Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Intensitas Kinerja Pembangunan Daerah Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua Selatan Iek, Mesak; Purwadi, Marsi Adi; Maringga, Ferdi
Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55264/jumabis.v8i2.154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perkembangan indikator pembangunan di Kabupaten Boven Digoel, memetakan isu-isu strategis pembangunan, dan menyusun rekomendasi kebijakan berbasis bukti guna meningkatkan kinerja pembangunan daerah. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan PDRB ADHK dari 2.193,76 miliar rupiah pada 2010 menjadi 3.218,17 miliar rupiah pada 2022, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 56,15 persen pada 2010 menjadi 62,52 persen pada 2022. Angka rata-rata lama sekolah juga meningkat signifikan dari 2,40 tahun pada 2005 menjadi 9,03 tahun pada 2022, menunjukkan peningkatan akses pendidikan. Namun, persentase penduduk miskin cenderung fluktuatif dengan tantangan lain seperti ketergantungan pada sektor pertanian, rendahnya investasi, ketimpangan pendapatan, keterbatasan infrastruktur, dan masalah kesehatan serta pendidikan. Untuk meningkatkan kinerja pembangunan, direkomendasikan strategi diversifikasi ekonomi melalui pengembangan pariwisata, industri pengolahan, dan ekonomi kreatif, serta peningkatan investasi dengan memperbaiki iklim bisnis dan infrastruktur. Pengurangan biaya konstruksi, peningkatan infrastruktur transportasi, pemerataan pendapatan, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, serta penguatan tata kelola pemerintahan juga diperlukan untuk mengatasi isu-isu pembangunan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Boven Digoel.
Regional Development Performance of Nduga Regency Purwadi, Marsi Adi; Fabian, Aquarisal Patrick; Bisai, Charley M.; Klara, Antonia; Kreuta, Balthazar
International Journal of Science and Society Vol 6 No 3 (2024): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v6i3.1460

Abstract

This study aims to identify the progress of macro indicators of regional development as well as strategic development issues in Nduga Regency. The background of this research is based on the importance of measuring regional development in a multidimensional manner to understand inequality and to guide more accurate policy directions. The results show that macro indicators such as GRDP per capita, the Human Development Index (HDI), and the electrification ratio have shown an increasing trend. However, major challenges remain in terms of equitable access to education, healthcare, and poverty alleviation. In addition, strategic issues identified include demographic bonus, labor market disparities, limited infrastructure, technological disruption, and regional economic transformation. These findings highlight the need for data-driven, cross-sectoral, and inclusive development strategies to promote sustainable growth and improve the well-being of communities in Nduga Regency.
Navigating The Escalating Climate Crisis: Comprehensive Policy Responses And Collaborative Global Action For A Sustainable Future Maruf, Irma Rachmawati; Sari, Avid Leonardo; Saptayuda, Agusfian; Purwadi, Marsi Adi; Susilawaty, Andi
International Journal of Science and Society Vol 6 No 1 (2024): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v6i1.1097

Abstract

The escalating climate crisis has become one of the greatest challenges of this century, having far-reaching negative impacts on the environment, human health, food security, and the global economy. The response to this crisis requires a deep understanding of the dynamics of climate change, as well as comprehensive and collaborative policies and actions at the global level. Therefore, it is important to evaluate and identify effective strategies to mitigate the impacts of climate change and move towards a sustainable future. This research aims to explore comprehensive policy responses and collaborative global action to navigate the climate crisis toward a sustainable future. The research method used is qualitative, by collecting and analyzing data from relevant research results and previous studies. The results of this research found that efforts to overcome the climate crisis require a comprehensive approach, involving strong international cooperation and synergy between development policies. Transitioning to clean energy, sustainable management of natural resources, and increasing community resilience to the impacts of climate change were identified as key strategies. Education and increasing public awareness are also important elements in supporting behavior change and community participation. Technology and innovation play a vital role in creating efficient and sustainable solutions. Finally, adequate funding and innovative funding mechanisms are needed to support the effective implementation of climate policies and initiatives.
Legal Frameworks for Green Sukuk: Bridging Sharia-Compliant Environmental Finance and Community Development Edris, Mochamad; Ginting, Yuni Priskila; Purwadi, Marsi Adi; Wahyuni, Fitri; Nasim, Abu Sahman
Khazanah Sosial Vol. 8 No. 1 (2026): Khazanah Sosial
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ks.v8i1.51741

