Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA NEGARA DAN GEREJA: IMPLIKASINYA TERHADAP PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN AGAMA DAN PENDIDIKAN KEAGAMAAN Nobert Jegalus
Jurnal Ledalero Vol 12, No 2 (2013): AGAMA DAN NEGARA
Publisher : Ledalero Institute of Philosophy and Creative Technology (IFTK Ledalero), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31385/jl.v12i2.89.221-234

Abstract

Should we show our obedience more to the state or to the church? Of course, we must always be obedient to God, but this does not mean that such obedience makes us withdraw ourselves from being obedient to social-human institutions, such as a state. It should be noted that the state institution itself is actually a manifestation of our human social nature established by God. In their respective areas, the state and the church are two autonomous entities. However, as public institutions they are related to each other, thus to a certain extent they are not opposed to each other. In line with this view, the Indonesian government issued some regulations on religious teaching and the teaching of religions to be implemented by the community (church). In this case, the government has the obligation to support and assist educational institutions run by the church. It should be noted, however, that the government’s support and assistance should only be secondary in order not to replace, or even to cease, the educational institutions run by private sectors, such as the church Keywords: Negara, ketaatan, Gereja, ajaran religius, ajaran tentang agama, dan pemerintahan
WORKSHOP PENULISAN ARTIKEL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) DENGAN METODE FILOSOFIS MAIEUTICA TECHNE BAGI GURU DAN SISWA DI SMA ST. ARNOLDUS JANSSEN KUPANG NTT Petrus Tan; Norbertus Jegalus; Oktavianus M. Yuda Pramana; Fransiskus Evanodius Roing Turu
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i2.6879

Abstract

Implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) menuntut guru memiliki kemampuan reflektif dan keterampilan penelitian yang memadai untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun, kemampuan guru dan siswa dalam melakukan serta menulis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) masih relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun artikel PTK melalui pendekatan filosofis Maieutica Techne. Kegiatan dilaksanakan di SMA St. Arnoldus Janssen Kupang dengan melibatkan 50 peserta yang terdiri atas guru dan siswa. Metode pelaksanaan mencakup tiga tahap utama, yaitu penyampaian materi, pelatihan penulisan, dan evaluasi. Pendekatan Maieutica Techne diterapkan melalui tahapan instigating questions, written answers, dan revision untuk membantu peserta mengidentifikasi masalah pembelajaran, mengembangkan argumen, serta menyusun artikel PTK secara sistematis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam merumuskan masalah penelitian, mengorganisasi gagasan, dan menyusun artikel ilmiah. Secara kuantitatif, kemampuan peserta dalam merumuskan masalah penelitian meningkat dari sekitar 40% menjadi 80–90%, sedangkan kemampuan menyusun artikel PTK secara sistematis meningkat dari 30% menjadi 84%. Selain itu, sebanyak 76% peserta berhasil menghasilkan draf artikel PTK yang sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan Maieutica Techne efektif digunakan untuk meningkatkan kompetensi penulisan PTK sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir reflektif, kritis, dan sistematis.