Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Motivasi dan Perilaku Guru dalam Berinovasi (Studi Pada Kombel Basamaan SDN Abirau) Ahmad Widhoni; Rama Aditya Pratama; Rama Meiagriza; Aslamiah; Celia Cinantya
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i1.6487

Abstract

This study aims to describe matters related to motivation, innovative teacher behavior, community support in schools, as well as obstacles and strategies to support teachers in innovating that are running at Abirau Elementary School, Banjar Regency. The techniques used in this study are using indirect interview techniques, observation, and documentation studies. The subjects of this study were the Principal of Abirau Elementary School. The data obtained was analyzed using descriptive qualitative methods. The results of the study indicate that motivation, innovative teacher behavior, and community support in Kombel Basamaan can be started by joining Kombel Basamaan which is the willingness of all parties in the school to improve skills and knowledge to have the opportunity to learn from fellow teachers who may have different experiences or approaches in teaching. This Kombel activity aims to create a more inclusive and effective learning environment innovation which is expected to be able to produce learning innovations and build strong collaboration between teachers. One of the strengthening strategies in Kombel in dealing with educational problems is the leadership role of the principal which is needed as well as being an active facilitator in the innovation process, providing encouragement and recognition for teacher efforts, so that teachers do not feel burdened and continue to feel accompanied.
LITERATURE REVIEW: KEEFEKTIFAN TIPE GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP PRESTASI KERJA GURU Azkia Rahmi; Ainun Jariah; Jahriah Jahriah; Widea Safitri; Aslamiah Aslamiah; Celia Cinantya
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6529

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan gaya kepemimpinan transformasional terhadap prestasi kerja guru berdasarkan hasil kajian terhadap tujuh sumber penelitian. Gaya kepemimpinan transformasional mencakup pengaruh ideal, motivasi inspiratif, stimulasi intelektual dan pertimbangan individual yang menjadi tolak ukur keberhasilan kepemimpinan transformasional yang dapat meningkatkan kinerja guru. Berdasarkan beberapa artikel tesebut dapat diketahui bahwa kepala sekolah dengan gaya kepemimpinan transformasional ini dapat meningkatkan prestasi kerja guru. Kajian ini memberi wawasan mengenai bagaimana gaya kepemimpinan transformasional menjadi hal penting dalam meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh.
PENGGUNAAN MODEL LANGIT DAN MEDIA BALOK CUISENAIRE DALAM MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI YANG INTERAKTIF Ismiati Khodijah; Celia Cinantya
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7173

Abstract

The problem in this research is based on the low levels of activity, cooperation, and cognitive development of children in understanding the concept and symbols of numbers. The solution proposed is the use of the Langit model (probLem bAsed learniNG and explicIT instruction) and Cuisenaire Rods as a medium. The purpose of this study is to describe teacher activities and analyze the activities, cooperation, and cognitive development outcomes of children in understanding number concepts and symbols. This research uses a qualitative approach with the Classroom Action Research (PTK) method, conducted over four sessions. The research setting was with Group A children at TK Islam Khadijah Plus Banjarmasin, consisting of 22 children. The data collection technique used was observation. Data analysis was carried out using descriptive analysis with tables and graphs. The research instruments included observation sheets for teacher children’s activities, children’s cooperation, and children’s developmental achievements. The results showed that by the fourth sessions, teacher activities had reached the “Very Good” category. Children’s activities, on a classical basis, reached the “Almost All Children Active” category in session four. Children’s cooperation, on a classical basic, reached the “Almost All Children Cooperate” category in the fourth session, and children’s developmental outcomes reached the BSB (Developing Very Well) and BSH (Developing According to Expectations) categories in session four. It is recommended that the Langit model and Cuisenaire Rods be used as a reference for implementing effective learning models.
Manajemen Pelayanan Mutu dalam Mewujudkan Sekolah Unggul Sherwina Ranisa; Besse Maryani; Noor Hariani; Aslamiah; Celia Cinantya
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen pelayanan mutu dalam mewujudkan sekolah unggul di SMAN 5 Banjarmasin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang memungkinkan eksplorasi mendalam terhadap strategi manajemen mutu pendidikan di tingkat sekolah. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan komite sekolah yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan langsung mereka dalam kegiatan peningkatan mutu. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi resmi sekolah. Analisis data mengacu pada model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) yang meliputi empat tahap: pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen pelayanan mutu di SMAN 5 Banjarmasin dilaksanakan melalui siklus berkelanjutan Plan–Do–Check–Act (PDCA) dengan keterlibatan aktif seluruh warga sekolah. Kepala sekolah berperan sebagai penggerak budaya mutu melalui kepemimpinan transformasional, sementara guru menunjukkan komitmen terhadap profesionalisme dan inovasi pembelajaran. Namun, tantangan masih dihadapi dalam hal optimalisasi teknologi informasi dan peningkatan evaluasi berbasis data. Secara umum, penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip Total Quality Management (TQM) yang menitikberatkan pada keterlibatan total, fokus pelanggan, dan perbaikan berkelanjutan. Temuan ini diharapkan menjadi referensi strategis bagi sekolah lain dalam membangun budaya mutu pendidikan menuju sekolah unggul yang berdaya saing tinggi.