Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

HUBUNGAN PEMBERIAN TUGAS TERSTRUKTUR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XII MIA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 TINAMBUNG M. Irfan; Phika Ainnadya Hasan; Agustina Basri
CELEBES BIODIVERSITAS : Jurnal Sains dan Pendidikan Biologi Vol 6, No 1 (2023): Science Biology, Education, Conservation, Ecology
Publisher : Universitas Patompo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51336/cb.v6i1.387

Abstract

Pemberian tugas secara terstruktur merupakan suatu metode pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru agar motivasi belajar semakin baik. Guru memberikan tugas kepada peserta didik dan dikerjakan baik di sekolah atau di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian tugas terstruktur terhadap motivasi belajar peserta didik kelas XII MIA pada mata pelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Tinambung. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Desain yang digunakan adalah paradigma sederhana dengan satu variabel bebas dan satu variabel terikat. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 50 peserta didik yang diambil dari masing-masing perwakilan kelas. Data pemberian tugas terstruktur dikumpulkan melalui dokumentasi, sedangkan data motivasi belajar peserta didik diperoleh dari angket motivasi belajar. Data penelitian diolah dengan menggunakan analisis correlation product moment pada program SPSS versi 25. Hasil penelitian diperoleh tidak terdapat hubungan signifikan antara pemberian tugas terstruktur terhadap motivasi belajar peserta didik kelas XII MIA pada mata pelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Tinambung dengan nilai rhitung (0,100) < rtabel (0,279).Kata Kunci: Hubungan, Motivasi Belajar, Tugas Terstruktur
The Effect of The Use of Social Media (Whatsapp) towards The Biological Cognitive Learning Outcomes of Class XII MIA Students at SMA Negeri 1 Tinambung Jirana Jirana Jirana; M Irfan; Mesra Damayanti
Journal of Biological Science and Education Vol 4, No 1 (2022): June
Publisher : Journal of Biological Science and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.315 KB) | DOI: 10.31327/jbse.v4i1.1804

Abstract

Social media is one of the media that has several positive and negative values. It can be used as a learning medium but can also be a distraction in the learning process. This study aims to determine the effect of social media (WhatsApp) on students' cognitive learning outcomes.. This study uses a type of correlation research with a quantitative approach. The population in this study were all students of SMAN 1 Tinambung. The research sample was 99 students, obtained using a probability sampling technique with the simple random sampling method. The variables studied were: (1) The independent variable was the use of social media; (2) The dependent variable was learning outcomes.  Data collection techniques use questionnaires,  interviews, and documentation. The results showed a relationship between the use of social media (Whatsapp) and the cognitive learning outcomes of grade XII MIA students at SMA Negeri 1 Tinambung. This is evidenced by the correlation coefficient ( r) of 0.258, which is in the low category and the Pearson correlation value or r count (0.258) r table (0.1975) and the Sig value. (0.010) 0.05.  These results indicate that the effect shown is in a low category. It is hoped that further researchers who will do the same will be more prepared in terms of respondents' willingness. Keywords:  Social media, biology learning
Pengenalan Aplikasi Socrative dan Quizizz Sebagai Alternatif Penilaian Secara Online M. Irfan; Nurul Hidayah; Firman Firman
Media Abdimas Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Media Abdimas Vol 1 No 3 Bulan November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.874 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v1i3.2578

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia pada awal tahun 2020 memberikan tantangan sekaliguspeluang bagi seorang pendidik, terutama dalam melakukan penilaian pembelajaran. selama pandemi,pembelajaran dilaksanakan secara daring sehingga tidak memungkinkan untuk melaksanakan penilaianpembelajaran seperti biasa. untuk itu guru perlu beradaptasi dan mencari metode penilaian yang sesuai.beberapa aplikasi penilaian yang dapat digunakan adalah socrative dan quizziz. pengabdian kepadamasyarakat ini dilaksanakan untuk memberikan pelatihan bagi guru-guru SMAN 4 Polewali mengenaimetode penilaian pembelajaran menggunakan applikasi penilaian online, yakni socrative dan quizziz.pelatihan ini dilaksanakan secara daring dan dihadiri oleh 28 guru SMAN 4 Polewali. angket yang disebarsetelah pelatihan menunjukkan bahwa 82% guru menganggap Socrative dan Quizziz layak digunakan dalampenilaian pembelajaran, 85% guru telah memahami cara menggunakan aplikasi Socrative dan Quizizz, serta75% guru akan mencoba untuk menerapkannya dalam pembelajaran.
Konversi Limbah Styrofoam menjadi Liquid-Fuel Anorganik Melalui Teknologi Pirolisis di Kampung Nelayan Mufti Hatur Rahmah; M. Irfan; Musafira Musafira
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i1.1249

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di pesisir Cilallang dengan tujuan mengelola limbah anorganik, khususnya styrofoam bekas wadah hasil tangkapan nelayan, menggunakan teknologi pirolisis multi-feedstock untuk menghasilkan Liquid-Fuel Anorganik. Kegiatan ini berlangsung dari Juni hingga Desember 2024 dan terdiri dari enam tahapan utama. (1) Observasi awal dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan lingkungan serta potensi implementasi teknologi pirolisis. (2) Penyusunan program kerja dan rencana teknis melibatkan masyarakat dan pemerintah desa untuk memastikan strategi yang sesuai. (3) Kick-off meeting diadakan guna menyosialisasikan tujuan serta membangun komitmen bersama. (4) Pelatihan dan pendampingan teknis diberikan kepada 25 peserta, termasuk nelayan dan pemuda desa, dalam pembuatan serta pengoperasian alat pirolisis berbahan dasar drum bekas. (5) Pelatihan konversi sampah anorganik menjadi Liquid-Fuel Anorganik dilakukan, memastikan peserta memahami pemanfaatan hasil pirolisis sebagai alternatif bahan bakar bagi nelayan. (6) Monitoring dan evaluasi dilakukan menggunakan angket pre-test dan post-test, menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 32% sebelum pelatihan menjadi 100% setelah pelatihan. Program ini terbukti efektif dalam mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat secara ekonomi. Produk Liquid-Fuel Anorganik yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk operasional perahu nelayan, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Dengan pendekatan partisipatif dan dukungan berkelanjutan, teknologi ini berpotensi direplikasi di wilayah pesisir lainnya.