Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Global Health Science (GHS)

ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN PEMBERIAN TEKNIK BATUK EFEKTIF DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI PADA KLIEN DENGAN TUBERCULOSIS PARU DI RUANG PARU-PARU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. M. HAULUSSY AMBON Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 4, No 1 (2019): March 2019
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.471 KB) | DOI: 10.33846/ghs4107

Abstract

Tuberkulosis paru adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman Mycobaterium tuberculosis. Berdasarkan hasil rekam medik RSUD dr. M. Haulussy Ambon pada tahun 2017 terdapat 321 jiwa yang terinfeksi kuman tuberculosis. Untuk mengetahui dengan tepat tentang penerapan asuhan keperawatan pada klien Tn. U.U dan Tn. F.S dengan Tuberkulosis paru menggunakan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif yang berbentuk studi kasus. Penelitian dilakukan selama empat hari yaitu tanggal 11-14 Juni 2018 yang dilaksanakan di Ruang Paru-paru RSUD dr. M. Haulussy Ambon dengan subjek penelitian Tn. U.U dan Tn. F.S dengan Tuberculosis Paru. Berdasarkan pengkajian pada Tn. U.U dan Tn. F.S didapatkan data antara lain : Tn. U.U mengatakan batuk berdahak, sesak nafas, Respirasi 24x/menit, tidak menggunakan alat bantu pernafasan, klien masuk rumah saakit sejak tanggal 5 Juni 2018 Tn. F.S mengatakan batuk berlendir disertai darah, sesak nafas, respirasi: 28x/menit, tidak menggunakan alat bantu pernafasan, klien masuk rumah sakit sejak tanggal 11 Juni 2018. Diagnosa keperawaratan yang muncul : ketidakefektifan bersihan jalan nafas. Tn. U.U dapat melakukan teknik batuk efektif pada hari ketiga dan Tn. F.S dapat melakukan teknik batuk efektif pada hari kedua, pelaksanaannya dilakukan sesuai dengan rencana yang dibuat dengan klien dapat melakukan teknik batuk efektif. Kata kunci: Asuhan Keperawatan,Tubercolosis paru
Kandungan Kalium dan Nitrogen Pupuk Organik Cair Limbah Sawi Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans) Pada Petani Sayur di Desa Waiheru Kota Ambon Hairudin Rasako; Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kangkung (Ipomoea reptans poir) adalah tanaman semusim atau tahunan yang merupakan sayuran daun yang penting di kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk limbah sawi dengan konsentrasi yang berbeda terhadap pertumbuhan kangkung. Peneltian ini dilakukan selama 14 hari. Pengukuran kadar nitroge-total, fosfor dan kalium dilakukan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai perlakuan konsentrasi pupuk limbah sawi yang terdiri dari 4 taraf yaitu : (P1) tanpa pupuk/kontrol, (P2) pupuk sawi (10%), (P3) pupuk sawi (15%) dan (P4) pupuk sawi (20%), masing-masing perlakuan dilakukan pengulangan 5 (lima) kali. Pengamatan dilakukan terhadap dua parameter yaitu jumlah daun dan tinggi batang tanaman. Teknis analisis data menggunakan One-way Anova demgam taraf signifikansi 5% dan uji lanjutan Ducan. Hasil uji One-way Anova pada pertumbuhan daun tanaman kangkung adalah Fhitung sebesar 47,940 dan Ftabel yaitu 3,06 (Fhitung > Ftabel ). Hasil uji One-way Anova pada pertumbuhan tinggi batang adalah Fhitung sebesar 3,539 dan Ftabel yaitu 3,06 (Fhitung > Ftabel ). Uji lanjutan Ducan menunjukkan pada perlakuan konsentrasi 20% (P4) menunjukkan perbedaan paling signifikan terhadap pertumbuhan jumlah daun dan tinggi batang tanaman kangkung
Program Peduli Remaja untuk Meningkatkan Perilaku Mengatasi Anemia Defisiensi Besi pada Remaja Yona C. Sahalessy; Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 4 (2020): Desember 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.134 KB) | DOI: 10.33846/ghs5403

Abstract

Nutrisi pada masa remaja berperan penting dalam menentukan kesehatan di masa dewasa. Prevalensi remaja dengan anemia memang menunjukkan angka yang cenderung menurun. Namun demikian, masalah anemia defisiensi besi pada remaja masih memerlukan perhatian serius karena kemampuan remaja untuk melewati setiap tahap perkembangannya akan mempengaruhi kesehatan secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran penerapan program “Peduli Remaja” sebagai intervensi keperawatan untuk mengatasi anemia defisiensi besi pada remaja. Program “Peduli Remaja” diupayakan dengan edukasi kelompok sebaya melalui peran kader kesehatan remaja dan layanan nutrisi yaitu dengan pemberian jus jambu. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor pengetahuan, sikap, dan keterampilan remaja dalam pencegahan anemia. Edukasi kelompok sebaya dan layanan nutrisi dengan pemberian jus jambu memiliki pengaruh efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja dan perilaku diet yang tepat. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, upaya penerapan program “Peduli Remaja” memiliki pengaruh positif dalam meningkatkan perilaku terkait anemia defisiensi besi sehingga dapat menjadi rekomendasi dalam penangan masalah anemia gizi besi pada remaja puteri. Kata kunci: anemia; edukasi kelompok sebaya; remaja