Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Audit dengan Desain Penelitian Explanatory Astarini, Dewa Ayu Oki; Murapi, Ikang
Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research Vol 10 No 1 (2026): JISAMAR (February 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisamar.v10i1.2177

Abstract

Inspektorat di Indonesia saat ini mengalami krisis kepercayaan. Hal ini dikarenakan perannya sebagai pelaksana pemeriksaan terhadap tugas Pemerintah Daerah yang meliputi bidang pemerintahan dan pembangunan,ekonomi,keuangan dan aset, serta bidang khusus tidak telaksana dengan baik. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga melaporkan bahwa dari setiap unit/satuan kerja juga diketahui belum maksimal. Berdasarkan fenomena temuan BPK terkait lemahnya system pengendalian intern dan adanya kasus korupsi yang terjadi di diberbagai daerah salah satunya Kota Mataram. Metode pada penelitian terdiri dari desain penelitian yang menggunakan penelitian explanatory dengan populasi sebesar 30 auditor/pemeriksa pada Inspektorat Kota Mataram. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner dengan analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis. Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial dan simultan variabel keahlian, Independensi, dan motivasi berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas audit. Implikasi temuan penelitian ini bagi upaya terwujudnya audit yang berkualitas adalah perlunya pemberian motivasi kepada auditor tentang urgensi audit yang berkualitas disamping upaya peningkatan kompetensi melalui pelatihan.
Experience based economy untuk pengembangan usaha lokal menuju desa new voluntourism Ikang Murapi; Dewa Ayu Oki Astarini; Khairunnisa Khairunnisa; Heribertus Susanto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27366

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian ini akan memberikan  pelatihan atau edukasi mengenai Pendampingan Experience Based Economy Untuk Pengembangan Usaha Lokal Menuju Desa New Voluntourism, dalam upaya meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat memberikan dampak yang signifikan terhadap pelaku usaha, termasuk pengelola desa wisata. Hadir dalam kegiatan pengabdian kali ini adalah warga Desa Langko berjumlah 30 orang. Metode pengabdian menggunakan beberapa tahapan yaitu, Focus Group Discussion, Pelatihan Edukasi Experience Based Economy Untuk Pengembangan Usaha Lokal Menuju Desa New Voluntourism, Pendampingan dan Supervisi. Dengan kegiatan pengabdian ini akan mampu membuat system yang lebih baik dan konsep yang jelas, terstruktur sehingga bisa menjadi suatu ilmu yang bermanfaat untuk dikembangkan di Desa Langko yang menjanjikan sebagai Desa wisata. Tujuan dari pengabdian ini diharapkan akan mampu menggali peranan Experience Based Economy dan New Voluntourism melalui ekowisata Desa Langko menjadi konsep terhadap kesejahteraan masyarakat setempat dan bagaimana ekowisata ini mampu memberdayakan masyarakat lokal, meningkatkan penghasilan mereka, dan menjaga kelestarian lingkungan sekitar. Melalui pengabdian berikut, akan digambarkan potensi yang dimiliki oleh New Voluntourism dalam memberikan solusi berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan. Kata kunci: experience based economy; pengembangan usaha lokal; new voluntourism. Abstract This service activity will provide training or education regarding Experience Based Economy Assistance for Local Business Development Towards New Voluntourism Villages, in an effort to increase community economic income, providing a significant impact on business actors, including tourist village managers. Present at this service activity were 30 residents of Langko Village. The service method uses several stages, namely, Focus Group Discussion, Experience Based Economy Educational Training for Local Business Development Towards a New Voluntourism Village, Mentoring and Supervision. With this service activity, we will be able to create a better system and a clear, structured concept so that it can become useful knowledge to be developed in Langko Village which is promising as a tourist village. The aim of this service is expected to be able to explore the role of Experience Based Economy and New Voluntourism through Langko Village ecotourism as a concept for the welfare of local communities and how ecotourism is able to empower local communities, increase their income, and preserve the surrounding environment. Through the following service, the potential that New Voluntourism has in providing sustainable solutions for society and the environment will be illustrated. Keywords: experience based economy; local business development; new voluntourism
PELATIHAN LITERASI INVESTASI DI ERA DIGITAL UNTUK PELAKU UMKM DAN PEMULA Dewa Dewa Ayu Oki Astarini; Ikang Murapi; Yusifa Pascayanti; Siti Fatimah
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Abdimas Sangkabira, Juni 2026
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v6i2.3148

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah membuka peluang investasi yang cukup luas bagi masyarakat, namun literasi dikalangan UMKM khususnya masih rendah sehingga mengakibatkan perencanaan keuangan dan pengelolaan investasi yang kurang optimal. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan Masyarakat kelurahan renteng kecamatan Praya dalam perencanaan keuangan dan investasi di era digital. Metode yang diterapkan meliputi ceramah, diskusi, pendampingan, dan pemantauan yang dilakukan secara bertahap melalui sesi pelatihan. Haasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta cukup signifikan, terbukti dari kenaikan rata-rata skor pre-test dari 47,56 menjadi 79,51 kemudian pada post-test meningkat sebesar 67,17%. Selain itu, peserta telah mulai menerapkan pengetahuan yang dimiliki dalam pengelolaan keuangann dan investasi digital, sehingga dapat disimpulkan pelatihan investasi di era digital ini efektif dalam meningkatkan kemampuan peserta dalam merencanakan keuangan dan sebagai landasan membuat Keputusan investasi yang lebih bijak dan berkelanjutan.
MENINGKATKAN KESADARAN PAJAK UMKM MELALUI PENDAMPINGAN PELAPORAN PAJAK SEDERHANA DI KOTA MATARAM R. Ayu Ida Aryani; Ikang Murapi; Ni Ketut Sriwinarti; Muliani Muliani; Arie Cahyani; Layali Ihyani; Nukman Nukman
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 5 No. 2 (2026): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, June 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v5i2.6563

