Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Air Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Terhadap Konsentrasi dan Motilitas Spermatozoa Mencit (Mus musculus) Setelah Terpapar Asap Rokok Ihsani, Nisa; Hernahadini, Nelis; Permatasari, Linda; Kahfi N.F., Muhammad; Noer Fadhillah, Sara
Jurnal Kedokteran YARSI Vol 27, No 1 (2019): JANUARI - APRIL 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jky.v27i1.779

Abstract

Merokok telah dikenal sebagai salah satu penyebab masalah kesehatan paru-paru, jantung, gastrointestinal, dan kesuburan. Efek asap rokok terhadap kesuburan dapat dilihat dari penurunan kualitas dan kuantitas spermatozoa. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin C diketahui dapat menekan penurunan kuantitas dan kualitas spermatozoa perokok aktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian jeruk nipis terhadap konsentrasi spermatozoa dan persentase motilitas spermatozoa abnormal Mus musculus.  Pada penelitian ini dilakukan pemberian jeruk nipis sebagai sumber vitamin C pada mencit (Mus musculus) untuk menentukan pengaruh pemberian jeruk nipis terhadap konsentrasi dan motilitas spermatozoa mencit (Mus musculus) yang telah terpapar asap rokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian jeruk nipis sebanyak 1 mL/ 100 gram BB mencit dapat meningkatkan konsentrasi spermatozoa dan menurunkan persentase motilitas spermatozoa abnormal mencit setelah paparan asap rokok selama 10 menit.
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG MENARA BRI SEMARANG Permatasari, Linda; W., Rahadhiyan Putra; Sabdono, Parang; Wibowo, Hardi
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.248 KB)

Abstract

The structural of BRI tower building Semarang is designed in seismic zone of Semarang city, which is designed by using the Special Moment Resisting Frame System (SMRFS) based on ”Indonesian Concrete Code (SNI 03-2847-2002)”, while the analysis of earthquake load uses response spectrum method based on “Indonesian Seismic Code(SNI 03-1726-2012). The design structural of BRI tower building Semarang using“Capacity Design” concept. As for using this concept has purpose what if strong earthquake happens, that cause forms plastic hinge on structural elements which is desired appeared on the beams. To guarantee plastic hinge happens on the beams, so the columns must be designed stronger than the beams (Strong Column Weak Beam Concept). The analysis of the structure is using SAP2000 computer program  version 14. As the result of calculations showed that structural element of BRI tower building is safe based on analyze.
Hypnolearning Untuk Mengoptimalkan Kualitas Belajar Peserta Didik Di SMP Negeri 1 Weru Permatasari, Linda; Puji Suciani, Liya; Magfiroh, Magfiroh; Nurlela, Nurlela; Hidayat, Rifqi; Saidah, Siti
RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Vol. 3 No. 2 (2025): Renata - Agustus 2025
Publisher : PT Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/1.renata.163

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kualitas belajar peserta didik di SMP Negeri 1 Weru Khususnya kelas VIII dengan implementasi pendekatan Hypnolearning. Kegiatan ini diikuti oleh 61 peserta didik yang memiliki masalah dengan kualitas belajar. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Pada tahap Persiapan, dilakukan koordinasi dengan pihak sekolah dan mengidentifikasi kebutuhan peserta didik. Tahap pelaksanaan, melibatkan sosialisasi konsep hypnolearning dan pelatihan teknik-teknik dasar kepada peserta didik dalam sesi-sesi yang terstruktur. Tahap evaluasi dilakukan untuk mengukur dampak implementasi hypnolearning terhadap kualitas belajar peserta didik. Teknik pengumpulan data digunakan dalam tahap evaluasi yaitu wawancara, observasi menggunakan angket dan observasi langsung saat pembelajaran. Pendekatan hypnolearning terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas belajar peserta didik. Hal ini ditunjukan dengan persentase dari indicator motivasi belajar meliputi keaktifan peserta didik dalam belajar sebesar 72,86%, senang dalam belajar sebesar 87,50%, tidak cepat putus asa sebesar 77,50%, tidak mudah berpuas diri akan keberhasilan yang telah dicapai sebesar 95%, serta ulet dalam menghadapi kesulitan belajar sebesar 72,50%. Kegiatan ini memberikan kontribusi untuk mengoptimalkan kualitas belajar peserta didik di SMP Negeri 1 Weru. Implementasi Hypnolearning perlu dikembangkan lebih lanjut, pendampingan berkelanjutan, maupun evaluasi berkala agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas
PERBANDINGAN PEMBERIAN TERAPI MUROTAL AL-QURAN DAN SENAM LANSIATERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DI TPMB L KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Permatasari, Linda; Maryam Syarah M; Hidayani, Hidayani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8854

Abstract

Berdasarkan data di Puskesmas Karangpawitan pada tahun 2023 terdapat sebanyak 135 orang lansia mengalami gangguan tidur yang disebabkan oleh 22,9% akibat kecemasan, 28,1% akibat kebiasaan tidur larut malam, 18,5% karena masalah kesehatan fisik, dan 30,3% sering terbangun di tengah malam. Dampak dari gangguan tidur pada lanjut usia apabila tidak ditangani dapat menurunkan kualitas hidup, demensia, suasana hati, produktivitas, dan kesehatan fisik. Salah satu terapi untuk meningkatkan kualitas tidur dapat menggunakan terapi murotal dan senam lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan pemberian terapi Murotal Al-Quran dan senam lansia terhadap kualitas tidur pada lansia. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada bayi sebanyak 2 orang lansia yang mengalami gangguan tidur. Hasil penelitian menunjukkan pemberian terapi murotal efektif dalam meningkatkan kualitas tidur ditandai dengan skor PSQI sebelum intervensi sebesar 9 menjadi 7 setelah intervensi. Pemberian pemberian senam lansia juga efektif dalam meningkatkan kualitas tidur ditandai dengan skor PSQI sebelum senam lansia sebesar 9 menjadi 8 setelah senam lansia. Terdapat perbedaan antara pemberian terapi murotal Al Quran dan senam lansia terhadap peningkatan kualitas tidur lansia dimana terapi murotal lebih efektif terhadap peningkatan kualitas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengatasi kualitas tidur pada lansia dengan menggunakan pemberian terapi murotal dan senam lansia.