Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Legal Protection of Health Workers on the Installation of Mechanical Ventilation of Covid-19 Patients in Hospitals Suwito Suwito; Puguh Aji Hari Setiawan; Gradios Nyoman Tio Rae
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 5 No. 05 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v5i05.1121

Abstract

Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) is a disease that causes an epidemic with a high number of deaths and morbidity in Indonesia. Covid-19 sufferers often experience respiratory failure, so they need to receive mechanical ventilation assistance. This research aims to find out the rules for legal protection for health workers in the act of installing mechanical ventilation for Covid-19 patients in hospitals and to find out the implementation of legal protection. This type of research is normative juridical based on a legal approach. Data collection is based on literature study, taken from legislation, research results and literature books. The results of the research found that the provision of health services was carried out responsibly, safely, of good quality and evenly and non-discriminatory. The position faced by medical personnel or health workers is sometimes problematic because installing mechanical ventilators for Covid-19 patients from a criminal law perspective is a mistake if it is done outside of their authority, even though the medical personnel or health workers are dealing with the function and task of carrying out actions. for patient safety which is of course tied to the Hippocratic Oath as an ethical and moral basis. The suggestion in this research is that the government must provide legal protection to medical personnel whose rights are not fulfilled by policy organizers, even though their obligations have been fulfilled by health personnel.
Perlindungan Hukum Bagi Pemegang Asuransi Jiwa yang Berkepastian Hukum Gomulia Oscar; Puguh Aji Hari Setiawan; Dewi Iryani
Jurnal sosial dan sains Vol. 4 No. 9 (2024): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v4i9.3170

Abstract

Latar Belakang: Asuransi jiwa memegang peranan penting dalam menyediakan perlindungan finansial bagi individu dan keluarga di Indonesia, tetapi kompleksitas industri asuransi dan potensi konflik antara pemegang polis dan perusahaan asuransi menuntut kerangka hukum yang kuat. Meskipun telah ada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian dan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), masih ada tantangan dalam implementasi dan penegakan hukum, serta ruang untuk perbaikan dalam mekanisme penyelesaian sengketa dan edukasi konsumen. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum bagi pemegang polis asuransi jiwa dengan pendekatan yuridis normatif. Metode : Metode penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi pemegang polis diatur oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 dan peraturan OJK, namun masih ada kelemahan dalam pemahaman masyarakat, pengawasan OJK, mekanisme penyelesaian sengketa, dan penegakan hukum terhadap pelanggaran oleh perusahaan asuransi. Kesimpulan : Perusahaan asuransi perlu meningkatkan transparansi informasi kepada pemegang polis. Ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemegang polis, efektivitas mekanisme penyelesaian sengketa, dan pengawasan oleh OJK, dengan tujuan akhir meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi di Indonesia.
Perlindungan Dan Tanggung Jawab Hukum Kebocoran Informasi Data Pribadi Pada Penyelenggara Sistem Elektronik Berdasarkan Perspektif Rahasia Dagang Myrna Fitria; Dewi Iryani; Puguh Aji Hari Setiawan
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i1.2408

Abstract

Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) dalam kasus kebocoran data pribadi berdasarkan perspektif rahasia dagang. Data pribadi yang dikelola oleh PSE sering kali memiliki nilai ekonomi yang signifikan, sehingga kebocoran data tidak hanya merugikan privasi individu tetapi juga dapat mengancam rahasia dagang perusahaan. Melalui pendekatan yuridis normatif, penelitian ini mengkaji bagaimana Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU No. 27 Tahun 2022) dan Undang-Undang Rahasia Dagang (UU No. 30 Tahun 2000) mengatur perlindungan serta tanggung jawab PSE dalam melindungi data pribadi dan rahasia dagang. Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi menyediakan kerangka hukum yang cukup komprehensif, pelaksanaan dan penegakannya masih menghadapi beberapa tantangan signifikan. Kewajiban untuk memberikan kompensasi kepada pihak yang terdampak juga belum diatur secara jelas, sehingga berpotensi menimbulkan perbedaan standar ganti rugi di berbagai kasus. Perlindungan rahasia dagang yang berkaitan dengan data pelanggan atau informasi bisnis strategis sangat penting untuk mempertahankan keunggulan kompetitif di pasar. Penelitian ini menyarankan adanya peningkatan dalam kerangka regulasi dan kepatuhan untuk membangun lingkungan perlindungan data yang lebih kuat guna menjaga privasi individu sekaligus melindungi kepentingan bisnis.
Legal Protection of Health Workers on the Installation of Mechanical Ventilation of Covid-19 Patients in Hospitals Suwito Suwito; Puguh Aji Hari Setiawan; Gradios Nyoman Tio Rae
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 5 No. 05 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v5i05.1121

Abstract

Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) is a disease that causes an epidemic with a high number of deaths and morbidity in Indonesia. Covid-19 sufferers often experience respiratory failure, so they need to receive mechanical ventilation assistance. This research aims to find out the rules for legal protection for health workers in the act of installing mechanical ventilation for Covid-19 patients in hospitals and to find out the implementation of legal protection. This type of research is normative juridical based on a legal approach. Data collection is based on literature study, taken from legislation, research results and literature books. The results of the research found that the provision of health services was carried out responsibly, safely, of good quality and evenly and non-discriminatory. The position faced by medical personnel or health workers is sometimes problematic because installing mechanical ventilators for Covid-19 patients from a criminal law perspective is a mistake if it is done outside of their authority, even though the medical personnel or health workers are dealing with the function and task of carrying out actions. for patient safety which is of course tied to the Hippocratic Oath as an ethical and moral basis. The suggestion in this research is that the government must provide legal protection to medical personnel whose rights are not fulfilled by policy organizers, even though their obligations have been fulfilled by health personnel.