Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengembangan BAPER Q (Belajar Alat dan Sistem Pembayaran Ekonomi dengan Quizizz) Model Pengembangan 4D Kelas X SMA Lilik Puji Astutik; Ibut Priono Leksono; Ujang Rohman
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol 8, No 2 (2023): April
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v8i2.7584

Abstract

Pengguna game online dapat menerima manfaat dari bermain game, namun pada kenyataannya saat ini game online memberikan dampak negatif dalam pembelajaran. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis quiziz. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D. Pengembangan ini menggunakan angket sebagai instrumen pengumpulan data. Angket ini disebarkan kepada ahli materi, ahli desain pembelajaran, ahli media, dan responden. Responden dalam uji coba perorangan, kelompok kecil, dan lapangan adalah peserta didik kelas X SMAN 1 Kembangbahu. Hasil validasi ahli materi, ahli desain, dan ahli media menunjukkan persentase validitas sebesar 83%, 94%, dan 93%. Menurut konversi persentase validitas ahli materi, ahli desain, dan ahli media berturut-turut, media termasuk kualifitasi layak, sangat layak, dan sangat layak. Hasil analisis data angket dari uji coba perorangan, kelompok kecil, dan lapangan berturut-turut menunjukkan persentase sebesar 89% dikonversikan dalam kualifikasi layak, 91% dikonversikan dalam kualifikasi sangat layak, dan 90% dikonversikan dalam kualifikasi sangat layak. Berdasarkan persentase validitas media oleh ahli dan uji coba pengembangan, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif Quizizz mata pelajaran Ekonomi kelas X SMAN 1 Kembangbahu termasuk dalam kualifikasi layak.
Development of Canva-Based Learning Media for 11 Grades of SMAN 3 Lamongan on Physics Material Endah Kurniasih; Ibut Priono Leksono; Ujang Rohman
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol 8, No 3 (2023): July
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v8i3.7921

Abstract

Media has a significant meaning in its presence in the learning process. This is because the presence of the media acts as an intermediary in assisting the delivery of complex material. Media can simplify the delivery of material and concretize abstract materials. Canva for Education is an online application for making learning media in schools that are used for ADDIE-oriented learning in Physics class XI SMAN 3 Lamongan, so that students' motivation and learning effectiveness can increase, as well as add a variety of meaningful technology-based learning media. The ADDIE development model is used in this development research. Data collection was carried out using a questionnaire instrument to material experts, learning designs, media, and respondents. The respondent for the peer-to-peer trial was a physics teacher at SMAN 3 Lamongan. Respondents for the individual, small group, and field trials were students of class XI at SMAN 3 Lamongan. The results of due diligence by material experts, learning design, and media were 83%, 96%, and 93%. The results of the analysis of peer, individual, small group, and field trials were 92%, 93%, 88%, and 90%. Based on the results of the validation and trials, Canva for Education's ADDIE-oriented technology-based learning media in Physics subject for class XI SMAN 3 Lamongan is concluded to be very suitable as a media for learning Physics.
DEVELOPMENT OF VIDEO-BASED MULTIMEDIA FOR JAVANESE LANGUAGE SUBJECTS MATERIAL MACA GEGURITAN THROUGH DICK AND CAREY MODEL Novita Aprilianti; Ibut Priono Leksono; Ujang Rohman
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v8i3.4566

Abstract

The objectives of this development are to (1) Produce video-based multimedia for Javanese subjects as learning support media, (2) Know the effectiveness of using video-based multimedia for Javanese subjects as learning support media, and (3) Know the attractiveness of using video-based multimedia for Javanese subjects as supporting media for class VII as supporting media Learning. The development model in this study uses the Dick Carey method. Material experts, design experts, and learning media experts are all involved in the development process to provide input and suggestions for improvement. In addition, colleagues who are Javanese language teachers at SMPN 23 Surabaya and students as users as well as targets for the development of video-based multimedia Javanese subjects maca geguritan material SMPN 23 Surabaya also provided comments and suggestions for development products so that they are good and suitable for use. The Use of Video-Based Multimedia Development for Javanese Language Subjects Maca Geguritan Material Through the Dick and Carey Model at SMPN 23 Surabaya can effectively increase active learning interaction. Video-Based Multimedia Products Javanese Language Subjects Maca Geguritan material is the final product of this development research project. The substance, learning design, and feasibility of learning media from these experts are all at a very decent level. The feasibility of small group trials and field trials with qualifications, meanwhile, is very high and does not require revision.
Meningkatkan Imunitas Tubuh Di Masa Pandemi Covid-19 Pada Guru Dan Karyawan SMA Negeri 6 Surabaya Abd. Cholid; Suharti; Harwanto; Ujang Rohman; sumardi; M. Muhyi; Yoso Wiyarno
Kanigara Vol 1 No 2 (2021): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v1i2.3636

