Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Otimalisasi Kampung Klasmelek Mandiri Nursalim Nursalim; Nesya Pramudia Andini
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2020): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam rangka Melakukan Pemberdayaan Masyarakat Optimalisasi Kampung Klasmelek Mandiri bertujuan untuk meningkatkan martabat masyarakat kampong Klasmelek dalam bidang kesehatan dan pendidikan agar terus menjadi kampung yang dapat menjadi contoh dan terus mampu bersaing dengan kampung lainnya di daerah yang lebih maju. Kegiatan pengabdian ini dimulai pada tanggal 17 – 18 Desember bertempat di Kampung Klasmelek, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, Papua Barat. Kegiatan yang telah dilakukan adalah Penyuluhan Pola Hidup Sehat dan bersih yang diawali dengan kegiatan senam jantung sehat serta diakhiri dengan makan bubur kacang hijau bersama. Kegiatan lainnya adalah program pembiasaan jumat bersih dengan pembersihan sampah dengan pola Bhakti Sosial dan pemberian nama papan jalan. Pengabdian ini memberikan dampak yang positif sehingga Kampung Klasmelek mampu dalam optimalisasi menjadi lebih mandiri.
Gerakan Sekolah Maju di SD Muhammadiyah Rawa Sugi Kabupaten Sorong Abdul Hafid; Sholehun Sholehun; Nursalim Nursalim; Isni Irna Jaya; Febrianto Febrianto
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2021): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SD Muhammadiyah Rawa Sugi adalah salah satu sekolah yang berada di pelosok Kabupaten Sorong, dengan segala keterbatasannya sekolah ini memiliki eksistensi yang fundamental untuk keberlanjutan pendidikan dan masa depan anak bangsa yang tinggal di Kampung Rawa Sugi Distrik Salawati Kabupaten Sorong. Permasalahan utama di SD Muhammadiyah Rawa Sugi adalah kurangnya sarana dan prasarana pendidikan, sehingga motivasi siswa ke sekolah masih rendah karena belajar secara tekstual. Kemudian adminstrasi sekolah yang tidak terarsip dengan baik, dan sekolah yang belum terakreditasi, ditambah dengan kondisi Covid-19 yang tidak mengungkin adanya pembelajaran tatap muka. Dalam penerapannya Gerakan Sekolah Maju dibagi menjadi empat kegiatan, pelatihan dan pendampingan pendidikan kecakapan hidup sehat (sekolah sekolah sehat), pelatihan dan pendampingan penulisan surat dan pengarsipan, pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran kontekstual bagi semua guru kelas, serta pelatihan persiapan akreditasi. Selain itu juga pemberian bantuan bagi guru (sembako), serta beberapa sarana kepada sekolah, pemberian bibit pohon, Alquran dan Iqro. Dampak kegiatan dari keterampilan pendidikan kecakapan hidup sehat adalah perubahan paradigrama guru, terkait kecakapan hidup sehat, dan pemanfaatan lahan sekolah. Dampak kegiatan pelatihan dan pendampingan akreditasi sekolah adalah bertambahnya pengetahuan dan wawasan guru tentang akreditasi sekolah, termasuk pemahaman tentang pentingnya akreditasi. Sekolah dapat mengetahui posisi (kekuatan dan kelemahan) sekolah untuk persiapan akreditasi. Dampak dari kegiatan pelatihan dan pembinaan administrasi bagi sekolah mitra adalah, bertambahnya pengetahuan guru tentang penulisan surat dan pengarsipan, sekolah sudah membuat beberapa pengarsipan sekolah. Dampak pemberian bantuan bagi guru meringankan beban guru pada masa Covid-19, dampak bantuan bagi sekolah mempermudah dan mempercepat pelayanan pendidikan di sekolah.
Peran Kegiatan Literasi Baca Tulis dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kelas Awal di Wilayah Pinggiran Kab. Sorong (Kemitraan Unicef dan Unimuda Sorong) Nursalim Nursalim; Surya Putra Raharja
Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Department of Indonesian Language Education, Graduate School, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jollar.v3i2.5773

