Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Voltage drop comparison in Lead-acid and Lithium-ion batteries on electric scooters Sapteka, Anak Agung Ngurah Gde; Narottama, Anak Agung Ngurah Made; Widyatmika, Komang Agus
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol. 14 No. 1 (2024): Matrix: Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/matrix.v14i1.43-49

Abstract

This article compares the voltage drop on Lead-acid and Lithium-ion batteries used as an energy source for electric scooters. An experiment was conducted with five electric scooter users weighing 60.25 Kg, 70.60 Kg, 83.20 Kg, 95.40 Kg, and 103.75 kg to obtain data on voltage drop. Each user of this electric scooter carried out three experiments by circling about 1.07 Km at the Politeknik Negeri Bali area. This study proves that the voltage drop on the Lead-acid and Lithium-Ion batteries has a linear relationship to the weight of an electric scooter user with a 36V 400-watt BLDC motor load. The linear equation has an intercept value of -1.36766 and a slope value of 0.04791 for the Lead-acid battery. In contrast, the linear equation has an intercept value of -2.47064 and a slope value of 0.05417 for Lithium ion batteries. The average voltage drop across lead acid is 25% higher than that across Lithium-ion
Perbandingan Kinerja Arduino Uno dan ESP32 Terhadap Pengukuran Arus dan Tegangan I Putu Ardi Wahyu Widyatmika; Ni Putu Ayu Widyanata Indrawati; I Wayan Wahyu Adi Prastya; I Ketut Darminta; I Gde Nyoman Sangka; Sapteka, Anak Agung Ngurah Gde
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2021.13.1.4

Abstract

Mikrokontroler merupakan bagian inti dari proyek kontrol otomatis. Pemilihan mikrokontroler sangat berpengaruh terhadap hasil pengolahan data pada sistem. Atas dasar pemikiran tersebut maka dilakukan sebuah penelitian yang bertujuan untuk menemukan mikrokontroler dengan kemampuan pengolahan data yang baik. Dalam penelitian ini menggunakan mikrokontroler Arduino Uno dan mikrokontroler ESP32. Di mana kedua mikrokontroler tersebut memiliki spesifikasi yang berbeda. Data yang digunakan berupa nilai tegangan dan arus yang diperoleh dari sensor tegangan ZMPT101B dan sensor arus ACS712. Pengujian yang dilakukan menghasilkan nilai rata-rata error tegangan sebesar 0,387649 persen dan arus 3,095044 persen untuk mikrokontroler Arduino Uno. Sedangkan untuk mikrokontroler ESP32 menghasilkan rata-rata nilai error tegangan sebesar 0,312182825 persen dan arus sebesar 0,194657573 persen.
Aplikasi Sensor Soil Moisture YL-69 dan Sensor Ultrasonic HC-SR07 pada Smart Irrigation I Wayan Krisma Kartika; I Putu Adhi Satria; I Gede Galang Wididana; Nyoman Anom Dewa Brata Paramartha; Ida Bagus Irawan Purnama; I Gusti Putu Mastawan Eka Putra; I Wayan Raka Ardana; Anak Agung Ngurah Gde Sapteka
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 6 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan air merupakan salah satu permasalahan utama petani dalam pertanian maka penggunaan sistem irigasi harus dapat mengaliri air dengan efektif dan efisien pada lahan pertanian. Mengatasi permasalahan petani tersebut, penelitian ini mengusulkan kendali otomatis dan pemantauan pada irigasi dalam sistem pertanian yang disebut dengan smart irrigation. Smart irrigation ini mengalirkan air dengan menyesuaikan kelembaban tanah yang dibutuhkan tanaman pada perkebunan dan menyesuaikan ketinggian air yang dibutuhkan tanaman pada persawahan. Smart irrigation ini dilengkapi sensor soil moisture YL-69 yang akan mengukur kelembaban tanah yang dapat diaplikasikan di kebun dan sensor ultrasonic HC-SR07 yang akan mengukur ketinggian air yang dapat diaplikasikan di sawah. Kelebihan smart irrigation ini selain dapat menyesuaikan dengan kodisi kebutuhan air terhadap tanaman, juga dilengkapi dengan pengaturan rentang batas normal melalui aplikasi Android. Sehingga, smart irrigation dapat diatur dengan mudah oleh petani menyesuaikan dengan tanaman yang akan ditanam, tanpa mengubah pengkodean untuk mikrokontroler. Smart irrigation juga dilengkapi dengan kontrol manual dari Android, serta antisipasi jika terjadi gangguan pada sensor dan memudahkan petani dalam melakukan irigasi. Dalam pengujian sensor ultrasonik pada ketinggian air 8 cm diperoleh rata-rata galat (error) sebesar 3,318966875 persen. pengujian sensor soil moisture pada tanah basah diperoleh rata-rata galat (error) sebesar 0,692159283 persen. Dengan demikian sensor soil moisture dan  sensor ultrasonik dapat digunakan dengan baik pada smart irrigation  di kebun maupun sawah.
Sistem Pendingin Otomatis dan Monitoring Suhu pada Panel Box Recloser Menggunakan Sensor MLX90614 Berbasis ESP8266 I Dewa Gede Dodi Pranata; I Gusti Alit Wiraguna Jaya; Made Ary Wiradhi Putra; I Gede Suputra Widharma; I Ketut Darminta; I Gede Nyoman Sangka; Anak Agung Ngurah Gde Sapteka
SMATIKA JURNAL : STIKI Informatika Jurnal Vol 12 No 01 (2022): SMATIKA Jurnal : STIKI Informatika Jurnal
Publisher : LPPM UBHINUS MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/smatika.v12i01.667

