Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

KINERJA ORGANISASI PADA KANTOR LURAH AROMBU KECAMATAN UNAAHA KABUPATEN KONAWE Muhamad Irfan Rama; Nartin Nartin
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 3 (2020): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v7i3.4263

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana kinerja pegawai pada Kantor Lurah Arombu Kecamatan Unaaha Kabupaten Konawe dan untuk mengetahui faktor-faktor  yang  mempengaruhi kinerja  pegawai  pada  Kantor Lurah  Arombu  Kecamatan Unaaha Kabupaten Konawe. Analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis kualitatif yang dikemukakan oleh Nasution bahwa langka-langka yang dilakukan dengan menganalisis suatu data, yaitu : (1) reduksi data, (2) displei data, (3) menyimpulkan dan pripikasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Kinerja Pegawai pada Kantor Lurah Arombu Kecamatan Unaaha Kabupaten Konawe dapat dikatakan belum terlaksana dengan baik berdasarkan kinerja pegawai, hal ini terjadi karena dipengaruhi faktor-faktor yaitu, efesiensi, tanggung jawab dan disiplin.
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DIMASA PANDEMI COVID-19 (Studi Pada Kantor Camat Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan) Nartin Nartin; Yuliana Musin
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2022): February
Publisher : PENERBIT LAFADZ JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v1i3.23

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan Mendeskripsikan Peran Pemerintah Daerah Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dimasa Pandemi Covid-19 Pada Kantor Camat Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data kualitatif dan sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dimasa pandemi covid-19 studi pada kantor kecamatan tinanggea kabupaten konawe selatan dengan menggunakan indikator 1.) Peran Pemerintah Sebagai Fasilitator yaitu: belum berjalan dengan semestinya, hal ini dapat dilihat dari segi pembagian bantuan yang tidak disama ratakan oleh masyarakat. 2.) Peran Pemerintah Sebagai Regulator yaitu: pihak pemerintah sudah memberikan arahan dan telah membuat kebijakan kepada masyarakat akan tetapi pada akhirnya masyarakat belum maksimal dalam mematuhi peraturan tersebut. 3.) peran pemerintah sebagai Katalisator yaitu: Berdasarkan dari hasil penelitian mengenai peran pemerintah sebagai katalisator, dilihat dari program pemerintah dalam melakukan sosialisasi dan melakukan pengawasan serta evaluasi mengenai covid-19 telah menjalankan tugas dan fungsinya sebagaimana mestinya.
Disiplin Pegawai dalam Meningkan Kualitas Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Anggaberi Kabupaten Konawe Irma Yanti; Sitti Rahmatyah; Nartin Nartin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1838

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui Tingkat Disiplin Pegawai Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik Kantor Camat Anggaberi serta faktor yang mempengaruhi disiplin pegawai dalam memberikan kualitas pelayanan publik pada Kantor Kecamatan Anggaberi Kabupaten Konawe. Hasil Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif ,teknik pengumpulan data penelitian yaitu wawancara, studi dokumen dan observasi. Teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Informan kunci (Key Informan) penelitian yaitu camat Anggaberi 1 orang, sekretaris camat, dan 2 pegawai. Informan pendukung terdiri dari 2 masyarakat kecamatan anggaberi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Disiplin pegawai di Kecamatan Anggaberi telah berupaya meningkatkan tingkat disiplin para pegawai dapat dilihat dari tingkat kehadiran, pelaksanaan tata cara kerja sesuai SOP,taat pada dan bertanggung jawab dalam bekerja, walau terdapat beberapa kendala seperti lokasi kecamatan yang jauh, akses jalan yang kurang baik serta tidak adanya jaringan yang mendukung absensi daring/online para pegawai. Untuk kualitas pelayanan publik di Kantor Kecamatan Anggaberi pegawai berusaha memberikan keandalan, ketanggapan,jaminan empati dan berwujud dengan sebaik mungkin, walau masih kurang maksimal. Adapun untuk faktor yang mempengaruhi disiplin pegawai dalam memberikan kualitas pelayanan publik pada Kantor Kecamatan Anggaberi adalah kurangya sarana prasana, SDM (Sumber Daya Masyarakat) ini mencakup beberapa pegawai yang tidak datang tepat waktu, kompensasi dan rumenerasi yang layak menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepuasan kerja dan perhatian pemimpin terhadap karyawan.