Abstract

Penelitian ini membahas literasi baca tulis kelas awal di wilayah pinggiran Kabupaten Sorong. Tujuan penelitian mendeskripsikan peran kegiatan literasi baca tulis dalam meningkatkan kemampuan membaca kelas awal di wilayah pinggiran Kab. Sorong kemitraan Unicef dengan Kampus Unimuda Sorong. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan menggunakan instrument EGRA. Untuk mempertahankan tingkat kesalahan 5% dengan tingkat kepercayaan 95%, jumlah sekolah yang menjadi sampel dalam studi EGRA ini adalah 406, yang dipilih secara acak dari 21 sekolah yang berpartisipasi dalam studi baseline. Di tiap sekolah, 18 murid kelas awal (kelas dua dan tiga) dipilih secara acak. Untuk membandingkan dengan adil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan membaca para siswa kelas awal di sekolah intervensi, untuk model A , telah meningkat secara signifikan. Peningkatan ini terlihat jelas di ketujuh sub-tugas EGRA, yaitu mengenali bunyi huruf, membaca kata yang tidak bermakna, kelancaran membaca lisan, pemahaman bacaan, pemahaman menyimak, kosa kata Bahasa Indonesia, dan dikte. Pada sekolah model B tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kemampuan baca siswa meskipun demikian di beberapa sub-tugas EGRA di terdapat peningkatan dibandingkan dari hasil baseline, sedangkan pada sekolah replikasi mendapatkan hasil yang baik dimasing-masing sub-tugas jika dibandingkan nilai baseline pada sekolah intervensi.
Peran Kegiatan Literasi Baca Tulis dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kelas Awal di Wilayah Pinggiran Kab. Sorong (Kemitraan Unicef dan Unimuda Sorong) Nursalim Nursalim; Surya Putra Raharja
Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Department of Indonesian Language Education, Graduate School, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.254 KB) | DOI: 10.22236/jollar.v3i2.5773

Abstract

Penelitian ini membahas literasi baca tulis kelas awal di wilayah pinggiran Kabupaten Sorong. Tujuan penelitian mendeskripsikan peran kegiatan literasi baca tulis dalam meningkatkan kemampuan membaca kelas awal di wilayah pinggiran Kab. Sorong kemitraan Unicef dengan Kampus Unimuda Sorong. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan menggunakan instrument EGRA. Untuk mempertahankan tingkat kesalahan 5% dengan tingkat kepercayaan 95%, jumlah sekolah yang menjadi sampel dalam studi EGRA ini adalah 406, yang dipilih secara acak dari 21 sekolah yang berpartisipasi dalam studi baseline. Di tiap sekolah, 18 murid kelas awal (kelas dua dan tiga) dipilih secara acak. Untuk membandingkan dengan adil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan membaca para siswa kelas awal di sekolah intervensi, untuk model A , telah meningkat secara signifikan. Peningkatan ini terlihat jelas di ketujuh sub-tugas EGRA, yaitu mengenali bunyi huruf, membaca kata yang tidak bermakna, kelancaran membaca lisan, pemahaman bacaan, pemahaman menyimak, kosa kata Bahasa Indonesia, dan dikte. Pada sekolah model B tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kemampuan baca siswa meskipun demikian di beberapa sub-tugas EGRA di terdapat peningkatan dibandingkan dari hasil baseline, sedangkan pada sekolah replikasi mendapatkan hasil yang baik dimasing-masing sub-tugas jika dibandingkan nilai baseline pada sekolah intervensi.
The Impact of Cue Card Media on the Secondary School Students’ Speaking Anxiety Nursalim Nursalim; Nurmas Jihad Fahrurrozi
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 9 No 2 (2022): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikanbahasa.v9i2.3045

