Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Persepsi Pemilih Pemula Terhadap Kampanye Politik Perempuan Melalui Instagram (Studi Deskriptif : Persepsi Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UNJ Terhadap Kampanye Politik Krisdayanti Melalui Instagram) Khairunnisa Rosdiani; K. Y.S. Putri
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4 No 1 (2021): Medialog: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/medialog.v4i1.882

Abstract

Instagram digunakan oleh para calon legislatif untuk menjadi sarana berkampanye guna menumbuhkan citra positif serta menarik suara dari para pengguna instagram. Kecerdasan memilih untuk para pemilih pemula juga dilihat dari kepopuleran calon legislatif, serta luasnya jangkauan media sosial dapat membuat semakin tinggi dukungan untuk para calon legislatif. Metode penelitian menggunakan kuantitatif deskriptif dengan teknik yang digunakan yaitu dalam pengumpulan data dalan bentuk kuesioner. Pemilih pemula di prodi Ilmu Komunikasi UNJ menjadi sample dengan jumlah 55 orang dari total 120 mahasiswa ilmu komunikasi UNJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilih pemula di prodi ilmu komunikasi unj dalam persepsi pemilih pemula dengan aspek memilih, mengatur serta menginterprestasikan ternyata masih kurang dalam studi kasus kampanye krisdayanti di instagram maupun calon legislative lainnya.
PENGARUH SITUS BERITA ONLINE DETIK.COM TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 PADA MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI FIS UNJ ANGKATAN 2019 Yesi Andriani; K. Y.S. Putri
Jurnal Komunikasi dan Budaya Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Komunikasi dan Budaya
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.571 KB) | DOI: 10.54895/jkb.v2i1.788

Abstract

This study aims to see the effect of the online news site Detik.com on the fulfillment of information needs during the Covid-19 pandemic for student of the 2019 FIS UNJ Communication Science. In the research, the population of the 2019 FIS UNJ Communication Science student was used. Simple random sampling used in this study and from the calculation results obrained a sampling of 45 respondents. The results showed that the simple linear regression equation is Y=-0,105 + 0,988X with a significant result of 0,000. Thus, there is an influence between the online news site Detik.com and the fulfillment of information needs during the Covid-19 pandemic.
PENGARUH SITUS BERITA ONLINE DETIK.COM TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 PADA MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI FIS UNJ ANGKATAN 2019 Yesi Andriani; K. Y.S. Putri
Jurnal Komunikasi dan Budaya Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Komunikasi dan Budaya
Publisher : Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/jkb.v2i1.788

Abstract

This study aims to see the effect of the online news site Detik.com on the fulfillment of information needs during the Covid-19 pandemic for student of the 2019 FIS UNJ Communication Science. In the research, the population of the 2019 FIS UNJ Communication Science student was used. Simple random sampling used in this study and from the calculation results obrained a sampling of 45 respondents. The results showed that the simple linear regression equation is Y=-0,105 + 0,988X with a significant result of 0,000. Thus, there is an influence between the online news site Detik.com and the fulfillment of information needs during the Covid-19 pandemic.
Penggunaan Multiple Account Media Social Instagram sebagai Dramaturgi Pada Perempuan Milenial Amarilia Shinta; K. Y.S. Putri
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. 2 (2022): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 10 No 2 Desember 2022
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.030.04