Abstract

This study examines legal fragmentation in Indonesia’s Green Sukuk governance, particularly the separation between environmental verification, Sharia compliance, and community impact reporting. Using a normative juridical approach combined with content analysis of legislation, DSN-MUI fatwas, and official documents issued by the Ministry of Finance and the Financial Services Authority (OJK), this study analyzes the extent to which Indonesia’s Green Sukuk framework integrates environmental regulation and Islamic financial law. A comparative legal review of Malaysia and the United Arab Emirates is also conducted to assess alternative models of ESG-Sharia governance. The findings show that Indonesia’s Green Sukuk has a strong legal foundation through Law No. 19/2008 on State Sharia Securities, OJK Regulation No. 60/2017, and DSN-MUI Fatwa No. 117/2018. However, the existing framework still lacks an integrated mechanism for aligning green project verification, Sharia audit, and community development assessment. The analysis identifies institutional coordination gaps, normative separation between environmental and Sharia standards, and limited social impact indicators in Green Sukuk reporting. This study contributes to Islamic financial law by conceptualizing an integrated Sharia-environmental governance framework that links regulatory authority, maqasid al-shariah-based assessment, and community-oriented impact evaluation.
Kajian Alokasi Dana Otonomi Khusus Pada Empat Bidang Prioritas Di Kota Jayapura Marsi Adi Purwadi; Mesak Ick
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v3i1.2075

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dari kajian ini adalah: 1) mengidentifikasi dan mereview alokasi dan pemanfatan dana Otsus pada bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur; 2) mengidentifikasi dan mereview aspek perencanaan dan pengelolaan keuangan yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus untuk peningkatan pelayanan pada bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur; 3) mengukur keberhasilan perencanaan dan pengelolaan keuangan yang bersumber dari dana Otonomi Khusus Kota Jayapura untuk peningkatan pelayanan pada bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Data yang diperoleh dianalisis melalui: 1) analisis statistik deskriptif kuantitatif; 2) analisis studi kasus; 3) Content Analysis; 4) Concept Mapping. Selama kurun waktu 2008-2014, pemerintah Kota Jayapura telah melaksanakan 810 kegiatan yang pembiayaannya dialokasikan melalui dana Otonomi Khusus. Bidang Pendidikan adalah bidang pembiayaan dengan jumlah kegiatan terbanyak yang dibiayai oleh Dana Otonomi Khusus Kota Jayapura. Peningkatan Mutu, Pelayanan dan Non Formal adalah Sub Pembiayaan dengan jumlah kegiatan terbanyak yang dilaksanakan dengan menggunakan dana Otonomi Khusus Bidang Pendidikan, yaitu sebanyak 115 kegiatan. Kesehatan dasar adalah sub pembiayaan dengan jumlah kegiatan terbanyak yang dilaksanakan dengan menggunakan dana Otonomi Khusus Bidang Kesehatan, yaitu sebanyak 121 kegiatan. Komoditi unggulan adalah sub pembiayaan dengan jumlah kegiatan terbanyak yang dilaksanakan dengan menggunakan dana Otonomi Khusus Bidang Infrastruktur Dasar, yaitu sebanyak 13 kegiatan. Komoditi unggulan adalah sub pembiayaan dengan jumlah kegiatan terbanyak yang dilaksanakan dengan menggunakan dana Otonomi Khusus Bidang Ekonomi Kerakyatan, yaitu sebanyak 54 kegiatan. Bidang lainnya adalah bidang dengan pengalokasian dana Otonomi Khusus terbesar di Kota Jayapura yang mencapai 30.30 persen selama kurun waktu 2008-2014. Selain bidang tersebut, bidang pendidikan adalah bidang yang juga menerima alokasi dana Otsus yang cukup besar, sedangkan bidang bidang ekonomi, kesehatan dan infrastruktur, hanya mendapat alokasi dana Otsus yang tidak sesuai dengan amanat Undang-Undang Otonomi Khusus. Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Dinas Pekerjaan Umum adalah SKPD yang mengelola Dana Otonomi Khusus terbesar di Kota Jayapura, yang digunakan untuk melakukan pembangunan OAP melalui Bidang Pendidikan, Kesehatan, Inftrastruktur dasar, dan ekonomi kerakyatan, selama kurun waktu 2008-2014. Kapasitas Aparatur pada SKPD Pengelola Dana OTSUS, perlu memperoleh perhatian serius terkait efektifitas pengelolaan Kebijakan OTSUS di Kota Jayapura. Hal tersebut terindikasi dari hasil jawaban responden yang menyatakan bahwa: 1) terdapat kegiatan yang pelaksanaannya telah sesuai dengan pedoman yang ada, yang pelaksanaanya masih terdapat kegiatan yang penggunaan dananya cukup kecil; 2) Masih terdapat kegiatan yang dilakukan oleh SKPD dengan sedikit melibatkan OAP, dan berkontribusi rendah terhadap penyelesaian masalah-masalah OAPKata kunci: dana otonomi khusus, transparansi, akuntabilitas, kinerja pembangunan
Analisis Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Kabupaten Jayapura Muhammad Ramadhan; Transna Putra Urip; Marsi Adi Purwadi
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i1.2100

