Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Media relations strategy of the public relations of the University of August 17, 1945 Surabaya in the maintenance of the image of the institution Fadhilla, Adrian Ali; Rizqi, Muchamad; Pradana, Bagus Cahyo Shah Adhi
Digital Theory, Culture & Society Vol. 1 No. 1 (2023): July
Publisher : C-DISC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61126/dtcs.v1i1.3

Abstract

This study aims to analyze the public relations media strategy in maintaining the image of the University of 17 August 1945 Surabaya. This type of research is descriptive qualitative research. The research subjects were Untag Surabaya public relations and mass media journalists. Data were collected using interview, observation and documentation methods. The collected data were then analyzed through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. To ensure the validity of the data, this research used triangulation technique. The results of this study indicate that the media relations strategy of Untag Surabaya Public Relations in maintaining the image of Universitas 17 August 1945 Surabaya is carried out in accordance with established procedures. This can be seen from the role of Untag Surabaya Public Relations in the form of publishing press releases, holding press conferences, placing advertorial advertisements to the appropriate segment of mass media through the media list. Public Relations of Untag Surabaya establishes a close relationship with mass media colleagues through media gathering events, provides media center facilities to work, gather information, establish two-way communication with journalists regarding the activities to be carried out.
Perancangan Konten Audio Visualdesa Wisata Desa Kebontunggul, Mojokerto Sebagai Media Informasi Dan Promosi Rizqi, Muchamad; Andrianto, Novan; pradipta, Bramantya
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.4356

Abstract

Artikel ini secara mendalam menjelaskan perancangan dan pengembangan website resmi Konten Audio Visual Desa Wisata Kebontunggul, Mojokerto di Pacet, Mojokerto, dapat diakses melalui Konten Audio Visual. Website ini dianggap sebagai komponen krusial dalam upaya memajukan dan mengkomunikasikan destinasi pariwisata. Proses perancangannya melibatkan metode Design Thinking, dengan fokus utama pada pengalaman pengguna. Tujuan utama dari website ini adalah memberikan informasi yang komprehensif mengenai atraksi wisata, kekayaan budaya lokal, pilihan akomodasi, kelezatan kuliner, dan jadwal acara kultural di Konten Audio Visual Desa Wisata Kebontunggul, Mojokerto. Melalui pendekatan kreatif, penggunaan warna yang tepat, dan tipe huruf yang disesuaikan, website ini diharapkan mampu menjadi alat yang sangat efektif dalam memperkenalkan Konten Audio Visual Desa Wisata Kebontunggul, Mojokerto kepada calon pengunjung. Lebih dari sekadar sebagai platform informasi, website ini dianggap sebagai jembatan yang menghubungkan pengunjung dengan kekayaan alam dan warisan budaya yang dimiliki Konten Audio Visual Desa Wisata Kebontunggul, Mojokerto. Dengan demikian, tidak hanya memberikan manfaat positif bagi pengunjung, tetapi juga memberikan dampak positif pada komunitas lokal. Oleh karena itu, diharapkan bahwa dukungan terhadap perkembangan sektor pariwisata di wilayah tersebut akan semakin meningkat, menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi Konten Audio Visual Desa Wisata Kebontunggul, Mojokerto dan masyarakatnya.
REPRESENTASI OBJEKTIVIKASI SEKSUAL PADA PEREMPUAN DI DUNIA MAYA DALAM FILM LIKE AND SHARE (Analisis Wacana Kritis Sarah Mills) Suwito, Afdholul Arrozy; Rusmana, Dewi Sri Andika; Rizqi, Muchamad
Sintesa Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Sintesa Volume 4 No 02 Juli 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/sintesa.v4i02.132162

