Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Family Hope Program (PKH): Impact on Community Welfare in Mayasari Village, South Pamona District, Poso Regency Akib, Karmila; Fedayyen, Muh.Yasser
Journal of Administration, Governance, and Political Issues Vol. 1 No. 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jagpi.v1i2.3145

Abstract

This article examines the impact of the implementation of the Family Hope Program (PKH) in improving the welfare of the people of Mayasari Village, South Pamona District, Poso Regency. This study uses descriptive qualitative types and approaches. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and documentation. The results of this study show that the implementation of PKH in Mayasari Village, South Pamona District has an impact on the beneficiary communities in the fields of education, health, and social welfare. This PKH can reduce the burden of poor household expenses, especially helping with education and health costs, but has not been able to improve the welfare of beneficiaries. Because PKH beneficiary families are highly dependent on the assistance provided, the family's welfare has not improved. On the other hand, this program has an impact on the community outside the program, namely social jealousy The implementation of PKH in Mayasari Village also encounters several problems, namely the uneven distribution of aid because there are still many poor families who have not received assistance and the use of PKH assistance outside the education and health components as well as the lack of commitment of the recipient community in the health sector who are lazy to check their health and immunize their toddlers,  and there are some PKH beneficiary children who are lazy to go to school The continuity of this program requires a more comprehensive approach, including knowledge of financial management and the development of financial independence. In addition, community participation in government programs must also be increased so that a sense of ownership and collective responsibility to improve the standard of living is created.
INOVASI DIGITAL: MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN PUBLIK MELALUI APLIKASI PDAMINFO Akib, Karmila; Rilfayanti Thomassawa
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol. 12 No. 1 (2025): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi, dan Pelayanan Publ
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v12i1.1592

Abstract

This study aims to determine water account payment services through the pdamINFO application.). The method used in this study is a qualitative method with data collection techniques through observation and interviews and analysis is carried out through reduction, data presentation, verification and conclusions. The results showed that the online water bill payment service at PDAM Poso Regency still could not meet all the New Public Service (NPS) service indicators stated by Carlson and Schwarz optimally. Of the 8 (eight) existing indicators, 3 (three) of them are: Convenience, personal attention and fiscal responsibility has not been maximized. The supporting factors for this online water bill payment service are the accuracy and and many choices of payment systems provided. While the inhibiting factors are the behavior of customers who feel unsatisfied if they do not come to pay at the PDAM counter, internet networks in some service areas that are still unstable and socialization that is still not carried out.
Penataan Arsip Pemerintah Desa Untuk Meningkatkan Pelayanan Publik Akib, Karmila; Sapruni, Sapruni
Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka Pelita Nusantara Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi Februari
Publisher : Loddos Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/jpmp.v1i2.178

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan aparatur Pemerintahan Desa Patiwunga Kecamatan Poso Pesisir Selatan Kabupaten Poso dalam melakukan penataan arsip pemerintah desa sehingga aparat desa dalam melaksanakan tugas dan fungsinya lebih berdaya guna dan berhasil guna. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan bagi pemerintah desa dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan desa dengan baik dan tertib serta dapat memberikan pelayanan publik kepada masyarakat dengan lebih maksimal. Yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah Sekertaris Desa, Kepala Urusan, Kepala Seksi, Kepala Dusun serta para Kepala RT di Desa Patiwunga Kecamatan Poso Pesisir Selatan dengan metode pelatihan penataan arsip pemerintah desa. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa penataan arsip administrasi Desa Patiwunga Kecamatan Poso Pesisir Selatan belum tertib. Penataan arsip masih berantakan atau belum tertata dengan baik dengan sistim yang digunakan. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan aparat desa dalam hal kearsipan dan kurangnya kesadaran tentang pentingnya penataan arsip serta kurang memadainya sarana kearsipan seperti lemari arsip yang masih menyatu dengan alat tulis kantor dang barang-barang lainnya.
Media Sosial dan Pelayanan Publik: Studi Kasus Pada Akun Facebook PDAM Kabupaten Poso Akib, Karmila
Jurnal Ilmiah Administratie Vol 23, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Administratie Vol. 23 No. 2 Edisi September 2024
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71127/2722-8185.722

