Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Helpdesk Application Design Electronic Medical Record Reporting Antik Pujihastuti; Eni Efanti
Research and Evidence on Knowledge in Administration and Management — Medical Electronic Data and Information Systems Vol. 1 No. 1 (2025): March, 2025
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/rekammedis.v1i1.290

Abstract

The number of EMR users in RSUP Dr. M.Djamil Padang often occur disorders such as application errors, EMR hank or application can not be opened, employee/user complaints about the problem is not known to have been done. Purpose: This study aims to design a helpdesk application to streamline the reporting of electronic medical record issues, thereby addressing the existing problems. Methods: This study employed a Research and Development (R&D) method. The research was conducted at Dr. M. Djamil Hospital Padang. Data were collected through observations and interviews with two key 2 informants: the head of the Hospital Information System (SIMRS) and one IT staff. A checklist table was also utilized. The application was designed using the waterfall development method. Results: he resulting helpdesk application for electronic medical record (EMR) issues reporting was developed in line with the workflow of the existing EMR reporting process. The helpdesk comprises four main components: user data, report data, problem solving data, and reporting data. Implications: the helpdesk application is necessary to ensure optimal coordination of users and the EMR manager, thereby minimizing the problems that occur. Conclusion: the designed helpdesk application successfully addresses EMR reporting issues that were previously handled manually.
The Impact of the Latest Health Data Privacy Regulations on Patient Information Access Policies in Healthcare Service Facilities Antik Pujihastuti; Yuyun Manggandhi; Khofifah Rafika
Research and Evidence on Knowledge in Administration and Management — Medical Electronic Data and Information Systems Vol. 1 No. 2 (2025): September, 2025
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/rekammedis.v1i2.306

Abstract

This investigation scrutinizes the impact of Indonesia's Law No. 27 of 2022 (UU PDP) on patient information access policies in healthcare institutions. Employing a qualitative methodology based on secondary data content analysis of national statutes, ministerial regulations, and professional guidelines, the study assesses the legal and ethical ramifications for clinical data management. Key findings indicate a significant strengthening of patient rights, evidenced by mandatory explicit consent and the implementation of role-based access protocols, coupled with advanced security adoption in large hospitals. Conversely, regional facilities confront considerable challenges from limited infrastructure and inadequate human capital, leading to elevated data breach susceptibility. Persistent legal enforcement issues and ethical dilemmas necessitate continuous training and clear operational guidelines. The research emphasizes the critical need for integrated enforcement, technical modernization, and coordinated stakeholder action to ensure the secure and equitable handling of patient data, aligning with international standards. Future research should focus on scalable technological and ethical awareness solutions.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENINGKATAN LITERASI DIGITAL MELALUI PLATFORM MOBILE JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) Antik Pujihastuti; Harjanti Harjanti; Fadhil Muhammad Arief Juliansyah
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 6 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v6i1.209

Abstract

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program Pemerintah untuk menjamin layanan kesehatan bagi Masyarakat. BPJS Kesehatann merilis JKN Mobile bertujuan untuk memudahkan Masyarakat dalam mengakses informasi kesehatan secara online. Pemanfaatan aplikasi masih menemukan kendala terutama pada masyarakat usia lanjut dan literasi digital rendah. Survei menunjukkan 56,7 % peserta belum menginstal dan menggunakan JKN Mobile karena keterbatasan pengetahuan tentang JKN Mobile. Tujuan kegiatan pengabdian meningkatkan literasi digital dan pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan JKN Mobile. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi dengan metode ceramah, diskusi unteraktif dan media leaflet. Kegiatan terlaksana pada tanggal 13 September 2025, jumlah peserta 30 orang bertempat di pertemuan ibu-ibu PKK desa Ngringo 03/ 025. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang JKN Mobile yang ditunjukkan melalui kemampuan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pemateri tentang cara download, install, registasi dan melakukan pendaftaran secara online. Walaupun terdapat kendala peralatan dan ruangan, secara umum kegiatan berdampak positif dalam peningkatan literasi digital dan diharapkan dapat mendorong pemanfaatan JKN Mobile untuk mengurangi antrian di Fasilitas Pelayanan Kesehatan.
LITERATURE REVIEW PROSES PENYUSUTAN DOKUMEN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT Hanifah Apriliandawati; Antik Pujihastuti
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v1i1.5

