Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Sistem Pakar Dalam mendiagnosa Penyakit Newscatle Pada Ayam Pedaging Menggunakan Metode Teorema Bayes Sonia Herianti Tarigan; Yopi Hendro Syahputra; Devri Suherdi
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 5 No. 2 (2026): EDISI MARET 2026
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v5i2.12209

Abstract

Penelitian ini membahas pengembangan sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit Newcastle Disease (ND) pada ayam pedaging menggunakan metode Teorema Bayes. ND merupakan penyakit viral yang sangat menular dan dapat menimbulkan kerugian ekonomi signifikan bagi peternak karena tingkat kematian yang tinggi. Di Medan, penyakit ini masih menjadi ancaman serius dan belum banyak dilakukan penelitian terkait solusi berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gejala utama penyakit ND, mengimplementasikan Teorema Bayes dalam mendiagnosa, serta merancang sistem pakar berbasis web yang dapat membantu peternak maupun instansi terkait dalam mendeteksi penyakit sejak dini. Metodologi penelitian meliputi pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan pakar, serta studi literatur
Smart Robot Mobile Transporter Berbasis Arduino dengan Kendali Android sebagai Media Workshop Generasi Z Devri Suherdi; Syarifah Fadillah Rezky
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 5 No. 4 (2026): EDISI JULI 2026
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v5i4.13321

Abstract

Perkembangan Revolusi Industri 4.0 menuntut adanya media pembelajaran robotika yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan kontekstual, sementara praktik workshop robotika di lembaga kursus masih didominasi oleh robot line follower, mobil radio control (RC), dan kit pasif yang belum merepresentasikan sistem otomasi industri sesungguhnya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan prototipe Smart Robot Mobile Transporter berbasis mikrokontroler Arduino Uno dengan kendali Android melalui modul Bluetooth HC-05 sebagai media pembelajaran robotika kontekstual bagi Generasi Z. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model prototyping, meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, perakitan perangkat keras, pengembangan perangkat lunak, pengujian, dan evaluasi. Robot dirancang dengan kombinasi motor DC sebagai penggerak roda, motor servo MG996R sebagai aktuator robot arm, serta motor driver L298N sebagai pengatur arah dan kecepatan. Hasil pengujian menunjukkan komunikasi Bluetooth berjalan stabil pada jarak operasional yang direncanakan, motor DC mampu menggerakkan robot dengan baik, dan motor servo dapat mengangkat beban ringan sesuai kapasitasnya. Implementasi pada kegiatan workshop menunjukkan peningkatan keterlibatan peserta serta pemahaman terhadap konsep otomasi industri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi hardware, software, dan komunikasi nirkabel pada Smart Robot Mobile Transporter mampu menjembatani kesenjangan antara robot edukasi dan robot industri, sekaligus menjadi media pembelajaran berbasis proyek yang relevan bagi karakteristik Generasi Z sebagai digital native.
PENERAPAN METODE TOPSIS DALAM MENENTUKAN GURU TERBAIK PADA SISTEM PEMBELAJARAN DARING PADA YAYASAN PENDIDIKAN PANCA ABDI BANGSA Rita Hamdani; Syarifah Fadillah Rezeky; Devri Suherdi
JURNAL TEKNISI Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/teknisi.v1i2.668

Abstract

Sekolah Menengah kejuruan Bisnis Manajemen Panca ABDI Bangsa (PABA) dalam pelaksanaan sistem pembelajaran daring, guru tetap harus mempunyai RPP, guru di tuntut dapat menguasai teknologi seperti Google Classroom, Zoom Meeting, WhatsApp. Selain itu guru juga harus mampu berinteraksi dengan baik kepada peserta didik agar materi yang diajarkan dapat dipahami oleh peserta didik. Pelaksanaan sistem pembelajaran daring selalu di pantau oleh manajemen sekolah agar berjalan dengan baik. Jadi ada penilaian tertentu yang akan diberikan kepada tiap-tiap guru. Dalam memilih guru terbaik masih secara subjektif dan tidak ada metode yang digunakan dalam proses penilaian. Hal ini akan menjadi masalah, seperti salah dalam menentukan guru yang terbaik. Untuk menghindari masalah tersebut maka dibutuhkan sebuah “Sistem pendukung keputusan dalam menentukan guru terbaik dalam sistem pembelajaran daring dengan menggunakan  metode Topsis. Program yang digunakan adalah Visual Basic 2010 dan menggunakan DatabaseMicrosoft SQL Server 2008 sebagai databasenya. Dengan sistem ini diharapkan Sekolah menengah kejuruan Bisnis Manajemen Panca Abdi Bangsa (PABA) dapat dengan mudah dan tepat dalam menentukan guru terbaik dalam sistem pembelajaran daring. 
Implementasi IoT Untuk Monitoring Suhu Pada Area Wisata Lau Kawar Secara Real Time Devri Suherdi; Muhammad Dahria; Ishak; Saniman; Darjat Saripurna; Ahmad Fitri Boy; Muhammad Zunaidi
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEK Vol. 6 No. 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/abdi.v6i1.12338

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) memberikan kemudahan dalam pengumpulan dan pemantauan data secara real time di berbagai sektor, termasuk pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem monitoring suhu berbasis IoT pada area wisata Lau Kawar, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Sistem dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor suhu dan kelembapan DHT22, serta platform Blynk sebagai antarmuka pengguna untuk menampilkan data secara real time melalui perangkat mobile. Data suhu yang diperoleh dikirimkan ke server dan divisualisasikan dalam bentuk grafik serta notifikasi jika suhu melebihi ambang batas tertentu. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu memonitor suhu lingkungan dengan tingkat akurasi 97,8% dibandingkan dengan alat ukur standar, serta memberikan kemudahan kepada pihak pengelola wisata dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan wisatawan. Dengan demikian, penerapan IoT dapat menjadi solusi efektif dalam pengelolaan kawasan wisata berbasis data.