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit menular yang menyebabkan penderita dapat mengalami demam, batuk kering, sakit tenggorokan, kehilangan indra perasa dan penciuman hingga kesulitan bernafas, pada penderita yang rentan penyakit ini dapat berujung pada Pneumonia dan kegagalan multiorgan. Semenjak Covid-19 di umumkan sebagai pandemi oleh WHO, masyarakat di seluruh dunia termasuk di Indonesia di himbau dan di paksa untuk melakukan karantina, sehingga menyebabkan berbagai sektor kegiatan terhenti termasuk di dalamnya dunia pendidikan. Mengingat pentingnya peranan nutrisi dalam meningkatkan imunitas tubuh sebagai salah satu tindakan pencegahan penyebaran Covid-19, selain itu jika salah dalam intervensi pemberian nutrisi bisa berdampak pada penyakit yang lain. Maka dari itu dirasa perlu untuk memberikan penyuluhan terkait meningkatkan imunitas tubuh sebagai salah satu pencegahan penyebaran penyakit infeksi di lingkungan SMAN 6 Kota Surabaya, sebagai salah satu upaya proteksi Covid-19.
Gizi Dalam Meningkatkan Imunitas Tubuh Sebagai Upaya Perlindungan Covid-19 Bagi Guru SMP Negeri 1 Perak Jombang Suharti; Ujang Rohman; Harwanto; Sumardi; Abd. Cholid; Yoso Wiyarno; M. Muhyi
Kanigara Vol 1 No 2 (2021): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v1i2.3992

Abstract

Saat ini, hampir semua negara menghadapi wabah penyakit yang disebabkan oleh virus SARS CoV-2 (covid-19), berdasarkan data peta sebaran Covid-19 di Indonesia yang terinfeksi Covid-19 543.975, pulih 454.879 (83,6%) dan 17.081 meninggal (3,1%). Berdasarkan sebaran data zonasi nasional, Kabupaten Jombang merupakan salah satu kota yang hampir seluruh wilayahnya masuk dalam zona merah, jumlah yang dipastikan positif sebanyak 3.626 jiwa, pulih 3.182 jiwa. orang, dirawat 100 orang dan 344 orang meninggal, dari data ini perlu sosialisasi pemahaman tentang pentingnya meningkatkan kekebalan tubuh pada saat pandemi seperti sekarang. Sosialisasi dilakukan melalui program PPM (pengabdian masyarakat). Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Perak Jombang, target utama mengikuti kegiatan ini adalah para wali siswa namun karena tidak mendapat ijin maka kegiatan ini diikuti oleh guru dan dilaksanakan secara online. Metode pelaksanaan program PPM didasarkan pada observasi lapangan (observasi), penyuluhan (sosialisasi) dan pemberian bantuan vitamin C. Dampak dari kegiatan PPM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan para guru di SMPN Perak Jombang tentang pentingnya meningkatkan imunitas di era pandemi dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan rutin mengkonsumsi Vitamin C. Kegiatan sosialisasi ini mendapat respon yang positif dari para guru. dan hasil dari kegiatan tersebut direncanakan untuk disebarluaskan kepada siswa melalui pembelajaran.
Melatih Gerak Dasar Anak Untuk Meningkatkan Koordinasi Gerak Tubuh Pada Guru Himpaudi Kota Surabaya Suharti; Ujang Rohman; Harwanto; Sumardi; Abd.Cholid; Yoso Wiyarno; M. Muhyi
Kanigara Vol 2 No 1 (2022): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v2i1.5075