Abstract

Abstract Medical record shrinkage carried out gradually starting from sorting, moving, assessing and destroying. Obstacles in the implementation of shrinkage medical record are the limited human resources in the filing section and the infrastructure to support the shrinkage of medical record is inadequate. The purpose of this research was to determine the implementation of depreciation of medical record. This research method used a literature review design. The results showed that the sorting of medical record documents was carried out based on a 5-year period by looking at the year the patient's last visit was treated. Transfer of medical record documents is done by moving medical record documents from the active room to the inactive room. Assessment of medical record documents is in accordance with the use and importance of medical record documents. Obstacles that hinder the implementation of shrinkage of medical record documents are human resources and infrastructure. Conclusion from the results of this study, depreciation was carried out by sorting out the medical record documents then moving the medical record documents that were inactive, after which an assessment of the medical record documents was carried out according to the usefulness and importance of the medical record documents so that they could identify obstacles in the implementation of shrinkage of medical record documents. Keyword : Depreciation, Retention, Medical Record Abstrak Penyusutan berkas rekam medis dilakukan secara bertahap yaitu dimulai dari pemilahan, pemindahan, penilaian dan pemusnahan. Kendala dalam pelaksanaan penyusutan yaitu terbatasnya sumber daya manusia di bagian filing dan sarana prasarana untuk menunjang pelaksanaan penyusutan dokumen rekam medis belum memadai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan penyusutan dokumen rekam medis. Metode penelitian ini menggunakan desain literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilahan dokumen rekam medis dilakukan berdasarkan periode 5 tahun dengan cara melihat tahun kunjungan terakhir pasien tersebut berobat. Pemindahan dokumen rekam medis dilakukan dengan cara memindahkan dokumen rekam medis dari ruangan aktif ke ruangan inaktif. Penilaian dokumen rekam medis sesuai dengan kegunaan dan kepentingan dokumen rekam medis. Kendala yang menghambat pelaksanaan penyusutan dokumen rekam medis yaitu sumber daya manusia dan sarana prasarana. Simpulan dari hasil penelitian ini penyusutan dilakukan dengan memilah dokumen rekam medis kemudian memindahkan dokumen rekam medis yang sudah inaktif setelah itu dilakukan penilaian dokumen rekam medis sesuai dengan kegunaan dan kepentingan dokumen rekam medis sehingga dapat mengetahui penghambat dalam pelaksanaan penyusutan dokumen rekam medis. Kata Kunci : Penyusutan, Retensi, Rekam Medis
DESKRIPSI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WAKTU TUNGGU PENDAFTARAN DI TPPRJ Antik Pujihastuti
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v1i2.13

Abstract

Berdasarkan Kepmenkes RI No. 129/Menkes/SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit waktu untuk penyediaan berkas rekam medis rawat jalan yaitu kurang dari 10 menit. Apabila dalam lama waktu tunggu pendaftaran pasien rawat jalan melebihi dari standar pelayanan minimal maka mempengaruhi mutu rumah sakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui rata rata lama waktu pendaftaran pasien rawat jalan, mengetahui faktor yang mempengaruhi lama waktu pendaftaran pasien rawat jalan. Penelitian ini menggunakan desain Literature Review dengan menggunakan database Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata lama waktu tunggu pendaftaran pasien rawat jalan masih tergolong lambat karena tidak sesuai dengan standar pelayanan minimal kurang dari 10 menit, faktor yang mempengaruhi lama waktu tunggu pendaftaran pasien rawat jalan yaitu dari segi SDM, segi cara mencapai suatu tujuan, dan segi saranan prasarana.
Pengelolaan Ruang Filing Rawat Jalan Di UPT Puskesmas Antik Pujihastuti; Rima Para Mudika
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v2i3.90

Abstract

Berdasarkan survai pendahuluan pada ruang filing rawat jalan di UPT Puskesmas bahwa ruang filing rawat jalan boleh diakses oleh semua petugas yang bekerja dipuskesmas. Karena tidak dilengkapi papan peringatan berupa “Selain Petugas Dilarang Masuk” sehingga akan berdampak terhadap kerahasiaan dokumen rekam medis berupa kehilangan atau digunakan oleh pihak yang tidak berwenang. Tujuan penelitian mengetahui pengelolaan ruang filing rawat jalan di UPT Puskesmas Karangpandan. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Subyek petugas filing rawat jalan, sedangkan obyek ruang filing dan dokumen rekam medis rawat jalan. Instrumen penelitian observasi dan wawancara. Cara pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara terstruktur. Teknik pengolahan collecting, editing dan penyajian data. Analisis data deskriptif. Hasil penelitian dari aspek keamanan ruang filing rawat jalan semua petugas puskesmas boleh masuk ke ruang filing rawat jalan karena tidak ada papan peringatan dan belum tersedia APAR. Aspek dokumen rekam medis meliputi sistem penyimpanan desentralisasi dan sistem penjajaran SNF namun masih terjadi misfile karena tidak pernah menggunakan tracer. Aspek pemeliharaan sudah tersedia satu AC namun dalam penggunaan belum 24 jam serta belum tersedia alat pengukur suhu ruangan, pencahayaan di ruang filing masih redup dan terjadi penumpukan debu dirak penyimpanan karena tidak dibersihkan. Simpulan aspek keamanan belum tersedia papan peringatan dan APAR, aspek dokumen rekam medis belum ada SOP yang mengatur sistem penyimpanan dan penjajaran serta belum menggunakan tracer menyebabkan terjadinya misfile, aspek pemeliharaan dalam penggunaan AC belum 24 jam tidak mendukungnya ketahanan dokumen rekam medis rawat jalan yang disimpan karena tidak tersedia alat pengukur suhu ruangan, terdapat satu lampu ditengah dan masih redup serta pembersihan hanya pada lantai sehingga terjadi penumpukan debu dirak penyimpanan. Sebaiknya disediakan minimal papan peringatan “Selain Petugas Dilarang Masuk”, dilakukan penyisiran untuk mengurangi terjadinya misfile, penempatan lampu disudut ruangan agar cahaya dapat dipantulkan keseluruh ruangan serta membersihkan rak penyimpanan agar tidak terdapat penumpukan debu.