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisis tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di kabupaten jayapura. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dan deskriptif. Hasil penelitiandapat dikatakan bahwa wajib pajak kendaraan bermotor di kabupaten jayapura tahun 2014 sampai dengan tahun 2018 tidak patuh dalam membayar pajak. dengan rata-rata persentase yang lebih kecil daripada 61%.dengan rata-rata persentase tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan dengan warna plat hitam sebesar 42%, warna plat kuning sebesar 56%, warna plat merah sebesar 47% dan Total wajib pajak kendaraan bermotor  sebesar 43%. Sehingga dapat dikatakan wajib pajak kendaraan bermotor di kabupaten jayapura tahun 2014 sampai dengan tahun 2018 tidak patuh dalam membayar pajak.Walaupun Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor milik pribadi umum dan pemerintah masih rendah atau tidak patuh seiring dengan pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor  Realisasi untuk kendaraan pribadi dan kendaraan umum tahun 2014 sampai 2018 mengalami peningkatan dengan rata-rata realisasi total PKB sebesar 13.993.897.330 pertahun. Kata Kunci : Kepatuhan Wajib Pajak, Pajak Kendaraan Bermotor
Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat Kemiskinan Dan Rasio Gini Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Provinsi Papua Periode 2011-2020 Ida Ayu Purba Riani; Yohan Sumreskosu; Marsi Adi Purwadi
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i1.2102