Abstract

The objective of this research is to find out whether a cue card media given impact or not in reducing speaking anxiety at grade in MTs Az-Zikra Kota Sorong. Related to the objective of the researcher used pre-experimental qualitative research design. The design of this research is pre-experimental research. The population of this research was eighth grades students with total of the sample was 34 students, based on purposive sampling. In the collecting the data, the researcher used 32 items questionnaire for pre-test and posttest. In analyzed the data, the researcher used SPSS 20 program to calculation the data. The result of the research showed that, there is a difference in the scale between the before treatment and after treatment because T-value (6.258) > T-table (1.703) and P value (0.000) < α (0,05). It also indicates that the H0 was rejected and Ha which said Cue card media give impact on the student speaking anxiety was accepted. It can be seen from the mean score from the pre-test questionnaire was 76,4 decreased on post-test questionnaire was 53,6. It can be concluded that cue card media can reduce the students’ speaking anxiety.
Pelatihan Literasi Baca Tulis Dan Numerasi Kelas Awal Berbasis Pendidikan Inklusif Dan Disiplin Positif Bagi 7 Perguruan Tinggi Di Papua Dan Papua Barat Nursalim Nursalim; Yeni Witdianti; Desti Rahayu
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan literasi baca tulis dan numerasi kelas awal berbasis pendidikan inklusif dan disiplin positif bagi 7 perguruan tinggi di Papua dan Papua Barat dimaksudkan untuk melatih 14 dosen calon pengampu mata kuliah literasi baca tulis dan literasi numerasi dari 7 perguruan tinggi di Papua dan Papua Barat. Adapun 7 perguruan tinggi tersebut diantaranya; UNBN (Universitas Nani Billi Nusantara), IAIN Sorong (Institut Agama Islam Negeri), UNAMIN Sorong (Universitas Muhammadiyah Sorong), STKIP Muhammadiyah Manokwari, STKIP Biak, UNCEN Jayapura (Universitas Cendrawasih Jayapura), dan USWIM (Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire). Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah dibagi tiga tahap, yaitu pengondisian, pelaksanaan, dan pendampingan. Dalam kegiatan pelatihan ini para dosen diberikan pemahaman secara teoretis tentang literasi baca tulis dan literasi numerasi, diberikan pemodelan bagaimana cara mengajar setiap komponen dalam literasi baca tulis dan literasi numerasi. Dan kemudian secara bergantian peserta mempraktikan pengajaran setiap komponen literasi baca tulis dan literasi numerasi. Setelah mengikuti pelatihan terdapat perubahan antara nilai pre-test dan post-test peserta pelatihan literasi baca tulis dan numerasi kelas awal berbasis pendidikan inklusif dan disiplin positif.
Exploring English Reading Challenges in Southwest Papua EFL Classrooms: The Role of Virtual Learning Nursalim Nursalim; Nurteteng Nurteteng; Galuh Novita Sari; Puteri Nafdila Ayuningtyas; Elisabeth Yanwarin
Journal of English Culture, Language, Literature and Education Vol. 12 No. 2 (2024): E CLUE: Journal of English Culture Language Literature and Education
Publisher : English Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/eclue.v12i2.10023

Abstract

This research explores the obstacles students encounter during English reading instruction through virtual learning in Southwest Papua s English as a Foreign Language EFL classrooms The study was conducted at UNIMUDA Sorong utilizing both offline and online methods for data collection The researcher recruited 20 participants through convenient sampling Qualitative data was collected and analysed thematically revealing that students perceive virtual learning as highly beneficial for improving their English reading skills They find it user friendly and hold a positive attitude towards its integration into learning Consequently it is asserted that students favorable perceptions of virtual learning s value in enhancing EFL classrooms in Papua correspond to their adeptness in utilizing virtual learning for reading comprehension The findings suggest that virtual learning can effectively support EFL instruction highlighting its potential to overcome traditional learning barriers in this context Additionally the study emphasizes the need for adequate technological infrastructure and continuous training for both students and teachers to maximize the benefits of virtual learning < p>
Overcoming Initial Deficiencies in Confidence and Classroom Management of English Education Students at Teaching Practicum Nurteteng Nurteteng; Nursalim Nursalim; Fergina Lengkoan
Journal of English Culture, Language, Literature and Education Vol. 12 No. 1 (2024): E CLUE: Journal of English Culture Language Literature and Education
Publisher : English Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/eclue.v12i1.10067