Abstract

This study aims to analyze the representation of sexual objectification of women in cyberspace as depicted in the film Like and Share, directed by Gina S. Noer. The film was chosen for its explicit portrayal of sexual explotation, non-consensual distribution of intimate content, and its impact on women in the digital era. The research applies Sara Mills Model of Critical Discourse Analysis, which focuses on subject positioning within texts, power relations, and their connection to broader social structures. Stuart Hall theory of representation is used to explore how meanings surrounding women’s bodie and sexuality are constructed and produced through cinematic language. The findings reveal that women in the film are portrayed as sexual objects through the camera gaze, character narratives, and the influence of social media. However, thefilm also positions women as active subjects who develop awareness and resist various forms of objectification. Thus, Like and Share not only reproduces dominant meanings regarding female sexuality but also creates a space for critique and reflection on patriarchal digital culture
Communication of the Government Regarding the Handling of Stunting in Bejijong Village, Mojokerto Regency Aldino, Pravinska; Rizqi, Muchamad
representamen Vol. 11 No. 02 (2025): Jurnal Representamen Volume 11 No 02 Oktober 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/representamen.v11i02.132437

Abstract

Stunting is a major health issue both nationally and globally. It is a condition where a child's growth is delayed due to chronic malnutrition, making the child too short for their age. In Indonesia, stunting has become a serious problem, and efforts are necessary to prevent cases of it. Following Presidential Regulation No. 42 of 2013 concerning the National Movement for Accelerating Nutrition Improvement, measures have been put in place to prevent stunting, with the government and community working together in coordination to enhance nutritional efforts. In a different context, this research examines issues related to implementing stunting prevention policies through policy advocacy. The aim is to increase support for these policies. This advocacy is multisectoral, involving multiple parties and cooperation across various sectors and levels of government in different regions. Data were collected through interviews, surveys, and document analysis. The findings are expected to contribute valuable insights to local governments and stakeholders in developing communication, outreach, and advocacy strategies for government policies on stunting management in Bejijong Village, Mojokerto Regency.
MANAJEMEN KOMUNIKASI DAN ADVOKASI KEBIJAKAN DALAM MENGUATKAN IDENTITAS DESA BEJIJONG SEBAGAI DESA WISATA BUDAYA Muchamad Rizqi; Agus Sukristyanto; Alda Nur Aufa Dania
RELASI Vol 6 No 02 (2026): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/relasi.v6i02.2748

Abstract

Industri pariwisata merupakan salah satu sektor yang mendapatkan perhatian khusus pemerintah untuk menjadi motor penggerak perekonomian daerahnya. Selain sebagai salah satu penyumbang devisa terbesar kepada negara, industri pariwisata dinilai memiliki andil penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, penyerap tenaga kerja, serta pemicu investasi sehingga pengembangan desa wisata sangat diperlukan sebagai sebuah model dalam usaha untuk mengoptimalkan pembangunan desa menjadi desa mandiri. Berdasarkan pada hal tersebut, maka diperlukan sebuah perencanaan strategi komunikasi yang matang oleh Pemerintah Desa Bejijong dalam menguatkan identitas Desa Bejijong sebagai desa wisata berbasis budaya. Penelitian ini berusaha melihat permasalahan melalui manajemen komunikasi dan advokasi terhadap kebijakan Pemerintah Desa Bejijong, Kabupaten Mojokerto. Advokasi kebijakan sebagai upaya penguatan identitas Desa Bejijong sebagai desa budaya bersifat multisektor, oleh karena itu melibatkan banyak pihak dan kerjasama dari berbagai sektor, tingkat pemerintahan di berbagai lokasi geografis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang komprehensif untuk mengembangkan manajemen komunikasi dan advokasi sebagai upaya membangun identitas desa wisata di Desa Bejijong. Dalam mengelola pariwisatanya, Pemerintah Desa Bejijong telah mengimplementasikan manajemen komunikasi, serta bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan sebagai salah satu bentuk advokasi agar penanganan dapat dilakukan dengan maksimal. Manajemen komunikasi dan advokasi yang dilakukan memungkinkan penggabungan berbagai perspektif dan sumber daya atau aktor yang terlibat untuk menciptakan solusi yang lebih menyeluruh dan lebih maksimal. Dengan menerapkan proses manajemen komunikasi dan advokasi memastikan bahwa kebijakan dan program yang diterapkan lebih inklusif dan partisipatif, sehingga penanganan dengan proses ini dapat membantu dalam memastikan bahwa informasi terkait kebijakan pariwisata yang ada yang didistribusikan sesuai dengan kebutuhan dan konteks lokal, sehingga lebih diterima dan efektif.