Implementasi Kebijakan Penertiban Umum dan Ketentraman Serta Perlindungan Masyarakat(Studi pada Satpol PP, Kebakaran dan Linmas Kabupaten Kolaka Timur) Amiruddin Amiruddin; Jabal Arfah; Rola Pola Anto; Nartin Nartin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Implementasi Kebijakan Penertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Serta Perlindungan Masyarakat dan faktor-faktor yang mempengaruhi Implementasi Kebijakan Penertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Serta Perlindungan Masyarakat Pada Satuan Polisi Pamong Praja Kabakaran dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Kolaka Timur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Implementasi kebijakan penertiban umum dan ketentraman masyarakat serta perlindungan masyarakat Kabupaten Kolaka Timur dapat terlaksana karena dukungan pada aspek: (1) tujuan atau kebijakan yakni menciptakan ketertiban umum, ketentraman dan perlindungan masyarakat dengan baik di Kabupaten Kolaka Timur, (2) Adanya kegiatan pencapaian tujuan yakni Satuan Polisi Pamong Praja, Kebakaran dan Perlindungan masyarakat Kabupaten Kolaka Timur melaksanakan kebijakan untuk mencapai penataan wilayah Kolaka Timur yang tertib, nyaman dan tertata dengan baik (3) Adanya hasil kegiatan yakni Satuan Polisi Pamong Praja, Kebakaran dan Perlindungan masyarakat Kabupaten Kolaka Timur yakni terwujudnya wilayah Kabupaten yang tertib, tentram dan tertata dengan baik. (2) Faktor-faktor mempengaruhi implementasi kebijakan penertiban umum dan ketentraman masyarakat serta Perlindungan Masyarakat Kabupaten Kolaka Timur yaitu (1) aspek Komunikasi, yakni sebelum pelaksanaan kebijakan maka Satuan Polisi Pamong Praja, Kebakaran dan Perlindungan masyarakat Kabupaten Kolaka Timur melakukan komunikasi pada lokasi tujuan pelaksanaan penertiban lokasi, (2) Sumberdaya yakni pelaksanaan kebijakan didukung dengan jumlah staf atau pegawai dan unsur pimpinan, sumber daya anggaran (dana), sumber daya fasilitas (alat) dan sumber daya informasi atau data lokasi penertiban, (3) Disposisi yakni adanya kelakuan unsur pimpinan dan staf dalam melaksanakan tugas dan fungsi pelaksanaan kebijakan penertiban umum, dan (4) Struktur birokrasi yakni adanya pelaksanaan kebijakan yang didukung dengan adanya pembagian tugas dan standar prosedur operasional dalam pelaksanaan kebijakan penertiban umum yang dihadiri unsur pimpinan dan staf.
Strategi Pengembangan Wisata Kuliner di  Inolobunggadue Central Park (ICP) dalam Menggunakan Media Sosial Facebook sebagai Sarana Promosi Wisata di Kabupaten Konawe Sendy Felisyah Rande; Nartin Nartin; Muhamad Irfan Rama; Jefry Crisbiantoro
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan wisata kuliner di Inolobunggadue Central Park dalam memanfaatkan media sosial Facebook sebagai sarana promosi wisata di Kabupaten Konawe. Penelitian ini dilator belakangi oleh pentingnya pemanfaatan media social sebagai media promosi digital dalam meningkatkan daya tarik dan jumlah kunjungan wisatawan pada destinasi wisata kuliner. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pengelola ICP, pelaku UMKM kuliner, dan pengunjung Kawasan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Facebook sebagai media promosi telah memberikan kontribusi dalam membangun citra dan memperkenalkan ICP sebagai destinasi wisata kuliner yang nyaman dan cocok untuk keluarga. Faktor pendukung dalam pemanfaatan Facebook meliputi kemudahan akses dan biaya promosi yang relative rendah. Sementaraitu, factor penghambat yang ditemukan adalah keterbatasan kompetensi sumber daya manusia dalam pengelolaan konten digital, kondisi infrastruktur internet yang belum sepenuhnya stabil, serta persaingan konten di media sosial. Oleh karena itu, diperlukan strategi promosi yang lebih terencana, peningkatan kompetensi SDM, serta penguatan kualitas konten agar pemanfaatan Facebook dapat lebih optimal dalam mendukung pengembangan wisata kuliner di Kabupaten Konawe.
