Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

BUILD OF INTEGRITY MELALUI BUDAYA ANTI MENYONTEK PADA MAHASISWA SEMESTER II PROGRAM STUDI ADMINISTRASI PUBLIK UNIVERSITAS MADURA Rini Aristin; Hasbullah Hasbullah; Moh. Fahrur Rozi; Ria Kasanova
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.19851

Abstract

Siswa memiliki peran penting sebagai calon pemimpin bangsa, dan sangat penting bagi mereka untuk dibekali dengan cita-cita moral dan etika yang kuat untuk memastikan kesiapan mental dan spiritual mereka. Membangun budaya anti-kecurangan adalah pendekatan yang tepat untuk mencapai tujuan ini. Dengan menahan diri untuk tidak terlibat dalam ketidakjujuran akademis,mahasiswa dapat memupuk komitmen yang tulus untuk belajar dan mengembangkan kepercayaan diri yang berakar pada kemampuan mereka sendiri. Proses ini menumbuhkan rasa tanggung jawab, yang merupakan hal mendasar dalam menegakkan integritas.Penelitian ini menilai tingkat integritas di antara paramahasiswa dengan memeriksa tiga dimensi yang berbeda: perilaku berprinsip, dedikasi yang teguh terhadap cita-cita, dan penolakan untuk membenarkan atau merasionalisasi pelanggaran terhadap keyakinan ini. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa terlibat dalam ketidakjujuran akademik, menghubungkan tindakan mereka dengan faktor-faktor seperti dorongan yang tidak memadai untuk memperoleh pengetahuan, pemahaman yang tidak memadai tentang materi pelajaran, dan kurangnya kepercayaan diri dalam kemampuan mereka sendiri. Kecenderungan untuk melakukan ketidakjujuran akademis, pengaruh teman sebaya dalam bentuk peluang yang menggiurkan, dan mengejar nilai yang patut dicontoh adalah variabel lain yang berkontribusi terhadap fenomena ini.Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa terus gagal dalam memenuhi penanda integritas seperti yang diuraikan oleh teori Schlenker (2008). Oleh karena itu, disarankan agar pendekatan kolaboratif yang mencakup semua pemangku kepentingan, termasuk universitas, fakultas, dosen, dan mahasiswa, diadopsi untuk mengatasi masalah ketidakjujuran akademis yang meluas.
Pelatihan Kewirausahaan untuk Peningkatan Pendapatan Kelompok Perempuan Usaha Mikro di Desa Larangan Luar Kabupaten Pamekasan Ach Taufiq; Syaiful Anam; Hasbullah Hasbullah; Junaidi Efendi; Siti Salama Amar
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): September
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v2i2.46

Abstract

Studi ini mengkaji pelaksanaan program pelatihan kewirausahaan dengan tujuan meningkatkan pendapatan kelompok usaha mikro perempuan di Desa Larangan Luar, Kabupaten Pamekasan.   Masyarakat memiliki potensi ekonomi dan sumber daya alam yang melimpah, namun mengalami kesulitan untuk memaksimalkan kapasitas ekonomi lokal mereka.   Kurikulum pelatihan disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan dan kondisi spesifik daerah setempat, dengan penekanan utama pada peningkatan otonomi dan kemandirian ekonomi.   Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan pendapatan, peningkatan ketajaman keuangan, dan peningkatan kemampuan manajerial di antara para peserta.   Program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi individu, tetapi juga memberikan dampak yang baik bagi perkembangan ekonomi dusun dan wilayah sekitarnya.   Tindakan yang disarankan meliputi pembuatan modul-modul berikutnya, kerja sama dengan lembaga keuangan regional, pembentukan jaringan bisnis, dan evaluasi menyeluruh terhadap dampak jangka panjang.
Analisis Keamanan Jaringan Dari Serangan Malware Menggunakan Filtering Firewall Dengan Port Blocking Achmad Zulfikri; Fauzan Prasetyo Eka Putra; Moh Abroril Huda; Hasbullah; Mahendra; Miftahus Surur
Digital Transformation Technology Vol. 3 No. 2 (2023): Artikel Periode September 2023
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v3i2.3379