Abstract

Perkembangan fisik motorik anak usia dini merupakan proses perkembangan yang berkesinambungan, terjadi secara signifikan dalam pembentukan tulang, tumbuh kembang gerakan otot-otot dan saraf sesuai dengan rentang usianya yang akan mempengaruhi keterampilan anak dalam bergerak. Pelatihan gerak dasar motorik pada Anak Usia Dini, yang secara khusus ditujukan bagi pendidik PAUD, merupakan salah satu model peningkatan Sumber Daya Manusia, yang dilakukan sejak dini. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melatih motorik kasar dan halus, meningkatkan kemampuan mengelola, mengontrol dan melakukan koordinasi gerak tubuh, serta meningkatkan keterampilan tubuh dan cara hidup sehat sehingga dapat menunjang pertumbuhan jasmani yang kuat dan terampil. Adapun metode dalam PPM ini adalah metode ceramah dan demonstrasi, metode ceramah bertujuan untuk menjelaskan materi gerak dasar yang dapat menstimulus perkembangan motorik anak PAUD, kemudian tentang pertumbuhan dan perkembangan anak usia 0-6 tahun, permasalahan anak usia dini, teknik stimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Sedangkan metode demonstrasi bertujuan untuk mendemonstrasikan teknik stimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini dengan pengembangan aspek motorik yang dapat dijadikan acuan dalam proses pendidikan.
Increase The Immune System With Exercise Ujang Rohman; Santika Rentika H; Sumardi; Achmad Nuryadi; Luqmanul Hakim; Yandika Fefrian R
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v2i1.1173

Abstract

Some of the important factors to monitor during exercise are training load / exercise, recovery, and illness / injury. Training load includes training duration, frequency, and intensity. What is considered during recovery is resting heart rate, fatigue, appetite, and sleep quality. The frequency, type, cause, place / position of the body where the illness / injury occurs, and how long it takes for the illness / injury to occur are important things that should not be overlooked (Malm et al., 2019). By monitoring these things independently at home, it is hoped that sports can take place safely and increase immunity during this corona pandemic. In order to prepare for offline learning, SMPN 1 Perak Jombang needs a lot of references on how to improve the immune system through sports in the pandemic era in order to avoid Covid-19. Starting from knowledge about immunity, increasing immunity by improving nutrition, increasing immunity by exercising and other knowledge that can provide benefits for all.
Pengaruh Model Problem Based Learning Versus Direct Learning dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Sejarah Siswa SMA Kelas XI Sumaryanto Sumaryanto; Ibut Priono Leksono; Ujang Rohman
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 8 No 3 (2024): Volume 8, Nomor 3, 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v8i3.1004

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) untuk mengetahui ada perbedaan hasil belajar antara yang menggunakan model PBL dan Direct Learning, (2) untuk mengetahui ada perbedaan hasil belajar siswa yang mempunyai motivasi berbeda (3) untuk mengetahui ada interaksi antara model Problem Based Learning dan motivasi belajar terhadap hasil belajar pada siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 3 Surabaya dan Siswa Kelas XI SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi eksperimental faktorial 2X2. Data-data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan metode angket dan metode tes. Kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik ANAVA dua jalur. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 3 Surabaya dan Siswa Kelas XI SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan adalah angket belajar dan tes hasil belajar sejarah. Metode pengumpulan data adalah teknik atau cara-cara yang dapat dilakukan oleh peneliti untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data dalam penelitian kuantitatif menggunakan statistik, dalam hal ini adalah teknik Analisis Varians (ANAVA) dua jalur. Berdasarkan penelitian didapatkan hasil sebagai berikut (1) Terdapat perbedaan pengaruh antara Model Problem Based Learning (PBL) dengan Direct Learning terhadap hasil belajar Sejarah siswa. Pembelajaran Sejarah dengan menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) menghasilkan hasil belajar Sejarah siswa lebih baik dibandingkan dengan Direct Learning, (2) Terdapat perbedaan hasil belajar Sejarah siswa yang memiliki Motivasi Belajar tinggi dengan siswa yang memiliki Motivasi Belajar rendah. Siswa-siswa yang mempunyai tingkat Motivasi Belajar tinggi menghasilkan prestasi belajar Sejarah lebih baik dibandingkan dengan siswa-siswa yang mempunyai tingkat Motivasi Belajar rendah, dan (3) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dan Motivasi Belajar terhadap hasil belajar Sejarah. Pembelajaran Sejarah dengan menggunakan Model Problem Based Learning (PBL), siswa-siswa yang mempunyai tingkat Motivasi Belajar tinggi mempunyai hasil belajar Sejarah lebih baik dibandingkan siswa-siswa yang mempunyai tingkat Motivasi Belajar rendah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diperoleh kesimpulan bahwa dengan menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan motivasi Belajar dapat meningkatkan hasil belajar sejarah siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 3 Surabaya dan Siswa Kelas XI SMA Muhammadiyah 2 Surabaya.
Pengembangan E-Modul Berbasis Canva Model ADDIE Mata Pelatihan Pembuatan Konten Video Interaktif dalam Pembelajaran pada Pelatihan TIK MTS di Balai Diklat Keagamaan Surabaya Sri Rejeki; Ibut Priono Leksono; Ujang Rohman
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.468