Abstract

Berdasarkan data BPS Provinsi Papua selama satu dasawarsa (2011- 2020) Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Papua berada pada posisi terendah secara nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variabel pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan dan rasio gini terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di ProvinsiPapua periode 2011-2020. Penelitian ini menggunakan data sekunder,metode analisanya menggunakan data panel dan model pilihan alat analisis Fixed Effect Model (FEM). Model regresi yang dipakai regresi data panel dan pengolahan data menggunakan software statistic Eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan berpengaruh signifikan dan negatif terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Rasio Gini berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM).Kata Kunci: Indeks Pembangunan Manusia, Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat Kemiskinan, Rasio Gini.
Analisis Sektor Basis Pembangunan Wilayah Adat Mamta Di Provinsi Papua Brian Kristianto Yegrim; Ida Ayu Purba Riani; Marsi Adi Purwadi
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i2.2105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor mana saja yang menjadi sektor basis ekonomi Kabupaten/Kota di wilayah adat Mamta Provinsi Papua,untuk mengetahui perubahan pergeseran struktur ekonomi Kabupaten/Kota di wilayah adat Mamta di Provinsi Papua, untuk mengetahui model rasio pertumbuhan Kabupaten/Kota di Wilayah Adat Mamta Provinsi Papua, untuk mengetahui overlay Kabupaten/Kota di Wilayah Adat Mamta Provinsi Papua. Jenis data yang digunakan yaitu data sekunder berupa PDRB Kabupaten/Kota di wilayah adat Mamta menurut lapangan atas dasar harga konstan 2010. penelitian ini menggunakan beberapa metode analisis data antara lain; metode analisi yang digunakan yaitu Location Quotient (LQ), Shift-Share (S-S), Model Rasio Pertumbuhan (MRP),  dan Analisis Overlay. Berdasarkan hasil analisis yang mendapatkan sektor basis dari masing-masing kelima Kabupaten/Kota yang ada di wilayah adat Mamta, mendapati  bahwa sektor pertambangan dan penggalian merupakan sektor basis yang ada pada kelima Kabupaten/Kota baik itu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Keerom, maupun Kabupaten Mamberamo Raya. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa sektor pertambangan dan penggalian merupakan sektor basis untuk Kabupaten/Kota di wilayah Mamta.Kata Kunci : PDRB,  LQ, Shift-share, MRP, Overlay
Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Harga Konsumen Dan Pengangguran Terhadap Kemiskinan Di Kota Jayapura Charley M. Bisai; Dorothy Iriani Hamadi; Marsi Adi Purwadi
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i2.2106

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisi pengaruh pertumbuhan ekonomi, Indeks Harga Konsumen dan pengangguran terhadap kemiskinan di Kota Jayapura. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif berupa time series (runtut waktu), yang terdiri dari pertumbuhan ekonomi, IHK, pengangguran dan kemiskinan dengan interval waktu 2010-2019. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi berganda dengan menggunaka program MS Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh negatif terhadap kemiskinan, Indeks Harga Konsumen berpengaruh positif terhadap kemiskinan dan pengangguran berpengaruh negatif terhadap kemiskinan. Secara simultan atau secara bersama-sama pertumbuhan ekonomi, IHK dan pengangguran berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Kota Jayapura. Dalam upaya mengurangi kemiskinan di Kota Jayapura, pemerintah hendaknya membuat program pelatihan keterampilan untuk penciptaan pekerjaan dan wirausaha. Dengan adanya program tersebut diyakini menjadi salah satu strategi yang diharapkan dapat mengantisipasi sekaligus mengatasi bertambahnya angka kemiskinan setiap tahun. Kemudian Pendidikan keterampilan untuk penciptaan pekerjaaan dan kewirausahaan dapat dimaknai sebagai upaya pemberian kemampuan kepada warga yang membutuhkan berbagai keterampilan sebagai bekal untuk bekerja dan berwirausaha.Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Harga Konsumen, Pengangguran, Kemiskinan
Analisis Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Kampung Di Distrik Depapre Kabupaten Jayapura Eka Putra Kato; Ida Ayu Purba Riani; Marsi Adi Purwadi
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 5 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v5i3.2119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam Perencanaan, Penganggaran, Pelaksanaan, Pengawasan, dan Monitoring dan Evaluasi pembangunan kampung di Distrik Depapre. Pengumpulan data dapat diperoleh dengan menggunakan cara observasi, kuisioner, dan dokumentasi. Data yang di kumpulkan di analisis secara mix methods, dengan menggunakan cobweb analisis. Hasil penilitian ini menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan kampung di Distrik Depapre dilihat dari kelima bidang partisipasi yaitu partisipasi dalam perencanaan sebesar 46.72% masih di katakan rendah, penganggaran 39.34% berada pada kategori rendah, pelaksanaan 77.87% tergolong tinggi, pengawasan 62.30% atau berada pada kategori tinggi, dan monitoring/evaluasi sebesar 50% atau masih terbilang rendah. Berdasarkan hasil dari masing-masing bidang dari bentuk partisipasi tersebut, maka secara umum dapat dikatakan bahwa partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Distrik Depapre adalah tergolong cukup tinggi dengan hasil 55.25%. Kata Kunci : Partisipasi Masyarakat, Pembangunan Kampung