Abstract

The need for reliable tools or machines has become a priority for everyone today, from tools used for personal use to tools or machines used for industry. State Electricity Enterprise (PLN) also needs reliable tools to monitor assets with high accuracy. One of the components to monitor the load on the network is a recloser. This component is often disconnected from the dispatcher control center so that it cannot be monitored. One of the causes of the disconnection between the recloser device and the control center is the occurrence of excessive heat in the recloser box panel which causes the components inside to overheat. The automatic cooling system in the recloser panel box aims to maintain the temperature inside the panel box to be able to provide maximum component performance. In this study, an application was developed that was able to monitor temperature readings in the recloser panel box and monitor the condition of the cooling system inside. From the test results, it is known that the temperature conditions inside the panel box are monitored to be stable, even though outside the panel box there is an excessive temperature spike.
Co-Authors Anak Agung Ngurah Made Narottama Anak Agung Ngurah Made Narottama Andrian Febriyanto Arbiansyah Surya Lesmana Arief Udhiarto Budarsa, I Gede Ketut Sri Daniel Moraru Dewa Gede Agung Padmanaba Pemayun Djoko Hartanto Harry Sudibyo Hoang Nhat Tan, Hoang Nhat I B K Sugirianta I Dewa Gede Dodi Pranata I Dewa Gede Dodi Pranata I G Lanang Suta A I Gde Nyoman Sangka I Gde Nyoman Sangka I Gede Galang Wididana I Gede Galang Wididana I Gede Ketut Sri Budarsa I Gede Made Putra Suardana I Gede Nyoman Sangka I Gede Nyoman Sangka I Gede Nyoman Satya Pradnyana Putra Waisnawa I Gede Suputra Widharma I Gede Suputra Widharma I Gusti Alit Wiraguna Jaya I Gusti Alit Wiraguna Jaya I Gusti Ngurah Wirahadi Wijaya I Gusti Putu Mastawan Eka Putra I Gusti Putu Mastawan Eka Putra I Kadek Cahyadi Arta I Ketut Darminta I Ketut Darminta I Ketut Parti I Komang Agus Hari Anggara I Made Adi Yasa I Made Adiswara Wirama I Made Aris Dharma Putra I Made Budiada I Made Purbawa I Made Sumerta Yasa I Made Weda Maharta Putra I Nym Sugiarta I Nyoman Sukarma I Putu Adhi Satria I Putu Adhi Satria I Putu Ardi Wahyu Widyatmika I Wayan Dimas Ariawan I Wayan Krisma Kartika I Wayan Krisma Kartika I Wayan Raka Ardana I Wayan Raka Ardana I Wayan Suasnawa I Wayan Wahyu Adi Prastya Ida Bagus Irawan Purnama Ida Bagus Irawan Purnama Ida Bagus Ketut Sugirianta Ida Bagus Made Harisanjaya Adi Nugraha Kadek Amerta Yasa Kadek Dwitya Widnyana Kadek Yogi Premana Putra Komang Agus Widyatmika Lesmana, Arbiansyah Surya Made Aditya Arya Pradnyana Made Ary Wiradhi Putra Made Ary Wiradhi Putra Made Bagus Astika Yasa Michiharu Tabe Narottama, Anak Agung Ngurah Made Ni Putu Ayu Widyanata Indrawati Nugraha, Ida Bagus Made Harisanjaya Adi Nyoman Anom Dewa Brata Paramartha Nyoman Anom Dewa Brata Paramartha Pemayun, Dewa Gede Agung Padmanaba Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Purnama, Ida Bagus Irawan Putu Adhitya Santika Dharma Ryousuke Unno, Ryousuke Sabril Prajudith Pangestu Sri Purwiyanti Suardana, I Gede Made Putra Suasnawa, I Wayan Sugiarta, I Nyoman Sugirianta, Ida Bagus Ketut Suratman Suratman Suratman Suratman Waisnawa, I Gede Nyoman Satya Pradnyana Putra Widyatmika, Komang Agus Wijaya, I Gusti Ngurah Wirahadi