Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Neo Societal

PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI KEBIJAKAN POLITIK KELUARGA HARAPAN (Studi Kasus di Ngalukoja Kabupaten Ende) Zainur Wula
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 1 (2021): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.123 KB) | DOI: 10.52423/jns.v6i1.15010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan pengentasan kemiskinan melalui kebijakan politik keluarga harapan di Ngalukoja-Ende. Penelitian ini merupakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumen, hasil penelitian dianalis secara deskriptif. Bahwa kebijakan pemerintah melakukan bantuan kepada  keluarga miskin di desa Ngalukoja sejalan dengan ketentuan dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan ketentuan Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor: tahun 2018, namun dalam implementasinya belum menemui sasaran karena data-data yang disampaikan tidak akurat tentang keluarga miskin. Di samping itu ada keluarga yang mendapat dobel artinya di program bantuan pemerintah yang lainnnya juga tetap mendapat bantuan, padahal yang bersangkutan sudah menerima bantuan program keluarga harahapan. Bahwa kemiskinan timbul disebabkan banyak faktor selain faktor sumber daya alam, namun penyebab kemiskinan yang tersebesar adalah rendahnya sumber daya manusia dan rendahnya semangat kerja, budaya kerja dan etos kerja masyarakat dalam mengelola sumber daya alam yanga ada. Kebijakan pemerintah dalam Program keluarga harapan yang diberikan kepada masyarakat menimbulkan ketergantungan masyaakat terhadap bntuan pemerintah, masyarakat miskin menciptakan malas kerja karena tanpa kerja sudah mendapat banguan pemerintah setiap 3 sampai enam bulan baik berupa dana bantuan PKH maupun beras miskin yang jumlah rata-rata setiap kepala keluarga 45 Kg tiga bulan. Demikian pula dengan settiap keluarga yang telah ditetapkan sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) akan diberikan bantuan sesuai kriteria dan aturan tertentu dalam periode bulan tertentu yang tiga bulan dan enam bulan sekali.
BUDAYA MITOS SUMBER MATA AIR MOTA UWI DALAM MEWUJUDKAN TERTIB SOSIAL DI DESA NGALUKOJA KECAMATAN MAUROLE KABUPATEN ENDE Zainur Wula
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 3 (2021): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.322 KB) | DOI: 10.52423/jns.v6i3.19748

Abstract

Sumber mata air Mota Uwi di desa Ngalukodja Kabupaten Ende, terletak di wilayah  persekutuan adat Ngalukoja. Desa Ngalukoja memiliki batas wilayah tanah adat  Dai Puu Kaju Enga Koba Aje. Pemimpin adatnya disebut Mosalaki Dai Puu Kaju Enga Koba Aje, yang  memiliki tradisi dan hubungan sosial budaya religius magis dengan seluruh sumber mata air mota uwi. Masalah pokok  “Apakah Budaya Mitos Sumber Mata Air Mota Uwi dapat mewujudkan tertib sosial di desa Ngalukoja? Tujuan  untuk mengetahui  budaya mitos sumber mata air Mota Uwi dalam mewujudkan ketertiban sosial di desa Ngalukodja. Penelitian ini merupakan penelitian sosial budaya, pegumpulan data; pengamatan, indepth interview menggunakan snow ball informan. data dianalisa kualitatif naratif. Sistem sosial budaya dan ritual religius magis terlihat dalam kehidupan masyarakat yang bertujuan agar masyarakat tidak mengeksplorasi hasil hutan di sekitar lokasi sumber mata air Mota Uwi, menebang pohon untuk bahan bangunan dan kayu bakar. Masyarakat meyakini jika memasuki kawasan sumber mata air  tanpa melalui  ritual adat maka bencana alam atau malapetaka akan menimpa individu yang melakukannya tidak terkecuali keluarganya. Sumber mata air Mota Uwi dijaga oleh  arwah leluhur sejak ratusan tahun,  menjaga anak turunannya yang mendiami wilayah persekutuan adat Ngalukodja. Mitos sumber mata air mota uwi, dapat mewujudkan ketertiban, menjaga pengrusakan hutan dan mewujudkan kesinambungan kesemestaan mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan  kebaikan bersama desa Ngalukoja.
POTENSI KEBERAGAMAN ETNIK DALAM MEWUJUDKAN HARMONISASI SOSIAL DI KOTA KUPANG Zainur Wula
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 1 (2022): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.73 KB) | DOI: 10.52423/jns.v7i1.22248

Abstract

Perbedaan  etnik dan latar belakang sosial budaya merupakan suatu kenyataan kehidupan sosial  dan merupakan anugerah Tuhan yang terbesar bagi kehidupan umat manusia. Potensi keragaman etnik yang besar dapat memberi dampak positif dalam meningkatkan persatuan serta mewujudkan pembangunan kesejahteraan hidup umat manusia. Dalam kenyataan  potensi etnik selalu djadikan  kepentingan politik tertentu yang melahirkan konflik dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji  potensi etnik yang berbeda-beda  dapat mewujudkan harmonisasi sosial    Kota Kupang. Teknik analisis secara deskriptif, menafsirkan dan menguraikan hasil wawancara, observasi dan diskusi group, referensi  dan teori terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi keberagaman etnik merupakan  modal dasar dalam mewujudkan harmonisasi sosial di Kota Kupang. Potensi etnik juga  bisa berdampak negatif jika tidak dikelola secara baik  menimulkan konflik sosial budaya. Kota Kupang pernah mengalami konflik keagamaan dan etnik. Pengelolaan keragaman  etnik  yang sangat baik dengan mengakomodir seluruh potensi dari berbagai wilayah Nusa Tenggara  Timur yang ada di Kota Kupang  dan nilai-nilai kearifan lokal  dapat mewujudkan harmonisasi  sosial.  Modal sosial yang dimiliki masyarakat adalah ikatan  Paguyuban, kelompok arisan berdasarkan etnik, wilayah, kepulauan, Kecamatan dan marga.
BUDAYA PESTA DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (Studi di Mausambi Kecamatan Mauroleh Kabupaten Ende) Zainur Wula
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 1 (2020): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.908 KB) | DOI: 10.52423/jns.v5i1.10509

Abstract

Budaya pesta dan pengaruhnya terhadap kekerasan dalam rumah tangga di Mausambi Kecamatan Maurole Kabupaten Ende. Masalah pokok penelitian bagaimanakah budaya pesta dan pengaruh terhadap kekerasan dalam rumah tangga. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan budaya pesta dan pengaruhnya terhadap kekerasan dalam rumah tangga. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara mendalam terhadap para informan dengan teknik snowball informan dan dianalisis dianalisis secara deskriptif. Pesta merupakan bentuk ekspresi keluarga dan masyarakat terhadap prestasi yang diperoleh dalam peristiwa pernikahan, khitanan/sunatan dan sambut baru (komuni suci) bagi agama katolik. Pesta merupakan aktifitas sosial budaya masyarakat sehingga setiap keluarga selalu berusaha agar peristiwa pernikahan, khitanan dan sambut baru (komuni suci bagi agama Katolik) perlu dirayakan karena hanya terjadi sekali dalam hidup meskipun dengan keterbatasan secara ekonomi. Akibat dari pesta yang sering dilakukan oleh keluarga dan masyarakat secara bergangtian dari waktu ke waktu, menyebabkan terjadinya pemborosan keuangan dalam keuangan dan menyita waktu bekerja. Budaya pesta memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap tindakan kekerasan dalam rumah tangga baik fisik, maupun psikis.