Kualitas Pelayanan Publik (Layanan E-KTP) Pada Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Konawe Dona Anjlaini; Nartin Nartin; Jabal Arfah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan publik pada layanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Konawe. Pelayanan E-KTP merupakan salah satubentukpelayananadministrasikependudukan yang sangat penting bagi masyarakat dalam memperoleh identitas resmi. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala yang memengaruhi kualitas pelayanan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pegawai dinas dan masyarakat sebagai pengguna layanan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan public dalam layanan E-KTP di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Konawe belum sepenuhnya optimal. Hal ini dilihat dari beberapa indikator, yaitu: (1) tangibles (buktifisik) masih terdapat keterbatasan sarana dan prasarana; (2) reliability (kehandalan) pelayanan belum maksimal karena sering terjadi keterlambatan dalam penyelesaian E-KTP; (3) responsiveness (dayatanggap) petugas masih kurang cepat dalam merespons kebutuhan masyarakat; (4) assurance (jaminan) belum sepenuhnya memberikan kepastian waktu pelayanan; dan (5) empathy (empati) dalam pelayanan masih perlu ditingkatkan. Faktor yang memengaruhi kualitas pelayanan antara lain keterbatasan sumber daya manusia, sarana dan prasarana yang belum memadai, serta tingginya jumlah masyarakat yang mengurus E-KTP. Oleh karenaitu, diperlukan upaya peningkatan kualitas pelayanan melalui peningkatan kompetensi pegawai, perbaikan fasilitas, serta optimalisasi system pelayanan agar lebih efektif dan efisien.
Implementasi Kebijakan Absensi Digital pada Kantor Organisasi Kepegawaian Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe Ripela Femi Misbar; Nartin Nartin; Jabal Arfah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada analisis mendalam mengenai implementasi kebijakan terhadap kebijakan absensi digital serta faktor-faktor determinan yang memengaruhi proses pemaknaan tersebut di lingkungan Kantor Organisasi Kepegawaian Kabupaten Konawe. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, studi dokumentasi, serta wawancara mendalam bersama sejumlah informan kunci. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa aparatur sipil di instansi tersebut umumnya memandang implementasi aplikasi E-Kerja secara positif sebagai instrumen modernisasi birokrasi yang mampu menjamin keadilan dan transparansi data. Ditinjau dari perspektif model George Edward III, efektivitas kebijakan ini didukung oleh pola komunikasi yang sinergis antara Dinas Kominfo dan Bagian Organisasi Kepegawaian. Meskipun ketersediaan infrastruktur teknologi seperti fitur biometrik dan GPS sudah mencukupi, namun operasionalnya masih terkendala oleh fluktuasi stabilitas internet. Komitmen manajerial yang kuat terbukti mampu mengatasi resistensi pegawai pada masa transisi awal, sehingga tercipta perbaikan disiplin kerja. Adapun hambatan utama yang diidentifikasi meliputi gangguan jaringan teknis, kendala pada sistem verifikasi wajah, serta risiko manipulasi data melalui aplikasi lokasi palsu (fake GPS).
Manajemen Pelayanan Kesehatan pada Puskesmas Ueesi (Studi di Desa Ueesi Kecamatan Ueesi Kabupaten Kolaka Timur) Arlan Arlan; Muhamad Irfan Rama; Nartin Nartin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang memiliki peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki tanggung jawab dalam menyelenggarakan pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara efektif, efisien, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen pelayanan kesehatan pada Puskesmas Ueesi di Desa Ueesi, Kecamatan Ueesi, Kabupaten Kolaka Timur. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Kepala Puskesmas, tenaga kesehatan, staf administrasi, serta masyarakat pengguna layanan kesehatan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pelayanan kesehatan di Puskesmas Ueesi telah dilaksanakan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Meskipun demikian, pelaksanaan pelayanan masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan tenaga kesehatan, keterbatasan sarana dan prasarana medis, keterlambatan distribusi obat, serta kondisi geografis yang memengaruhi akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Dari aspek efektivitas, pelayanan telah mampu memenuhi sebagian besar kebutuhan masyarakat, namun aspek efisiensi, aksesibilitas, dan peningkatan mutu pelayanan masih memerlukan perbaikan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sumber daya manusia, peningkatan fasilitas kesehatan, koordinasi lintas sektor, serta evaluasi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah terpencil