Abstract

The tax awareness of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Mataram City still faces various obstacles, especially related to the understanding of tax obligations and the ability to prepare tax reporting independently. This condition causes some MSME actors to not carry out their tax obligations optimally. This community service activity aims to increase MSME tax awareness through simple tax reporting assistance tailored to the business characteristics of the participants. The implementation method includes tax socialization, training in the preparation of simple financial statements as a basis for tax reporting, tax calculation simulations, and direct assistance in the use of tax reporting applications. The activity was carried out in a participatory manner by involving MSME actors as the main subject of learning. The results of the activity showed that there was an increase in participants' understanding of tax functions, types of tax obligations, tax calculation procedures, and correct tax reporting procedures. Participants who previously had difficulties in compiling supporting documents for tax reporting began to be able to identify business transactions, compile simple records, and simulate tax reporting independently. In addition, this activity encourages the growth of awareness that tax compliance is an important part of business sustainability and contribution to regional development. The assistance provided not only increases the technical capacity of participants, but also builds a positive attitude towards tax compliance. Thus, this program makes a real contribution to strengthening the culture of tax awareness among MSMEs in Mataram City through an educational, applicative, and sustainable approach.
Analisis Akuntabilitas dan Transparansi dalam Pengelolaan Alokasi Dana Desa dengan penelitian deskriptif kualitatif Ikang Murapi; Dewa Ayu Oki Astarini; Ari Cahyani
Jurnal Penelitian Ekonomi dan Akuntansi JPENSI Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Penelitian Ekonomi dan Akuntansi JPENSI
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jpensi.v11i2.2792

Abstract

Pengelolaan keuangan daerah merupakan masalah yang banyak dibicarakan dalam konteks ektor publik. Pengelolaan keuangan daerah yang baik dapat meningkatkan kinerja keuangan suatu pemerintah daerah demikian sebaliknya pengelolaan keuangan daerah yang buruk akan membuat kinerja keuangan suatu pemerintah daerah akan menurun, dengan menurunnya kinerja keuangan suatu pemerintah bisa disebabkan karena adanya kecurangan yang terjadi. Dengan adanya kasus kecurangan atau korupsi dana desa pada Kantor Desa Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. Inisial LERW ditetapkan menjadi Tersangka Korupsi Alokasi Dana Desa tahun 2018-2019. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu rangkaian kegiatan untuk memperoleh data yang bersifat apa adanya tanpa ada dalam kondisi tertentu yang hasilnya lebih menekankan makna., Pelaporan dan Pertanggungjawaban. Tujuan penelitian untuk mengetahui penyusunan laporan keuangan, selanjutnya untuk mendeskripsikan dan menganalisis Akuntabilitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa Tahun 2022 dan mendeskripsikan dan menganalisis Pengelolaan Alokasi Dana Desa Tahun 2022 yang tertuang dalam Permendagri No 20 Tahun 2018 Pada Desa Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. untuk tercapainya pengelolaan dana desa yang lebih maksimal dan untuk mewujudkan pembangunan yang lebih berhasil serta dalam pencapaian sasaran dalam membangun partisipasi masyarakat. Maka harus ada pembenahan dalam beberapa hal enerapan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan alokasidana desa dapat terlaksanan dengan sepenuhnya, dengan melibatkan masyarakat dalam musyawarah desa,baik dalam perencanaan ataupun pelaksanaan pembangunan desa, sehingga pelaksanaan pembangunan dapat terlaksana sesuai dengan mufakat aparat desa dengan masyarakat desa.
Mengasah Kepedulian Mahasiswa Bumigora Accounting Club (Bonc) Melalui Semangat Voluntourism Ikang Murapi; Dewa Ayu Oki Astarini; R. Ayu Ida Aryani; I Nyoman Subudiarta; Aditia
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i3.18269

Abstract

Kegiatan pengabdian ini akan memberikan edukasi mengenai Kepedulian Mahasiswa Bumigora Accounting Club (BONC) Melalui Semangat Voluntourism. Tujuan pengabdian untuk mengasah kepedulian mahasiswa memperbaiki kondisi perekonomian melalui pembangunan program yang tidak merusak lingkungan dan memberikan solusi berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), Sasaran utama pengabdian ini adalah masyarakat desa Langko. Populasi ini dipilih karena lokasinya strategis dijadikan objek wisata volunteer. Selama pengabdian beberapa kendala muncul, seperti keterlambatan dalam distribusi, akomodasi dan kelelahan di antara mahasiswa. Solusi yang diterapkan, seperti pembagian shift kerja dan pengaturan jalur distribusi yang lebih efisien, terbukti efektif mengatasi masalah ini. Selain itu, pembagian tugas yang lebih merata dalam evaluasi dapat memperbaiki proses di masa mendatang. Rekomendasi untuk kegiatan serupa di masa depan adalah pentingnya perencanaan yang lebih matang, terutama dalam hal pembagian tugas dan pengaturan waktu, serta penyusunan laporan yang lebih terstruktur untuk bisa memudahkan evaluasi kegiatan. Program seperti ini juga bisa diperluas dengan melibatkan lebih banyak pihak, seperti tokoh masyarakat dan instansi yang terkait, untuk meningkatkan jangkauan dan dampaknya secara berkelanjutan.