Abstract

This study investigates the challenges faced by English Education students at Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong due to deficiencies in foundational English skills focusing on their confidence and classroom management during teaching practicums The research has three primary objectives: to identify specific challenges analyze the impact of these deficiencies on students confidence and classroom management abilities and propose effective interventions Utilizing a quantitative research design data were collected from sixth semester students through structured surveys and self report questionnaires which assessed perceived challenges confidence levels and classroom management skills The findings revealed significant difficulties in vocabulary 72 grammar 65 pronunciation 58 listening comprehension 60 and speaking fluency 70 compounded by limited exposure to English speaking environments A strong correlation was found between low English proficiency and decreased self confidence with 68 of respondents feeling unprepared to manage classrooms effectively To address these challenges the study proposes targeted interventions including enhanced language support programs peer mentoring simulation activities regular feedback mechanisms and workshops on classroom management These recommendations aim to improve the teaching practicum experience for English Education students ultimately fostering their professional development and effectiveness as future educators < p>
Pengaruh Latihan Terstruktur Terhadap Kemampuan Passing Permainan Futsal Pada Ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Kabupaten Sorong Albert Fatem Fatem; Nursalim Nursalim; Saiful Anwar; Sugiono Sugiono
Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani Vol. 5 No. 2 (2024): Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian dan uji hipotesis membuktikan bahwa rata-rata selisih nilai kemampuan passing futsal pada siswa sebelum diberikan latihan passing tetap adalah 7,2 sedangkan setelah diberikan latihan passing tetap nilai kemampuan passing adalah 9,6 sehingga terjadi peningkatan. Sedangkan berdasarkan hasil penguji hipotesis membuktikan bahwa rata-rata selisih nilai kemampuan passing futsal pada siswa sebelum diberikan latihan Passing berubah adalah 7,8 sedangkan setelah diberikan latihan passing berubah nilai kemampuan passing futsal siswa adalah 9,8 sehingga terjadi peningkatan. Dari perhitungan statistic t hitung untuk latihan dan Passing tetap = 21,81 dengan menggunakan taraf signifikan 5 % dari d.b = (N-1) = 10 – 1 = 9 diperoleh nilait tabel= 2,262. Hal ini berarti bahwa nilai t hitung lebih besar dari t tabel atau 21,81> 2,262 atau peningkatan antara pre-test dan post-test adalah 24 dengan mean deviasi sebanyak 2,4. Dengan peningkatan presentase sebesar 33,33 %. Dari perhitungan statisik thitung untuk latihan passing berubah = 10 dengan menggunakan taraf signifikan 5% dari d.b=(N-1)=10–1=9 diperoleh nilait tabel = 2,262. Hal ini berarti bahwa nilai t hitung lebih besar dari t tabel atau 10 > 2,262 atau peningkatan antara pre-test dan post-test adalah 20 dengan mean deviasise banyak 2 dengan peningkatan presentase sebesar 25,64 %Kata kunci : LatihanTersrtuktur, PassingABSTRACT Based on the results of research and hypothesis testing, it is proven that the average difference in futsal passing ability scores for students before being given passing training remains 7.2. Meanwhile, after being given passing training, the passing ability value remained 9.6, so there was an increase. Meanwhile, based on the results of the hypothesis testers, it was proven that the average difference in futsal passing ability scores for students before being given the Passing training changed was 7.8. Meanwhile, after being given passing practice, the student's futsal passing ability value changed to 9.8, resulting in an increase. From the calculation of the calculated t statistic for training and passing, it remains = 21.81 using a significance level of 5% from d.b = (N-1) = 10 – 1 = 9, the t table value = 2.262. This means that the calculated t value is greater than the t table or 21.81 > 2.262 or the increase between pre-test and post-test is 24 with a mean deviation of 2.4. With a percentage increase of 33.33%. From statistical calculations, t for passing practice changes = 10 using a significance level of 5% from d.b = (N-1) = 10 – 1 = 9, the t table value = 2.262. This means that the calculated t value is greater than t table or 10 > 2.262 or the increase between pre-test and post-test is 20 with a mean deviation of 2 with a percentage increase of 25.64%Keywords: Structured Training, Passing
Cognitive Level Distribution in Bupena English Textbook: A SOLO Taxonomy Analysis Tri Aliyah; Nursalim Nursalim; Fitri Arniati; Jusrianto AS
Edunesia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Research, Training and Philanthropy Institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v7i2.1707

Abstract

This study investigates the distribution of lower-order and higher-order thinking skills (LOTS–HOTS) in the evaluation questions of the English Bupena textbook by integrating Bloom's Revised Taxonomy and the SOLO Taxonomy as a dual analytical framework. It aims to examine the extent to which textbook evaluation tasks support students' critical and higher-order thinking skills in line with curriculum demands. A total of 81 evaluation items were analyzed using qualitative descriptive content analysis supported by quantitative frequency calculations. Each item was systematically coded according to Bloom's cognitive dimensions and SOLO structural complexity, with reliability ensured through inter-coder agreement. The results show that 80.25% of the questions are LOTS, while only 19.75% are HOTS. Most items fall at the unistructural and multistructural levels, indicating limited opportunities for relational and extended abstract reasoning. These findings suggest that the textbook predominantly promotes surface-level learning rather than deep cognitive Engagement. The study highlights the value of multidimensional cognitive frameworks for evaluating the quality of EFL textbook assessment.