Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Development and Social Change

PELANGGARAN HARAPAN TERKAIT EDUKASI KECANTIKAN DI REALITAS TIKTOK (Studi dengan Pendekatan Dramaturgi pada akun dr. Richard Lee, MARS, AAAM dan dr. Reza Gladys, Dipl. AAAM) Nur Hidayah; Drajat Tri Kartono
Journal of Development and Social Change Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 no. 2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jodasc.v4i2.54174

Abstract

AbstrakTiktok merupakan media berinteraksi menggunakan video yang sedang digandrugi masyarakat, khususnya masa pandemi sekarang ini. Salah satu konten yang sedang menarik perhatian adalah edukasi kecantikan. Dalam mengedukasi para pengikutnya, dokter mempresentasikan diri sehingga memiliki harapan tertentu saat berinteraksi. Interaksi dengan harapan semacam ini bisa saja mengalami pelanggaran seperti saat interaksi tatap muka. Sayangnya, belum terdapat penelitian yang membahas terkait adanya pelanggaran harapan pada Tiktok, khususnya konten edukasi kecantikan. Oleh karena itu, penelitian bertujuan untuk mengetahui pelanggaran harapan yang terjadi pada edukasi kecantikan dalam Tiktok yang meliputi presentasi dan harapan aktor, bentuk pelanggaran harapan, serta nilai imbalan atas pelanggaran harapan. Teori yang digunakan adalah Teori Dramaturgi oleh Erving Goffman dan Teori Pelanggaran Harapan milik Judee K. Burgoon. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan dramaturgi. Informan ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi akun tiktok @drrichardlee dan @rezagladys. Selain itu terdapat pula dokementasi pendukung pada beberapa sumber. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulakan dokumentasi yang menyokong data penelitian yang dibutuhkan berupa tangkapan layar dan video. Kemudian validitas data dilakukan dengan teknik trianggulasi sumber, yaitu membandingkan video satu dengan yang lainnya. Serta analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan mengumpulkan data pelanggaran harapan pada edukasi kecantikan di realitas Tiktok melalui catatan, kemudian mereduksi data, mengelompokkannya, dan menyajikan data yang telah diperoleh untuk selanjutnya diverifikasi juga disimpulkan. Kata Kunci : pelanggaran harapan, dramaturgi, edukasi kecantikan, realitas tiktok.
ETOS KERJA MASYARAKAT MISKIN PEDESAAN (STUDI FENOMENOLOGI PADA MASYARAKAT DESA SEWUREJO KECAMATAN MOJOGEDANG KABUPATEN KARANGANYAR) Muchlisa Salma Nur Hartati; Drajat Tri Kartono
Journal of Development and Social Change Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 no. 1 April 2019
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jodasc.v2i1.41652

Abstract

This research examines the poor residences living in Sewurejo Village that are included in IDT (Inpres Desa Tertinggal). The work ethic is one important factor for the framework of poor residences in Sewurejo Village. In fulfilling their daily needs, those residences need to work. The working habit of Sewurejo Village poor residents illustrates their work ethic in general. It can be used as a work ethic parameter of the poor residences and how the religion affects it. This research aims to determine the work ethic of poor residence and the effect of religion to work ethic. This research uses qualitative-phenomenological method and Protestant’s Ethic theory and Max Webber’s Capitalism Spirit. The samples are taken using purposive sampling.The results shows that Sewurejo Village residents are industrious and most of them work as construction workers, farm workers, merchants, industrial workers, and scavengers. For most of the residents of Sewurejo Village, the religion can affect the work ethic and vice versa, vice versa can also affect the work ethic. It can be seen in some indicators such as capital accumulation, religious manifestations, networks, and using their free time to worship so that they can go to heaven smoothly.