Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGARUH STRUKTUR MODAL, PROFITABILITAS, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KEBIJAKAN DEVIDEN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2016-2020 Widiya Anggraini; Ruswan Nurmadi; Azwansyah Habibie
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien) Vol. 3 No. 03 (2023): Jasmien
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jasmien.v3i03.382

Abstract

The ipurpose iof ithis istudy iwas ito iexamine iand ianalyze ithe ieffect iof icapital istructure, iprofitability, ifirm igrowth ion ifirm ivalue iwith idevidend ipolicy ias ian iintervening ivariable. iThe iapproach iused iin ithis iresearch iis ia iquantitative iapproach. iThe ipopulation iin ithis istudy iare iall imanufacturing icompanies ilisted ion ithe iIndonesia iStock iExchange. iThe isample iin ithis istudy iused ipurposive isampling itotaling i21 icompanies. iData icollection itechniques iin ithis istudy iusing idocumentation itechniques. iThe idata ianalysis itechnique iin ithis istudy iused iStructural iLeast iSquare iusing istatistical ianalysis iusing ithe iAuter iModel iAnalysis itest, iInner iModel iAnalysis, iand iHypothesis iTesting. iData iprocessing iin ithis istudy iusing ithe iPLS i(Partial iLeast iSquare) isoftware iprogram. iThe iresults iof ithis istudy iprove ithat idirectly idebt ito iequity iratio, ireturn ion iassets ihave ian ieffect ion ifirm ivalue, igrowth iopportunity, idevidend ipayout iratio ihas ino ieffect ion ifirm ivalue, idebt ito iequity iratio ihas ino ieffect ion idevidend ipayout iratio, ireturn ion iassets, igrowth iopportunity ihas ian ieffect ito ithe idevidend ipayout iratio. iIndirectly, ithe idevidend ipayout iratio iis inot iable ito imediate ithe ieffect iof idebt ito iequity iratio, ireturn ion iassets iand igrowth iopportunity ion ifirm ivalue
Pengaruh Perputaran Modal Kerja, Likuiditas, Leverage Dan Perputaran Total Aset Terhadap Profitabilitas Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderating Pitri Afriani; Liza Novietta; Azwansyah Habibie
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ekonomi Digital Vol 2, No 3 (2022): JAMED - Agustus 2022
Publisher : LPPM STIKes SITI HAJAR dan Insight Power

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.129 KB)

Abstract

This research was conducted with the aim of knowing the effect of working capital turnover, liquidity, leverage and total asset turnover on profitability with firm size as the moderating variable. This type of research is quantitative research with a causal approach. The population used in this study are food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2016-2020 and there are 13 companies that are taken so that a total sample of 65. The sampling technique uses the purposive sampling method. The analysis method of this research uses multiple linear regression and Moderated Regression Analysis. The results show that liquidity and leverage have a significant effect on profitability, while working capital turnover and total asset turnover have no significant effect on profitability, and firm size can moderate the relationship between liquidity and profitability. Company size does not moderate the relationship between working capital turnover, leverage and total asset turnover on profitability in food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2016-2022.Keywords: Working Capital Turnover, Liquidity, Leverage, Total Asset Turnover, Company Size, and Profitability
Determinan Faktor yang Mempengaruhi UMKM Menggunakan E- Commerce Sebagai Media Pemasaran Neni Sri Wahyuni; Muhammad Nelson Pinem; Sri Rahayu; Azwansyah Habibie; Suginam Suginam; Anggia Sari Lubis
Ekonomi, Keuangan, Investasi dan Syariah (EKUITAS) Vol 5 No 1 (2023): August 2023
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/ekuitas.v5i1.3627

