Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL

Perbedaan Kualitas Hidup Lansia yang Aktif Mengikuti Posyandu Lansia dengan yang Tidak Aktif Mengikuti Posyandu Lansia di Kelurahan Salestin Rambu Malairu; Joko Pitoyo
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v1i2.106

Abstract

Problems often faced by eldery is decreasing ability is like physical health, or decrease ability to socialize with others. Health Service Centre is one of activities aimed to elderly to get health services easily.Objective aim to know differences from quality of life of active elderly with inactive elderly on follow health service centre in Mojolangu Village Of Lowokwaru District, method is design research is used a Cross Sectional design. Sample are 40 elderly, taking sample is using purposive sampling. Samples divided to 2, that is 20 elderly who are active, and 20 elderly who are inactive Data analysis is using Chi Square test. The results showed there are 5 (25%) respondents who are actively follow elderly Health Service Centre had a good quality of life, while 1 (5%) respondents who are inactively follow elderly Health Service Centre had a good quality of life. Respondents with a good quality of life average attendance participed in elderly Health Service Centre by 7 times, while inactive elderly as much as 3/4 times. Chi Square test results obtained by the value of p = 0,002, so concluded there is a differences from quality of life of active elderly with inactive elderly on follow health service centre in Mojolangu Village of Lowokwaru. Suggestion from this study are further researchers can use this research and more developed. Keywords: Quality of Life, Elderly, Health Service Centre
Hubungan Frekuensi Kunjungan ke Posyandu dengan Status Gizi Balita I Putu Raditya Agustiawan; Joko Pitoyo
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v2i1.114

Abstract

Status gizi dinyatakan sebagai keadaan tubuh yang merupakan akibat dari konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi, status gizi balita sangat berpengaruh dalam beberapa aspek. Gizi kurang pada balita dapat memberi dampak negatif bagi fisik maupun mental yang dapat menghambat prestasi belajar. Upaya yang dilakukan untuk mengenal, mencegah dan mengatasi masalah gizi adalah dengan menimbang berat badan secara teratur, memberikan ASI saja kepada bayi sejak lahir sampai umur 6 bulan, makan beraneka ragam, menggunakan garam beryodium, dan pemberian suplemen gizi sesuai anjuran petugas kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan frekuensi kunjungan ke Posyandu dengan status gizi Balita yang berkunjung ke Posyandu didalam Cakupan Puskesmas Arjuno. Jenis penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 30 responden yang diambil dengan cara teknik Simple Random Sampling. Teknik pengambilan data dengan menggunakan buku KMS dan observasi pengukuran berat badan dan tinggi badan. Hasil uji Spearman didapatkan nilai (p = 0,000 ; ɑ = 0,05 ; r = 0,905) artinya ada hubungan frekuensi kunjungan ke posyandu dengan status gizi balita di Posyandu Asri RW 4 dengan sangat kuat, dimana semakin tinggi tingkat frekuensi kunjungan ke Posyandu maka akan semakin baik pula tingkat perkembangan status gizi Balita tersebut. Diharapkan Agar orangtua Balita dapat meluangkan waktu untuk melakukan kunjungan ke Posyandu serta memanfaatkan Posyandu yang tersedia sebagai sarana konsultasi kesehatan Balita dan sebagai deteksi dini adanya gangguan perkembangan pada Balita