Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisa Percepatan Pelaksanaan Pekerjaan Struktur Menggunakan Metode Fast Track Pada Proyek Pembangunan Gedung Kampus Iainu Bangil Wahid, Abdul Rakhman; Sucipto, Sucipto
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15885

Abstract

Penerapan manajemen waktu sangat berperan penting, karena terbatasnya sumber daya pelaksanaan dan waktu. Suatu proyek dikatakan baik jika penyelesaian proyek tersebutefisien ditinjau dari segi waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lintasan kritis, mengetahui durasi proyek menggunakan metode CPM, Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode CPM dalam membuat jaringan kerja/network planning dan menentukan lintasan kritis sehinga didapat durasi pekerjaan. Penelitian ini dilakukan pada proyek pembangunan Gedung Kampus IAINU Lokasi berada di Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan Jawa Timur.dengan durasi 140 hari. Hasil dari penelitian lintasan kegiatan kritis yang diperoleh menggunakan metode CPM antara lain: kegiatan A (pekerjaan pembongkaran), kegiatan E (pekerjaan sloof), kegiatan F (pekerjaan kolom), kegiatan G (pekerjaan balok), kegiatan K (pekerjaan balok latai), kegiatan N (pekerjaan atap), kegiatan Q (pekerjaan cor ornamen jendela), kegiatan R (pekerjaan plesteran dan acian), kegiatan AC (pekerjaan pasang ACP) dan kegiatan AD (pekerjaan pengecatan). Sedangkan durasi yang diperoleh pada metode CPM yang telah di Fast Track waktu yang dibutuhkan sebesar 117 hari atau lebih cepat 23 hari lebih cepat dari waktu normal pelaksanaan proyek secara keseluruhan yaitu sebesar 16,428%.
ANALISA REKAYASA NILAI (VALUE ENGINEERING) PEKERJAAN STRUKTUR KOLOM DAN BALOK PADA PEMBANGUNAN MASJID ALHIDAYAH 2 KRANGGEN PASURUAN Abdulah, M Kusen; ', Sucipto
JURNAL SIPIL SAINS Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v15i2.8673

Abstract

Proyek pembangunan menjadi hal pokok dalam kehidupan, dalam suatu proyek pembangunan tentunya diperlukan perencanaan yang matang dan optimal, namun dalam perencanaan proyek terdapat hal-hal yang berada diluar kendali, seperti manajemen proyek yang tidak sesuai dengan perencanaan, pendanaan yang membengkak, dan lain-lain. Value Engineering adalah suatu bentuk manajemen dalam menganalisa suatu masalah dalam proyek dengan pendekatan yang sistematis dan terorganisir untuk mendapatkan fungsi yang sesuai dengan hasil yang optimal namun tetap pada ketentuan, penampilan, kualitas, dan pemeliharaan pada proyek. Tujuan dilakukannya penelitian Value Engineering ini untuk mencari alternatif desain struktur Kolom dan pada proyek pembangunan Masjid Alhidayah 2 Kranggen Pasuruan. Data yang digunakan merupakan data primer yaitu Design gambar, RAB.     Metode deskriptif kuantitatif adalah metode yang digunakan pada penelitian ini. Data yang dibutuhkan diperuntukkan pengumpulan, pengelolaan, dan penganalisaan data terkait Rekayasa nilai atau pengehematan biaya. dengan hasil perhitungan yang dinormalisasikan, kemudian dilakukan perbandingan berpasangan yang dibantu software SAP 2000. Dalam penerapan Value Engineering pada proyek Masjid AlHidayah 2 Kranggen Pasuruan Yakni menghilangkan kolom Ø 60 dan mengganti beberapa balok dibagian atap menjadi balok dengan ukuran 40/80 menggunakan beton preategang kemudian dari hasil ini mendapatkan penghematan sebesar Rp 115.914.241,56 atau 13,1% dari biaya rencana sebesar Rp 881.519.598,22.
ANALISIS VALUE ENGINEERING TERHADAP PEKERJAAN STRUKTUR KOLOM DAN BALOK (PROYEK PEMBANGUNAN RUANG KELAS SKADRON 4 DI LANUD ABDULRACHMAN SALEH, MALANG) Mohammad Ilham Ramadhan; Sucipto
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2025): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v6i2.9673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi biaya struktur kolom dan balok pada proyek pembangunan ruang kelas skadron udara 4 di lanud abdulrachman saleh Malang melalui penerapan metode Value Engineering (VE). Latar belakang penelitian ini berangkat dari tingginya biaya komponen struktural seperti kolom K1 (40×40 cm), K2 (35×40 cm), dan balok B1 (30×50 cm) serta B2 (20×35 cm) yang berkontribusi signifikan terhadap total anggaran proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan fokus pada evaluasi teknis dan ekonomis melalui analisis alternatif desain. Data primer diperoleh dari dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB), gambar kerja, dan observasi lapangan, sedangkan data sekunder berasal dari SNI, literatur ilmiah, dan analisis harga satuan pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan VE dengan mengubah dimensi kolom menjadi K1 (35×35 cm) dan K2 (25×35 cm), serta dimensi balok B1 (20×35 cm) dan B2 (15×30 cm), mampu menurunkan biaya sebesar Rp424.716.000,00 atau sekitar 39% dari anggaran awal Rp1.087.679.000,00. Analisis dengan SAP2000 memastikan bahwa perubahan desain tidak mengurangi kekuatan dan keamanan struktur. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa VE efektif dalam memberikan solusi teknis yang ekonomis tanpa mengorbankan mutu. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perencanaan struktural bangunan, khususnya untuk efisiensi biaya pada proyek dengan elemen struktur berbiaya tinggi.
ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI VARIATION ORDER NILAI KONTRAK PADA PROYEK RENOVASI RUMAH TINGGAL SRENGAT BLITAR Dewi; Sucipto
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2025): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v6i2.9733

