Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENYULUHAN ENERGI SOLAR SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF RAMAH LINGKUNGAN MENGGUNAKAN RANCANG BANGUN KONTROL MONITORING IMPLEMENTASI REAL TIME CLOCK (RTC) PADA SOLAR CELL TRACKER MENGGUNAKAN METODE NAIVE BAYES BERBASIS WEB SERVICE DI SMA NEGERI 1 SOOKO, M Yudhis Thiro Kabul Y; Gunawan Sakti; Hartono Hartono; Slamet Hariyadi; Dwiyanto Dwiyanto; Siti Julaihah; Tekat Sukomardojo; Rifdian I.S
Journal of Public Transportation Community Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Public Transportation Community Oktober 2024
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46491/jptc.v4i2.1891

Abstract

Efisiensi panel surya seringkali terkendala oleh posisi matahari dengan mengembangkan sistem pelacak matahari yang menggunakan RTC dan metode Naive Bayes untuk secara otomatis mengoptimalkan sudut panel, sehingga meningkatkan produksi energi. Para dosen Program Studi D3 Teknik Listrik Bandara Politeknik Penerbangan Surabaya mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang merupakan bagian dari tri dharma perguruan tinggi dengan melakukan penyuluhan energi solar sebagai sumber energi alternatif ramah lingkungan menggunakan rancang bangun kontrol monitoring implementasi real time clock (RTC) pada solar cell tracker menggunakan metode Naive Bayes berbasis Web Service. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri I Sooko Mojokerto pada tanggal 11 September 2024 dengan peserta dari siswa-siswi sebanyak 95 orang dan didapatkan kesimpulan bahwa Kegiatan penyuluhan berjalan dengan lancar, ditunjukkan melalui hasil Quiz Pre-Test Kahoot yang dilakukan sebelum penyuluhan, dengan nilai rata-rata pemahaman peserta sebesar 65%. Setelah penyuluhan, nilai rata-rata pemahaman pada Quiz Post-Test Kahoot meningkat menjadi 94%. Hasil evaluasi dengan kuis Kahoot ini menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan pada siswa setelah menerima penyuluhan mengenai energi matahari sebagai sumber energi alternatif ramah lingkungan. Peningkatan sebesar 29% ini mengindikasikan bahwa program penyuluhan berhasil meningkatkan pengetahuan siswa SMA Negeri 1 Sooko, Mojokerto.
PENYULUHAN ENERGI SOLAR SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF RAMAH LINGKUNGAN MENGGUNAKAN RANCANG BANGUN SOLAR TRACKER SUMBU TUNGGAL DENGAN METODE BACKPROPAGATION BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) DI SMA NEGERI 1 SOOKO, MOJOKERTO Tekat Sukomardojo; Gunawan Sakti; Hartono Hartono; Rifdian I.S; Dwiyanto Dwiyanto; Siti Julaihah; Slamet Hariyadi; Yudhis Thiro Kabul Y
Journal of Public Transportation Community Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Public Transportation Community Oktober 2024
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46491/jptc.v4i2.1892

Abstract

Peningkatan permintaan energi listrik di Indonesia mendorong pemanfaatan energi terbarukan, khususnya energi surya pada pengembangan sistem pelacak matahari sumbu tunggal berbasis IoT untuk meningkatkan efisiensi pengumpulan energi surya. Sistem ini menggabungkan sensor cahaya, mikrokontroler, dan aktuator linear, serta menerapkan algoritma backpropagation untuk mengoptimalkan posisi panel surya berdasarkan perubahan intensitas cahaya. Para dosen Program Studi D3 Teknik Listrik Bandara Politeknik Penerbangan Surabaya mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang merupakan bagian dari tri dharma perguruan tinggi dengan melakukan penyuluhan energi solar sebagai sumber energi alternatif ramah lingkungan menggunakan rancang bangun solar tracker sumbu tunggal dengan metode Backpropagation berbasis Internet of Things (IoT). Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri I Sooko Mojokerto pada tanggal 11 September 2024 dengan peserta dari siswa-siswi sebanyak 95 orang dan didapatkan kesimpulan bahwa kegiatan penyuluhan terlaksana dengan baik dengan memperoleh hasil Quiz Pre-Test Kahoot sebelum dilakukan penyuluhan didapatkan nilai rata-rata pemahaman sebanyak 65% kemudian setelah dilakukannya penyuluhan Quiz Post-Test Kahoot didapatkan nilai rata-rata pemahaman sebesar 88%. Berdasarkan hasil kuis sebelum dan sesudah sosialisasi, terjadi peningkatan pemahaman siswa sebesar 23% mengenai sistem solar tracker sumbu tunggal dengan metode Backpropagation berbasis Internet of Things (IoT). Hasil ini membuktikan bahwa kegiatan sosialisasi yang dilakukan telah mencapai tujuannya.
SHARING SESSION FOR THE TOEIC TESTS BAGI DOSEN UNIVET SUKOHARJO JUDUL Lusiana Dewi Kusumayati; Faoyan Agus Furyanto; Fatmawati Fatmawati; Meita Maharani Sukma; Laila Rochmawati; Siti Julaihah; Tekat Sukomardojo
Journal of Public Transportation Community Vol. 5 No. 1 (2025): Journal Public Transportation Community April 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46491/jptc.v4i1.2032

Abstract

TOEIC (Test of English for International Communication) digunakan sebagai alat penilaian standar untuk mengetahui ketrampilan Bahasa Inggris seseorang yang bukan penutur asli, utamanya bagi para calon karyawan/pegawai yang akan atau sedang bekerja di Perusahaan/instansi. Untuk itu diperlukan persiapan pelaksanaan test resmi berstandar international bagi 9 dosen Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris di Univet secara global, memenuhi syarat kelulusan bagi calon wisudawan, serta meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja dan pendidikan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dosen tentang penyelenggaraan TOEIC, mempersiapkan dosen sebagai pembimbing, mengembangkan materi pembelajaran berbasis TOEIC, meningkatkan kompetensi bahasa Inggris dosen, memperkuat jejaring dan kolaborasi, dan meningkatkan kemampuan mengajar TOEIC bagi dosen pendidikan bahasa Inggris. Berdasarkan hasil evaluasi pada kegiatan sharing session for the Toeic Tests ini, sebagian besar peserta memiliki pengetahuan dasar mengenai TOEIC, namun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, terutama terkait pemahaman instruksi, komponen tes, dan durasi waktu pengerjaan. Selain itu, sesi sharing session ini dinilai efektif dan menarik bagi peserta, dengan tingkat kepuasan dan ketertarikan yang sangat tinggi (100%). Dengan adanya hasil tersebut peserta pelatihan mengharapkan lebih banyak pelatihan yang diadakan untuk program pengabdian kepada masyarakat. Keywords: Sharing Session, TOEIC, ketrampilan Bahasa inggris