Abstract

Abstrak: Media sosial sebagai salah satu platfrom yang digunakan oleh pemerintah untuk berkomunikasi dengan masyarakat dan menjalankan fungsinya dalam pelayanan publik. Penggunaan media sosial diharapkan dapat memberikan kemudahan, efisiensi dan efektivitas dalam pelayanan public. Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan  media sosial Facebook PDAM Kabupaten Poso dalam meningkatkan pelayanan publik. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial Facebook PDAM Poso belum memenuhi variabel usability, information quality, dan services interaction (Barnes dan Vidgen 2002). Media sosial Facebook PDAM Poso belum dapat dimanfaatkan dengan baik dalam memberikan pelayanan publik kepada pelanggan karena akun tersebut hanya memberikan pengumuman kepada pelanggan terkait kerusakan atau perbaikan di lapangan dan tidak meng-update informasi terbaru kepada pelanggannya serta mengabaikan kritik, saran dan keluhan yang disampaikan pelanggan. Abstract:  Social media as one of the platforms used by the government to communicate with the public and carry out its functions in public services. The use of social media is expected to provide convenience, efficiency and effectiveness in public services. This study aims to analyze the use of Facebook social media PDAM Poso Regency in improving public services. The method used in this study is descriptive qualitative and data collection techniques using interview and documentation methods. The results of the study indicate that the use of Facebook social media PDAM Poso has not met the variables of usability, information quality, and services interaction (Barnes and Vidgen 2002). Facebook social media PDAM Poso has not been utilized properly in providing public services to customers because the account only provides announcements to customers regarding damage or repairs in the field and does not update the latest information to its customers and ignores criticism, suggestions and complaints submitted by customers.
SOSIALISASI SISTEM INFORMASI DESA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK Lahada, Galip; Akib, Karmila; Rahman, Abdul
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.31439

Abstract

Abstrak: Sistem Informasi Desa (SID) adalah seperangkat alat dam proses pemanfaatan data dan informasi untuk mendukung pengelolaan sumber daya di tingkat desa. Sistem Informasi Desa adalah bagian dari penerapan e-Government sebagaimana telah diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional tentang Pengembangan E-Government. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada para aparatur desa yang berkaitan dengan Sistem Informasi Desa untuk menunjang pelayanan publik di desa. Metode yang dilakukan adalah dengan sosialiasi melalui ceramah kemudian pengenalan pengoperasian sistem pelayanan administrasi desa berbasis web (Open SID) dan dilanjutkan dengan diskusi dan evaluasi. Mitra dalam kegiatan ini adalah Pemerintah Desa Kilo Kecamatan Poso Pesisir yang berjumlah 11 orang. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test dengan jumlah pertanyaan sebanyak lima (5) poin, dimana hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra terkait Sistem Informasi Desa khususnya sistem pelayanan administrasi desa berbasis web (Open SID) dari sebelumnya 62.5%menjadi 82.9.Abstract: Village Information System (SID) is a set of tools and processes for utilizing data and information to support resource management at the village level. The Village Information System is part of the implementation of e-Government as mandated in Presidential Instruction Number 3 of 2003 concerning National Policy and Strategy on E-Government Development. The purpose of this community service activity is to provide understanding and knowledge to village officials related to the Village Information System to support public services in the village. The method used is through socialization through lectures then introduction to the operation of the web-based village administration service system (Open SID) and continued with discussion and evaluation. The partners in this activity are the Kilo Village Government, Poso Pesisir District, totaling 11 people. The evaluation of the activity was carried out through a pre-test and post-test with a total of five (5) questions, where the results of the activity showed an increase in partner knowledge related to the Village Information System, especially the web-based village administration service system (Open SID) from the previous 62.5% to 82.9.
Penataan Arsip Pemerintah Desa Untuk Meningkatkan Pelayanan Publik Karmila Akib; Sapruni
Keyboard Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Keyboard Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Grace Berkat Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan aparatur Pemerintahan Desa Patiwunga Kecamatan Poso Pesisir Selatan Kabupaten Poso dalam melakukan penataan arsip pemerintah desa sehingga aparat desa dalam melaksanakan tugas dan fungsinya lebih berdaya guna dan berhasil guna. Kegiatan pelatihan ini  bertujuan untuk memberikan pengetahuan bagi pemerintah desa dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan desa dengan baik dan tertib serta dapat memberikan pelayanan publik kepada masyarakat dengan lebih maksimal. Yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah Sekertaris Desa, Kepala Urusan, Kepala Seksi, Kepala Dusun serta para Kepala RT di Desa Patiwunga Kecamatan Poso Pesisir Selatan dengan metode pelatihan penataan arsip pemerintah desa. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa penataan  arsip administrasi Desa Patiwunga Kecamatan Poso Pesisir Selatan belum tertib. Penataan arsip masih berantakan atau belum tertata dengan baik dengan sistim yang digunakan. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan aparat desa dalam hal kearsipan dan kurangnya kesadaran tentang pentingnya penataan arsip serta kurang memadainya sarana kearsipan seperti lemari arsip yang masih menyatu dengan alat tulis kantor dang barang-barang lainnya