Abstract

Variation order atau pekerjaan tambah dan kurang merupakan peristiwa yang kerap ditemukan dalam pelaksanaan proyek konstruksi, yang berpotensi memengaruhi efisiensi biaya dan kelancaran pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama penyebab variation order serta mengevaluasi dampaknya terhadap nilai kontrak proyek. Metodologi yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif-deskriptif dengan penyebaran kuesioner kepada 30 responden yang terlibat dalam proyek Renovasi Rumah Tinggal Srengat–Blitar. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel desain, spesifikasi pekerjaan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta ruang lingkup pekerjaan secara simultan memiliki pengaruh positif terhadap terjadinya variation order dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 45,1%. Faktor yang paling berpengaruh di antaranya adalah desain yang tidak diperbarui (X1.3), kurangnya investigasi pekerjaan (X2.1), pertimbangan keamanan di lapangan (X3.2), dan pengurangan lingkup pekerjaan (X4.3). Selain itu, variation order juga terbukti mengakibatkan peningkatan nilai kontrak proyek hingga 25,91% dari nilai awal kontrak.
Analisis Biaya dan Waktu Pembangunan Lapangan Bola Voli Pantai Kota Malang dengan Metode Earned Value Irfan, Mukhamad; Sucipto, Sucipto
TEKNIKA SAINS Vol 10, No 2 (2025): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v10i2.4396

Abstract

Pelaksanaan proyek pembangunan Lapangan Bola Voli Pantai Kota Malang direncanakan dengan total anggaran sebesar Rp 1.095.646.000,00 (satu miliar sembilan puluh lima juta enam ratus empat puluh enam ribu rupiah) dan waktu penyelesaian selama 84 hari. Dengan keterbatasan dana dan waktu, dibutuhkan perencanaan yang baik agar proyek dapat diselesaikan sesuai rencana. Penelitian ini menggunakan metode Earned Value (nilai hasil) sebagai pendekatan dalam pengendalian biaya dan waktu proyek. Metode ini mampu memberikan gambaran mengenai kinerja proyek pada periode pelaporan serta membandingkan antara rencana dan realisasi pekerjaan untuk menilai pencapaian biaya maupun jadwal. Hasil analisis menunjukkan nilai kinerja jadwal proyek (Schedule Performance Index/SPI) sebesar 1,14463, yang mengindikasikan percepatan sebesar 8,13% dari target rencana 56,21% dengan realisasi pekerjaan 64,34%. Dari sisi biaya, nilai Cost Performance Index (CPI) sebesar 1,05 menunjukkan bahwa pengeluaran masih berada di bawah anggaran. Berdasarkan tren kinerja hingga minggu ke-10, perkiraan total biaya penyelesaian proyek adalah sebesar Rp 1.041.597.526,03, lebih rendah dari nilai anggaran (BAC) sebesar Rp 1.095.646.000,00. Waktu penyelesaian akhir proyek diperkirakan 74 hari, lebih cepat dari jadwal yang direncanakan selama 84 hari.
Empowering Communities Through Sapta Pesona to Enhance Tourism Service Quality in Candi Belahan Village Khofifah; Bashori, Hasan; Muchamad Syarief Hidayatulloh; Izzatul Muflihah; Sucipto
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 6 No. 2 (2025): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v6i2.8352

Abstract

Candi Belahan Village in Gempol District, Pasuruan Regency, possesses unique historical and cultural tourism potential that remains underutilized due to limited community awareness of tourism service standards. This community service program aimed to empower local tourism actors by implementing Sapta Pesona principles—safety, orderliness, cleanliness, coolness, beauty, friendliness, and memorable experiences—to enhance the quality of tourism services and strengthen destination management. The program was conducted from July to August 2025, utilizing a participatory training and mentoring approach that involved 30 local participants, including members of the Tourism Awareness Group (Pokdarwis), traders, and local guides. Activities consisted of preliminary assessment, training, field mentoring, and evaluation to encourage behavioral and environmental transformation. The results indicated a substantial increase in participants’ understanding and application of Sapta Pesona, with post-training assessments showing marked improvement in knowledge and service practices, along with enhanced cleanliness, orderliness, and the development of thematic photo spots reflecting local identity. Collaboration between the community, Pokdarwis, and the village government strengthened collective ownership and coordination in managing the tourism area. Overall, the program not only improved tourism service quality but also demonstrated a replicable model for community-based tourism development that may inform broader village tourism policies and future capacity-building initiatives.