Abstract

Development of technology today makes it easy to access information via the internet. The development of the internet affects the life of people who live side by side with gadgets and the internet. E-commerce is a model in the process of buying and selling products or services through the internet network. Current technological developments open wider market opportunities for MSMEs. The use of technology is a challenge for MSMEs to survive in the current industrial era 4.0. The main function of using technology is to facilitate every transaction made. This study aims to examine and explain the determinant factors (utility, convenience, attitudes, subjective norms, behavioral control) that influence MSMEs to use e-commerce as a marketing medium in Medan City. This research was conducted on MSMEs that are members of the Indonesian Women Entrepreneurs Association (IWAPI) using the through questionnaire method, the researchers obtained 100 respondents. The results obtained using SPSS with the validity test, reliability test, classical assumption test, multiple linear regression, and hypothesis testing can be concluded through the t test that, usefulness variables, attitude variables, subjective norm variables, behavioral control variables do not affect the use of e- commerce for IWAPI-assisted MSME actors, while the convenience variable affects the use of e-commerce for IWAPI-assisted MSME actors.
Pengaruh Leverage, Profitabilitas Likuiditas, terhadap Kebijakan Dividen dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Moderasi Pada Variabel Moderasi Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2017-2021 HSB, Salsabilah Azrah; Arifin, Syamsul Bahri; Habibie, Azwansyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.10471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh leverage, profitabilitas dan likuiditas terhadap kebijakan dividen secara parsial. Untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan dalam memoderasi leverage, prfitabilitas dan likuiditas terhadap kebijakan dividen secara parsial. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 214 dengan sampel sebanyak 175 pengamatan data. Teknik analisis yang digunakan adalah Moderated Regresion Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen, profitabilitas berpengaruh psitif dan signifikan terhadap kebijakan dividen, likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebijkan dividen. Ukuran perusahaan memoderasi pengaruh antara leverage dengan kebijakan dividen, ukuran perusahaan memoderasi pengaruh antara profitabilitas dengan kebijakan dividend dan perusahaan tidak memoderasi pengaruh antara likuiditas dengan kebijakan dividen pada perusahaan manufaktur di bursa efek Indonesia.
PENGARUH LEVERAGE DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Rahmi Adelia; Yani Suryani; Azwansyah Habibie
Journal Accounting International Mount Hope Vol. 2 No. 4 (2024)
Publisher : Journal Accounting International Mount Hope

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/jaimo.v2i4.509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh leverage dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel intervening pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jenis pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif asosiatif dengan pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi dan data sekunder berupa laporan tahunan yang dipublikasikan oleh perusahaan disitus resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu www.idx.co.id. Populasi penelitian adalah seluruh perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling didapatkan sampel sebanyak 63 perusahaan dengan tahun pengamatan dimulai dari 2017 – 2022 (6 tahun) sehingga diperoleh 378 sampel. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan program SPSS v.26 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa leverage dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Leverage dan profitabilitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Profitabilitas dapat memediasi pengaruh leverage dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017 – 2022.
TRANSFORMASI PRODUK DIGITAL SYARIAH DALAM MENGEMBANGKAN PEMAHAMAN LITERASI KEUANGAN DIGITAL KAUM GEN Z Habibie, Azwansyah
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i4.2024.1547-1552

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai transformasi produk digital syariah dan bagaimana pemahaman literasi  keuangan gen z setelah menggunakan produk digital syariah dengan menggunakan sampel 30 orang dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitain ini adalah transformasi digital dapat mengembangkan pemahaman literasi keuangan kaum  gen z , karena kaum gwn z termaksud generasi yang mudah menyerap informasi digital dan mudah untuk menggunakaan produk – produk digital syariah untuk kehidupan  ekonomi mereka.
DAMPAK BOIKOT TERHADAP STABILITAS KEUANGAN PERUSAHAAN CEPAT SAJI YANG TERDAFTAR DI INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA (ISSI): ANALISIS PREDIKSI KEBANGKRUTAN MENGGUNAKAN MODEL SPRINGATE rahayu, sri; Alifia Karina Putri, Adisty; Zufrizal, Zufrizal; Habibie, Azwansyah; Hakim, Inaya
Krigan: Journal of Management and Sharia Business Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/krigan.v2i2.8755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prediksi kebangkrutan pada perusahaan makanan cepat saji yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan terkena dampak aksi boikot dengan menggunakan Model Springate sebagai metode evaluasi. Fokus penelitian adalah untuk menentukan tingkat risiko kebangkrutan dan mengidentifikasi perusahaan dengan potensi kebangkrutan tertinggi selama periode 2021-2023. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari laporan keuangan triwulanan perusahaan. Metode analisis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Model Springate yang mencakup empat rasio utama: modal kerja terhadap total aset, laba sebelum bunga terhadap total aset, laba sebelum pajak terhadap liabilitas lancar, dan penjualan terhadap total aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan dalam sampel berada dalam zona risiko kebangkrutan, terutama perusahaan dengan rasio likuiditas dan profitabilitas yang menurun secara signifikan. Secara khusus, perusahaan dengan skor Springate di bawah ambang batas 0,862 dianggap berpotensi bangkrut. Temuan ini memberikan wawasan bagi manajemen perusahaan untuk mengantisipasi risiko finansial dan dapat dimanfaatkan oleh para pemangku kepentingan untuk mendukung keputusan investasi serta pengembangan strategi keuangan di masa depan.   Abstract This study aims to analyze the prediction of bankruptcy in fast food companies listed on the Indonesian Sharia Stock Index (ISSI) and affected by boycotts using the Springate Model as an evaluation method. The focus of the research is to determine the level of bankruptcy risk and identify the companies with the highest potential for bankruptcy during the 2021-2023 period. The data used is secondary data taken from the company's quarterly financial statements. The analysis method uses a quantitative approach with the Springate Model which includes four main ratios: working capital to total assets, profit before interest to total assets, profit before tax to current liabilities, and sales to total assets. The results show that most of the companies in the sample are in the bankruptcy risk zone, especially companies with significantly decreased liquidity and profitability ratios. Specifically, companies with a Springate score below the threshold of 0.862 are considered potentially bankrupt. These findings provide insights for company management to anticipate financial risks and can be leveraged by stakeholders to support investment decisions and the development of future financial strategies.
GOOD MONEY HABITS IN SUPPORTING SHARIA FINANCIAL PLANNING Habibie, Azwansyah
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i12.2024.5335-5342