Abstract

ABSTRAK Saat ini hampir segala aspek kehidupan manusia didominasi oleh penggunaan internet, tak terkecuali dalam melakukan komunikasi. Komunikasi menjadi lebih menyenangkan dan mudah karena hadirnya berbagai media sosial, seperti salah satunya adalah media sosial instagram. Platform ini semakin hari menawarkan berbagai fitur yang menarik bagi para penggunanya, awalnya instagram digunakan untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya namun kini sudah menjadi ajang untuk eksistensi diri dan representasi diri bagi para penggunanya, khususnya pengguna perempuan. Fitur yang dimaksud adalah fitur switch account, adanya fitur ini pengguna bisa menggunakan akun instagram lebih dari satu dengan waktu bersamaan. Pada akun utamanya mereka akan menunjukkan sisi terbaiknya atau melakukan branding kepada khalayak sedangkan pada akun kedua mereka akan menampilkan diri mereka apa adanya. Tujuan penelitian ini adalah ingin mencari tahu bagaimana penggunaan multiple account media sosial instagram sebagai dramaturgi pada perempuan milenial. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian dipilih secara acak sebanyak 7 orang mahasiswa perempuan, dengan usia 19-21 tahun. Teori yang dipilih adalah teori dramaturgi yang dicetuskan Erving Goofman. Teori ini menjelaskan bagaimana panggung depan (front stage) dan panggung belakang (back stage) layaknya kehidupan sosial manusia dalam sebuah pertunjukan teater. Hasil penelitian mengungkapkan penggunaan media sosial instagram sebagai dramaturgi menunjukkan hasil yang berbeda-beda pada tiap informan, karena sertiap manusia memiliki kepribadian yang tidak sama. Penelitian ini dapat disimpulkan melalui akun utamanya para informan akan memperlihatkan karakter ideal layaknya pengguna instagram yang lain agar dapat diterima oleh khalayak, sedangkan pada akun kedua kebanyakan informan menggunakannya untuk membagikan postingan yang tidak bisa ia bagikan di akun pertamanya karena postingan dinilai kurang pantas.
PENGARUH MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @lyfewithless SEBAGAI KOMUNITAS GAYA HIDUP MINIMALIS TERHADAP SIKAP BIJAK BERKONSUMSI FOLLOWERS Tasya Indah Firdausi; Vera Wijayanti Sutjipto; Marisa Puspita Sary; Elisabeth Nugrahaeni Prananingrum; K. Y.S. Putri; Nada Arina Romli
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 5 No. 3 (2024): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v5i3.1337

Abstract

The close use of social media in today's society allows all information to be easily disseminated, including disseminating positive information or education to a wide audience, as done by the Lyfe With Less community as a minimalist lifestyle community that utilizes Instagram social media as one of their campaign media. The purpose of this study is to determine the effect of Instagram social media @lyfewithless as a minimalist lifestyle community on the wise consumption attitude of followers. There are two variables in this study, namely social media variables with dimensions of context, communications, collaboration, and connections, and attitude variables with dimensions of cognitive components, affective components, and conative components. The theory used in this research is social judgment theory which explains how individuals have an assessment of the information or messages they get. This study used a survey method with data analysis techniques in the form of descriptive univariate, namely measuring the mean per variable, and bivariate, namely with simple linear regression analysis to determine the effect of the two variables tested. The results showed that there was a strong influence between Instagram social media @lyfewithless as a minimalist lifestyle community on followers' wise consumption attitudes.
LITERASI KOMUNIKASI KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA TERHADAP SIKAP PENANGANAN KESEHATAN KELUARGA K. Y.S. Putri; Heri Fathurahman; Riady, Yasir; Yesi Andriani; Hana Hanifah
Communications Vol. 4 No. 2 (2022): COMMUNICATIONS
Publisher : Prodi S1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/communications.4.2.1

Abstract

Kemampuan masyarakat dalam mengetahui informasi kesehatan dalam kondisi pandemic di media baru dan dapat mengaplikasikan dalam kehidupannya. Literasi komunikasi kesehatan sudah banyak dilakukan oleh seluruh unsur masyarakat. Pertanyaan penelitian adalah bagaimana literasi komunikasi kesehatan masyarakat Indonesia terhadap sikap penanganan kesehatan keluarga. Tujuan penelitian adalah untuk dapat menjelaskan literasi komunikasi kesehatan masyarakat Indonesia terhadap sikap penanganan kesehatan keluarga. Teori dan konsep yang digunakan penelitian ini juga ada beberapa artikel penelitian sebelumnya dalam mendukung penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan responden dari beberapa daerah kabupaten yang ada di Indonesia. Analisis penelitian adalah menggunakan analisis determinan dengan sikap menangani dan tidak menangani kesehatan untuk individu dan masyarakat. Hasil deskriptif semua dimensi dalam literasi komunikasi kesehatan menunjukkan positif dalam semua dimensi dan indicator dalam literasi komunikasi kesehatan. Kondisi pandemic dalam dua tahun belakangn ini menunjukkan masyarakat Indonesia di kota besar sangat peduli terhadap semua informasi kesehatan dalam penanganan kesehatan individu dan masyarakat. Ada beberapa daerah menunjukkan masih belum mengetahui sampai pada mengaplikasnnya kondisi pandemi ini. Maka ketika dilanjutkan dalam analisisi determinan masih menunjukan positif responden penelitian dalam sikapa penanganan kesehatan dan sedikit sikap tidak menangani dalam kesehatan individu dan masyarakat. Saran penelitian kelanjutan penelitian literasi komunikasi kesehatan masih sangat diperlukan dalam menginformasikan sampai mengaplikasikan penuh kondisi kesehatan pribadi dan masyarakat dalam kondisi pandemic.