Abstract

Jaringan komputer memiliki peranan penting dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah, akan tetapi adapula dampak negatif yang ditimbulkan. Salah satunya rawan di serang oleh malware seperti virus dan lain sebagainya. Berdasarka permasalahan tersebut maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan disebabkan oleh penyebaran malware yang terdapat dalam jaringan. Salah satu dampak adanya malware dalam jaringan kampus adalah overload traffic bandwidth, sehingga menyebabkan kendala bandwidth yang cepat habis atau lalu lintas transfer data baik yang masuk maupun yang keluar menjadi lambat dari biasanya. Umumnya sebuah kampus atau universitas memiliki struktur jaringan yang didalamnya dikelola oleh satu atau lebih router di dalam mengelola jaringan dan bandwidth. Beberapa router memiliki kemampuan pengaturan firewall yang sudah cukum mumpuni namun perlu dikelola lebih spsesifik berdasarkan kebutuhan skala jaringan dan bandwidth yang tersedia. Dengan menciptakan rule-rule yang baik di dalam firewall akan lebih mudah dalam melakukan filtering terhadap lalu lintas trafik jaringan dan bandwidth sehingga dapat menciptakan keamanan dan kenyamanan pengguna jaringan dan bandwidth. Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja dari mikrotik router board RB 1100 AHx2 yang dapat memfilter aktivitas malware dengan rule yang telah ditanamkan
STRATEGI PEMERINTAH DALAM PENANGGULAN PENYEBARAN CORONAVIRUS DISEASE (COVID19) DI DESA PANGLEGUR KECAMATAN TLANAKAN KABUPATEN PAMEKASAN Hasbullah Hasbullah; Sukma Umbara Tirta Firdaus; Mohammad Rudiyanto; Ria Kasanova; Sri Widjajanti
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1: Januari 2022
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v2i1.1211

Abstract

Alternatif untuk mengendalikan dan menanggulangi mewabahnya Coronavirus Disease (Covid19) yaitu melakukan sosialisasi dan peyuluhan sesuai protokoler kesehatan. Dukungan serta partisipasi masyarakat menjadi perihal penting dalam memutus mata rantai penyebarannya dengan mematuhi protokoler kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Kecenderungan masyarakat Indonesia yang heterogen, khusunya masyarakat kabupaten pamekasan yang terbiasa hidup berdampingan dan terkesan apatis terhadap kondisi yang berkembang saat ini. Permasalahan di kabupaten pamekasan melalui Data yang dirilis pemerintah dengan klasifikasi terpapar virus ialah ODP 582, PDP 104, Positif Covid 109 Kecamatan. Solusi permasalahan adalah memberikan sosialisasi serta penyuluhan. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat (PPM) yaitu memberikan pemahaman serta edukasi terhadap masyarakat. Kegiatan PPM dilaksanakan di Desa Panglegur Kecamatan Tlanakan pada bulan Juni –Juli 2020. Kelompok sasaran PPM adalah masyarakat desa panglegur. Hasil kegiatan sosialisasi serta penyuluhan pada masyarakat ialah masyarakat mulai memahami bahaya dan pencegahan serta penularan covid19. Untuk mengantisipasi penyebaran dan penularannya di butuhkan strategi yang kuat dengan bergotong royong antara pemerintah, stakeholder serta masyarakat dalam meminimalisir bertambahnya cluster baru positif Covid 19 di kabupaten pamekasan.
Inovasi Produk Unggulan Masyarakarakat Pesisir Melalui Olahan Keripik Kulit Ikan Teponteh (Buntal) Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Pada Masa Pandemi Covid-19 di Desa Branta Pesisir Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan Achmad Taufik; Hasbullah Hasbullah; Syaiful Anam; Mohammad Rudiyanto; Syaiful Syaiful; Fredy Yunanto
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v3i1.1229

Abstract

Branta Pesisisr, Kecamatan Tlanakan, Provinsi Pamekasan, untuk mewujudkan masyarakat pesisir yang sejahtera diperlukan kreativitas dan inovasi untuk mendorong dan menjaga ketahanan pangan guna memberikan solusi yang efektif untuk pengentasan kemiskinan.Menurut temuan peneliti dan peserta KKN Unira di desa pesisir Branta, masih terdapat kendala yang harus diatasi, antara lain sebagai berikut: sistem ekonomi masyarakat masih bergantung pada alam, hasil olahan masih tradisional, dan pemasaran produk masih dilakukan. manual karena keterbatasan modal dan perizinan. Metode yang digunakan merupakan perpaduan antara pengetahuan peserta KKN dan DPL. Serta pendekatan berdasarkan prinsip bahwa pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang diterima masyarakat desa Branta Pesisir harus melalui proses mendengarkan, memahami, mencoba, mengevaluasi, menerima, dan menerapkan. Hasil pelaksanaan PKM in menunjukkan masyarakat Desa Branta Pesisir mampu merencanakan dan menganalisis pengembangan produk unggulan, serta mengembangkan inovasi baik dalam proses produksi maupun produk akhir.