Abstract

Financial planning is an indicator of creating good human habits by using secondary and primary data. This research uses observation and interview data collection techniques with the research results that in making sharia financial planning according to Islamic law we must be able to prioritize needs, live simply, have 10 emergency funds, immediately look for additional work when financial conditions are felt to be unstable, debt management is no more than 30 percent and when you have emergency funds you will invest in sharia products.
Pengaruh Current Ratio, Net Profit Margin Dan Total Asset Turnover Terhadap Pertumbuhan Laba Dimoderasi Ukuran Perusahaan Pada Perusahaan Sub Sektor Pertambangan di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023 Handoyo, Dicky Tri; Rambe, Rizky Filhayati; Habibie, Azwansyah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Current Ratio, Net Profit Margin, dan Total Asset Turnover terhadap pertumbuhan laba dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sub sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019 – 2023. Metode pemilihan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Total pengamatan pada penelitian ini sebanyak 100 sampel dengan 5 tahun pengamatan terdiri dari 20 perusahaan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan analisis moderasi. Hasil pengujian secara simultan menunjukkan bahwa Current Ratio, Net Profit Margin, dan Total Asset Turnover berpengaruh terhadap pertumbuhan laba secara bersama – sama. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa Current Ratio dan Net Profit Margin berpengaruh positif terhadap pertumbuhan laba, sedangkan Total Asset Turnover tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan laba. Hasil uji moderasi menunjukkan bahwa ukuran perusahaan mampu memoderasi serta memperkuat pengaruh Total Asset Turnover terhadap pertumbuhan laba, sedangkan ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi serta memperlemah pengaruh Current Ratio dan Net Profit Margin terhadap pertumbuhan laba.
Dampak Boikot Terhadap Stabilitas Keuangan Perusahaan Cepat Saji Yang Terdaftar Di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI): Analisis Prediksi Kebangkrutan Menggunakan Model Springate rahayu, sri; Alifia Karina Putri, Adisty; Zufrizal, Zufrizal; Habibie, Azwansyah; Hakim, Inaya
Krigan: Journal of Management and Sharia Business Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/krigan.v2i2.8755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prediksi kebangkrutan pada perusahaan makanan cepat saji yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan terkena dampak aksi boikot dengan menggunakan Model Springate sebagai metode evaluasi. Fokus penelitian adalah untuk menentukan tingkat risiko kebangkrutan dan mengidentifikasi perusahaan dengan potensi kebangkrutan tertinggi selama periode 2021-2023. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari laporan keuangan triwulanan perusahaan. Metode analisis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Model Springate yang mencakup empat rasio utama: modal kerja terhadap total aset, laba sebelum bunga terhadap total aset, laba sebelum pajak terhadap liabilitas lancar, dan penjualan terhadap total aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan dalam sampel berada dalam zona risiko kebangkrutan, terutama perusahaan dengan rasio likuiditas dan profitabilitas yang menurun secara signifikan. Secara khusus, perusahaan dengan skor Springate di bawah ambang batas 0,862 dianggap berpotensi bangkrut. Temuan ini memberikan wawasan bagi manajemen perusahaan untuk mengantisipasi risiko finansial dan dapat dimanfaatkan oleh para pemangku kepentingan untuk mendukung keputusan investasi serta pengembangan strategi keuangan di masa depan.   Abstract This study aims to analyze the prediction of bankruptcy in fast food companies listed on the Indonesian Sharia Stock Index (ISSI) and affected by boycotts using the Springate Model as an evaluation method. The focus of the research is to determine the level of bankruptcy risk and identify the companies with the highest potential for bankruptcy during the 2021-2023 period. The data used is secondary data taken from the company's quarterly financial statements. The analysis method uses a quantitative approach with the Springate Model which includes four main ratios: working capital to total assets, profit before interest to total assets, profit before tax to current liabilities, and sales to total assets. The results show that most of the companies in the sample are in the bankruptcy risk zone, especially companies with significantly decreased liquidity and profitability ratios. Specifically, companies with a Springate score below the threshold of 0.862 are considered potentially bankrupt. These findings provide insights for company management to anticipate financial risks and can be leveraged by stakeholders to support investment decisions and the development of future financial strategies.