementation of a growth mindset on an ongoing basis. It is hoped that with the strategies implemented, students can apply a growth mindset in everyday life and overcome learning obstacles. It is also hoped that the implementation of this strategy can become a guide for other educational institutions in strengthening the understanding and application of growth mindset among students.
Peningkatan Partisipasi Posyandu Melati Indah di Ciporang Kuningan Melalui Komunikasi Persuasif dan Media Digital Elin Herlina; Tri Septiar Syamfitriani; Nita Mirantika
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v5i1.205

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu melalui penerapan komunikasi persuasif dan pemanfaatan media digital. Permasalahan utama yang dihadapi Posyandu Melati Indah di Ciporang-Kuningan adalah rendahnya partisipasi warga yang disebabkan oleh keterbatasan keterampilan komunikasi kader serta karakteristik masyarakat yang cenderung individualistis dan memiliki keterbatasan waktu. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan melalui observasi dan identifikasi masalah, pelatihan komunikasi persuasif bagi kader, pendampingan praktik komunikasi, serta implementasi strategi digital menggunakan WhatsApp Group dan media sosial. Kegiatan dilaksanakan pada 30 November 2025 dengan melibatkan 20 kader Posyandu dan 10 peserta perwakilan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi kader dalam menyampaikan pesan kesehatan secara persuasif serta peningkatan partisipasi masyarakat sebesar 7% berdasarkan data absensi kehadiran warga sebelum dan sesudah program dilaksanakan. Selain itu, diterapkan strategi tindak lanjut berupa kunjungan rumah (jemput bola) bagi warga yang tidak hadir untuk menjaga keberlanjutan layanan kesehatan. Kegiatan ini juga berdampak pada meningkatnya kapasitas kader dalam melakukan komunikasi mandiri secara berkelanjutan serta mendorong perubahan perilaku partisipatif masyarakat yang diproyeksikan terus meningkat pada kegiatan Posyandu berikutnya.
ANTI-BULLYING OUTREACH TO BUILD A CHILD-FRIENDLY SCHOOL ENVIRONMENT AT SDN 2 NEGLASARI, CIAMIS REGENCY Elin Herlina; Azhar Natsir Ahdiyat; Tri Septiar Syamfihriani
SWAGATI : Journal of Community Service Vol. 4 No. 2 (2026): July
Publisher : Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/swagati.2026v4i2.2750

Abstract

Bullying in the school environment remains a serious issue that can negatively affect students’ psychological, social, and academic development. This community service activity was conducted at SDN 2 Neglasari, Ciamis Regency, to increase students’ understanding of bullying and encourage the creation of a child-friendly school environment. The activity employed an educational and participatory approach through anti-bullying seminars involving 42 students, 8 teachers, and 2 school staff members. The methods used included literature study, field observation, interactive seminars, discussions, educational video screenings, simulations, quizzes, and post-seminar monitoring. The results showed that participants experienced increased understanding regarding the forms and impacts of bullying, including verbal, social, and cyberbullying. Students also demonstrated positive behavioral changes, particularly in reducing verbal teasing and improving social awareness toward peers. The use of interactive methods and visual media was effective in increasing participant engagement and facilitating students’ understanding of anti-bullying materials. Based on the monitoring results, this activity contributed positively to fostering a safer and more conducive school environment. Therefore, anti-bullying education activities need to be implemented continuously to strengthen students’ awareness and promote positive social interaction within the school environment.