Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PARIWISATA BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEBAGAI PENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI KREATIF DI KAMPUNG KEREN KOTA KEDIRI Aisya Lutvi Hanifah; Rizqi Bintang Athallah Bianda; Diana Ambarwati; Nuril Aulia Munawaroh; Indah Yuni Astuti; Brahma Wahyu Kurniawan; Imarotus Suaida; Sri Luayyi
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.96

Abstract

Pembangunan ekonomi suatu daerah berkaitan erat dengan potensi ekonomi dan karakteristik yang dimiliki yang pada umumnya berbeda antar satu dengan daerah lainnya. Oleh karenanya, informasi daerah yang lengkap, akurat dan terkini sangat diperlukan untuk mewujudkan sasaran pembangunan perekonomian nasional guna tercapainya pertumbuhan ekonomi Indonesia, salah satunya sektor pariwisata. Tren pariwisata telah mengalami pergeseran dari pariwisata massal ke arah pariwisata alternatif. Pariwisata alternatif atau juga biasa disebut wisata tematik. Pemerintah Kota Kediri mendukung upaya program unggulan yang tertuang dalam RPJMD Kota Kediri Tahun 2020-2024 yaitu Kampung Keren (Kreatif dan Independen). Setiap wilayah kampung keren memiliki potensi lokal yang berbeda dengan ciri khas tertentu, namun juga memiliki permasalahan yang berbeda pula. Penelitian ini bertujuan untuk mencari informasi mengenai kelebihan, kekurangan, peluang dan ancaman dari 9 Kampung Keren di Kota Kediri. Dengan pendekatan kualitatif serta pengambilan populasi dan sampel yaitu 9 perwakilan pemerintah kelurahan setempat, 18 pelaku usaha atau pelaku wisata, 18 perwakilan tokoh masyarakat dan 18 pengunjung dengan menggunakan teknik pengumpulan data Purposive Sampling. Dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Hasil penelitian dari penelitian ini di 9 Kampung Keren di Kota Kediri memiliki kelebihan dan peluang berdasarkan potensi di masing-masing kawasan, serta kekurangan dan ancaman berdasarkan permasalahan yang dihadapi. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan menggunakan metode dan teknik pengumpulan data lainnya diluar penelitian ini serta obyek penelitian lebih luas, sehingga diperoleh gambaran atas pemberdayaan masyarakat berbasis pariwisata sebagai pendorong ekonomi kreatif di Kota Kediri.
Pengaruh Digitalisasi, Komunikasi, Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Di Bank BPR Arda Kediri Moh. Nurfaiq Qoulan Maulana; Brahma Wahyu Kurniawan; Erwin Syahputra
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus In Progress
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v5i1.576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi, komunikasi, dan kompensasi terhadap kinerja karyawan pada Bank BPR Arda Kediri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 30 karyawan, di mana seluruh populasi dijadikan sampel melalui teknik sampel jenuh. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 25.0 dengan metode regresi linier berganda, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (t hitung = 2,45; sig = 0,021), komunikasi berpengaruh signifikan (t hitung = 2,67; sig = 0,013), dan kompensasi juga berpengaruh signifikan (t hitung = 2,89; sig = 0,008). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (F hitung = 15,32; sig = 0,000) dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,638, yang berarti 63,8% variasi kinerja karyawan dijelaskan oleh digitalisasi, komunikasi, dan kompensasi. Dengan demikian, digitalisasi, komunikasi, dan kompensasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja karyawan di Bank BPR Arda Kediri.
Pengaruh entrepeneurial leadership, innovative work behavior , creative self efficacy terhadap employee performance dengan organizational culture sebagai variabel mediasi Mawar Ratih Kusumawardani; Brahma Wahyu Kurniawan; Ahmad Faisal Saputro
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v10i2.37557

Abstract

This study examines the influence of entrepreneurial leadership, innovative work behavior, and creative self-efficacy on employee performance, with organizational culture as a mediating variable. The research was conducted among MSME employees in Kediri City, specifically at Tenun Ikat Bandar. The number of respondents was 60 employees. The study adopted a quantitative, positivist approach, utilizing saturated sampling that encompassed all employees of Tenun Ikat Bandar. Data were collected using questionnaires and analyzed with Partial Least Squares (PLS). The novelty of this study lies in incorporating organizational culture as a mediating variable. The results show that entrepreneurial leadership, innovative work behavior and creative self-efficacy do influence employee performance. However, organizational culture does not mediate the effects of the three independent variables—entrepreneurial leadership, innovative work behavior, and creative self-efficacy—on employee performance. This research is limited by the use of questionnaires and not conducting in-depth interviews with all employees. As a result, there is less insight into the alignment between questionnaire responses and employees’ actual statements. Time constraints were another limitation of this study. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengaruh entrepeneurial leadership, innovative work behavior , creative self efficacy terhadap employee performance dengan organizational culture sebagai variabel mediasi. Penelitian ini dilakukan pada karyawan UMKM di Kota Kediri yaitu Tenun Ikat Bandar. Jumlah responden pada penelitian ini adalah 60 karyawan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan prinsip positivisme, melalui teknik sampel jenuh terhadap karyawan Tenun Ikat Bandar. Data dikumpulkan melalui kuisioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Square (PLS). Kebaruan dalam penelitian ini adalah dengan memasukkan variabel organizational culture sebagai variabel mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa entrepeneurial leadership, innovative work behavior dan creative self efficacy memiliki pengaruh terhadap employee performance. Sedangkan organizational culture ternyata belum mampu memediasi ketiga variabel yaitu entrepeneurial leadership, innovative work behavior , creative self efficacy terhadap employee performance. Penelitian ini terbatas pada pengisian kuisioner dan kurangnya wawancara langsung dengan keseluruhan karyawan, sehingga belum mampu memberikan gambaran secara detail mengenai kesesuaian antara informasi yang didapatkan pada kuisioner dengan pernyataan dari karyawan. Selain itu keterbatasan waktu juga menjadi keterbatasan pada penelitian ini.