Abstract

In the initial study, information was obtained that there was no development of teaching materials in accordance with the demands of technological developments. Besides that, in fact the use of e-module teaching materials in training is still minimal. For this reason, it is necessary to develop this e-module to assist the learning process. The purpose of this study is to determine the feasibility, practicality and effectiveness of the developed e-module. The type of research used is development research. The development of e-modules in this study uses the ADDIE model. The ADDIE development model consists of five stages, namely the analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. At the analysis stage, a needs analysis is carried out, such as an analysis of the curriculum, teaching materials, and materials. In the design phase, an interactive e-module development design plan was created. The development stage in this research is e-module development, review, expert validation test, namely media experts, design experts, and material experts. The implementation stage in this study is the implementation of e-module trials in learning activities. E-module trials were carried out in small groups and large groups. At the evaluation stage, a questionnaire was given to the responses of the training participants. The validation results of the MTs ICT Training e-module by design experts, media experts and material experts obtained successive percentages of 90%, 88% and 86.5% which were declared very valid. The MTs ICT Training E-module received very good responses from the training participants in small and large group trials with successive percentages of 86.5% and 85.83%, this shows that the E-module is effective for use. From the results of the paired t-test using SPSS statistical software, a p-value of 0.00 was obtained which indicated that there was a significant average difference between the pre-test and post-test values in the large group trial.
Pengembangan E-Modul Mata Pelatihan Pemetaan Kompetensi dan Indikator Berbasis Flip PDF Corporate Edition dengan Menggunakan Model ADDIE pada Pelatihan Metodologi Pembelajaran di Balai Diklat Keagamaan Surabaya Fenny Rahmawati; Ibut Priono Leksono; Ujang Rohman
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.469

Abstract

This development research aims to: (1) produce teaching material products in the form of Competency Mapping and Indicator Mapping Training Subject E-Modules; (2) find out the feasibility of teaching materials in the form of Competency Mapping and Indicators Training Subject E-Modules, (3) find out the effectiveness of teaching materials in the form of Competency Mapping and Indicators Training Subject E-Modules. The development of e-modules in this study uses the ADDIE model. The ADDIE development model consists of five stages, namely the analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The results of validation of the competency mapping e-module and indicators by design experts obtained a percentage of 92% and was declared very valid. The results of the validation of the competency mapping e-module and indicators by media experts obtained a percentage of 92%, and was declared very valid. The results of validation of the competency mapping e-module and indicators by material experts obtained percentages of 93% and 91%, and were declared very valid. The competence mapping e-module and indicators obtained very good responses from the training participants in small and large group trials with successive percentages of 82% and 83.88%. There is a significant difference between the post test and pre test scores. In the small group trial, the average post-test score was 10.80 points higher than the pre-test score, while in the large group trial, the average post-test score was 32.56 points higher than the pre-test score.